Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: kemenarikan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PINTAR KOSA KATA BAHASA TIDUNG UNTUK SISWA KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PINTAR KOSA KATA BAHASA TIDUNG UNTUK SISWA KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN Sopiah latifah 2140605075 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media pembelajaran dua dimensi berupa Papan Pintar Kosakata Bahasa Tidung untuk siswa kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurang efektifnya pembelajaran muatan lokal bahasa daerah karena keterbatasan bahan ajar yang masih terfokus pada buku paket konvensional, serta kendala guru pengajar yang bukan merupakan asli penutur suku Tidung sehingga siswa kesulitan memahami arti materi kosakata yang disampaikan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini melibatkan 24 siswa kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi awal, wawancara, angket validasi ahli, serta angket ketertarikan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kelayakan media Papan Pintar Kosakata dikategorikan sangat layak berdasarkan penilaian dari ahli materi (menggunakan kosakata fokus), ahli bahasa (penyesuaian ejaan istilah warnano dan agung), serta ahli media yang disesuaikan dengan kebutuhan visual dan karakteristik siswa sekolah dasar. (2) Kemenarikan media berdasarkan angket respon siswa dikategorikan sangat menarik, di mana variasi gambar pendukung instrumen musik tradisional daerah dan kosakata warna mampu membuat peserta didik aktif, antusias, serta mudah memahami materi pembelajaran muatan lokal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media Papan Pintar Kosakata Bahasa Tidung memenuhi kriteria kelayakan dan kemenarikan untuk digunakan sebagai sumber belajar muatan lokal di sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PADA SISWA TUNARUNGU SLB NEGERI MALINAU

2025•

Keterbatasan pendengaran pada siswa tunarungu tidak memengaruhi tingkat intelegensi mereka. Namun, kondisi tersebut menyebabkan terbatasnya media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa tunarungu. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran interaktif pada materi penjumlahan dan pengurangan yang dirancang berdasarkan kebutuhan belajar siswa tunarungu diuji dari aspek kelayakan oleh ahli dan praktisi, serta kemenarikan siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analysis, Design, Development, Evaluation, dan Implementation. Pada tahap pengembangan, media divalidasi oleh ahli materi, ahli media, ahli bahasa, dan praktisi. Hasil validasi memperlihatkan bahwa media pembelajaran interaktif sangat layak dengan skor dari ahli media 96%, ahli materi 90%, ahli bahasa 97,5%, serta praktisi 100%. Implementasi melibatkan uji coba terbatas pada 3 siswa tunarungu dan uji coba lapangan pada 5 siswa tunarungu. Hasil angket menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif sangat menarik dengan skor penilaian uji coba terbatas sebesar 95% dan uji coba lapangan sebesar 96,7%. Dengan demikian, media interaktif menarik dan layak digunakan dalam pembelajaran matematika khususnya materi penjumlahan dan pengurangan pada siswa tunarungu di SLB Negeri Malinau.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MINIATUR ENERGI LISTRIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS 5 DI SDN 029 JUATA SESANIP KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengembangan Media Pembelajaran Miniatur Energi Listrik Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas 5A Di SDN 029 Juata Sesanip Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa miniatur energi listrik yang layak dan menarik digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas 5A di SDN 029 Juata Sesanip Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa, serta siswa kelas 5A yang menjadi responden dalam uji coba terbatas maupun uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran miniatur energi listrik dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi (100%), ahli media (96%), dan ahli bahasa (92%), sedangkan respon siswa pada uji coba terbatas mencapai 98,4% dan pada uji coba lapangan 87,04%, dengan rata-rata 95% yang berada pada kategori sangat menarik. Dengan demikian, miniatur energi listrik terbukti layak, inovatif, dan efektif sebagai media pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi serta pemahaman siswa terhadap konsep energi listrik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI MENGGUNAKAN APLIKASI STOP MOTION STUDIO UNTUK KETERAMPILAN MENYIMAK PESERTA DIDIK KELAS IV DI SDN 023 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran video animasi Stop Motion ditinjau dari validasi ahli media, ahli materi , ahli bahasa dan ahli praktisi, serta kemenarikan ditinjau dari respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) mengacu pada model pengembangan ADDIE. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: lembar validasi, dan angket respon siswa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 92%, ahli bahasa sebesar 72%, ahli materi sebesar 92%, dan praktisi sebesar 96%. Selanjutnya hasil respon siswa uji coba terbatas sebesar 96%, dan hasil respon siswa uji coba pemakaian sebesar 82%. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, ahli praktisi dan serta respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba pemakaian, maka media pembelajaran video animasi Stop Motion dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail