Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Plat Baja
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH CAMPURAN LAPISAN BETON PLAT BAJA KOMPOR BIOMASSA TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA BAJA KARBON RENDAH DENGAN PROSES PERLAKUAN PANAS

2026•

Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi komposisi lapisan beton pada plat baja kompor biomassa terhadap nilai kekerasan dan struktur mikro material. Latar belakang penelitian ini adalah menjaga sifat kekerasan material kompor biomassa dengan melapisi beton pada logam untuk menahan panas dari proses pembakaran pada kompor. Metode eksperimen dilakukan pembuatan beton dengan dua campuran yang berbeda pasir dan semen. campuran beton berfungsi sebagai media pelindung pada saat proses pemanasan. Spesimen diberikan perlakuan panas selama 5 jam pada plat baja karbon rendah A36 yang dilapisi beton setebal 3 cm. Spesimen uji terdiri dari tiga variasi: Tanpa Perlakuan (TP), Spesimen A (SA) dengan komposisi semen 50% dan pasir 50%, serta Spesimen B (SB) dengan komposisi semen 80% dan pasir 20%. Pengujian yang digunakan meliputi uji kekerasan Vickers dan uji metalografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan panas memberikan pengaruh pada setiap spesimen. Spesimen SA mengalami perubahan nilai kekerasan menjadi 131,03 HV dibandingkan kondisi awal (TP) sebesar 123,2 HV. Sebaliknya, spesimen SB justru mengalami perubahan kekerasan menjadi 107,4 HV. Uji metalografi menunjukan perubahan bahwa pada spesimen SA terjadi perubahan struktur mikro dibandingkan spesimen SB.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Perlakuan Panas Pada Plat Baja Terhadap Kekerasan Permukaan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bracket motor listrik berfungsi sebagai pengguat kontruksi pemasangan komponen motor namun rentan terhadap kegagalan kerena harus menahan beban statis pada motor saat beoperasi. Bahan Bracket umumnya adalah baja karbon, salah satu metode untuk meningkatkan sifat baja karbon dengan perlakuan panas dan pendinginan. Eksperimen yang dilakukan pada penelitian ini yaitu perlakuan panas dengan variasi media pendingin oli dan udara pada plat baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan panas pada plat baja terhadap kekerasan dengan menggunakan material plat baja 5mm. Setelah dilakukan eksperimen kemudian dilakukan di uji kekerasan BrinelL pada spesimen. Hasil yang diperoleh dari spesimen non treatment memilki nilai kekerasan yaitu 58,5 kgf/mm2. Spesimen heat treatment dengan pendingin oli memiliki nilai kekerasan yaitu 75,3 kgf/mm2 dan spesimen heat treatment dengan pendingin udara memiliki nilai kekerasan yaitu 58,1 kgf/mm. Bisa disimpulkan bahwa nilai kekerasan dilakukan heat treatment dengan pendingin oli paling tertinggi yakni 75,3 kgf/mm2. Ini disebabkan kerena oli termasuk dengan pendinginan cepat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Ketahanan Mekanik Plat Baja Sebagai Bahan Utama Pada Kompor Biomassa

2022•

Pemanfaatan energi fosil oleh masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan secara terus menerus menimbulkan krisis energi yang tidak dapat diperbarui ini. Pemanfaatan energi tidak terbarukan dalam sehari hari dimasyarakat ialah memasak. Oleh karena itu, eksplorasi terhadap sumber energi terbarukan lain merupakan solusi untuk memenuhi kebutuhan energi yang semakin meningkat. Salah satu energi terbarukan adalah biomassa. Energi biomassa merupakan energi alternatif yang bersumber dari biomassa. Untuk mempermudah penggunaan energi biomassa ini telah dirancang kompor biomassa yang secara efektif dapat melakukan transfer energi panas dengan memanfaatkan bahan dari plat baja dan beton serta dilengkapi teknologi blower. Pada penelitian ini fokus pada ketahanan plat baja yang digunakan sebagai bahan utama kompor terhadap energi panas. Pada penelitian ini material diberi perlakuan panas dengan variasi waktu pemanas 5 dan 7 jam. Dengan tambahan variasi ketebalan beton 3, 4, 5, dan 6 cm. Plat dan spesimen dibentuk dengan ukuran 5x5x2 cm, hasil uji kekerasan diperoleh nilai kekerasan plat paling rendah berada pada variasi waktu 5 jam dengan ketebalan 3 cm senilai 109,5 HV. Sedangkan nilai kekerasan yang paling tinggi diperoleh plat pada variasi waktu 7 jam dengan ketebalan 6 cm senilai 144 HV.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI LAJU KOROSI PLA T BAJA HITAM DENGAN PENAMBAHAN INHIBITOR ALLIUM SATIVUM SOLO GARLIC DI LINGKUNGAN AIR LAUT

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asdar 1740303012 “Studi Laju Korosi Plat Baja Hitam Dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic Di Lingkungan Air Laut” ABSTRAK Bawang Lanang dengan nama ilmiah “Allium Sativum solo garlic” dapat di pergunakan sebagai inhibitor organik karena dapat menurunkan laju korosi logam dan ramah lingkungan. Material yang di gunakan adalah plat baja hitam termasuk baja karbon rendah yang rentan dan cepat terkena korosi di lingkungan air laut. Laju korosi logam dan efesiensi inhibitor didapatkan dari uji weight loss selama interval 5 hari, 10 hari, 15 hari, 20 hari, 25 hari dan 30 hari. Variasi inhibitor yang digunakan yaitu 0 ppm, 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, 200 ppm. Sedangkan mekanisme kerja inhibitor di analisa melalui uji foto makro dan uji FTIR. Berdasarkan pengujian 4 konsentrasi inhibitor tersebut diperoleh hasil terbaik dan terburuk. Hasil uji weight loss dan efisiensi menunjukkan nilai laju korosi tertinggi dengan penambahan inhibitor Allium sativum solo garlic sebesar 200 ppm yaitu 0,12 mm/year, dengan efisiensi terendah 15,39%. Sedangkan nilai laju korosi terendah dengan penambahan inhibitor Allium sativum solo garlic sebesar 100 ppm yaitu 0,06 mm/year dengan efisiensi tertinggi 56,78%. Mekanisme kerja inhibitor agar dapat melindungi plat baja hitam dari korosi dalam lingkungan air laut. Inhibitor Allium sativum solo garlic dapat teradsorpsi pada permukaan plat baja hitam dan juga dapat menurunkan laju korosi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail