Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: jatuh tegangan.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISA JATUH TEGANGAN TRAFO DISTRIBUSI 20 kV PADA FEEDER 3 PT. PLN TANJUNG SELOR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISA JATUH TEGANGAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 20 kV PADA FEEDER 3 PT. PLN TANJUNG SELOR Nama : Riyan NPM : 14.301020.030 Dosen Pembimbing : Achmad Budiman, S.T., M.T. ABSTRAK Listrik saat ini merupakan kebutuhan yang saat ini bisa dikatakan salah satu bahan pokok masyarakat. Energi listrik yang tersalurkan kekosumen melewati proses pendistribusian aliran daya listrik yang terdiri dari pembangkit, saluran transmisi, saluran distribusi, dan konsumen. Secara umum baik buruknya sistem penyaluran dan distribusi tenaga listrik terutama adalah dari kualitas daya yang tersalurkan dari pembangkit sampai kekosumen. Pada penelitian ini penulis melakukan analisa yang berfokus pada transformator distribusi 20 kV penyulang 3 PT. PLN Tanjung Selor untuk menganalisis besar jatuh tegangan yang terjadi pada saluran yang dipengaruhi oleh jarak antar transformator distribusi pada penyulang 3. Jatuh tegangan yang terjadi pada transformator distribusi 20 kV pada penyulang 3 PT. PLN Tanjung selor masih dalam keadaan baik atau tidak melebihi batas toleransi yang ada sehingga tidak perlu adanya perbaikan dari segi tata letak jarak antar transformator. Jatuh tegangan bisa terjadi oleh beberapa sebab salah satunya dari jarak antar trafo yang terlalu jauh.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penempatan Penutup Balik Otomatis Terhadap Penurunan Jatuh Tegangan Pada Penyulang 3 Sistem Distribusi 20 Kv Di PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan

2026•

Gangguan pada jaringan distribusi dapat menurunkan keandalan penyaluran tenaga listrik dan menyebabkan jatuh tegangan. Salah satu upaya untuk mengatasi kondisi tersebut adalah melalui penambahan Penutup Balik Otomatis (PBO) pada lokasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penempatan penambahan Penutup Balik Otomatis terhadap koordinasi proteksi, tingkat keandalan, dan kualitas tegangan pada Penyulang Nunukan 3 PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penempatan Penutup Balik Otomatis di Jalan Sei Apok memberikan peningkatan kinerja sistem. Nilai SAIDI berkurang dari 17,04 menjadi 7,91 jam/pelanggan/tahun (53,6%), sedangkan SAIFI turun dari 3,12 menjadi 1,66 kali/pelanggan/tahun (46,8%). Selain itu, jatuh tegangan menurun dari 151,96 Volt (0,75%) menjadi 143,24 Volt (0,71%) atau membaik sebesar 5,74%. Koordinasi OCR dan GFR pada Penutup Balik Otomatis juga mampu mengisolasi gangguan secara selektif sehingga kontinuitas pelayanan menjadi lebih baik. Dengan demikian, melalui penambahan Penutup Balik Otomatis terbukti efektif dalam meningkatkan keandalan sistem distribusi sekaligus memperbaiki kualitas tegangan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perencanaan Koneksi Sistem Tenaga Listrik Desa Sekikilan dan Desa Sebulu dengan Integrasi PLTS Terpusat Desa Sebulu

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebutuhan energi listrik mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan gaya hidup masyarakat yang bergantung pada teknologi. Penelitian ini bertujuan membuat sebuah perencanaan penyediaan energi listrik menggunakan PLTS untuk solusi jangka pendek, sedangkan untuk jangka panjang dilakukan melaui interkoneksi Desa Sebulu dengan jaringan PLN terdekat yaitu: Desa Sekikilan, adapun perencanaan tersebut disimulasikan menggunakan software ETAP Powerstation. Berdasarkan hasil survei jumlah beban di Desa Sebulu sebesar 19.800 kW yang merupakan beban dari 43 rumah dan 1 fasilitas umum. Penelitian ini menggunakan tiga skenario simulasi yaitu: skenario 1 kondisi existing PT PLN Tulin Onsoi, skenario 2 kondisi PT PLN Tulin Onsoi terhubung dengan Desa Sebulu dan skenario 3 kondisi PT PLN Tulin Onsoi terhubung dengan Desa Sebulu yang terpasang PLTS. Hasil simulasi aliran daya sebagai berikut: beban siang pada skenario 1 didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 37,9 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 58,0 kVAr, pada skenario 2 didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 38,3 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 59,0 kVAr, pada skenario 3 didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 37,9 kW dan rugi-rugi daya reaktif sesbesar 58,0 kW. Selanjutnya, hasil simulasi aliran daya beban malam pada skenario 1 didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 38,8 kW dan rugi rugi daya reaktif sebesar 67,2 kVAr, pada skenario 2 didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 39,2 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 68,5 kVAr, pada skenario 3 didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 40,6 kW dan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 71,0 kVAr. Adapun jatuh tegangan pada beban siang skenario 1 dan 3 adalah 7,77 kV dan skenario 2 adalah 7,9 kV. Sedangkan pada beban malam pada skenario 1 adalah 6,7 kV, skenario 2 adalah 6,89 kV dan skenario 3 adalah 9,45 kV.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail