Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Berpikir Komputasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Berpikir Komputasi Siswa Sekolah Dasar Dalam Menyelesaikakan Masalah Matematika

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan siswa yang belum mampu menyelesaikan masalah matematika secara sistematis, khususnya dalam menyelesaikan soal cerita. Siswa cenderung menuliskan angka tanpa memahami langkah penyelesaian dan belum mampu menguraikan masalah menjadi bagian yang lebih sederhana. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan berpikir komputasi siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi aritmatika sosial. Indikator berpikir komputasi yang dikaji meliputi abstraksi, generalisasi, dekomposisi, algoritma, dan debugging. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif, yang dilaksanakan di kelas V-C SD Negeri Utama 1 Tarakan. Subjek penelitian ini dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu terdiri dari 27 siswa yang mengikuti tes, terpilih tiga siswa dengan skor tertinggi berdasarkan hasil diskusi dengan wali kelas, yang selanjutnya dikodekan sebagai S1, S2, dan S3. Instrument penelitian terdiri atas tes tertulis berbentuk soal cerita aritmatika sosial, pedoman wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan indikator abstraksi dikuasai secara konsisten oleh semua subjek pada setiap soal. Indikator generalisasi belum tampak secara tertulis, namun dua dari tiga subjek mampu menjelaskan secara lisan. Indikator dekomposisi dan algoritma umumnya terpenuhi pada soal pertama dan kedua, tetapi tidak muncul pada soal ketiga akibat tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Indikator debugging hampir tidak terlihat pada semua subjek, baik secara tertulis maupun lisan, karena siswa belum terbiasa memeriksa kembali hasil pekerjaannya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL MATEMATIS SISWA KELAS IX SMP NEGERI 7 TARAKAN

2023•

Kemampuan Berpikir Komputasional Matematis adalah kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika melalui aspek dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi dan berpikir algoritma untuk memperoleh penyelesaian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir komputasional matematis siswa kelas IX-5 SMP Negeri 7 Tarakan dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linier dua variabel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 2 siswa pada kategori tinggi, 1 siswa pada kategori sedang, dan 2 siswa pada kategori rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir komputasional matematis pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel dan wawancara, kemudian data dianalisis berdasarkan indikator berpikir komputasional matematis. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir komputasional matematis dan wawancara, kemudian data dianalisis berdasarkan aspek dan indikator berpikir komputasional matematis siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir komputasional matematis siswa pada kategori tinggi dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linier dua variabel menunjukkan bahwa subjek memenuhi setiap aspek berpikir komputasional matematis yakni (1) mampu mengidentifikasi informasi yang diketahui dan ditanyakan pada permasalahan (dekomposisi), (2) mampu mengenali pola dengan memisalkan variabel (pengenalan pola), (3) mampu menemukan informasi penting yang dibutuhkan untuk memecahkan permasalahan dengan membuat bentuk persamaan (abstraksi) dan (4) mampu menyebutkan langkah-langkah logis yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dan menyimpulkan penyelesaian (berpikir algoritma). Selanjutnya kemampuan berpikir komputasional matematis siswa pada kategori sedang dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linier dua variabel menunjukkan bahwa subjek memenuhi aspek dekomposisi dan berpikir algoritma, menariknya ia mampu menyelesaikan permasalahan tanpa melalui aspek pengenalan pola dan abstraksi dikarenakan subjek tidak terbiasa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah. Sedangkan, kemampuan berpikir komputasional matematis siswa pada kategori rendah dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linier dua variabel menunjukkan bahwa subjek hanya memenuhi aspek dekomposisi, dikarenakan subjek tidak terbiasa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dan belum mampu dalam berhitung.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail