Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Treatment
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pre-treatment dan Metode Pengeringan terhadap Karakteristik Penyedap Rasa Alami Jamur Sawit (Volvariella volvacea)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

THE EFFECT OF PRE-TREATMENT AND DRYING METHODS ON THE CHARACTERISTICS OF NATURAL FLAVOR ENHANCERS OF STRAW MUSHROOMS (Volvariella volvacea) Abstract Straw mushrooms (Volvariella volvacea) are food ingredients that contain protein and natural glutamic acid, making them potentially useful as natural flavor enhancers to replace synthetic seasonings. The utilization of straw mushrooms as flavor enhancers is influenced by the processing methods, particularly pre-treatment and drying methods, which can determine the quality characteristics of the final product. This study aims to investigate the effect of pre-treatment and drying methods on the characteristics of natural flavor enhancers of straw mushrooms. The research was conducted at the Agricultural Product Processing Technology Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Borneo Tarakan, using a factorial two-factor completely randomized design with three repetitions. The first factor was pre-treatment, which consisted of control, blanching, soaking in 0.5% citric acid, soaking in 0.25% sodium bisulfite, and soaking in 2% salt, while the second factor was the drying method, which included conventional drying (sunlight) for 12 hours and oven drying at 60°C for 5 hours. The observed parameters included yield, moisture content, protein content, and glutamic acid content. The results showed that pre-treatment and drying methods had a significant effect on moisture content, protein content, and glutamic acid content, whereas the interaction of the two factors did not have a significant effect. Salt soaking treatment resulted in the highest glutamic acid content, while oven drying tended to better preserve the chemical quality of the product compared to conventional drying. The application of appropriate pre-treatment and the use of oven drying methods can enhance the quality characteristics of natural flavor enhancers from straw mushrooms.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Anekdot melalui Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) pada Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri Kota Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot melalui model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) pada 36 siswa kelas X-1 MAN Tarakan. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kemampuan menulis siswa mengalami peningkatan signifikan di setiap tahapnya. Pada tahap pra-siklus, keterampilan menulis siswa tergolong rendah hingga sangat kurang, di mana hanya 2 siswa (5%) yang mencapai kategori "Sangat Baik". Kondisi ini disebabkan oleh rendahnya pemahaman struktur teks dan metode pembelajaran yang masih konvensional. Memasuki siklus I, penerapan model ATI mulai menunjukkan perkembangan meskipun belum optimal, dengan tingkat ketuntasan sebesar 32% dan skor aktivitas siswa mencapai 48% atau kategori cukup. Kurangnya media konkret dan ketergantungan siswa pada kelompok menjadi kendala utama pada tahap ini. Pada siklus II, dilakukan perbaikan melalui penggunaan media komik yang lebih konkret serta pemberian tugas individu untuk meningkatkan kemandirian. Hasilnya, ketuntasan meningkat secara tajam menjadi 76% (26 siswa tuntas), melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain itu, aktivitas siswa juga meningkat ke kategori baik dengan skor 74%. Dapat disimpulkan bahwa implementasi model ATI efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN KEPATUHAN MENELAN OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS X KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang sistem pernafasan terutama diparu-paru. Dalam pengobatannya, Tuberkulosis memerlukan jangka waktu yang lama sehingga memerlukan konsistensi kepatuhan pasien dalam pengobatan. Kepatuhan menelan obat pada pasien tuberkulosis merupakan perilaku menelan obat secara teratur selama periode pengobatan yang ditentukan yaitu minimal 6 bulan atau lebih. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran terkait kepatuhan menelan obat pasien tuberkulosis di Puskesmas X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectinal deskripsif. Populasi penelitian berjumlah 118 responden, dengan sampel berjumlah 91 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purpose sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Medication Adherence Report Scale (MARS). Mayoritas kepatuhan menelan obat pada responden berada pada rentang kepatuhan tinggi dengan jumlah 87 responden (95.0%), dan kepatuhan sedang sebanyak 4 responden (4.4%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan menelan obat pada pasien Tuberkulosis di Puskesmas X termasuk dalam kategori tinggi. Tingkat kepatuhan yang tinggi ini berkontribusi terhadap peningkatan angka kesembuhan serta menurunkan risiko kekambuhan dan resistensi obat. Temuan ini memberikan dasar data yang dapat dijadikan acuan penelitian lebih lanjut terkait kepatuhan pengobatan Tuberkulosis di Puskesmas X Kota Tarakan. Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, which primarily affects the respiratory system, particularly the lungs. Treatment for tuberculosis necessitates a prolonged duration, thereby requiring patients to demonstrate consistent adherence to the prescribed treatment regimen. The act of adhering to the prescribed medication regimen for patients afflicted with tuberculosis is delineated as the consistent ingestion of medications during the stipulated treatment duration, which is a minimum of six months or more. The purpose of the research was to describe the medication adherence among tuberculosis patients at the Public Health Center X. This research is quantitative research with a descriptive cross-sectional approach. The research population consisted of 118 respondents, with a sample of 91 respondents. The sampling technique used was purpose sampling. The research instrument was the Medication Adherence Report Scale (MARS) questionnaire. The majority of respondents' medication adherence was in the high adherence range, with 87 respondents (95.0%), and 4 respondents (4.4%) had moderate adherence. The results of the research showed that the level of medication adherence among tuberculosis patients at Public Health Center X was high. This high level of adherence contributed to an increase in the cure rate and a decrease in the risk of recurrence and drug resistance. These findings provide a basis for further research on tuberculosis treatment adherence at Public Health Center X in Tarakan City.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh perlakuan panas pada kekerasan plat baja sebagai material dasar bracket motor listrik

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Pada konversi motor bakar ke motor listrik salah satu komponen penting adalah bracket yang berfungsi sebagai dudukan motor listrik BLDC. Bahan bracket umumnya adalah baja karbon, salah satu metode untuk meningkatkan sifat baja karbon dengan perlakuan panas dan pendinginan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan panas pada plat baja terhadap kekerasan dan struktur mikro. Eksperimen yang dilakukan pada penelitian ini yaitu perlakuan panas dengan variasi media pendingin oli dan udara. Setelah dilakukan eksperimen kemudian dilakukan di uji kekerasan brinell dan uji metalografi pada spesimen. Hasil yang diperoleh dari spesimen non treatment memilki nilai kekerasan yaitu 138 kgf/mm2. Spesimen heat treatment dengan pendingin oli memiliki nilai kekerasan yaitu 168,2 kgf/mm2 dan spesimen heat treatment dengan pendingin udara memiliki nilai kekerasan yaitu 132,2 kgf/mm2. Bisa disimpulkan bahwa nilai kekerasan dilakukan heat treatment dengan pendingin oli paling tertinggi yakni 168.2 kgf/mm2. Hal ini ditunjukkan dengan perubahan struktur mikro yaitu martensit, dikarenakan adanya efek pendinginan cepat. In converting a combustion motor to an electric motor, one of the main components is the bracket which functions as a mount for the BLDC electric motor. The bracket material is generally carbon steel. One method to improve the properties of carbon steel is by heating and cooling. The research aimed to determine the effect of heat treatment on steel plates on hardness and microstructure. The experiment carried out in this research was heat treatment with a type of oil and air-cooling media. After carrying out test, the next step was to carry out Brinell hardness tests and metallographic tests on the specimens. The test results obtained from non-treated specimens had a hardness value of 138 kgf/mm². The heat-treated specimen with oil cooling had a hardness value of 168.2 kgf/mm², and the heat-treated specimen with air cooling had a hardness value of 132.2 kgf/mm². From the test results, it can be concluded that the hardness value of heat treatment with oil cooling obtained the highest value of 168.2 kgf/mm². It was indicated by changes in the microstructure, namely martensite, due to the rapid cooling effect.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan posttest only control design . dengan variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction dan untuk variabel terikat adalah hasil belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMA Muhammadiyah Tarakan. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik non probability sampling (Perposive Sampling) yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 4 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan tes uraian untuk hasil belajar matematika siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial meliputi uji asumsi prasyarat dan uji hipotesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI MIA SMA Muhammadiyah Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 di SMA Muhammadiyah Tarakan. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai posttest pada kelas eksperimen 82,57 dan rata-rata nilai pada kelas kontrol 73,94. Hasil analisis uji independent sampel t-test pihak kanan dengan taraf signifikan 5% (α = 0.05) diperoleh p-value sebesar 0.0060,05. Dengan demikian H0 ditolak dan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI MIA SMA Muhammadiyah Tarakan Tahun pembelejaran 2021/2022.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI DHT (DRY HEAT TREATMENT) DAN KOMBINASI PERENDAMAN BENIH DENGAN VARIASI KONSENTRASI NACLO DALAM UPAYA MENJAGA KUALITAS DAN DAYA SIMPAN BENIH CABAI

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI DHT (Dry Heat Treatment) DAN KOMBINASI PERENDAMAN BENIH DENGAN VARIASI KONSENTRASI NaClO DALAM UPAYA MENJAGA KUALITAS DAN DAYA SIMPAN BENIH CABAI Abstrak Cabai (Capsicum annum L) merupakan salah satu produk hortikultura yang sangat penting di Indonesia. Produksi cabai di kota Tarakan pada tahun 2016 mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2015. Namun, kurangnya pengetahuan petani dalam upaya menjaga kualitas dan daya simpan benih cabai mandiri membuat petani harus mengeluarkan biaya lebih dalam memenuhi kebutuhan bercocok tanam. Penerapan Dry Heat Treatment (DHT) dan Penggunaan Natrium Hipoklorit NaClO dapat meningkatkan vigor dan viabilitas benih sehingga memperkecil laju kemunduran mutu benih. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi perlakuan NaClO dan DHT yang dapat menghasilkan benih yang terlindungi mutu dan kualitasnya selama masa simpan. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2020 sampai dengan juli 2020 di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan, metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) Faktorial Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga terdapat 64 unit percobaan dan setiap unit terdiri dari 10 sampel. Hasil penelitian menunjukkan pada parameter perkecambahan perlakuan NaClO control (N0), 1% (N1) tidak berbeda nyata dibandingkan perlakuan NaClO 1% (N1), 3% (N2), dan 5% (N3). Pareameter vegetatif benih menunjukan bahwa kombinasi perlakuan NaClO dan DHT menunjukan data tertinggi panjang akar yaitu N1D1 (kombinasi 1% NaClO dan 50�C selama 72 jam), pada parameter tinggi batang yaitu N1D1 (kombinasi 1% NaClO dan 50�C selama 72 jam), pada parameter jumlah daun yaitu N2D1 (kombinasi 1% NaClO dan 60�C selama 72 jam). data paling rendah ditunjukan pada kombinasi perlakuan D3 (70�C selama 72 jam) terhadap semua perlakuan NaClO semua taraf, sehingga di dapatkan beberapa kesimpulan yaitu, Perlakuan NaClO semua taraf menujukan tidak berbeda nyata untuk semua sampel, perlakuan DHT terbaik yaitu pada taraf 50�C selama 72 jam (D1), kombinasi perlakuan terbaik untuk parameter perkecambahan yaitu N0D0 dan N0D1, kombinasi perlakuan terbaik untuk parameter vegetatif panjang akar dan tinggi batang adalah pada perlakuan N1D1, sedangkan untuk Jumlah daun pada kombinasi perlakuan N2D1.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail