Abstrak
Mual dan muntah merupakan keluhan umum pada ibu hamil, terutama pada trimester pertama, yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kualitas hidup ibu. Aromaterapi menggunakan minyak esensial jeruk nipis diketahui memiliki efek menyegarkan dan dapat membantu mengurangi rasa mual. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan menurunkan frekuensi mual dan muntah melalui pemberian aromaterapi jeruk nipis. Metode penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan intervensi dilakukan pada Ny. A, ibu hamil dengan keluhan mual dan muntah. Terapi berupa inhalasi aromaterapi jeruk nipis diberikan selama 15 menit setiap dua kai sehari selama 1 hari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan instrumen PUQE-24 untuk mengukur frekuensi mual dan muntah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, frekuensi mual dan muntah subjek mencapai 13 kali dalam 24 jam dengan kategori berat, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 12 kali dalam 24 jam dengan kategori sedang. Subjek juga melaporkan rasa lebih nyaman, lebih rileks, dan mengurangi ketidaknyamanan akibat mual. Dapat disimpulkan bahwa aromaterapi jeruk nipis terbukti membantu menurunkan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil. Terapi ini dapat menjadi salah satu intervensi komplementer dalam pelayanan asuhan kebidanan yang bersifat alami, aman, dan mudah dilakukan.