Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

16 hasil
Subjek: Sistem Distribusi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISA JATUH TEGANGAN PADA SISTEM DISTRIBUSI PT. PLN KP SEBATIK MENGGUNAKAN DIGSILENT POWERFACTORY

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ketersediaan energi listrik yang andal dan berkualitas merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan seperti Pulau Sebatik, Kalimantan Utara. Salah satu tantangan teknis yang kerap dihadapi dalam sistem distribusi adalah jatuh tegangan, yakni penurunan nilai tegangan sepanjang saluran akibat interaksi antara arus beban dan impedansi penghantar. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab dan besaran jatuh tegangan pada Penyulang 1, 2, 3, 4, dan 6 milik PT PLN KP Sebatik menggunakan pemodelan single line diagram pada Digsilent PowerFactory dengan metode simulasi Newton-Raphson. Jatuh tegangan hasil simulasi akan dilakukan perbandingan dengan jatuh tegangan hasil perhitungan, dimana seluruh penyulang menunjukkan kesesuaian yang sangat baik kecuali Penyulang 3 yang memiliki selisih sebesar 0,0018 kV (0,0088%). Penyulang 4 mencatatkan jatuh tegangan sebesar 0,2409 kV (1,2043%), Penyulang 1 sebesar 0,2345 kV (1,1721%), Penyulang 3 sebesar 0,1129 kV (0,5644%), Penyulang 2 sebesar 0,0562 kV (0,2811%), dan Penyulang 6 sebesar 0,0102 kV (0,0509%). Variasi nilai jatuh tegangan antar penyulang ini dipengaruhi langsung oleh besar arus beban yang ditanggung serta nilai impedansi total saluran pada masing-masing jalur distribusi. Secara keseluruhan, seluruh nilai jatuh tegangan yang teridentifikasi masih berada jauh di bawah ambang batas yang dipersyaratkan SPLN No. 72/1987 sebesar 5%, sehingga jaringan distribusi PT PLN KP Sebatik dapat dinyatakan beroperasi dalam kondisi yang andal dan layak secara teknis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Jatuh Tegangan Pada Sistem Distribusi PT. PLN KP. Sebatik Menggunakan Digsilent Powerfactory

2026•

Ketersediaan energi listrik yang andal dan berkualitas merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan seperti Pulau Sebatik, Kalimantan Utara. Salah satu tantangan teknis yang kerap dihadapi dalam sistem distribusi adalah jatuh tegangan, yakni penurunan nilai tegangan sepanjang saluran akibat interaksi antara arus beban dan impedansi penghantar. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab dan besaran jatuh tegangan pada Penyulang 1, 2, 3, 4, dan 6 milik PT PLN KP Sebatik menggunakan pemodelan single line diagram pada Digsilent PowerFactory dengan metode simulasi Newton-Raphson. Jatuh tegangan hasil simulasi akan dilakukan perbandingan dengan jatuh tegangan hasil perhitungan, dimana seluruh penyulang menunjukkan kesesuaian yang sangat baik kecuali Penyulang 3 yang memiliki selisih sebesar 0,0018 kV (0,0088%). Penyulang 4 mencatatkan jatuh tegangan sebesar 0,2409 kV (1,2043%), Penyulang 1 sebesar 0,2345 kV (1,1721%), Penyulang 3 sebesar 0,1129 kV (0,5644%), Penyulang 2 sebesar 0,0562 kV (0,2811%), dan Penyulang 6 sebesar 0,0102 kV (0,0509%). Variasi nilai jatuh tegangan antar penyulang ini dipengaruhi langsung oleh besar arus beban yang ditanggung serta nilai impedansi total saluran pada masing-masing jalur distribusi. Secara keseluruhan, seluruh nilai jatuh tegangan yang teridentifikasi masih berada jauh di bawah ambang batas yang dipersyaratkan SPLN No. 72/1987 sebesar 5%, sehingga jaringan distribusi PT PLN KP Sebatik dapat dinyatakan beroperasi dalam kondisi yang andal dan layak secara teknis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Keandalan Sistem Distribusi Listrik pada PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan dengan Metode Section Technique

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas analisis keandalan sistem distribusi listrik pada PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan menggunakan metode Section Technique. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keandalan sistem distribusi berdasarkan dua parameter utama, yaitu System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) dan System Average Interruption Duration Index (SAIDI), serta membandingkannya dengan standar keandalan yang telah ditetapkan oleh SPLN 68-2:1986. Metode Section Technique digunakan untuk membagi jaringan distribusi menjadi beberapa bagian (section) berdasarkan fuse cut out (FCO), sehingga memungkinkan identifikasi area yang memiliki tingkat gangguan tertinggi. Data yang digunakan meliputi jumlah pelanggan, panjang saluran, data gangguan tahunan, serta waktu perbaikan dari setiap section. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai SAIFI total sebesar 3,6661 kali/tahun dan SAIDI total sebesar 4,85 jam/tahun. Nilai SAIDI telah memenuhi standar SPLN 68-2:1986 sebesar 21 jam/tahun, sedangkan nilai SAIFI masih sedikit di atas standar 3,2 kali/tahun. Section 5 dan Section 11 tercatat sebagai area dengan nilai indeks gangguan tertinggi sehingga menjadi fokus utama perbaikan. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Section Technique efektif dalam mengevaluasi keandalan sistem distribusi dan membantu PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan dalam menentukan prioritas pemeliharaan untuk meningkatkan keandalan jaringan serta kepuasan pelanggan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Aliran Daya Pada Sistem Distribusi 20 kV PT. PLN (Persero) Rayon Tanjung Selor

2025•

STUDI ALIRAN DAYA PADA SISTEM DISTRIBUSI 20 kV PT. PLN (PERSERO) RAYON TANJUNG SELOR ABSTRAK Kebutuhan energi listrik selalu meningkat setiap tahunnya, hal tersebut harus dapat diimbangi dengan penyediaan energi listrik yang andal dan memadai. Agar dapat memenuhi kriteria tersebut, maka perusahaan penyedia energi listrik dalam hal ini adalah PT. PLN (Persero) harus dapat menyediakan dan mendistribusikan energi listrik ke pelanggan sesuai standar yang telah ditetapkan. Pada penelitian ini sistem kelistrikan pada PT. PLN (Persero) Rayon Tanjung Selor disimulasikan menggunakan software ETAP 19.0.1 powerstation. Selanjutnya, hasil simulasi berupa rugi-rugi daya dan jatuh tegangan di setiap bus akan dibandingkan dengan perhitungan untuk mengetahui apakah hasil simulasi valid. Didapatkan hasil simulasi aliran daya untuk total rugi-rugi daya kondisi beban siang sebesar 6,29% dan kondisi beban malam 6,64%. Sedangkan untuk tegangan terendah baik pada kondisi siang maupun malam terletak pada bus simpang berau dengan nilai 18,52 kV pada kondisi siang dan 18,39 kV pada kondisi malam. Berdasarkan SPLN, nilai tegangan terendah tersebut masih sesuai standar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kontingensi Pada Sistem Distribusi 20 kV PT. PLN (Persero)

2025•

Sistem Tenaga Listrik yaitu sekumpulan pembangkit dan Gardu Induk yang terhubung oleh jaringan distribusi. Tujuan dari sistem distribusi adalah memindahkan daya listrik dari pusat pembangkit ke pusat beban secara aman, effisien, handal dan ekonomis. perubahan profil tegangan dan kemampuan operasi saluran distribusi PT. PLN (persero) Sebatik dengan analisis kontingensi saluran N-1 dengan pola operasi satu generator dilepaskan secara bergantian dan saluran menggunakan software ETAP powerstations 19.0.1 yaitu melepas dengan sengaja sebuah saluran distribusi dari sistem untuk mengevaluasi sistem tersebut. Ketika terjadi kontingensi diasumsikan terjadi sebuah gangguan, sehingga berdampak terhadap perubahan nilai tegangan bus dan overload pada saluran. Selanjutan, Pada Analisa kontingensi dilakukan melalui dua pola yaitu: kontingensi generator dan kontingensi saluran. Pada kontingensi generator didapatkan hasil sebagai berikut: pada saat Pembangkit Mitsubishi 1, Mitsubishi 2, dan Mitsubishi 3 dilepas maka terjadi overload sebesar 154% - 377%, dan pada saat MAN 8 dilepas tidak ada generator yang mengalami overload. Sedangkan pada kondisi kontingensi saluran didapatkan hasil sebagai berikut: pada saat kabel 28 (feeder 1) dilepas terjadi kehilangan daya beban 575,2 kW dan daya generator 592,8 kW, kabel 169 (feeder 2) dilepas terjadi kehilangan daya 297,8 kW dan kehilangan daya generator 306,8 kW, kabel 107 (feeder 3) dilepas terjadi kehilangan daya beban 351 kW dan kehilangan daya generator 337 kW, kabel 143 (feeder 4) dilepas terjadi kehilangan daya beban 263,4 kW dan kehilangan daya generator 260,2 kW, dan kabel 187(feeder 5) dilepas terjadi kehilangan daya beban 117,3kW dan kehilangan daya generator 112,9 kW. hasil simulasi berupa rugi-rugi daya dan jatuh tegangan pada setiap bus masih masuk dalam batas toleransi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Aliran Daya Pada Sistem Distribusi 20 kV PT. PLN (Persero) ULP Nunukan Dengan Integrasi PV Skala Besar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisa aliran daya adalah analisa yang digunakan untuk menentukan dan menghitung tegangan, arus, daya, dan faktor daya yang terdapat pada seluruh busbar serta aliran daya aktif dan reaktif pada saluran dalam suatu jaringan listrik dalam keadaan pengoperasian normal. Penelitian ini dilakukan di PT. PLN (Persero) ULP Nunukan dengan data-data yang diperlukan yaitu: Single Line Diagram, data pembangkit, data beban dan data saluran. Data-data tersebut selanjutnya diinput kedalam software ETAP Powerstation 19.0.1 untuk dilakukan analisa aliran daya. Penelitian ini menggunakan dengan empat skenario, yaitu: tanpa PV (kondisi riil), penetrasi PV 10%, PV 20% dan PV 30%. Metode yang digunakan untuk analisa aliran daya adalah metode Newton Rapshon. Penelitian ini menghasilkan perhitungan nilai rugi-rugi daya aktif untuk masing-masing skenario sebagai berikut: tanpa PV sebesar 281 kW, dengan PV 10% sebesar 248 kW, PV 20% sebesar 227 kW dan PV 30% sebesar 212 kW. Sehingga instalasi PV pada sistem distribusi PT. PLN (Persero) ULP Nunukan berhasil mengurangi rugi-rugi daya aktif sebagai berikut: untuk PV 10% berkurang sebesar 33 kW (11,74%), PV 20% berkurang sebesar 54 kW (19,21%) dan PV 30% berkurang sebesar 69 kW (24,56%). Instalasi PV juga berhasil meningkatkan tegangan terendah pada sistem distribusi PT. PLN (Persero) ULP Nunukan. Pada kondisi tanpa PV tegangan terendah sebesar 20,296 kV sedangkan pada kondisi PV 10% sebesar 20,433 kV, PV 20% sebesar 20,542 kV dan PV 30% sebesar 20,649 kV.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Rugi-rugi Daya dan Jatuh Tegangan pada Sistem Distribusi PT. Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 10 Tarakan Field

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Untuk mengetahui kondisi suatu sistem tenaga listrik umumnya dilakukan melalui simulasi aliran daya. Melalui aliran daya dapat diketahui paramater-parameter yang terdapat pada sistem tenaga listrik termasuk rugi-rugi daya dan jatuh tegangan. Pada penelitian ini simulasi aliran daya dilakukan pada PT. Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 10 Tarakan Field menggunakan software ETAP 19.0.1 powerstation. Selanjutnya, hasil simulasi berupa rugi-rugi daya dan jatuh tegangan pada setiap bus akan dibandingkan dengan perhitungan untuk menghetahui apakah hasil simulasi valid. Dari hasil simulasi aliran daya didapatkan total nilai rugi-rugi daya aktif juga reaktif pada beban siang sebesar 49 kW dan 50 kVAr, dan pada beban malam sebesar 47 kW dan 54 kVAr. Sedangkan untuk nilai tegangan terbesar pada beban siang terdapat pada stasiun f11 dari bus f11b ke bus f11c sebesar 13,69 kV (13,71%) dan nilai tegangan terendah terdapat distasiun 13 dari bus 2 ke bus malam terdapat pada stasiun f11 dari bus f11b ke bus f11c dengan nilai 10,09 kV (10.02%) sedangkan jatuh tegangan terendah terdapat di stasiun 8 dari bus stasiun 7 ke bus stasiun 8 sebesar 0,09 kV (0,07%). Sehingga hasil tersebut masih masuk dalam batas toleransi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa sistem distribusi air bersih di gedung dekanat fakultas teknik UBT

2024•

Air bersih sangat penting untuk manusia, penelitian ini menganalisa sistem distribusi air bersih di Gedung Dekanat Fakultas Teknik UBT, termasuk mengetahui spesifkasi pompa yang digunakan, analisis kebutuhan air bersih dan analisa sistem distrbusi air bersih. Berdasarkan hasil analisis didapatkan kebutuhan air dalam 1 hari yaitu sebesar 180 l/ hari dan 22,5 l/jam jumlah pompa yang digunakan adalah 2 buah pompa dan 1 pompa sentrifugal untuk mendistribusikan air dari ground water tank menuju profil tank dengan menggunakan tipe pompa Sentrifugal, dengan head total pompa 0,16 m, sedangkan 1 pompa booster digunakan untuk mendorong air dari profil tank menuju gedung dekanat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Aliran Daya Pada Sistem Distribusi 20 KV PT.PLN KP Sebatik Dengan Integrasi PV Skala Besar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisa aliran daya adalah analisa yang digunakan untuk menentukan dan menghitung tegangan ,arus,daya dan faktor daya yang terdapat pada seluruh bus bar serta aliran daya aktif dan reaktif pada saluran dalam suatu jaringan listrik dalam keadaan pengoperasian normal. Penelitian ini dilakukan di PT.PLN KP Sebatik dengan data-data yang diperlukan yaitu:single line diagram ,data pembangkit, data beban dan data saluran. Data-data tersebut selanjutnya diinput kedalam software ETAP Powerstation 19.0.1 untuk dilakukan analisa aliran daya. Pada penelitian ini dilakukan dengan tiga skenario,yaitu: tanpa PV, PV 25% dan PV 50%. Metode yang digunakan untuk analisa aliran daya adalah metode Newton Raphson. Penelitian ini menghasilkan perhitungan nilai rugi-rugi daya dan tegangan pada saluran distribusi PT.PLN KP Sebatik tanpa PV diperoleh daya aktif sebesar 65,1 kW, daya reaktif sebesar 172,7 kVAr dengan tegangan paling rendah sebesar 19,44 kV. Kemudian untuk nilai rugi-rugi daya dan tegangan pada saluran distribusi dengan presentase PV 25% diperoleh daya aktif 58,1 kW, daya reaktif sebesar 122,6 kVAr, terjadi penurunan rugi-rugi daya aktif sebesar 7 kW (10,75%) dan daya reaktif sebesar 50,1 kVAr (29,01%) dengan tegangan terendah sebesar 19,43 kV. Selanjutnya untuk nilai rugi-rugi daya dan tegangan pada saluran distribusi dengan presentase PV 50% diperoleh nilai daya aktif sebesar 27,4 kW, daya reaktif sebesar 62,8 kVAr, terjadi penurunan rugi-rugi daya aktif sebesar 57,91% dan daya reaktif sebesar 63,63% dengan tegangan terendah sebesar 19,83 kV.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Aliran Daya Pada Jaringan Distribusi 20 kV PT. PLN Bunyu

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisa aliran daya adalah operasi perhitungan untuk mencari nilai tegangan, arus, daya aktif maupun daya reaktif pada suatu sistem tenaga listrik dalam keadaan beroperasi normal. Dengan melakukan analisa aliran daya dapat diketahui apakah sistem tenaga listrik dalam keadaan baik atau tidak. Penelitian ini dilakukan di PT. PLN Bunyu, dengan data yang digunakan berupa diagram segaris, data beban, data pembangkit dan data saluran. Selanjutnya, data-data tersebut diinputkan ke dalam Software Etap Powerstation 19.0.1 untuk dilakukan analisa aliran daya. Metode yang digunakan untuk analisa aliran daya adalah metode Newton Raphson, sedangkan untuk analisa aliran daya dilakukan pada dua periode, yaitu: periode beban dasar dan periode beban puncak. Simulasi aliran daya pada beban dasar menghasilkan daya aktif sebesar 1.120 kW, daya reaktif sebesar 842 kVAr dan daya kompleks sebesar 1.401 kVA serta rugi-rugi daya aktif sebesar 1 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 2 kVAr. Sedangkan simulasi aliran daya pada beban puncak menghasilkan daya aktif sebesar 1660 kW, daya reaktif sebesar 1245 kVAr dan daya kompleks sebesar 2075 kVA. Selanjutnya, untuk tegangan terendah terdapat pada bus 28 dan bus 29 dengan nilai 19,95 kV pada beban dasar dan 19,93 kV pada beban puncak. Dari penelitian ini didapatkan bahwa kondisi sistem tenaga listrik PT PLN Bunyu secara keseluruhan sudah baik dan sesuai dengan Standar Perusahaan Listrik Negara (SPLN).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Keandalan Sistem Distribusi PT PLN (Persero) ULP Tarakan Menggunakan Metode Root Cause Problem Solving

2023•

Sistem distribusi adalah salah satu komponen sistem tenaga listrik yang tidak lepas dari terjadinya gangguan atau kerusakan, yang menyebabkan faktor dari dalam peralatan maupun faktor dari luar yang dapat menyebabkan terjadinya pemadaman. Pada tugas akhir ini, akan dibahas masalah keandalan SAIDI, SAIFI dan CAIDI tahun 2021 di PT PLN (Persero) ULP Tarakan dengan menggunakan metode RCPS (Root Cause Problem Solving). Parameter yang digunakan untuk melihat keandalan jaringan distribusi adalah SAIDI (System Average Interruption Duration Index), SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) dan CAIDI (Customer Average Interruption Duration Index). Dengan membandingkan indeks keandalan SAIDI, SAIFI dan CAIDI dengan indeks keandalan IEEE 1366-2003, SPLN 68-2: 1986 dan WCS&WCC. Dimana hasil perbandingan SPLN 68-2: 1986 dan SAIDI = 21,09 j/p/t dan 6,45 j/p/t (Memenuhi Standar), SPLN 68-2: 1986 dan SAIFI = 3,2 k/p/t dan 7,38 k/p/t (Tidak Memenuhi Standar), IEEE 1366-2003 dan SAIDI = 2,3 j/p/t (Tidak Memenuhi Standar), IEEE 1366-2003 dan SAIFI = 1,45 k/p/t dan 7,38 k/p/t (Tidak Memenuhi Standar), IEEE 1366-2003 dan CAIDI = 1,47 j/g/t dan 9,89 j/g/t (Tidak Memenuhi Standar), WCS&WCC dan SAIDI = 3 j/p/t dan 6,45 j/p/t (Tidak Memenuhi Standar), WCS&WCC dan SAIFI = 1,666 k/p/t dan 7,38 k/p/t (Tidak Memenuhi Standar). Jika tidak memenuhi standar yang telah ditentukan maka dilakukan analisis Root Cause Problem Solving.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

.Analisis Optimalisasi Pemeliharaan Pada Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) dalam Mengurangi Energy Not Supplied (ENS) di PT PLN (Persero) ULP Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Latar belakang penelitian ini berupa analisa gangguan peralatan dan sistem distribusi yang terjadi dalam proses penyaluran energi listrik. Dimana dampak langsung yang dirasakan akibat dari gangguan tersebut adalah pemadaman. Pemadaman listrik menyebabkan menurunnya kontinuitas pelayanan pada pelanggan dan mengakibatkan banyaknya kehilangan energi listrik yang tidak tersalurkan ke pelanggan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui teknik optimalisasi pemeliharaan jaringan distibusi, bagaimana mengurangi nilai energy not supplied (ENS), mengetahui kerugian akibat ENS dan mengetahui total energi listrik yang tersalurkan setelah dilakukan pemeliharaan preventif. Penelitian ini menggunakan metode pemeliharaan preventif, yakni pemeliharaan yang dapat mencegah terjadinya kerusakan tak terduga pada jaringan dan peralatan sistem distibusi. Penelitian ini menghasilkan optimalisasi Tindakan pemeliharaan preventif berupa pengurangan gangguan sesudah pemeliharaan preventif dari 7 kali gangguan pada bulan Februari menjadi 2 kali gangguan pada bulan Maret. Sebelum dilakukan pemeliharaan preventif kerugian akibat ENS sebesar Rp. 36.192.017,626 dan total energi listrik yang tak tersalurkan sebesar 25.025,76 kWh. Setelah dilakukan pemeliharaan preventif terjadi penurunan yang signifikan terhadap total kerugian akibat ENS sebesar Rp. 953.516,447 dan jumlah energi listrik yang tak tersalurkan yaitu sebesar 659,28 kWh. Penelitian ini dapat meningkatkan efisiensi pemeliharaan akibat kerugian energi listrik sebesar sebesar 97,36% pada selang waktu data penelitian ini dikelola saat dilaksanakan pengambilan data di lapangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI SISTEM DISTRIBUSI 20 KV MENGGUNAKAN INDEKS KEANDALAN SAIDI DAN SAIFI PT PLN (PERSERO) TARAKAN

2022•

Saat ini pemadaman listrik di Kota Tarakan masih sering terjadi baik yang direncanakan maupun karena gangguan seperti, pohon rebah, sambaran petir maupun kerusakan dari peralatan distribusi itu sendiri. Pihak PT PLN (Persero) Tarakan terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi yang ada di Kota Tarakan menggunakan nilai standar, indeks keandalan lama gangguan (SAIDI) dan jumlah pemadaman (SAIFI) agar penyaluran energi listruk terus tersalurkan ke pelanggan. Nilai SAIDI dan SAIFI akan dihitung setiap bulannya untuk mengetahui tindakan perbaikan terhadap gangguan maupu kerusakan yang terjadi. Keandalan menjadi nilai tolak ukur untuk melihat keandalan sistem distribusi. Indeks keandalan SAIDI dan SAIFI PT.PLN (Persero) Tarakan pada Tahun 2020 yang di peroleh 2,81 jam/plg/bln dan 2,55 kali/plg/bln. Pada Tahun 2021 yang di SAIDI dan SAIFI yang di peroleh 1,72 jam/plg/bln dan 2,45 kali/plg/bln. Berdasarkan indaks keandalan PT.PLN (Persero) Tarakan dikategorikan handal karena nilai SAIDI dan SAIFI yang di peroleh tidak melebihi nilai standar yang ada berdasarkan dengan SPLN 68-2 : 1986.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI JATUH TEGANGAN PADA FEEDER 3 PT. PLN RAYON NUNUKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kabupaten Nunukan adalah salah satu kabupaten di kalimantan utara yang memiliki luas wilayah 14.493 km2 dan berpenduduk 140.842 jiwa sangat memerlukan energi listrik. PT. PLN Rayon Nunukan telah mengarahkan peningkatan efisiensi dalam penyaluran energi listrik. Penelitian ini dapat menjadi bahan referensi untuk mengevaluasi sistem yang mempunyai masalah pada jatuh tegangan. Pada penelitian ini penulis menganalisis besar jatuh tegangan yang terjadi pada feeder 3 PT. PLN Rayon Nunukan yang dipengaruhi jarak antar transformator distribusi. Didapatkan jatuh tegangan yang terjadi pada feeder 3 PT. PLN Rayon Nunukan dapat dikatakan dalam keadaan baik atau tidak melebihi batas toleransi yang telah ditentukan oleh SPLN no.72 1987. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah mengukur jarak pembangkit hingga ke tiap-tiap trafo pada feeder 3 menggunakan mapsource lalu melakukan analisa perhitungan untuk mendapat nilai persentase jatuh tegangan. Persentase jatuh tegangan yang paling tinggi terjadi pada kode trafo BNS 133 dan BNS 134 sedangkan yang paling rendah adalah SBL 13 pada feeder 3 PT. PLN Rayon Nunukan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISA KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK PADA PT PLN BUNYU DENGAN METODE SECTION TECHNIQUE

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam mencapai tingkat pelayanan mutu yang ditetapkan oleh pemerintah, maka perlu mengoptimalkan suplai energi listrik terhadap konsumen dengan memperhatikan efesiensi, keandalan dan kualitas distribusi listrik. Keandalan sistem distribusi merupakan salah satu unsur dalam meningkatkan mutu pelayanan energi listrik terhadap konsumen tergantung dari sarana dan peralatan jaringan selama kurun waktu tertentu Meningkatnya permintaan kebutuhan konsumen terhadap pasokan energi listrik membuat sistem distribusi listrik dituntut untuk memiliki tingkat keandalan sistem yang tinggi guna mengoptimalkan pasokan energi listrik ke masyarakat. Section technique merupakan salah satu metode yang terstuktur dalam melakukan analisa serta perhitungan terhadap nilai keadalan sistem distribusi berdasarkan bagaimana dampak dari kegagalan suatu peralatan terhadap operasi sistem tersebut. Terdapat beberapa indeks keandalan sistem distribusi sebagai acuan dalam melakukan analisa sistem yaitu SAIDI (System Average Interruption Duration Index) dan SAIFI (System Average Interruption Frequency Index). Adapun hasil perhitungan menggunakan metode section technique nilai SAIFI yang dianalisis adalah 10,6221679 kali/tahun terlihat bahwa kurang memenuhi standar yang ditentukan PLN yaitu 3.2 kali/tahun. Sedangkan Nilai SAIDI yang dianalisis adalah 3,124227909 jam/tahun telah sesuai dengan standar yang ditentukan PLN yaitu 21 jam/tahun.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI 20 KV BERDASARKAN INDEKS KEANDALAN SAIDI DAN SAIFI PADA PT.PLN (PERSERO) TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.ABSTRAK Dengan meningkatnya kebutuhan energi listrik yang ada di Kota Tarakan harus disertai dengan peningkatan kualitas penyaluran terhadap para pelanggan yakni mampu memberikan aliran energi listrik dengan daya yang mencukupi dan handal. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa keandalan sistem distribusi tenaga listrik berdasarkan SAIDI, SAIFI dan parameter keandalan di PT. PLN TARAKAN selama 2 Tahun dari 2018 - 2019. SAIDI Tahun 2018 tertinggi terdapat pada bulan Oktober yaitu sebesar 2,62 jam/plg/bln dan SAIDI terendah pada bulan Januari 0,07 jam/plg/bln. Sedangkan SAIFI pada Tahun 2018 nilai tertinggi pada bulan Februari sebesar 2,51 kali/plg/bln dan SAIFI terendah pada bulan Januari sebesar 0,11 kali/plg/bln. Pada Tahun 2019 SAIDI tertinggi pada bulan Maret yaitu sebesar 8,42 jam/plg/bln dan terendah pada bulan Februari sebesar 0,12 jam/plg/bln. Nilai SAIFI tertinggi juga terdapat pada bulan Maret yaitu sebesar 2,3 kali /plg/bln dan SAIFI terendah tpada bulan Februari sebesar 0,1 kali /plg/bln. Nilai SAIDI dan SAIFI pada Tahun 2018-2019 masih masuk dalam standar SPLN Tarakan Tahun 2018-2019 yaitu 10 jam/plg/bln dan 10 Kali/plg/bln. Tahun 2018 laju kegagalan tertinggi pada bulan Agustus sebesar 12,4 kegagalan dan nilai terendah pada bulan Januari sebanyak 4,1 kegagalan. Sedangkan Tahun 2019 laju kegagalan tertinggi pada bulan Mei sebanyak 10,2 kegagalan dan nilai terendah pada bulan Februari sebanyak 1,7 kegagalan. Laju perbaikan pertahun (U) Tahun 2018 nilai tertinggi pada bulan Agustus sebesar 4.268,80 jam/tahun dan nilai terendah pada bulan Januari sebanyak 412,5 jam/tahun. Sedangkan pada tahun 2019 laju perbaikan pertahun tertinggi pada bulan Maret sebanyak 4.804,90 jam/tahun dan terendah pada bulan Februari sebanyak 70,4 jam/tahun. Nilai laju perbaikan (r) Tahun 2018 tertinggi pada bulan Agustus sebesar 344,26 jam dan nilai terendah pada bulan Januari yaitu 100,61 jam. Sedangkan pada Tahun 2019 laju perbaikan (r) tertinggi pada bulan Maret yaitu 539,88 jam dan terendah pada bulan Februari yaitu 41,45 jam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail