Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Kulit Nanas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN VARIASI STARTER MOL (mikroorganisme lokal) KULIT NANAS DAN LIMBAH IKAN SEBAGAI BIOAKTIVATOR DALAM PENGOMPOSAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas mikroorganisme lokal (mol) kulit nanas dan mikroorganisme lokal (mol) limbah ikan sebagai bioaktivator dalam menguraikan limbah organik sayuran serta mengetahui mikroorganisme lokal (mol) yang lebih efektif digunakan sebagai bioaktivator dalam mempercepat proses penguraian limbah organik sayuran. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental dengan memberikan 4 perlakuan penambahan bioaktivator mol kulit nanas (P1), mol limbah ikan (P2), mol kulit nanas + mol limbah ikan (P4), serta menggunakan kontrol (P0) sebagai pengendali perlakuan. Analisis data yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Parameter yang diukur meliputi suhu, pH, tekstur, warna, dan bau. Berdasarkan hasil pengamatan, kompos dengan penambahan bioaktivator mol kulit nanas membutuhkan waktu 19-21 hari untuk matang, sedangkan kompos dengan bioaktivator mol limbah ikan memerlukan waktu 23-27 hari. Uji statistik menggunakan metode One Way Analiysis of Variance (ANOVA) dengan tingkat signifikansi α 0,05 menunjukkan adanya perubahan yang signifikan antara kedua jenis bioaktivator. Dari parameter yang dianalisis, kompos dengan penambahan mol kulit nanas menunjukkan hasil yang lebih efektif dibandingkan dengan kompos yang menggunakan mol limbah ikan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

karakteristik kimia pakan formulasi ikan berbasis tepung nanas

2024•

Kandungan nutrisi dalam pakan buatan vang dibutuhkan oich ikan umumnya diformulasikan dari bahan mentah nabati dan hewani secara bersama-sama untuk mencapai kandungan nutrisi yang seimbang Nanas mengandung enzim bromelin yang berfungsi memecah protein pakan menjadi asam amino sehingga mudah diserap Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan kadar nutrisi pada tepung kulit nanas serta menyimpulkan kualitas kandungan nutrisi tersebut Penelitian ini menggunakan campuran antara tepung komersil dan tepung kulit nanas yaitu Perlakuan 1 85 gram TK-15 gram TKN Perlakuan 2 80 gram TK 20 gram TKN Hasıl dari penelitian ini yaitu kadar lemak terbaik pada perlakuan 2 sebesar 10,12%, kadar karbohidrat terbaik pada perlakuan 1 sebesar 36%, serta kadar air terbaik pada perlakuan 2 sebesar 4.69%. Kesimpulan danı penelitian ini adalah kandungan kadar lemak, karbohidrat serta kadar air pada tepung kulit nanas yang dicampurkan dengan pakan komersil dengan dosis masing- masing sebesar 15 gram dan 20 gram dapat dikategorikan cukup baik untuk digunakan sebagai bahan pakan ikan Kata Kunci Pakan buatan. Tepung kulit nanas, Kandungan nutrisi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGUJIAN PROKSIMAT PADA TEPUNG KULIT NANAS (Ananas comosus) DAN PAKAN KOMERSIL

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pakan merupakan sala satu peran penting produksi dalam kegiatan budidaya ikan. Pakan buatan merupakan pakan yang di buat dengan forulasi tertentu berdasarkan pertibangan kebutuhan nutrisi ikan (Isnawati). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan yang terdapat dalam tepung kulit nanas yaitu mengetahui kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat dan kadar air pada pakan yang menyimpulkan kualitas nutrisi pada suatu pakan ikan yang telah di uji. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium kualitas air dan laboratorium Nutrisi, Fakultas Perikanan dan ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Berdasarkan hasil pengujian proksimat penambahan tepung kulit nanas pada pakan komersil dapat meningkatkan kadar protein dan lemak. Kadar protein mencapai 37,86%-51,41% pada campuran tepung kulit nanas dengan pakan komersil, lebih tinggi di bandingkan pakan komersil saja yang hanya 30%. sementara itu, kadar lemak pada campuran mencapai 10,2%.-10,8%, lebih tinggi dari pakan komersil saja yang hanya 6,2%. Ketiga sampel memenuhi standar SNI, untuk kadar karbohidrat minimal 15%. Namun, kadar air pada semua sampel melebihi batas maksimal 12% sesuai standar, dengan kadar air tertinggi 21%, pada campuran tepung kulit nanas dengan pakan komersil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Kulit Nanas, Kulit Pisang dan Air Kelapa dalam Pembuatan Nata

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nata merupakan hasil proses fermentasi dengan menggunakan bakteri Acetobacter xylinum yang dapat mengubah karbohidrat menjadi selulosa. Karbohidrat dibutuhkan oleh Acetobacter xylinum untuk berkembang dengan baik hingga menjadi nata. Kulit nanas, kulit pisang dan air kelapa memiliki kandungan karbohidrat yang cukup memadai dalam pembuatan nata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan mana yang memberikan pengaruh terhadap ketebalan nata, rendemen nata, kadar air dan vitamin C, untuk mengetahui perlakuan mana yang menunjukkan hasil paling optimum terhadap karakteristik nata. Pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompk (RAK) dengan (3) perlakuan yaitu P1 ( kulit nanas), P2 (kulit pisang) dan P3 (air kelapa) dengan sembilan (9) pengulangan sehingga terdapat 27 satuan uni percobaan. Data yang diperoleh adalah data kuantitatif yaitu ketebalan nata, rendemen nata, kadar air dan kadar vitamin C, sedangkan kualitatif meliputi hasil uji organoleptik terhadap rasa, aroma, warna dan tekstur berdasarkan tingkat kesukaan 20 panelis terhadap nata Yang dihasilkan, Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan ketebalan nata Yang memiliki nilai paling tinggi adalah P3 (air kelapa) sebesar 0,98 cm, rendemen nata Yang memiliki nilai paling tinggi adalah P3 ( air kelapa) sebesar 72,44%, kadar air yang paling tinggi adalah P2 (kulit pisang) sebesar 98,72 dan vitamin C yang memiliki nilai tertinggi yaitu P1 (kulit nanas) sebesar 13,11. Sedangkan nata dengan hasil uji organoleptik paling baik yaitu pada aspek aroma, warna dan tekstur namun kurang disukai pada aspek rasa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMBINASI TEPUNG KULIT NANAS DAN DAUN PEPAYA SEBAGAI CAMPURAN PAKAN KOMERSIL PADA PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pakan yang harus diberikan dengan kebutuhan nutrisi harus sesuai untuk menunjang pertumbuhan ikan, sumber energi utama untuk ikan adalah protein. Buah nanas mengandung enzim bromelin yang dapat diperoleh dari tanaman nanas baik dari tangkai, kulit, daun, buah, maupun batang dalam jumlah yang berbeda. Enzim Bromelin merupakan salah satu jenis enzim protease mampu menghidrolisis ikatan peptida pada protein atau polipeptida menjadi molekul yang lebih kecil yaitu asam amino, sedangkan daun pepaya adalah tumbuhan penghasil enzim papain yang merupakan golongan enzim protease sulfihidril. Tujuan dari penelitian yakni untuk mengetahui pengaruh dari pemberian tepung kulit nanas dengan kombinasi tepung daun pepaya pada pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan konsentrasi yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Data yang diperoleh dari observasidan pengamatan secara langsung di lapangan. Rancangan percobaan menggunakan metode rancangan acak lengkap. Dari hasil penelitian perlakuan F adalah perlakuan terbaik setiap perlakuan pengolah data menggunakan Aplikasi Excell dan dianalisis dengan mengunakan static one way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%, Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kombinasi tepung daun papaya sebanyak 25% dan tepung kulit nanas sebanyak 75% merupakan hasil terbaik dengan nila pengukuran Panjang Mutlak (2.35) cm, Berat Mutlak (5.10) gram, Pertumbuhan Spesifik (0.188) %, Rasio Konversi Pakan (0.388) gram dan Kelangsungan Hidup (100) %. ABSTACT Feed should be given to properly fulfill the nutrition needs for supporting the fish growth. The main energy source of fish is protein. Pineapple contains bromelin enzyme obtained from the pineapple plant starting from stalk, peel, leaf, fruit and stem in different number. Bromelin enzyme is one type of protease enzyme which has the ability to hydrolyze the peptide bond of protein or polypeptide into smaller molecure of amino acid, while pepaya leaf produces papain enzyme which is classfied into sulfhydlyl protease enzyme. The purpose of this research is to figure out the influence of combination between pineapple peel flour and pepaya leaf flour to the growth and survival of tilapia (Oreochormis niloticus) with different concentrations. This research used experimental research. The data optained from direct observations in the field. This experimental research used a completery randomized design. This research results show the treatmen F was the best one. In each treatment, the data were processed using excell application and the analyzed using the static one-way ANOVA with the confindence level of 95%. The research results show that the addition of combination between 25% pepaya leaf flour and 75% pineapple peel flour had the best result as proven witch the tilapia’s absolute length of 2.35 cm, absolute weight of 5.10 gram, spacific growth of 0.188%. feed conversion ratio of 0.388 gram, and survival of 100%

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail