Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: preeklamsia
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin di RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan tahun 2023

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSIA PADA IBU BERSALIN DI RSUD dr. H. JUSUF SK KOTA TARAKAN TAHUN 2023 Abstrak Persalinan merupakan proses perempuan terjadi, membutuhkan kontrkasi uterus yang cukup, frekuensi, durasi, dan intensitas menyebabkan penipisan dan pelebaran serviks. Persalinan adalah saat dimana bayi, plasenta, dan selaput ketuban keluar dari rahim ibu. Preeklamsia adalah sekumpulan gejalah yang timbul pada wanita hamil, bersalin dan nifas yang terdiri dari hipertensi, edema, dan protrinuria yang muncul pada kehamilan 20 minggu sampai akhir minggu pertama setelah persalinan. Preeklamsia merupakan masalah yang serius dan memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Menganalisis hubungan usia, paritas, pendidikan, riwayat hipertensi, riwayat diabetes mellitus, anternatal care, dan riwayat preeklamsia pada ibu bersalin di RSUD dr. Jusuf SK Tarakan. Jenis penelitian adalah deskriptif analisis, rencangan penelitian ini yaitu cross-sectional. Pendekatan ini untuk menganalisis hubungan antara variabel dependen (persalinan dengan preeklamsia) dengan variabel indepeden (usia, paritas, pendidikan, riwayat hipertensi, riwayat diabetes mellitus, anternatal care, dan riwayat preeklamsia) di RSUD dr. jusuf SK Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan preeklamsia di RSUD dr. Jusuf SK Tarakan pada tahun 2023 sebanyak 61 orang yang terdata dalam rekam medik ibu bersalin dengan preeklamsia. Analisis Bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia (p-value= 0,30), paritas (p-value 0,00), riwayat hipertensi (p value-0,14), riwayat preeklamsia (p-value=0,048) dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin dan tidak ada hubungan antara pendidikan (p-value=0,294), riwayat diabetes mellitus (p-value=0,824), dan anternatal care (p-value=0,025) dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara usia, paritas, riwayat hipertensi dan riwayat preeklamsia dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin dan tidak ada hubungan pendidikan, riwayat diabetes mellitus, dan anternatal care dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin. Kata kunci Faktor Usia ibu, paritas, pendidikan, riwayat hipertensi, riwayat diabetes mellitus, anternatal care, riwayat preeklamsia, preeklamsia

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Karakteristik Ibu Hamil dengan Kejadian Preeklamsia di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

2023•

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN ABSTRAK Preeklampsia merupakan suatu keadaan heterogen dimana patogenesisnya dapat berbeda-beda bergantung faktor resiko yang dimiliki. Angka kejadian preeklampsia di negara maju adalah 1,3%-6%, sedangkan di negara berkembang adalah 1,8%-18%. Insiden preeklampsia di Indonesia sendiri adalah 128.273/tahun atau sekitar 5,3%. Di Puskesmas Karang Rejo dimana preeklampsia menjadi komplikasi kehamilan dan persalinan tertinggi kedua setelah perdarahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu hamil dengan kejadian preeklamsi di Puskesmas Karang Rejo tahun 2022. Populasi penelitian ini semua ibu hamil yaitu sebanyak 171 responden, Metode penelitian ini menggunakan metode Deskriftif Analitik, sampel dalam penelitian ini berjumlah 171 responden. Hasil penelitian ini yaitu mayoriyas ibu hamil usia 30 – 35 tahun sebanyak 120 (70%), dan ibu hamil dengan usia 20 tahun yaitu sebanyak 51 (30%), mayoritas ibu hamil memiliki pendidikan SMP yaitu sebanyak 46 ibu hamil (27%), pendidikan SD yaitu sebanyak 44 ibu hamil (26%), SMA yaitu sebanyak 41 (24%) dan ibu hamil yang tamat perguruan tinggi sebanyak yaitu 40 ibu hamil (23%), mayoritas ibu hamil dengan status multipara sebanyak 90 ibu hamil (53%), sedangkan mayoritas ibu hamil dengan status primipara yaitu sebanyak ibu hamil 81 (47%), mayoritas ibu hamil dengan tekanan darah (sistolik) 140 – 159 yaitu sebanyak 141 (82%), dan dengan tekanan darah (sistolik) sebanyak yaitu 30 (18%) ibu hamil. Kesimpulan gambaran karakteristik ibu hamil dengan kejadian preeklamsi menunjukan bahwa ibu hamil yang mengalami preeklamsi mayoritas pada usia 20-35 tahun yaitu sebanyak 120 ibu hamil (70%), tingkat pendidikan paling banyak ditingkat SMP yaitu sebanyak 90 ibu hamil (27%) ibu hamil multipara yang mengalami preeklamsia terbanyak yakni 90 ibu hamil (53%), dan tekanan darah ibu hamil yang mengalami preeklamsi dengan pada tekanan darah sistolik 140-150 mmHg dan tekanan darah distolik 90-109 mmHg yaitu sebanyak 141 ibu hamil (82%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail