Abstrak
Latar Belakang: Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius karena dapat berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, produktivitas, serta perkembangan fisik dan mental. Salah satu upaya pencegahan anemia secara nonfarmakologis yang efektif adalah melalui pemberian jus kacang hijau yang kaya zat besi, asam folat, dan vitamin B kompleks. Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan pada remaja putri dengan anemia menggunakan intervensi jus kacang hijau sebagai upaya meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) dan mencegah komplikasi jangka panjang. Metode: Pendekatan studi kasus dilakukan pada Nn. D, usia 19 tahun dengan anemia sedang (Hb 9,5 gr/dl) di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas. Intervensi berupa pemberian jus kacang hijau 250 ml sekali sehari selama 4 hari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan Hb menggunakan GChb Easy Touch. Hasil: Setelah intervensi selama 4 hari, terjadi peningkatan kadar hemoglobin dan perbaikan gejala anemia seperti kelelahan dan sulit konsentrasi. Remaja juga menunjukkan pemahaman yang baik terhadap pentingnya gizi seimbang dan dukungan keluarga dalam pencegahan anemia. Kesimpulan: Pemberian jus kacang hijau merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, murah, dan mudah diterima dalam meningkatkan kadar Hb serta memperbaiki gejala anemia pada remaja putri. Diperlukan edukasi dan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan dan keberhasilan intervensi