ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan R & D (Research and Development) dengan menghasilkan suatu produk berupa media bimbingan dan konseling dalam bahaya perilaku merokok bagi siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa media animasi perilaku bahaya merokok bagi remaja di SMA Negeri 1 Nunukan yang teruji secara teoritis dengan memenuhi kriteria kelayakan produk. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari angket hasil uji validasi ahli berupa data ordinal. Penilaian ini kemudian diintepretasikan untuk mengetahui besarnya tingkat validitas produk yang telah dibuat oleh peneliti. Sedangkan data kualitatif didapatkan dari hasil saran dan masukan dari para ahli ketika validasi produk. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan menurut Borg dan Gall yang terdiri dari 10 langkah, akan tetapi pada penelitian ini hanya dilakukan 5 langkah sampai dengan revisi desain ahli validasi. Untuk mengetahui akseptabilitas produk maka dilakukan uji ahli validasi ahli media, validasi ahli materi, uji validasi dan ahli bahasa. Instrumen penelitian ini berupa angket yang digunakan untuk mengetahui akseptabilitas produk. Adapun hasil penilaiannya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian yang diperoleh dari uji validasi menunjukkan bahwa media animasi perilaku bahaya merokok bagi remaja memenuhi kriteria yang sesuai dengan aspek kelayakan penelitian. Skor yang diperoleh dari hasil validasi uji ahli materi (92%) yang artinya ‘sangat layak”, validasi uji ahli media(84%) yang artinya ‘sangat layak”dan uji ahli bahasa (84%) yang artinya ‘sangat layak”. Berdasarkan hasil penelitian tersebut bahwa media animasi bahaya merokok ini sangat layak digunakan sebagai media bimbingan dan konseling yang dapat dilakukan revisi sewaktu-waktu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran video animasi Stop Motion ditinjau dari validasi ahli media, ahli materi , ahli bahasa dan ahli praktisi, serta kemenarikan ditinjau dari respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) mengacu pada model pengembangan ADDIE. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: lembar validasi, dan angket respon siswa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 92%, ahli bahasa sebesar 72%, ahli materi sebesar 92%, dan praktisi sebesar 96%. Selanjutnya hasil respon siswa uji coba terbatas sebesar 96%, dan hasil respon siswa uji coba pemakaian sebesar 82%. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, ahli praktisi dan serta respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba pemakaian, maka media pembelajaran video animasi Stop Motion dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa media animasi pembelajaran yang ditinjau dari validasi media, materi, dan bahasa serta mengetahui respon siswa pada media animasi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model Borg and Gall yang terdiri dari delapan tahap, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi sebagai produk akhir, dan, uji coba pemakaian. Penilaian kelayakan media animasi pembelajaran terdiri dari ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 81,67%, ahli materi sebesar 80%, ahli bahasa sebesar 86%, dari uji coba produk 89%, dan uji coba pemakaian sebesar 85%. Hasil validasi media, materi, dan bahasa menunjukkan bahwa media animasi pembelajaran sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran membaca pemahaman siswa. Hasil angket respon siswa pada uji coba produk dan uji coba pemakaian menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa pada media animasi pembelajaran mendapat respon sangat positif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas penggunaan media animasi dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas III.C SDN 006 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian, 33 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan 2 siklus setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Prosedur tiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian yaitu penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media animasi dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas III.C SDN 006 Tarakan sudah meningkat, Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (kognitif) 61%, siklus II menjadi 85%. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (afektif) 55%, siklus II menjadi 85%. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (psikomotorik) 52%, siklus II menjadi 79%. Maka penelitian dikatakan berhasil dan sesuai dengan indikator keberhasilan.