2025 · Book ·
Latar Belakang: Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius karena dapat berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, produktivitas, serta perkembangan fisik dan mental. Salah satu upaya pencegahan anemia secara nonfarmakologis yang efektif adalah melalui pemberian jus kacang hijau yang kaya zat besi, asam folat, dan vitamin B kompleks. Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan pada remaja putri dengan anemia menggunakan intervensi jus kacang hijau sebagai upaya meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) dan mencegah komplikasi jangka panjang. Metode: Pendekatan studi kasus dilakukan pada Nn. D, usia 19 tahun dengan anemia sedang (Hb 9,5 gr/dl) di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas. Intervensi berupa pemberian jus kacang hijau 250 ml sekali sehari selama 4 hari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan Hb menggunakan GChb Easy Touch. Hasil: Setelah intervensi selama 4 hari, terjadi peningkatan kadar hemoglobin dan perbaikan gejala anemia seperti kelelahan dan sulit konsentrasi. Remaja juga menunjukkan pemahaman yang baik terhadap pentingnya gizi seimbang dan dukungan keluarga dalam pencegahan anemia. Kesimpulan: Pemberian jus kacang hijau merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, murah, dan mudah diterima dalam meningkatkan kadar Hb serta memperbaiki gejala anemia pada remaja putri. Diperlukan edukasi dan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan dan keberhasilan intervensi
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius karena dapat berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, produktivitas, serta perkembangan fisik dan mental. Salah satu upaya pencegahan anemia secara nonfarmakologis yang efektif adalah melalui pemberian jus kacang hijau yang kaya zat besi, asam folat, dan vitamin B kompleks. Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan pada remaja putri dengan anemia menggunakan intervensi jus kacang hijau sebagai upaya meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) dan mencegah komplikasi jangka panjang. Metode: Pendekatan studi kasus dilakukan pada Nn. D, usia 19 tahun dengan anemia sedang (Hb 9,5 gr/dl) di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas. Intervensi berupa pemberian jus kacang hijau 250 ml sekali sehari selama 4 hari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan Hb menggunakan GChb Easy Touch. Hasil: Setelah intervensi selama 4 hari, terjadi peningkatan kadar hemoglobin dan perbaikan gejala anemia seperti kelelahan dan sulit konsentrasi. Remaja juga menunjukkan pemahaman yang baik terhadap pentingnya gizi seimbang dan dukungan keluarga dalam pencegahan anemia. Kesimpulan: Pemberian jus kacang hijau merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, murah, dan mudah diterima dalam meningkatkan kadar Hb serta memperbaiki gejala anemia pada remaja putri. Diperlukan edukasi dan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan dan keberhasilan intervensi
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pendampingan suami adalah seseorang yang berpatisipasi dan terlibat langsung dalam proses persalinan. Pendampingan suami dapat berpengaruh terhadap psikologi ibu. Dengan kehadiran orang terdekat akan memberikan rasa nyaman selama proses persalinan sehingga rasa cemas ibu dapat berkurang. Asuhan kasih sayang yang diberikan suami saat mendampingi ibu dapat mempersingkat proses persalinan. Pendampingan suami memiliki hubungan yang kuat selama proses persalinan, kecemasan yang dialami ibu bersalin dapat berkurang sehingga dapat mempercepat proses persalinan dan menurunkan angka kematian ibu. Seorang suami yang menyaksikan langsung persalinan, akan memberikan kekuatan tersendiri kepada sang ibu. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian berjudul Hubungan Pendampingan Suami Terhadap Lama Kala 2 Pada Ibu Bersalin Di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik observasional dangan pendekatan cross sectional. Tujuan penelitian ini yaitu untuk Mengetahui Hubungan Pendampingan Suami Terhadap Lama Kala 2 Pada Ibu Bersalin. Pengumpulan data Hubungan Pendampingan Suami Terhadap Lama Kala 2 Pada Ibu Bersalin Di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di rumah sakit umum carsa kota Tarakan dengan sampel sebanyak 66 responsen. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan mengunakan uji statistic chi square. Hasil penelitian terdapat hubungan pendampingan suami terhadap lama kala 2 dengan nilai P-value = 0,017.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendampingan suami adalah seseorang yang berpatisipasi dan terlibat langsung dalam proses persalinan. Pendampingan suami dapat berpengaruh terhadap psikologi ibu. Dengan kehadiran orang terdekat akan memberikan rasa nyaman selama proses persalinan sehingga rasa cemas ibu dapat berkurang. Asuhan kasih sayang yang diberikan suami saat mendampingi ibu dapat mempersingkat proses persalinan. Pendampingan suami memiliki hubungan yang kuat selama proses persalinan, kecemasan yang dialami ibu bersalin dapat berkurang sehingga dapat mempercepat proses persalinan dan menurunkan angka kematian ibu. Seorang suami yang menyaksikan langsung persalinan, akan memberikan kekuatan tersendiri kepada sang ibu. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian berjudul Hubungan Pendampingan Suami Terhadap Lama Kala 2 Pada Ibu Bersalin Di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik observasional dangan pendekatan cross sectional. Tujuan penelitian ini yaitu untuk Mengetahui Hubungan Pendampingan Suami Terhadap Lama Kala 2 Pada Ibu Bersalin. Pengumpulan data Hubungan Pendampingan Suami Terhadap Lama Kala 2 Pada Ibu Bersalin Di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di rumah sakit umum carsa kota Tarakan dengan sampel sebanyak 66 responsen. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan mengunakan uji statistic chi square. Hasil penelitian terdapat hubungan pendampingan suami terhadap lama kala 2 dengan nilai P-value = 0,017.