BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Pembangunan ekonomi daerah merupakan proses yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan daerah, serta perluasan kesempatan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh belanja modal, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan tenaga kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan program Eviews. Hasil analisis, diperoleh model terbaik yaitu Fixed Effect Model (FEM) dengan persamaan regresi: lnYit = 4,159825 – 0,019365lnX1it + 0,185266lnX2it + 0,402261lnX3it– 0,171885D1 – 0,098997D2 – 0,223726D3 + 0,113108D4 + 0,381500D5 + εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial belanja modal dengan nilai signifikansi 0,1165 > 0,05 berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDRB. PAD dan tenaga kerja memiliki nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,99 menunjukkan bahwa sebesar 99% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel belanja modal, PAD, dan tenaga kerja, sedangkan sisanya sebesar 1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembangunan ekonomi daerah merupakan proses yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan daerah, serta perluasan kesempatan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh belanja modal, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan tenaga kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan program Eviews. Hasil analisis, diperoleh model terbaik yaitu Fixed Effect Model (FEM) dengan persamaan regresi: lnYit = 4,159825 – 0,019365lnX1it + 0,185266lnX2it + 0,402261lnX3it– 0,171885D1 – 0,098997D2 – 0,223726D3 + 0,113108D4 + 0,381500D5 + εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial belanja modal dengan nilai signifikansi 0,1165 > 0,05 berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDRB. PAD dan tenaga kerja memiliki nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,99 menunjukkan bahwa sebesar 99% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel belanja modal, PAD, dan tenaga kerja, sedangkan sisanya sebesar 1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Untuk menunjang kehidupan masyarakat Indonesia saat ini, Energi listrik merupakan energi yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat. Penggunaan sel surya ini akan lebih diminati karena dapat dirancang untuk pemenuhan listrik dari yang kecil sampai besar. Sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang relevan dan di berbagai tempat seperti perkantoran, pabrik, perumahan, sekolahan. Skema pembangkit listrik terbarukan ini digunakan untuk membantu sistem kelistrikan yaitu dengan cara membangun sistem PLTS untuk mengurangi penggunaan listrik produksi PLN di atau bahkan menggatikan energy listrik dari PLN jika sewaktu-waktu terjadi pemadaman listrik. SMK Negeri 2 Tarakan merupakan salah satu bidang pendidikan dikota Tarakan yang memiliki kebutuhan listrik yang cukup tinggi. Pada pengujian ini mendapatkan Kapasitas Baterai yang akan digunakan adalah 12.300 Ah. Dengan jumlah baterai sebanyak 30 buah, dengan menggunakan rating Ah baterai 500 Ah. Kapasitas Panel Surya yang digunakan adalah 46.000 Wp, sebanyak 92 buah panel dengan masing – masing panel 500 Wp. Kapasitas Charge Controller dari hasil perhitungan adalah 1.045,12 A. Tetapi kapasitas yang dipilih tidak lebih rendah dari perhitungan. Maka total kapasitas charge controller yang dipakai adalah 250 A.