Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: SAIDI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penempatan Penutup Balik Otomatis Terhadap Penurunan Jatuh Tegangan Pada Penyulang 3 Sistem Distribusi 20 Kv Di PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan

2026•

Gangguan pada jaringan distribusi dapat menurunkan keandalan penyaluran tenaga listrik dan menyebabkan jatuh tegangan. Salah satu upaya untuk mengatasi kondisi tersebut adalah melalui penambahan Penutup Balik Otomatis (PBO) pada lokasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penempatan penambahan Penutup Balik Otomatis terhadap koordinasi proteksi, tingkat keandalan, dan kualitas tegangan pada Penyulang Nunukan 3 PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penempatan Penutup Balik Otomatis di Jalan Sei Apok memberikan peningkatan kinerja sistem. Nilai SAIDI berkurang dari 17,04 menjadi 7,91 jam/pelanggan/tahun (53,6%), sedangkan SAIFI turun dari 3,12 menjadi 1,66 kali/pelanggan/tahun (46,8%). Selain itu, jatuh tegangan menurun dari 151,96 Volt (0,75%) menjadi 143,24 Volt (0,71%) atau membaik sebesar 5,74%. Koordinasi OCR dan GFR pada Penutup Balik Otomatis juga mampu mengisolasi gangguan secara selektif sehingga kontinuitas pelayanan menjadi lebih baik. Dengan demikian, melalui penambahan Penutup Balik Otomatis terbukti efektif dalam meningkatkan keandalan sistem distribusi sekaligus memperbaiki kualitas tegangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Keandalan Sistem Distribusi Listrik pada PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan dengan Metode Section Technique

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas analisis keandalan sistem distribusi listrik pada PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan menggunakan metode Section Technique. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keandalan sistem distribusi berdasarkan dua parameter utama, yaitu System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) dan System Average Interruption Duration Index (SAIDI), serta membandingkannya dengan standar keandalan yang telah ditetapkan oleh SPLN 68-2:1986. Metode Section Technique digunakan untuk membagi jaringan distribusi menjadi beberapa bagian (section) berdasarkan fuse cut out (FCO), sehingga memungkinkan identifikasi area yang memiliki tingkat gangguan tertinggi. Data yang digunakan meliputi jumlah pelanggan, panjang saluran, data gangguan tahunan, serta waktu perbaikan dari setiap section. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai SAIFI total sebesar 3,6661 kali/tahun dan SAIDI total sebesar 4,85 jam/tahun. Nilai SAIDI telah memenuhi standar SPLN 68-2:1986 sebesar 21 jam/tahun, sedangkan nilai SAIFI masih sedikit di atas standar 3,2 kali/tahun. Section 5 dan Section 11 tercatat sebagai area dengan nilai indeks gangguan tertinggi sehingga menjadi fokus utama perbaikan. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Section Technique efektif dalam mengevaluasi keandalan sistem distribusi dan membantu PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan dalam menentukan prioritas pemeliharaan untuk meningkatkan keandalan jaringan serta kepuasan pelanggan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Keandalan Sistem Distribusi PT PLN (Persero) ULP Tarakan Menggunakan Metode Root Cause Problem Solving

2023•

Sistem distribusi adalah salah satu komponen sistem tenaga listrik yang tidak lepas dari terjadinya gangguan atau kerusakan, yang menyebabkan faktor dari dalam peralatan maupun faktor dari luar yang dapat menyebabkan terjadinya pemadaman. Pada tugas akhir ini, akan dibahas masalah keandalan SAIDI, SAIFI dan CAIDI tahun 2021 di PT PLN (Persero) ULP Tarakan dengan menggunakan metode RCPS (Root Cause Problem Solving). Parameter yang digunakan untuk melihat keandalan jaringan distribusi adalah SAIDI (System Average Interruption Duration Index), SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) dan CAIDI (Customer Average Interruption Duration Index). Dengan membandingkan indeks keandalan SAIDI, SAIFI dan CAIDI dengan indeks keandalan IEEE 1366-2003, SPLN 68-2: 1986 dan WCS&WCC. Dimana hasil perbandingan SPLN 68-2: 1986 dan SAIDI = 21,09 j/p/t dan 6,45 j/p/t (Memenuhi Standar), SPLN 68-2: 1986 dan SAIFI = 3,2 k/p/t dan 7,38 k/p/t (Tidak Memenuhi Standar), IEEE 1366-2003 dan SAIDI = 2,3 j/p/t (Tidak Memenuhi Standar), IEEE 1366-2003 dan SAIFI = 1,45 k/p/t dan 7,38 k/p/t (Tidak Memenuhi Standar), IEEE 1366-2003 dan CAIDI = 1,47 j/g/t dan 9,89 j/g/t (Tidak Memenuhi Standar), WCS&WCC dan SAIDI = 3 j/p/t dan 6,45 j/p/t (Tidak Memenuhi Standar), WCS&WCC dan SAIFI = 1,666 k/p/t dan 7,38 k/p/t (Tidak Memenuhi Standar). Jika tidak memenuhi standar yang telah ditentukan maka dilakukan analisis Root Cause Problem Solving.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penggunaan metode section technique untuk mendapatkan indeks keandalan melalui nilai SAIDI dan SAIFI PT PLN (Persero) Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dengan meningkatnya kebutuhan energi listrik yang ada di kota Tarakan harus disertai dengan menigkatnya kualitas penyaluran terhadap pelanggan untuk memberikan aliran energi listrik dalam daya yang cukup handal. dalam penelitian ini bertujuan memenuhi dan menganalisis keandalan sistem distribusi tenaga listrik berdasarkan SAIFI dan SAIDI dengan menggunakan metode section technique. Keandalan sistem distribusi merupakan salah satu untuk meningkatkan mutu pelayanan energi listrik terhadap konsumen. Section technique merupakan salah satu metode yang terstruktur dalam melakukan analisa serta perhitugan terhadap nilai keandalan sistem distribusi berdasarkan bagaimana dampak dari kegagalan suatu peralatan terhadap operasi sistem tersebut, section technique dengan memecah sistem menjadi beberapa bagian kemudian menganalisa tiap bagian sehingga hasil yang di dapat optimal dan section dibagi menjadi 10 section dari 10 feeder di kota Tarakan. Terdapat beberapa indeks keandalan sistem sebagai acuan dalam melakukan analisa sistem yaitu System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) dan System Average Interruption Duration Indexs (SAIDI). Adapun hasil perhitungan metode section technique nilai SAIFI yang dianalisis adalah 2,393765 kali/tahun terlihat bahwa sudah memenuhi standar yang ditentukan. Sedangkan nilai SAIDI 1,760446 jam/tahun terlihat memenuhi standar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI SISTEM DISTRIBUSI 20 KV MENGGUNAKAN INDEKS KEANDALAN SAIDI DAN SAIFI PT PLN (PERSERO) TARAKAN

2022•

Saat ini pemadaman listrik di Kota Tarakan masih sering terjadi baik yang direncanakan maupun karena gangguan seperti, pohon rebah, sambaran petir maupun kerusakan dari peralatan distribusi itu sendiri. Pihak PT PLN (Persero) Tarakan terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi yang ada di Kota Tarakan menggunakan nilai standar, indeks keandalan lama gangguan (SAIDI) dan jumlah pemadaman (SAIFI) agar penyaluran energi listruk terus tersalurkan ke pelanggan. Nilai SAIDI dan SAIFI akan dihitung setiap bulannya untuk mengetahui tindakan perbaikan terhadap gangguan maupu kerusakan yang terjadi. Keandalan menjadi nilai tolak ukur untuk melihat keandalan sistem distribusi. Indeks keandalan SAIDI dan SAIFI PT.PLN (Persero) Tarakan pada Tahun 2020 yang di peroleh 2,81 jam/plg/bln dan 2,55 kali/plg/bln. Pada Tahun 2021 yang di SAIDI dan SAIFI yang di peroleh 1,72 jam/plg/bln dan 2,45 kali/plg/bln. Berdasarkan indaks keandalan PT.PLN (Persero) Tarakan dikategorikan handal karena nilai SAIDI dan SAIFI yang di peroleh tidak melebihi nilai standar yang ada berdasarkan dengan SPLN 68-2 : 1986.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI 20 KV BERDASARKAN INDEKS KEANDALAN SAIDI DAN SAIFI PADA PT.PLN (PERSERO) TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.ABSTRAK Dengan meningkatnya kebutuhan energi listrik yang ada di Kota Tarakan harus disertai dengan peningkatan kualitas penyaluran terhadap para pelanggan yakni mampu memberikan aliran energi listrik dengan daya yang mencukupi dan handal. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa keandalan sistem distribusi tenaga listrik berdasarkan SAIDI, SAIFI dan parameter keandalan di PT. PLN TARAKAN selama 2 Tahun dari 2018 - 2019. SAIDI Tahun 2018 tertinggi terdapat pada bulan Oktober yaitu sebesar 2,62 jam/plg/bln dan SAIDI terendah pada bulan Januari 0,07 jam/plg/bln. Sedangkan SAIFI pada Tahun 2018 nilai tertinggi pada bulan Februari sebesar 2,51 kali/plg/bln dan SAIFI terendah pada bulan Januari sebesar 0,11 kali/plg/bln. Pada Tahun 2019 SAIDI tertinggi pada bulan Maret yaitu sebesar 8,42 jam/plg/bln dan terendah pada bulan Februari sebesar 0,12 jam/plg/bln. Nilai SAIFI tertinggi juga terdapat pada bulan Maret yaitu sebesar 2,3 kali /plg/bln dan SAIFI terendah tpada bulan Februari sebesar 0,1 kali /plg/bln. Nilai SAIDI dan SAIFI pada Tahun 2018-2019 masih masuk dalam standar SPLN Tarakan Tahun 2018-2019 yaitu 10 jam/plg/bln dan 10 Kali/plg/bln. Tahun 2018 laju kegagalan tertinggi pada bulan Agustus sebesar 12,4 kegagalan dan nilai terendah pada bulan Januari sebanyak 4,1 kegagalan. Sedangkan Tahun 2019 laju kegagalan tertinggi pada bulan Mei sebanyak 10,2 kegagalan dan nilai terendah pada bulan Februari sebanyak 1,7 kegagalan. Laju perbaikan pertahun (U) Tahun 2018 nilai tertinggi pada bulan Agustus sebesar 4.268,80 jam/tahun dan nilai terendah pada bulan Januari sebanyak 412,5 jam/tahun. Sedangkan pada tahun 2019 laju perbaikan pertahun tertinggi pada bulan Maret sebanyak 4.804,90 jam/tahun dan terendah pada bulan Februari sebanyak 70,4 jam/tahun. Nilai laju perbaikan (r) Tahun 2018 tertinggi pada bulan Agustus sebesar 344,26 jam dan nilai terendah pada bulan Januari yaitu 100,61 jam. Sedangkan pada Tahun 2019 laju perbaikan (r) tertinggi pada bulan Maret yaitu 539,88 jam dan terendah pada bulan Februari yaitu 41,45 jam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail