ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bracket motor listrik berfungsi sebagai pengguat kontruksi pemasangan komponen motor namun rentan terhadap kegagalan kerena harus menahan beban statis pada motor saat beoperasi. Bahan Bracket umumnya adalah baja karbon, salah satu metode untuk meningkatkan sifat baja karbon dengan perlakuan panas dan pendinginan. Eksperimen yang dilakukan pada penelitian ini yaitu perlakuan panas dengan variasi media pendingin oli dan udara pada plat baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan panas pada plat baja terhadap kekerasan dengan menggunakan material plat baja 5mm. Setelah dilakukan eksperimen kemudian dilakukan di uji kekerasan BrinelL pada spesimen. Hasil yang diperoleh dari spesimen non treatment memilki nilai kekerasan yaitu 58,5 kgf/mm2. Spesimen heat treatment dengan pendingin oli memiliki nilai kekerasan yaitu 75,3 kgf/mm2 dan spesimen heat treatment dengan pendingin udara memiliki nilai kekerasan yaitu 58,1 kgf/mm. Bisa disimpulkan bahwa nilai kekerasan dilakukan heat treatment dengan pendingin oli paling tertinggi yakni 75,3 kgf/mm2. Ini disebabkan kerena oli termasuk dengan pendinginan cepat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.Pada konversi motor bakar ke motor listrik salah satu komponen penting adalah bracket yang berfungsi sebagai dudukan motor listrik BLDC. Bahan bracket umumnya adalah baja karbon, salah satu metode untuk meningkatkan sifat baja karbon dengan perlakuan panas dan pendinginan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan panas pada plat baja terhadap kekerasan dan struktur mikro. Eksperimen yang dilakukan pada penelitian ini yaitu perlakuan panas dengan variasi media pendingin oli dan udara. Setelah dilakukan eksperimen kemudian dilakukan di uji kekerasan brinell dan uji metalografi pada spesimen. Hasil yang diperoleh dari spesimen non treatment memilki nilai kekerasan yaitu 138 kgf/mm2. Spesimen heat treatment dengan pendingin oli memiliki nilai kekerasan yaitu 168,2 kgf/mm2 dan spesimen heat treatment dengan pendingin udara memiliki nilai kekerasan yaitu 132,2 kgf/mm2. Bisa disimpulkan bahwa nilai kekerasan dilakukan heat treatment dengan pendingin oli paling tertinggi yakni 168.2 kgf/mm2. Hal ini ditunjukkan dengan perubahan struktur mikro yaitu martensit, dikarenakan adanya efek pendinginan cepat. In converting a combustion motor to an electric motor, one of the main components is the bracket which functions as a mount for the BLDC electric motor. The bracket material is generally carbon steel. One method to improve the properties of carbon steel is by heating and cooling. The research aimed to determine the effect of heat treatment on steel plates on hardness and microstructure. The experiment carried out in this research was heat treatment with a type of oil and air-cooling media. After carrying out test, the next step was to carry out Brinell hardness tests and metallographic tests on the specimens. The test results obtained from non-treated specimens had a hardness value of 138 kgf/mm². The heat-treated specimen with oil cooling had a hardness value of 168.2 kgf/mm², and the heat-treated specimen with air cooling had a hardness value of 132.2 kgf/mm². From the test results, it can be concluded that the hardness value of heat treatment with oil cooling obtained the highest value of 168.2 kgf/mm². It was indicated by changes in the microstructure, namely martensite, due to the rapid cooling effect.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Dalam melakukan konversi motor bakar ke motor listrik adalah bracket. Bracket berfungsi sebagai dudukan motor listrik yang kemudian yang dihubungkan kebagian mesin. Motor listrik, bracket dan mesin dihubungkan dengan sambungan baut. Pemilihan baut perlu dipertimbangkan dengan kebutuhan agar umur sambungan lebih lama. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan geser baut pada sambungan bracket dan dinamo. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan model-model matematis. Pada penelitian ini menganalisis 2 bahan baut dengan ukuran yang sama yaitu M6. Kedua bahan tersebut ialah stainless steel dan baja karbon. Bahan baut stainless steel diperoleh dari suplayer bracket sedangkan baja karbon bawaan mesin honda.Dari hasil analisis kedua jenis baut diperoleh nilai tegangan geser maxsimal adalah τa 2,4 kg/mm2. Sedangkan analisis baut dengan pembebanan bracket dan dinamo diperoleh nilai tegangan geser sebesar τb 0,42 kg/mm2. Dari hasil tersebut bahwa kedua bahan baut dapat digunakan karena tidak melebihi tegangan geser maxsimal sebesar τa 2,4 kg/mm2.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada Proyek Pengembangan Pelabuhan Tengkayu I terdapat pekerjaan trestle. Dalam pekerjaan tersebut diperlukan suatu metode pekerjaan perancah bekisting dengan sistem bracket pada poer yang berada diatas tiang pancang spun pile. Sehingga perlu diperhitungkan koefisien dari pekerjaan perancah bracket untuk mendapatkan analisa biaya dan waktu yang diperlukan. Metode perhitungan menggunakan standar SNI dengan pengamatan langsung dilapangan untuk mendapatkan data yang akurat. Berdasarkan hasil dari penelitian dan pembahasan, waktu yang dibutuhkan dalam pekerjaan perancah dengan sistem bracket adalah 0,763 (jam) untuk 1 titik pile cap. Maka koefisien untuk tenaga kerja mandor adalah 0,004 (OH), tukang adalah 0,327 (OH) dan pekerja adalah 0,436 (OH). Koefisien untuk bahan plat baja adalah 4,195 (kg), besi ulir adalah 9,114 (kg), kawat las adalah 0,026 (dos) dan baut & mur adalah 2 (bh). Koefisien untuk peralatan welding set adalah 0,543 (jam). Dari hasil perhitungan didapatkan harga satuan untuk 1 unit pekerjaan perancah bracket D50 cm yaitu sebesar Rp. 533.617,83 sesuai dengan harga satuan pokok pekerjaan yang disepakati dikontrak.