Abstrak
GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN ABSTRAK Preeklampsia merupakan suatu keadaan heterogen dimana patogenesisnya dapat berbeda-beda bergantung faktor resiko yang dimiliki. Angka kejadian preeklampsia di negara maju adalah 1,3%-6%, sedangkan di negara berkembang adalah 1,8%-18%. Insiden preeklampsia di Indonesia sendiri adalah 128.273/tahun atau sekitar 5,3%. Di Puskesmas Karang Rejo dimana preeklampsia menjadi komplikasi kehamilan dan persalinan tertinggi kedua setelah perdarahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu hamil dengan kejadian preeklamsi di Puskesmas Karang Rejo tahun 2022. Populasi penelitian ini semua ibu hamil yaitu sebanyak 171 responden, Metode penelitian ini menggunakan metode Deskriftif Analitik, sampel dalam penelitian ini berjumlah 171 responden. Hasil penelitian ini yaitu mayoriyas ibu hamil usia 30 – 35 tahun sebanyak 120 (70%), dan ibu hamil dengan usia 20 tahun yaitu sebanyak 51 (30%), mayoritas ibu hamil memiliki pendidikan SMP yaitu sebanyak 46 ibu hamil (27%), pendidikan SD yaitu sebanyak 44 ibu hamil (26%), SMA yaitu sebanyak 41 (24%) dan ibu hamil yang tamat perguruan tinggi sebanyak yaitu 40 ibu hamil (23%), mayoritas ibu hamil dengan status multipara sebanyak 90 ibu hamil (53%), sedangkan mayoritas ibu hamil dengan status primipara yaitu sebanyak ibu hamil 81 (47%), mayoritas ibu hamil dengan tekanan darah (sistolik) 140 – 159 yaitu sebanyak 141 (82%), dan dengan tekanan darah (sistolik) sebanyak yaitu 30 (18%) ibu hamil. Kesimpulan gambaran karakteristik ibu hamil dengan kejadian preeklamsi menunjukan bahwa ibu hamil yang mengalami preeklamsi mayoritas pada usia 20-35 tahun yaitu sebanyak 120 ibu hamil (70%), tingkat pendidikan paling banyak ditingkat SMP yaitu sebanyak 90 ibu hamil (27%) ibu hamil multipara yang mengalami preeklamsia terbanyak yakni 90 ibu hamil (53%), dan tekanan darah ibu hamil yang mengalami preeklamsi dengan pada tekanan darah sistolik 140-150 mmHg dan tekanan darah distolik 90-109 mmHg yaitu sebanyak 141 ibu hamil (82%).