Profil penulis
MUHAMMAD TEGAR MASARDY
2 karya publik ditemukan.
Optimasi operasi pump storage hydroelectricity pada sistem tenaga listrik
Saat ini, dengan meningkatnya kebutuhan energi global dan peningkatan kesadaran akan dampak negatif penggunaan bahan bakar fosil terhadap lingkungan, kebutuhan akan penyimpanan energi yang efisien dan ramah lingkungan semakin penting. Energy storage atau penyimpanan energi menjadi solusi yang banyak diteliti dan dikembangkan dalam upaya mengatasi masalah pasokan energi yang bervariabilitas. Optimasi operasi Pump Storage Hydroelectricity (PSH) menjadi penting untuk memaksimalkan efisiensi dari sistem ini. Terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam melakukan optimasi, seperti pengaturan beban sistem, manajemen waktu pengisian dan pengosongan waduk, serta efisiensi konversi energi. Dengan menggunakan model matematika dan algoritma yang tepat, proses pengaturan operasi dapat dioptimalkan sehingga penggunaan energi dapat ditingkatkan, biaya operasional dapat ditekan, dan respon sistem terhadap perubahan permintaan energi dapat dipercepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi sistem pembangkitan dengan integrasi Pumped Storage Hydroelectricity (PSH) mampu meminimalkan biaya pembangkitan. Pada sistem IEEE 10, total daya yang dihasilkan sebesar 13.655,47 MW dengan biaya pembangkitan sebesar US$ 428.382.050,14. Penggunaan PSH menghasilkan penghematan biaya sebesar US$ 6.351.348,75 (sekitar Rp104,51 miliar) dibandingkan sistem tanpa PSH. Dynamic Economic Dispatch (DED) sendiri merupakan metode pembagian beban ekonomis yang memperhitungkan perubahan beban secara real-time, menjadikannya peningkatan dari metode Economic Dispatch (ED) konvensional.