Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Penerapan Senam Kaki Terhadap Penurunan Glukosa Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Orang Tua Tentang Imunisasi Anak Usia Balita Yang Stunting Dan Berisiko Stunting
Imunisasi merupakan pencegahan primer terhadap penyakit infeksi yang paling efektif dan murah serta juga dapat menghindarkan terjadi penyakit menular. Imunisasi yang dilakukan tepat waktu dapat mengurangi risiko stunting karena dapat mencegah penyakti yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengatahuan dan kepatuhan orang tua tentang imunisasi anak usia balita yang stunting dan berisiko stunting. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan desain one group post test only desain. teknik sampling yang digunakan orang tua balita (ibu atau ayah). Data dianalisa secara univariat dan bivariat. Hasil uji one sample T-Test menunjukan pendidikan kesehatan ridak efektif memengaruhi pengetahuan orang tua mengenai imunisasi anak (P = 0,232). Hasil uji chi-square menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan orang tua setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan tingkat kepatuhan imunisasi (P = 0,378). Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan tidak mempengaruhi pengetahuan dan kepatuhan orang tua mengenai imunisasi.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Orang Tua Tentang Imunisasi Anak Usia Balita Yang Stunting Dan Berisiko Stunting
Imunisasi merupakan pencegahan primer terhadap penyakit infeksi yang paling efektif dan murah serta juga dapat menghindarkan terjadinya penyakit menular. Imunisasi yang dilakukan tepat waktu dapat mengurangi risiko stunting karena dapat mencegah penyakit yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan kepatuhan orang tua tentang imunisasi anak usia balita yang stunting dan berisiko stunting. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pra eksperimen dengan menggunakan desain one group post-test only design. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 21 responden yang merupakan orang tua balita (ibu atau ayah). Data dianalisa secara univariat dan bivariat. Hasil uji One Sample T-Test menunjukkan pendidikan kesehatan tidak efektif memengaruhi pengetahuan orang tua mengenai imunisasi anak (p=0,232). Hasil uji Chi-Square menunjukkan semakin baik pengetahuan, maka tidak berarti semakin patuh juga orang tua dalam melakukan imunisasi setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui sosialisasi dan orang tua yang memiliki pengetahuan kurang baik setelah diberikan pendidikan kesehatan akan berisiko tidak patuh 2,25 kali dibandingkan yang pengetahuannya baik (p=0,378;OR=2,250). Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan tidak memengaruhi pengetahuan orang tua tentang imunisasi dan tidak ada hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan kepatuhan imunisasi. Diharapkan perawat dapat memberikan pendidikan kesehatan mengenai pentingnya imunisasi menggunakan media yang menyesuaikan karakteristik sasaran secara aktif dan rutin agar informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan berpengaruh positif terhadap pengetahuan maupun kepatuhan sasaran dalam melaksanakan imunisasi serta lebih menyeluruh.