HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING PADA PASIEN RAWAT INAP
ABSTRAK Berdasarkan Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009, Rumah sakit memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, efektif dan bermutu dengan mengutamakan kepentingan pasien. Salah satu pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kepentingan pasien adalah dalam hal pelaksanaan perencanaan pulang atau discharge planning. Kegagalan dalam memberikan dan mendokumentasikan Discharge Planning dapat berisiko terhadap beratnya penyakit, ancaman hidup, dan disfungsi fisik. Rancangan penelitian ini adalah analitic correlational dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 110 orang yang dipilih berdasarkan teknik purpsove sampling. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dengan kepatuhan dalam pelaksanaan discharge planning pada pasien rawat inap dengan Pvalue sebesar 0,005 0,05. Perawat yang memiliki pengetahuan kurang memiliki peluang untuk tidak patuh dalam menerapkan discharge planning 3,6 kali lebih tinggi dibandingkan dengan perawat yang memiliki pengetahuan dalam kategori baik. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan bagi tenaga kesehatan khususnya perawat dalam melaksanakan perannya sebagai edukator, diharapkan lebih meningkatkan pengetahuan khususnya dalam pelaksanaan discharge planning agar dapat melaksanakan discharge planning secara baik.