ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menjelaskan pemasangan sistem listrik pada turbin angin berbentuk heliks untuk menghidupkan lampu jalan umum (PJU) di Kota Tarakan. Sistem ini terbuat dari turbin angin berbentuk heliks, generator berbasis DC dengan magnet permanen, Solar Charge Controller (SCC), baterai, inverter DC ke AC, serta lampu pencahayaan jalan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sistem kelistrikan tersebut dan memahami sifat-sifat tegangan, arus, serta daya yang dihasilkan oleh sistem tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan cara menguji di lapangan dan laboratorium. Pengujian di lapangan dilakukan di Jalan Mulawarman dan Jalan Aki Balak selama lima hari, sementara pengujian di laboratorium dilakukan untuk memahami sifat keluaran generator saat putarannya berubah. Parameter yang diukur mencakup kecepatan angin, putaran turbin, tegangan dan arus generator, kapasitas baterai, serta beban yang digunakan. Data hasil pengukuran diproses untuk mengetahui besar daya generator, daya DC di sisi baterai, daya semu AC di sisi beban, serta karakteristik tegangan keluaran inverter. Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata daya generator di Jalan Mulawarman adalah 0,0273 W, sedangkan di Jalan Aki Balak sebesar 0,0632 W. Daya DC rata-rata di sisi baterai adalah 58.3724 W dan 58.6865 W, sedangkan daya semu AC di sisi beban adalah 36.9147 VA dan 36.7168 VA. Tegangan keluaran dari inverter rata-rata adalah 215,71 V dan 214,68 V, dengan perbedaan terhadap tegangan standar 220 V masing-masing sebesar 1,95% dan 2,42%. Hasil uji menunjukkan sistem sudah bisa dioperasikan dan menghasilkan output AC pada beban PJU, meskipun daya generator masih tergolong kecil dibandingkan kapasitas beban nominal 300 W.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH MEDIA SOSIAL, MODAL DAN LAMA USAHA TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG DI KOTA TARAKAN THE EFFECT OF SOCIAL MEDIA, CAPITAL AND LONG OF BUSINESS ON TRADERS’ INCOME IN TARAKAN CITY Nuraminah Afriani1) , Dr. Pither Palungan, S.E., M.Si2) , Agus Tri Darmawanto, S.E., M.E3) 1)2)3)Universitas Borneo Tarakan Jumlah UMKM di Kota Tarakan 2019 mencapai 6.577 pedagang UMKM atau naik 24% di banding tahun 2017 yang berjumlah 4.099. Salah satu faktor meningkatnya jumlah pedagang UMKM di Kota Tarakan adalah pemanfaatan perkembangan teknologi informasi banyak sekali digunakan untuk mengembangkan bisnis baik dari perusahaan maupun dari individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh media sosial, modal dan lama usaha terhadap pendapatan pedagang di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik proportionate stratidied random sampling. Data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner yang berjumlah 92 responden. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial media sosial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dengan melihat nilai thitung lebih besar dari ttabel (2,085021 > 1,987290), modal berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dengan melihat nilai thitung lebih besar dari ttabel (5,623449 > 1,987290), lama usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dengan melihat nilai thitung lebih besar dari ttabel (3,798212 > 1,987290). Adapun secara simultan, variabel media sosial, modal dan lama usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dengan melihat Fhitung lebih besar dari Ftabel (54,68137 > 2,708186). Dan diperoleh hasil koefisien determinasi (R2) dengan nilai 0,5468137 atau 54,68137%. Abstract : Tarakan City had 6,577 Micro Small and Medium Enterprise (MSME) traders in 2019, a 24% growth over the previous year’s total of 4,099 in 2017. One of the factors increasing the number of MSME traders in Tarakan City was the use of information technology developments to create businesses, both from companies and individuals. This study aimed to determine and analyze the effect of social media, capital, and business length on traders’ income in Tarakan City. Multiple Linear Regression was used in this study. The results showed that when Tobserved was higher than Ttable, it means social media had a significant effect on traders’ income (2.085021>1.987290), capital had a significant effect on traders’ income (5.623449>1.987290), and length of business had a significant effect on traders’ income (3.798212>1.987290). Simultaneously, when Fobserved was higher than Ftable (54.68137>2.708186). Social media, capital, and business length of time had a significant effect on traders’ income respectively and the coefficient of determination (R2) was 0.5468137, which equaled 54.68137% Keywords: Social Media, Capital, Length of Business, Income, Tarakan City.