Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

41 hasil
Subjek: Energi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Sistem Kelistrikan Pada Turbin Angin Heliks Untuk Penerangan Jalan Umum di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menjelaskan pemasangan sistem listrik pada turbin angin berbentuk heliks untuk menghidupkan lampu jalan umum (PJU) di Kota Tarakan. Sistem ini terbuat dari turbin angin berbentuk heliks, generator berbasis DC dengan magnet permanen, Solar Charge Controller (SCC), baterai, inverter DC ke AC, serta lampu pencahayaan jalan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sistem kelistrikan tersebut dan memahami sifat-sifat tegangan, arus, serta daya yang dihasilkan oleh sistem tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan cara menguji di lapangan dan laboratorium. Pengujian di lapangan dilakukan di Jalan Mulawarman dan Jalan Aki Balak selama lima hari, sementara pengujian di laboratorium dilakukan untuk memahami sifat keluaran generator saat putarannya berubah. Parameter yang diukur mencakup kecepatan angin, putaran turbin, tegangan dan arus generator, kapasitas baterai, serta beban yang digunakan. Data hasil pengukuran diproses untuk mengetahui besar daya generator, daya DC di sisi baterai, daya semu AC di sisi beban, serta karakteristik tegangan keluaran inverter. Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata daya generator di Jalan Mulawarman adalah 0,0273 W, sedangkan di Jalan Aki Balak sebesar 0,0632 W. Daya DC rata-rata di sisi baterai adalah 58.3724 W dan 58.6865 W, sedangkan daya semu AC di sisi beban adalah 36.9147 VA dan 36.7168 VA. Tegangan keluaran dari inverter rata-rata adalah 215,71 V dan 214,68 V, dengan perbedaan terhadap tegangan standar 220 V masing-masing sebesar 1,95% dan 2,42%. Hasil uji menunjukkan sistem sudah bisa dioperasikan dan menghasilkan output AC pada beban PJU, meskipun daya generator masih tergolong kecil dibandingkan kapasitas beban nominal 300 W.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kinerja Turbin Heliks Berdasarkan Variasi Kecepatan Angin Terhadap Beban Listrik

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebutuhan Energi Listrik yang terus meningkat mendorong pemanfaatan energi terbarukan sebagai alternatif terhadap energi fosil. Salah satu sumber energi terbarukan yang dapat dikembangkan adalah energi angin melalui turbin angin sumbu vertikal yang mampu bekerja pada kecepatan angin rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja turbin angin sumbu vertikal tipe Savonius heliks berdasarkan variasi kecepatan angin dan beban listrik dengan parameter RPM, tegangan, arus, daya generator, efisiensi, tip speed ratio (TSR), dan kondisi baterai. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen pada tiga lokasi, yaitu Laboratorium Fakultas Teknik selama 1 hari, Jalan Mulawarman selama 5 hari, dan Jalan Aki Balak selama 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan angin secara umum meningkatkan putaran turbin dan daya yang tersedia, tetapi tidak selalu meningkatkan daya generator dan efisiensi secara linier karena dipengaruhi oleh pembebanan dan kondisi aliran angin. Pada pengujian laboratorium, kecepatan angin berada pada rentang 1,7–4,6 m/s dengan daya angin mencapai 35,8 W. Efisiensi maksimum berbeban sebesar 0,336%, sedangkan tanpa beban sebesar 0,477%. Pada Jalan Aki Balak, kecepatan angin mencapai 10,9 m/s dengan daya generator sebesar 10,824 W akibat pengaruh aktivitas penerbangan. Sistem penyimpanan menggunakan baterai 12 V 50 Ah dengan kapasitas nominal 600 Wh dan energi yang dapat digunakan sebesar 480 Wh berdasarkan DOD 80%. Pada salah satu pengujian Jalan Mulawarman, energi beban selama pukul 18.00–23.00 sebesar 347,36 Wh. Secara keseluruhan, kinerja turbin dipengaruhi oleh kecepatan angin, pembebanan, dan kondisi lingkungan pengujian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Reflektor Aluminium Foil dan Seng Aluminium Terhadap Daya Keluaran Panel Surya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan reflektor aluminium foil dan seng aluminium terhadap kinerja panel surya monokristalin berkapasitas 50 Wp. Penelitian menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan pengujian selama 30 hari pada pukul 06.00–18.00 WITA. Pengujian dilakukan menggunakan panel yang sama dengan membandingkan tujuh kondisi, yaitu tanpa reflektor serta penggunaan reflektor aluminium foil dan seng aluminium pada sudut 30°, 60°, dan 90°. Untuk menjaga konsistensi pengukuran, posisi panel dipertahankan dan alat ukur intensitas radiasi ditempatkan sejajar dengan bidang permukaan panel surya. Parameter yang diamati meliputi intensitas radiasi matahari, suhu permukaan panel, tegangan, arus, daya keluaran, dan efisiensi. Daya keluaran dihitung berdasarkan hasil pengukuran tegangan dan arus, sedangkan efisiensi ditentukan dari perbandingan daya keluaran terhadap daya masukan matahari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya rata-rata panel tanpa reflektor sebesar 13,80 W. Penggunaan aluminium foil menghasilkan daya rata-rata sebesar 14,56 W pada sudut 30°, 15,61 W pada sudut 60°, dan 13,55 W pada sudut 90°. Sementara itu, penggunaan seng aluminium menghasilkan daya rata-rata sebesar 14,60 W, 15,58 W, dan 13,58 W pada sudut 30°, 60°, dan 90°. Peningkatan daya terbesar diperoleh pada aluminium foil 60°, yaitu sebesar 13,12% dibandingkan kondisi tanpa reflektor. Efisiensi tertinggi diperoleh pada seng aluminium 60° sebesar 10,46%, sedangkan aluminium foil 60° menghasilkan efisiensi sebesar 10,44%. Berdasarkan kondisi dan konfigurasi pengujian yang digunakan, sudut 60° menunjukkan kinerja paling baik dibandingkan variasi sudut lainnya. Hasil penelitian ini terbatas pada jenis panel, konfigurasi reflektor, lokasi, waktu, dan kondisi lingkungan selama pengujian sehingga tidak dapat digeneralisasikan untuk seluruh kondisi pengoperasian panel surya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Briket Komposit Kotoran Sapi dan Fly ash dengan Variasi Perekat sebagai Bahan Bakar Alternatif Pendamping untuk Co-firing PLTU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemanfaatan kotoran sapi dan fly ash dalam bentuk briket komposit dikaji sebagai pendekatan pemanfaatan limbah sekaligus kandidat bahan bakar pendamping pada skema co-firing PLTU. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik briket berdasarkan variasi rasio kotoran sapi dan fly ash serta variasi jenis dan kombinasi perekat alami, kemudian mengestimasi potensi energi listrik secara teoretis. Penelitian eksperimental dilakukan pada 24 formulasi dengan rasio kotoran sapi dan fly ash sebesar 30:60, 40:50, 50:40, dan 60:30. Perekat yang digunakan yaitu tapioka, rumput laut, dan molase dengan variasi perekat tunggal 10% serta kombinasi dua perekat masing-masing 5%. Parameter pengujian meliputi kadar air, persentase residu pembakaran, nilai kalor menggunakan kalorimeter bom, dan durasi pembakaran. Estimasi energi listrik dihitung berdasarkan nilai kalor, massa sampel, dan asumsi efisiensi konversi 40%. Hasil penelitian menunjukkan kadar air sebesar 2,1–6,7%, persentase residu pembakaran 21–42%, dan nilai kalor 5,42–8,95 MJ/kg. Formulasi 60% kotoran sapi, 30% fly ash, dan molase 10% menghasilkan nilai kalor tertinggi sebesar 8,95 MJ/kg dengan kadar air 3,0% dan residu pembakaran 22%. Pada massa sampel 64 g, formulasi tersebut menghasilkan energi termal total sekitar 572,5 kJ dan estimasi energi listrik teoretis sebesar 63,61 Wh per sampel. Persentase residu pembakaran dalam penelitian ini tidak diperlakukan sebagai kadar abu standar karena pengujian tidak menggunakan furnace dengan temperatur dan waktu terkontrol. Selain itu, estimasi energi listrik belum merepresentasikan keluaran aktual PLTU, sehingga kelayakan co-firing masih memerlukan pengujian campuran dengan batu bara, evaluasi emisi, slagging/fouling, dan performa boiler.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS LONG BAWAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan gangguan pertumbuhan janin. Identifikasi faktor risiko penting untuk mengoptimalkan pencegahan serta penanganan sedini mungkin. Tujuan: Menganalisis faktor yang berhubungan dengan KEK pada ibu hamil. Metode: Studi cross-sectional menggunakan data yang diambil secara retrospektif dari data rekam medis pemeriksaan ibu hamil di Puskesmas Long Bawan periode tahun 2023–2025. Sebanyak 77 ibu hamil dipilih pada penelitian ini. Variabel dependen adalah KEK. Variabel independen meliputi usia, pendidikan, IMT, keluhan mual, riwayat penyakit, dan anemia. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher Exact. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan (OR=2,692; p=0,035), IMT (OR=0,052; p0,001), dan anemia (OR=7,250; p0,001) berhubungan signifikan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Sementara itu, usia (OR = 0,442; p=0,321), keluhan mual (OR=0,468; p=0,163), dan riwayat penyakit (OR=1,368; p=0,554) tidak berhubungan signifikan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Simpulan: Pendidikan, IMT, dan anemia merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Diperlukan upaya peningkatan pemantauan status gizi dan pencegahan anemia selama kehamilan untuk menurunkan kejadian KEK pada ibu hamil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN LIMBAH JEROAN IKAN DARI PASAR TRADISIONAL DAN LUMPUR MANGROVE SEBAGAI PENGHASIL ENERGI LISTRIK MENGGUNAKAN MICROBIAL FUEL CELL (MFC)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan limbah jeroan ikan dari pasar tradisional Kota Tarakan dan lumpur mangrove sebagai media penghasil energi listrik menggunakan sistem Microbial Fuel Cell (MFC). Penelitian dilaksanakan pada September–November 2025 di Laboratorium Minihatchery Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Metode penelitian menggunakan dua perlakuan, yaitu perlakuan dengan penambahan lumpur mangrove dan perlakuan tanpa lumpur mangrove, masing-masing dilakukan tiga kali pengulangan selama 60 hari pengamatan. Limbah jeroan ikan digunakan sebagai substrat organik, sedangkan lumpur mangrove berfungsi sebagai sumber mikroorganisme elektrogenik. Pengukuran tegangan dilakukan setiap hari menggunakan multimeter digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua perlakuan mampu menghasilkan energi listrik dengan kecenderungan peningkatan tegangan selama masa pengamatan. Tegangan rata-rata pada perlakuan dengan lumpur mangrove sebesar 0,7108 V, sedangkan perlakuan tanpa lumpur mangrove sebesar 0,7015 V. Tegangan maksimum yang diperoleh mencapai sekitar 0,78 V. Hasil uji statistik t-test menunjukkan bahwa perbedaan kedua perlakuan tidak signifikan secara statistik (p>0,05), namun secara deskriptif penambahan lumpur mangrove menghasilkan tegangan yang lebih tinggi dan mempercepat fase adaptasi mikroorganisme dalam sistem MFC. Penelitian ini membuktikan bahwa limbah jeroan ikan memiliki potensi sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan limbah perikanan secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN LIMBAH JEROAN IKAN DARI PASAR TRADISIONAL DAN LUMPUR MANGROVE SEBAGAI PENGHASIL ENERGI LISTRIK MENGGUNAKAN MICROBIAL FUEL CELL (MFC)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan limbah jeroan ikan dari pasar tradisional Kota Tarakan dan lumpur mangrove sebagai media penghasil energi listrik menggunakan sistem Microbial Fuel Cell (MFC). Penelitian dilaksanakan pada September–November 2025 di Laboratorium Minihatchery Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Metode penelitian menggunakan dua perlakuan, yaitu perlakuan dengan penambahan lumpur mangrove dan perlakuan tanpa lumpur mangrove, masing-masing dilakukan tiga kali pengulangan selama 60 hari pengamatan. Limbah jeroan ikan digunakan sebagai substrat organik, sedangkan lumpur mangrove berfungsi sebagai sumber mikroorganisme elektrogenik. Pengukuran tegangan dilakukan setiap hari menggunakan multimeter digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua perlakuan mampu menghasilkan energi listrik dengan kecenderungan peningkatan tegangan selama masa pengamatan. Tegangan rata-rata pada perlakuan dengan lumpur mangrove sebesar 0,7108 V, sedangkan perlakuan tanpa lumpur mangrove sebesar 0,7015 V. Tegangan maksimum yang diperoleh mencapai sekitar 0,78 V. Hasil uji statistik t-test menunjukkan bahwa perbedaan kedua perlakuan tidak signifikan secara statistik (p>0,05), namun secara deskriptif penambahan lumpur mangrove menghasilkan tegangan yang lebih tinggi dan mempercepat fase adaptasi mikroorganisme dalam sistem MFC. Penelitian ini membuktikan bahwa limbah jeroan ikan memiliki potensi sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan limbah perikanan secara berkelanjutan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Crossword Puzzle Berbasis Team Games Tournament (TGT) Pada Materi Sumber dan Bentuk Energi kelas III-B SDN 017 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominasi pendekatan pembelajaran konvensional di SDN 017 Tarakan yang menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media Crossword Puzzle berbasis Team Games Tournament (TGT) pada materi Sumber dan Bentuk Energi untuk siswa kelas III-B SDN 017 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap sistematis, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli media, ahli materi, dan praktisi, serta angket respons siswa. Hasil validasi menunjukkan rata-rata persentase kelayakan sebesar 76% yang tergolong kategori layak. Adapun hasil uji coba terbatas terhadap 6 siswa dan uji coba lapangan terhadap 28 siswa kelas III-B menghasilkan rata-rata persentase kemenarikan sebesar 83,93% dalam kategori sangat menarik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media Crossword Puzzle berbasis Team Games Tournament (TGT) layak dan sangat menarik digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif di sekolah dasar. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji pengaruh media ini terhadap hasil belajar siswa secara lebih komprehensif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS POTENSI FINANCIAL DISTRESS DENGAN METODE ALTMAN ZSCORE PADA SEKTOR KEUANGAN, ENERGI, DAN INDUSTRI PERIODE 2020-2023

2026•

Kondisi ekonomi global yang tidak stabil, terutama akibat pandemi COVID-19 dan perubahan kebijakan ekonomi internasional, meningkatkan risiko kesulitan keuangan (financial distress) pada berbagai perusahaan, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Oleh karena itu, analisis terhadap potensi financial distress menjadi penting untuk mengetahui tingkat kesehatan keuangan perusahaan. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis dan membandingkan potensi financial distress pada perusahaan BUMN di sektor keuangan, energi, dan industri selama periode 2020–2023. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode deskriptif komparatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder karena diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia. Pengukuran potensi financial distress dilakukan menggunakan metode Altman Z-Score, sedangkan analisis perbedaan antar sektor dilakukan menggunakan uji One Way Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor energi memiliki nilai Z-Score yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan sektor keuangan, yang mengindikasikan kesehatan keuangan yang lebih baik dengan risiko financial distress yang relatif rendah. Sementara itu, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara sektor keuangan dan sektor industri dalam tingkat potensi financial distress. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan kondisi keuangan antar sektor yang diteliti. Di mana sektor energi memiliki kondisi yang relatif lebih stabil dibandingkan sektor lainnya. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah, pihak internal dan eksternal perusahaan dalam menilai kesehatan keuangan serta mengantisipasi potensi risiko financial distress pada perusahaan sektor keuangan, energi, dan industri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Struktur Modal dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kebijakan Dividen Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEBIJAKAN DIVIDEN SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan kebijakan dividen sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Struktur modal diproksikan dengan Debt to Equity Ratio, profitabilitas dengan Return on Equity, nilai perusahaan dengan Price to Book Value, dan kebijakan dividen dengan Dividend Payout Ratio. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor energi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dan Moderated Regression Analysis untuk menguji pengaruh langsung serta peran variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, kebijakan dividen terbukti tidak mampu memoderasi hubungan antara struktur modal dan nilai perusahaan, serta tidak mampu memoderasi hubungan antara profitabilitas dan nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan dividen belum berperan sebagai faktor yang memperkuat hubungan antara kinerja keuangan dan nilai perusahaan pada sektor energi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan kajian manajemen keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dan investor dalam pengambilan keputusan keuangan. THE EFFECT OF CAPITAL STRUCTURE AND PROFITABILITY ON FIRM VALUE WITH DIVIDEND POLICY AS A MODERATING VARIABLE (A Study of Energy Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange, 2020–2024) Abstract This study aims to analyse the influence of capital structure and profitability on firm value, with dividend policy serving as a moderating variable, for energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2020–2024. Capital structure is proxied by the Debt-to-Equity Ratio (DER), profitability by Return on Equity (ROE), firm value by Price-to-Book Value (PBV), and dividend policy by Dividend Payout Ratio (DPR). The study adopts a quantitative approach using panel data obtained from annual financial reports of energy sector companies. Data analysis is conducted through panel regression and Moderated Regression Analysis (MRA) to assess the direct effects and the moderating role of dividend policy. The findings reveal that capital structure positively and significantly affects firm value, whereas profitability does not. Furthermore, dividend policy does not moderate the relationship between capital structure and firm value, nor does it moderate the relationship between profitability and firm value. These results suggest that dividend policy has not yet been a factor strengthening the relationship between financial performance and firm value in the energy sector. This research empirically contributes to the financial management literature and offers practical insights for corporate management and investors to make informed financial decisions.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Bangun Sistem Solar Tracker Axis Pada PLTS Berbasis IoT Dengan Metode Real Time Clock

2025•

Indonesia memiliki potensi energi surya yang sangat besar, namun pemanfaatan panel surya konvensional yang bersifat statis masih belum optimal karena tidak mampu mengikuti pergerakan matahari, sehingga mengurangi efisiensi konversi energi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merancang dan membangun sistem solar tracker satu sumbu berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan metode Real time clock (RTC) sebagai input. Sistem ini dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32 dan menggunakan motor servo untuk menggerakkan panel. Penelitian ini dilakukan melalui tahapan perancangan alat, pemrograman sistem kontrol, dan pengujian kinerja panel surya selama 14 hari. Data pengukuran mencakup tegangan, arus, daya, dan sudut orientasi panel tracker, kemudian dibandingkan dengan panel surya statis yang diposisikan pada sudut tetap 10°. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem solar tracker mampu meningkatkan daya keluaran panel surya, dengan nilai peningkatan 5,1%-10,8% dengan rata-rata efisiensi sebesar 7,0% dibandingkan sistem statis. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi RTC dan ESP32 pada sistem pelacak matahari dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan daya yang dihasilkan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MINIATUR ENERGI LISTRIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS 5 DI SDN 029 JUATA SESANIP KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengembangan Media Pembelajaran Miniatur Energi Listrik Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas 5A Di SDN 029 Juata Sesanip Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa miniatur energi listrik yang layak dan menarik digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas 5A di SDN 029 Juata Sesanip Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa, serta siswa kelas 5A yang menjadi responden dalam uji coba terbatas maupun uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran miniatur energi listrik dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi (100%), ahli media (96%), dan ahli bahasa (92%), sedangkan respon siswa pada uji coba terbatas mencapai 98,4% dan pada uji coba lapangan 87,04%, dengan rata-rata 95% yang berada pada kategori sangat menarik. Dengan demikian, miniatur energi listrik terbukti layak, inovatif, dan efektif sebagai media pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi serta pemahaman siswa terhadap konsep energi listrik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Limbah Kulit Udang Windu (Penaeus monodon) Sebagai Substrat Dalam Sistem Microbial Fuel Cell (MFC) Untuk Produksi Energi Listrik Dengan Penambahan Lumpur Mangrove

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemanfaatan limbah kulit udang sebagai substrat dalam menghasilkan energi listrik menggunakan teknologi Microbial Fuel Cell (MFC) berhasil dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur potensial yang dihasilkan akibat adanya aktivitas dari bakteri yang terdapat pada substrat tersebut. Terdapat dua perlakuan untuk mengkonfirmasi adanya aktivitas bakteri. Perlakuan 2 yaitu hanya menggunakan limbah kulit udang windu sebagai substrat dan penambahan lumpur mangrove pada substrat. Tahap awal dari penelitian ini adalah proses hidrolisis limbah dengan menggunakan aquades (rasio 1:12 b/v) selama 24 jam, dilanjutkan dengan pemasangan elektroda karbon twill (anoda tenggelam, katoda di permukaan), serta pengukuran potensial listrik harian menggunakan multimeter digital. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kedua perlakuan sama-sama mampu menghasilkan energi listrik. Namun, perlakuan 2 dengan penambahan lumpur mangrove menunjukkan kinerja lebih baik, ditandai dengan tegangan rata-rata 0,75 V serta puncak tertinggi 0,8665 V. Sebaliknya, perlakuan 1(tanpa lumpur mangrove) hanya menghasilkan rata-rata 0,61 V dengan tingkat fluktuasi yang lebih besar. Selain itu, penambahan lumpur mangrove terbukti mempercepat respons sistem dan meningkatkan kestabilan daya listrik yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan lumpur mangrove berperan signifikan dalam meningkatkan keanekaragaman mikroba dan mempercepat proses degradasi substrat, sehingga menghasilkan efisiensi konversi energi yang lebih tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Bangun Alat Pemanen Sarang Walet Berpenggerak Motor Listrik DC 12 Volt

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemanenan sarang walet secara manual masih banyak dilakukan dan memiliki kelemahan seperti resiko keselamatan kerja, waktu panen yang lama, serta potensi kerusakan sarang. Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat alat pemanen sarang walet berpenggerak motor listrik DC 12 Volt, serta menguji performanya dari segi mekanik, konsumsi energi, dan efektivitas panen. Metode yang digunakan adalah rancang bangun dengan tahapan studi literatur, desain, pemilihan material, perakitan, dan pengujian di lapangan. Alat menggunakan motor DC tipe 5840-31ZY dengan transmisi poros engkol, rangka aluminium, baterai lithium-ion 9,4 Ah, serta sistem kendali PWM. Hasil uji menunjukkan motor menghasilkan torsi 1,33 N·m dengan gaya 2,89 N, lebih besar dari gaya lekat sarang walet (2,1–2,8 N). Baterai mampu menyuplai energi selama 8,54 jam dan alat berhasil memanen sarang dengan tingkat keberhasilan 100% tanpa kerusakan. Dengan demikian, alat ini layak digunakan sebagai alternatif modern yang efisien, ergonomis, dan aman.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Potensi Sampah Organik sebagai Energi Alternatif Kelistrikan Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peningkatan jumlah penduduk di Kota Tarakan berdampak langsung pada meningkatnya volume sampah, khususnya sampah organik rumah tangga. Salah satu energi alternatif yang digunakan untuk memehuni pasokan energi listrik yaitu makanan, dedaunan,limbah pertanian dan kotoran hewan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi sampah organik sebagai sumber energi listrik terbarukan di Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui pengumpulan data volume sampah organik dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan tahun 2024 hingga lima bulan pertama tahun 2025, serta perhitungan potensi biogas dan energi listrik menggunakan rumus konversi standar. Data menunjukkan komposisi sampah organik rata-rata sebesar 43,56% dari total timbulan sampah. Pada tahun 2024, volume sampah organik mencapai 25.590,4 ton dengan potensi energi listrik sebesar 31.209,7 kWh, sedangkan pada periode Januari–Mei 2025 potensi energi mencapai 9.087,8 kWh. Hasil pengukuran skala kecil menunjukkan setiap 5 kg sampah organik mampu menghasilkan energi listrik sekitar 0,0044 kWh. Analisis grafik menunjukkan hubungan yang konsisten antara berat sampah dengan jumlah biogas, gas metana, dan energi listrik yang dihasilkan. Dari hasil perhitungan dan analisa yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sampah organik di Kota Tarakan memiliki potensi yang besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif berbasis biogas yang dapat mendukung penyediaan listrik lokal apabila dikelola secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem pemilahan sampah yang lebih baik dan pengkajian berkala untuk meningkatkan efisiensi konversi sampah menjadi energi listrik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Desain dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau

2025•

Kebutuhan energi saat ini sebagian besar masih bergantung pada sumber energi fosil seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Namun, ketersediaan energi fosil semakin menurun oleh karena itu diperlukannya peralihan ke energi terbarukan seperti energi matahari. PLTSA merupakan pembangkit listrik tenaga surya yang memanfaatkan energi matahari, desain PLTSA dilakukan pada Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau menggunakan perangkat lunak PVsyst dengan sistem PLTS on grid atau terhubung PLN. Pada pendesainan ini dilakukan pengumpulan data yaitu mencatat nilai radiasi matahari menggunakan alat ukur solar power meter, dan konsumsi energi gedung yang berjumlah 318 kWh. PLTSA dirancang dengan kapasitas 69,8 kWp menggunakan total 128 modul surya yang dipasang pada setiap sisi atap dengan jumlah penggunaan baterai sebanyak 65 unit dan 4 inverter. Dari pendesaianan tersebut PLTSA menghasilkan daya sebanyak 127.955 kWh/tahun, namun dikarenakan adanya rugi-rugi sebanyak 21,15 % maka daya yang sampai ke pengguna hanya sebanyak 100.886 kWh pertahunnya. Dengan menggunakan PLTS gedung DLH dapat mengurangi biaya konsumsi listrik hingga Rp.112.461.660 pertahunnya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimasi operasi pump storage hydroelectricity pada sistem tenaga listrik

2025•

Saat ini, dengan meningkatnya kebutuhan energi global dan peningkatan kesadaran akan dampak negatif penggunaan bahan bakar fosil terhadap lingkungan, kebutuhan akan penyimpanan energi yang efisien dan ramah lingkungan semakin penting. Energy storage atau penyimpanan energi menjadi solusi yang banyak diteliti dan dikembangkan dalam upaya mengatasi masalah pasokan energi yang bervariabilitas. Optimasi operasi Pump Storage Hydroelectricity (PSH) menjadi penting untuk memaksimalkan efisiensi dari sistem ini. Terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam melakukan optimasi, seperti pengaturan beban sistem, manajemen waktu pengisian dan pengosongan waduk, serta efisiensi konversi energi. Dengan menggunakan model matematika dan algoritma yang tepat, proses pengaturan operasi dapat dioptimalkan sehingga penggunaan energi dapat ditingkatkan, biaya operasional dapat ditekan, dan respon sistem terhadap perubahan permintaan energi dapat dipercepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi sistem pembangkitan dengan integrasi Pumped Storage Hydroelectricity (PSH) mampu meminimalkan biaya pembangkitan. Pada sistem IEEE 10, total daya yang dihasilkan sebesar 13.655,47 MW dengan biaya pembangkitan sebesar US$ 428.382.050,14. Penggunaan PSH menghasilkan penghematan biaya sebesar US$ 6.351.348,75 (sekitar Rp104,51 miliar) dibandingkan sistem tanpa PSH. Dynamic Economic Dispatch (DED) sendiri merupakan metode pembagian beban ekonomis yang memperhitungkan perubahan beban secara real-time, menjadikannya peningkatan dari metode Economic Dispatch (ED) konvensional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Kinerja Keuangan Dalam Memediasi Pengaruh Antara Investasi Hijau Dan Investasi Csr Terhadap Kinerja Keberlanjutan (Studi Pada Perusahaan Sektor Energi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi hijau dan investasi Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap kinerja keberlanjutan, dengan kinerja keuangan sebagai variabel mediasi, pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Sampel penelitian terdiri dari 16 perusahaan yang dipilih dengan metode purposive sampling, menghasilkan total 80 data observasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan model Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi hijau berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan tetapi tidak berpengaruh terhadap kinerja keberlanjutan, investasi CSR berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan dan kinerja keberlanjutan. Penelitian ini jug amenemukan bahwa kinerja keuangan terbukti berpengaruh langsung terhadap kinerja keberlanjutan dan juga memediasi pengaruh investasi hijau terhadap kinerja keberlanjutan. Namun, kinerja keuangan tidak memediasi pengaruh investasi CSR terhadap kinerja keberlanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, perusahaan disarankan memperkuat investasi hijau dan program CSR untuk meningkatkan kinerja keuangan dan keberlanjutan jangka panjang, serta memperbaiki hubungan dengan pemangku kepentingan dan citra perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perancangan PLTS Pada Traffic Light Simpang empat Berbasis Time Scheduling Menggunakan PLC

2024•

.Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan energi terbarukan, terutama energi surya, dengan intensitas sinar matahari harian rata-rata 1.200 W/m². Kondisi ini ideal untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), terutama yang beroperasi secara mandiri (PLTS Off-Grid). Sementara itu, sistem lampu lalu lintas, meskipun penting dalam pengaturan arus kendaraan, masih banyak menggunakan waktu tetap yang tidak efisien ketika volume kendaraan bervariasi. Untuk mengatasi ini, diusulkan sistem pengendali adaptif berbasis PLC (Programmable Logic Controller) dengan metode time scheduling. Pada jam sibuk, seperti pukul 07:00 hingga 09:00, durasi lampu hijau diperpanjang untuk menyesuaikan dengan volume kendaraan yang lebih tinggi. PLC menyesuaikan waktu nyala lampu secara real-time, merespons kondisi lalu lintas dengan cepat. Pada jam sibuk sore 16:00 hingga 17:00, siklus total lampu lalu lintas adalah 199 detik dengan rincian sebagai berikut arah Selatan memiliki waktu tunggu 147 detik dengan 48 detik lampu hijau, arah Utara menunggu 165 detik dengan 30 detik lampu hijau, arah Timur menunggu 166 detik dengan 29 detik lampu hijau, dan arah Barat menunggu 120 detik dengan 75 detik lampu hijau. Lampu kuning menyala selama 3 detik di semua arah, dan terdapat jeda 1 detik merah sebelum pergantian antar simpang. Penyesuaian ini membantu mengurangi kemacetan dan meningkatkan kelancaran lalu lintas sepanjang hari.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan energi Surya sebagai sumber penghasil energi listrik untuk sistem pompa akuaponik

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat efisiensi penggunaan energi surya dalam sistem pompa akuaponik. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, persiapan alat dan bahan, perakitan sel surya pada sistem akuaponik, pengujian, pengolahan data, analisis, dan penyusunan laporan. Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi alternatif pada pompa akuaponik telah terbukti efektif dalam mendukung sirkulasi air pada sistem akuaponik. Daya yang dihasilkan dari panel surya mampu memenuhi kebutuhan daya beban, terutama untuk pompa air dalam kolam ikan. Efisiensi pemanfaatan energi surya pada sistem akuaponik dapat dihitung dan dipantau secara berkala untuk memastikan kinerja sistem yang optimal. Penggunaan panel surya polikristalin yang terkoneksi dengan modul boost converter dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi surya dalam sistem akuaponik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan energi surya dapat menjadi solusi yang efisien dan ramah lingkungan dalam menjalankan sistem pompa akuaponik. Dengan tingkat efisiensi yang baik, energi surya mampu menyuplai kebutuhan energi pompa untuk akuaponik secara optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan energi surya sebagai sumber energi alternatif pada pompa akuaponik memiliki potensi yang besar dalam mendukung keberlanjutan sistem akuaponik secara keseluruhan. Dalam pengembangan selanjutnya, disarankan untuk menggunakan sel surya dengan kapasitas yang lebih besar agar dapat menyuplai energi pada baterai untuk memenuhi kebutuhan pompa akuaponik selama 24 jam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail