ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH TEKNIK ROLE PLAYING MENGGUNAKAN TARIAN JEPEN BULUNGAN TERHADAP KOLABORASI SISWA DI SMP MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN PLUS ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik role playing menggunakan Tarian Jepen Bulungan terhadap kolaborasi siswa di SMP muhammadiyah 1 tarakan plus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental dalam bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Tarakan Plus. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kolaborasi siswa yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Perlakuan diberikan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing menggunakan Tarian Jepen Bulungan yang dilaksanakan dalam beberapa pertemuan dengan kegiatan materi, bermain peran, gerakan, dan pola kerja sama dalam Tarian Jepen Bulungan. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh teknik role playing menggunakan Tarian Jepen Bulungan terhadap kolaborasi siswa di SMP Muhammadiyah 1 tarakan plus. Dengan demikian, teknik role playing menggunakan Tarian Jepen Bulungan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kolaborasi siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Sendi Nova Kristiani, 2026. Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Diskusi Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Kelas VII Di SMPN 4 Tarakan. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian Studi eksperimen ini mengkaji pengaruh bimbingan kelompok berbasis teknik diskusi terhadap tingkat kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan dengan menerapkan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian mencakup 10 siswa yang ditarik secara acak (random sampling) dari populasi sebanyak 310 siswa. Berdasarkan hasil uji persyaratan data, nilai signifikansi pretest (0,033) dan posttest (0,018) berada di bawah 0,05, sehingga asumsi normalitas tidak terpenuhi. Oleh karena itu, uji hipotesis beralih menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Output statistik menunjukkan seluruh sampel mengalami kenaikan skor kepercayaan diri (Positive Ranks = 10), dengan nilai Mean Rank 5,50 dan Sum of Ranks 55,00. Tidak adanya data yang turun atau stagnan (Negative Ranks = 0 Ties = 0) memperkuat kesimpulan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi secara signifikan efektif meningkatkan kepercayaan diri siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Manajemen waktu merupakan proses merencanakan, mengatur dan mengembangkan diri dalam mengelola waktu dari hal menentukan prioritas sehingga aktivitas sehari-hari berjalan dengan efektif. Namun, fenomena yang ditemukan di kalangan siswa SMP 1 Tarakan masih terlihat rendahnya kemampuan manajemen waktu. Hal ini tampak dari minimnya pemahaman siswa menentukan prioritas, rendahnya motivasi membuat jadwal yang efektif serta kurang bijaknya siswa dalam memanfaatkan waktu untuk mengembangkan potensi diri dan kesadaran dalam mengevaluasi dan melakukan perbaikan atas waktu yang digunakan menyebabkan kedisiplinan, tanggung jawab dan prestasi siswa dapat menurun. Tujuan penelitian ini meningkatkan kemampuan manajemen waktu siswa dan menumbuhkan kesadaran pentingnya manajemen waktu secara efektif melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik behavior contract. Pendekatan penelitian inii merupakan kuantitatif dengan Pre Eksperimental Design tipe One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian ini, terdiri dari 8 sampel yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrument pengumpulan data berupa skala likert manajemen waktu yang dikembangkan berdasarkan teori (Wicaksono, 2024). Analisis data yang dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistic inferensial, dengan uji statistik Paired Sampel T-Test sebagai metode parametik. Hasil pengujian menunjukkan nilai signifikansi (Asymp.Sig. 2-tailed) sebesar 0,001 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara layanan bimbingan kelompok teknik behavior contract terhadap manajemen waktu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik behavior contract merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan manajemen waktu siswa. Oleh karena itu, intervensi ini dapat dijadikan alternatif dalam layanan bimbingan konseling di sekolah, terutama untuk membantu siswa mengatasi masalah manajemen waktu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bullying verbal merupakan perilaku yang dilakukan secara sadar oleh individu ataupun kelompok baik secara sengaja maupun tidak yang mengakibatkan bisa merusak mental seseorang. Di SMA Negeri 2 Nunukan perilaku bullying verbal yang dilakukan siswa yaitu memberikan dan memanggil korban dengan julukan nama, menghina, berkata kasar, mempermalukan, dan mengancam. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk mengurangi perilaku bullying verbal kelas XI di SMA Negeri 2 Nunukan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu desain penelitian Pre-eksperimental design dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket dan dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah 105 siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Nunukan dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa. Pada pemberian pretest pada siswa yang berjumlah 10 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini terdapat kategori tinggi berjumlah 10 (100%) siswa, dan kategori tinggi pada posttest berjumlah 4 (40%) dan pada kategori sedang pada posttest berjumlah 6 siswa (60%) siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan bantuan software SPPS 25. Berdasarkan analisis data uji hipotesis yaitu analisis Paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yaitu sig sebesar 0,001 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk mengurangi perilaku bullying verbal kelas XI di SMA Negeri 2 Nunukan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perilaku intoleransi merupakan penolakan yang dilakukan individu atau sekelompok individu yang tidak menerima adanya perbedaan atau menganggap perbedaan itu berbeda dengan pendirian mereka baik itu agama, etnis, budaya, pendapat, dan lain sebagainya dengan menunjukkan perilaku menjauh, mengucilkan, mendiskriminasi, melakukan ujaran kebencian, dan kekerasan. Perilaku intoleransi ditemukan di SMP Negeri 1 Tarakan diantaranya menyindir, diskriminasi, dan pengasingan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan media jenga terhadap perilaku intoleransi siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment one-group pretest-posttest design. Populasi paada penelitian ini berjumlah 352 orang siswa dan sampel penelitian berjumlah 10 orang siswa dengan menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket tentang perilaku intoleransi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tiled) sebesar 0,000 0,05, maka H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hasil penelitian ditunjukkan dari nilai pretest 1619 dengan rata-rata 161,9 dan nilai posttest 1330 dengan rata-rata 133, hal tersebut menunjukkan terdapat penurunan perilaku intoleransi, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bimbingan kelompok dengan media jenga terhadap perilaku intoleransi siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fitria Dinda Saputri, 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan teknik modeling simbolis dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan public speaking skills pengurus OSIS SMA N 1 Tarakan. Public speaking merupakan keterampilan berbicara seseorang dalam menyampaikan pesan di depan banyak orang. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dengan desain one-group pretest – posttest. Adapun populasi penelitian yaitu pengurus OSIS di SMA Negeri 1 Tarakan yang berjumlah 56 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 10 siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala public speaking berdasarkan teori Ilham (2020), dengan uji hipotesis uji Wilcoxon. Terdapat 2 (20%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat rendah, 4 (40%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills rendah, 1 (10%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills tinggi, dan 3 (30%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat tinggi. Pada pemberian posttest terdapat 8 (80%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat tinggi, dan 2 (20%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills tinggi.Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon diperoleh Zhitung -2.807 0.0022 kemudian nilai sig (2-tailed) sebesar 0.005 0.05. maka hipotesis yang berbunyi “bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis dapat meningkatkan public speaking skills pengurus OSIS SMA N 1 Tarakan” diterima.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAY UNTUK MENINGKATKAN PENYESUAIAN DIRI SISWA ABSTRAK Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan produk berupa Modul Bimbingan Kelompok dengan Teknik Role Play untuk Meningkatkan Penyesuaian Diri Siswa SMA/SMK/MA Sederajat sebagai media dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Penyesuaian diri merupakan suatu proses dinamis yang bertujuan mengubah perilaku individu agar terjadi hubungan yang lebih sesuai antara diri individu dengan diri sendiri, orang lain serta lingkungan. Penyesuaian diri juga merupakan proses interaksi antara diri sendiri dengan orang lain dan lingkungannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan prosedur penelitian dan pengembangan yang dimodifikasi oleh Borg and Gall dan dalam pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara tidak terstruktur. Pada penelitian dan pengembangan ini terdapat hasil yang telah dilakukan oleh ahli desain dan ahli materi sehingga diperoleh skor dari validasi ahli desain 115 dengan persentase 74% dan dari validasi ahli materi 105 dengan persentase 73%. Hasil ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan oleh peneliti layak dan baik digunakan dilapangan untuk meningkatkan penyesuaian diri siswa SMA/SMK/MA sederajat.