Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Imunisasi dasar
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Imunisasi Dasar Lengkap di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Palas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cakupan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Palas masih belum mencapai target 90% yang ditetapkan sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan imunisasi dasar lengkap. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan ibu, sikap ibu, pekerjaan ibu, dan dukungan keluarga dengan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 187 ibu yang memiliki anak usia 12–23 bulan, dengan sampel sebanyak 123 responden yang diperoleh menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner serta lembar observasi Buku KIA/KMS dan dianalisis secara univariat serta bivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-Square pada variabel yang memenuhi asumsi, sedangkan variabel yang tidak memenuhi asumsi dianalisis menggunakan uji Fisher's Exact, dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik 87,8%, sikap positif 94,3%, tidak bekerja 72,4%, memperoleh dukungan keluarga 64,2%, dan sebanyak 108 anak 87,8% telah memperoleh imunisasi dasar lengkap. Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sikap ibu dengan imunisasi dasar lengkap p = 0,039, sedangkan pengetahuan ibu p = 0,393, pekerjaan ibu p = 0,758, dan dukungan keluarga p = 0,348 tidak berhubungan secara signifikan. Disimpulkan bahwa sikap ibu merupakan faktor yang berhubungan dengan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu memperkuat komunikasi, informasi, dan edukasi secara berkelanjutan agar ibu semakin yakin dan patuh dalam melaksanakan imunisasi sesuai jadwal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

hubungan pengetahuan dan persepsi ibu dengan kepatuhan ibu dalam memberikan imunisasi dasar di wilayah kerja puskesmas tanjung harapan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI IBU DENGAN KEPATUHAN IBU DALAM MEMBERIKAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG HARAPAN ABSTRAK Imunisasi merupakan upaya pencegahan penyakit yang efektif dalam menurunkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan persepsi ibu dengan kepatuhan ibu dalam memberikan imunisasi dasar pada balita. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan crosssectional. Penelitian ini melibatkan 53 ibu yang memiliki balita usia 0–1 tahun dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan data Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar (p=0,111), tidak terdapat hubungan antara persepsi ibu dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar (p=0,208). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan edukasi dan pembentukan persepsi positif ibu terhadap imunisasi guna meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Bayi Usia 9-18 Bulan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Imunisasi dasar merupakan upaya preventif yang efektif untuk mencegah penyakit menular pada bayi. Namun, berdasarkan data Puskesmas Karang Rejo, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) hingga September 2024 baru mencapai 35,1% dari target. Rendahnya cakupan ini diduga dipengaruhi oleh pengetahuan dan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan kepatuhan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi usia 9-18 bulan di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 215 ibu yang memiliki bayi usia 9-18 bulan, dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ditemukan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (94,4%) dan tingkat kepatuhan tinggi (90,2%). Kelengkapan imunisasi dasar mencapai 92,1%. Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi (p=0,000) serta antara kepatuhan ibu dengan kelengkapan imunisasi (p=0,000). Sehingga, terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar. Edukasi dan pendekatan promotif diperlukan untuk meningkatkan kesadaran ibu tentang pentingnya imunisasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN STATUS IMUNISASI DASAR DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pneumonia adalah radang jaringan paru yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, dan juga parasit. Penyakit pneumonia banyak terjadi pada anak usia 5 tahun. Balita adalah anak yang sudah menginjak usia satu sampai lima tahun. Sekitar 19.000 anak di Indonesia mengalami kematian pada tahun 2018 yang disebabkan oleh pneumonia. Jumlah kasus pneumonia wilayah kota Tarakan sendiri mencapai 553 kasus. Status imunisasi dasar yang tidak lengkap merupakan salah satu faktor risiko penyebab pneumonia pada balita Capaian imunisasi dasar di Kota Tarakan menurut data terakhir dari Dinas Kesehatan Kota Tarakan tahun 2023 baru mencapai 72% yang artinya masih dibawah target capaian imunisasi nasional yaitu 90%, dengan demikian resiko balita terkena penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi di Kota Tarakan masih sangat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara status imunisasi dasar dengan kejadian Pneumonia pada balita di Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain studi kasus kontrol (Case control study) dengan teknik pendekatan retrospektif. Sampel diambil dengan teknik uji hipotesis 2 proporsi sebanyak 36 balita kelompok control dan 36 balita kelompok kasus. Data balita dengan pneumonia dan bukan pneumonia diperoleh dari rekam medis dan untuk catatan imunisasi dasar diperoleh dari catatan rekam medis serta buku KIA (kesehatan Ibu dan Anak). Analisis data menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan 32 dari 36 balita yang terdiagnosis pneumonia memiliki riwayat imunisasi dasar yang tidak lengkap. Hasil analisis menunjukan adanya hubungan antara status imunisasi dasar dengan kejadian pneumonia pada balita di kota Tarakan dengan nilai p value 0.001 (0.05). Diharapkan anak-anak mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap untuk mencegah pneumonia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail