Abstrak
Hipertensi adalah suatu kondisi ketika tekanan darah sistolik mencapai lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang prevalensinya cukup tinggi di Indonesia. Tingginya angka kejadian hipertensi dan belum terkendalinya tekanan darah penderita hipertensi memiliki keterkaitan dengan angka kepatuhan minum obat penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian deskriptif. Responden penelitian sebanyak 188 sampel dan pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik consecutive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) yang telah teruji validitasnya pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini dianalisis secara univariat dengan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian diperoleh data mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan yang sangat tinggi, sementara sebagian kecil memiliki kepatuhan sedang. Hal ini mencerminkan bahwa sebagian besar responden memiliki kedisiplinan yang baik dalam menjalani pengobatan hipertensi. Mayoritas responden hipertensi adalah perempuan, berusia 56-65 tahun, berpendidikan sekolah dasar, dan tidak bekerja. Sebagian besar tidak memiliki penyakit tambahan, rata-rata menderita HT selama 2-5 tahun, serta banyak yang tidak memiliki pendamping minum obat. Hasil ini menunjukkan adanya keberagaman dalam karakteristik demografis dan kondisi kesehatan responden yang berkaitan dengan tingkat kepatuhan mereka dalam mengonsumsi obat.