Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: kepatuhan minum obat
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Dengan Hipertensi

2026•

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum ditemukan di masyarakat dan memiliki dampak besar terhadap angka morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Sebagai salah satu penyakit kronis yang memerlukan pengobatan seumur hidup, kepatuhan mengonsumsi obat merupakan salah satu hal yang sangat berperan dalam keberhasilan pengobatan pasien hipertensi. Rendahnya kepatuhan minum obat ini menyebabkan peningkatan penyakit serius hingga kematian. Salah satu faktor yang terbukti mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien hipertensi adalah dukungan keluarga. Banyak pasien berhenti minum obat karena merasa sehat atau tidak mendapatkan dukungan yang memadai dari keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel 170 di RSP Krayan dan Puskesmas Long Bawan. Hasil penelitian ini menunjukkan p=0,001 (p0,005) yang berarti dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi di RSP Krayan dan UPT Puskesmas Long Bawan memiliki hubungan yang signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan semakin baik dukungan yang diberikan keluarga kepada pasien, maka semakin besar kemungkinan pasien untuk patuh dalam menjalani pengobatan hipertensi, sehingga diperlukan keterlibatan keluarga sebagai bagian penting dalam upaya pengendalian hipertensi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Antara Kesadaran Diri dan Kepatuhan Minum Obat Pada Orang Dewasa Dengan Hipertensi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang dikenal sebagai silent killer karena gejalanya yang tidak khas dan sering tidak disadari penderitanya, hingga menimbulkan komplikasi serius. Tingkat kesadaran diri yang rendah sering kali menjadi faktor utama ketidakpatuhan pasien dalam menjalani terapi pengobatan.. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian sebanyak 162 orang dewasa yang telah terdiagnosis hipertensi di Puskesmas Karang Rejo. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner BASIS untuk menilai tingkat kesadaran diri dan kuesioner MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan minum obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo sebagian besar berjenis kelamin perempuan, berusia 50-59 tahun, berpendidikan rendah, dan memiliki pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga, serta memiliki kesadaran diri baik dan kepatuhan minum obat dalam katergori sedang. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji alternatif spearman rho menunjukkan nilai p= 0.142, sehingga disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kesadaran diri dengan kepatuhan minum obat orang dewasa dengan hipertensi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut untuk meneliti terkait faktor pemungkin kesadaran diri pada pasien hipertensi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

2025•

Hipertensi adalah suatu kondisi ketika tekanan darah sistolik mencapai lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang prevalensinya cukup tinggi di Indonesia. Tingginya angka kejadian hipertensi dan belum terkendalinya tekanan darah penderita hipertensi memiliki keterkaitan dengan angka kepatuhan minum obat penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian deskriptif. Responden penelitian sebanyak 188 sampel dan pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik consecutive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) yang telah teruji validitasnya pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini dianalisis secara univariat dengan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian diperoleh data mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan yang sangat tinggi, sementara sebagian kecil memiliki kepatuhan sedang. Hal ini mencerminkan bahwa sebagian besar responden memiliki kedisiplinan yang baik dalam menjalani pengobatan hipertensi. Mayoritas responden hipertensi adalah perempuan, berusia 56-65 tahun, berpendidikan sekolah dasar, dan tidak bekerja. Sebagian besar tidak memiliki penyakit tambahan, rata-rata menderita HT selama 2-5 tahun, serta banyak yang tidak memiliki pendamping minum obat. Hasil ini menunjukkan adanya keberagaman dalam karakteristik demografis dan kondisi kesehatan responden yang berkaitan dengan tingkat kepatuhan mereka dalam mengonsumsi obat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail