2025 · Book ·
Pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pelayanan publik yang memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan yang menghadapi keterbatasan akses dan fasilitas. Penelitian ini bertujuan untuk: (i) mengukur Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan di Rumah Sakit Pratama Sebatik, (ii) mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik, dan (iii) merumuskan strategi kebijakan untuk peningkatan IKM. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui penyebaran kuesioner kepada 98 responden. Analisis data dilakukan berdasarkan perhitungan IKM sesuai dengan PermenPAN-RB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Survei Kepuasan Masyarakat terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di Rumah Sakit Pratama Sebatik berada dalam kategori “Baik”. Penilaian tersebut didasarkan pada sembilan unsur pelayanan, antara lain: (i) persyaratan layanan yang jelas dan mudah dipahami, (ii) prosedur yang cukup sistematis namun perlu disederhanakan bagi lansia dan penyandang disabilitas, (iii) waktu pelayanan yang relatif cepat meskipun mengalami perlambatan pada jam-jam sibuk, (iv) biaya yang terjangkau terutama bagi peserta BPJS, (v) jenis layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, (vi) kompetensi tenaga pelaksana yang baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap, (vii) sikap petugas yang ramah dan empatik, (viii) sarana dan prasarana yang cukup memadai meskipun masih membutuhkan penambahan alat medis, serta (ix) mekanisme pengaduan yang dinilai baik meskipun partisipasi masyarakat masih rendah. Secara umum, pelayanan di Rumah Sakit Pratama Sebatik telah memberikan pelayanan yang baik dan sesuai dengan ekspetasi masyarakat. Namun, diperlukan peningkatan pada aspek prosedural, kelengkapan sarana medis, dan sistem pengaduan untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat di wilayah perbatasan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pelayanan publik yang memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan yang menghadapi keterbatasan akses dan fasilitas. Penelitian ini bertujuan untuk: (i) mengukur Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan di Rumah Sakit Pratama Sebatik, (ii) mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik, dan (iii) merumuskan strategi kebijakan untuk peningkatan IKM. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui penyebaran kuesioner kepada 98 responden. Analisis data dilakukan berdasarkan perhitungan IKM sesuai dengan PermenPAN-RB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Survei Kepuasan Masyarakat terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di Rumah Sakit Pratama Sebatik berada dalam kategori “Baik”. Penilaian tersebut didasarkan pada sembilan unsur pelayanan, antara lain: (i) persyaratan layanan yang jelas dan mudah dipahami, (ii) prosedur yang cukup sistematis namun perlu disederhanakan bagi lansia dan penyandang disabilitas, (iii) waktu pelayanan yang relatif cepat meskipun mengalami perlambatan pada jam-jam sibuk, (iv) biaya yang terjangkau terutama bagi peserta BPJS, (v) jenis layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, (vi) kompetensi tenaga pelaksana yang baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap, (vii) sikap petugas yang ramah dan empatik, (viii) sarana dan prasarana yang cukup memadai meskipun masih membutuhkan penambahan alat medis, serta (ix) mekanisme pengaduan yang dinilai baik meskipun partisipasi masyarakat masih rendah. Secara umum, pelayanan di Rumah Sakit Pratama Sebatik telah memberikan pelayanan yang baik dan sesuai dengan ekspetasi masyarakat. Namun, diperlukan peningkatan pada aspek prosedural, kelengkapan sarana medis, dan sistem pengaduan untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat di wilayah perbatasan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisa aliran daya adalah analisa yang digunakan untuk menentukan dan menghitung tegangan ,arus,daya dan faktor daya yang terdapat pada seluruh bus bar serta aliran daya aktif dan reaktif pada saluran dalam suatu jaringan listrik dalam keadaan pengoperasian normal. Penelitian ini dilakukan di PT.PLN KP Sebatik dengan data-data yang diperlukan yaitu:single line diagram ,data pembangkit, data beban dan data saluran. Data-data tersebut selanjutnya diinput kedalam software ETAP Powerstation 19.0.1 untuk dilakukan analisa aliran daya. Pada penelitian ini dilakukan dengan tiga skenario,yaitu: tanpa PV, PV 25% dan PV 50%. Metode yang digunakan untuk analisa aliran daya adalah metode Newton Raphson. Penelitian ini menghasilkan perhitungan nilai rugi-rugi daya dan tegangan pada saluran distribusi PT.PLN KP Sebatik tanpa PV diperoleh daya aktif sebesar 65,1 kW, daya reaktif sebesar 172,7 kVAr dengan tegangan paling rendah sebesar 19,44 kV. Kemudian untuk nilai rugi-rugi daya dan tegangan pada saluran distribusi dengan presentase PV 25% diperoleh daya aktif 58,1 kW, daya reaktif sebesar 122,6 kVAr, terjadi penurunan rugi-rugi daya aktif sebesar 7 kW (10,75%) dan daya reaktif sebesar 50,1 kVAr (29,01%) dengan tegangan terendah sebesar 19,43 kV. Selanjutnya untuk nilai rugi-rugi daya dan tegangan pada saluran distribusi dengan presentase PV 50% diperoleh nilai daya aktif sebesar 27,4 kW, daya reaktif sebesar 62,8 kVAr, terjadi penurunan rugi-rugi daya aktif sebesar 57,91% dan daya reaktif sebesar 63,63% dengan tegangan terendah sebesar 19,83 kV.