Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Asuhan Keperawatan Maternitas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN FOOT MASSAGE DAN RENDAM KAKI AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN EDEMA FISIOLOGIS EKSTREMITAS BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Edema ekstremitas bawah merupakan salah satu keluhan fisiologis yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan sirkulasi dan peningkatan tekanan vena. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa berat, pegal, ketidaknyamanan saat beraktivitas, serta menurunkan kualitas hidup ibu hamil. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi edema adalah kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan maternitas melalui kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III. Metode: Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini menggunakan metode studi kasus pada dua ibu hamil trimester III yang mengalami edema ekstremitas bawah fisiologis di Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut berupa foot massage selama 20 menit, dilanjutkan rendam kaki air hangat selama 15–20 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan SOAP dan penilaian derajat edema. Hasil: Setelah pemberian intervensi selama tiga hari, kedua pasien mengalami penurunan derajat edema dari grade 2 menjadi grade 1. Selain itu, pasien melaporkan kaki terasa lebih ringan, pegal berkurang, lebih nyaman saat berjalan, serta lebih rileks. Hasil observasi menunjukkan pembengkakan berkurang tanpa ditemukan gangguan sirkulasi maupun tanda inflamasi. Kesimpulan: Kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III dan dapat dijadikan tindakan keperawatan komplementer dalam pelayanan asuhan keperawatan maternitas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Keperawatan Maternitas pada Ibu Nifas Post Sectio Caesarea dengan Indikasi Oligohidramnion

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Oligohidramnion menjadi salah satu komplikasi kehamilan yang dapat menjadi indikasi dilakukannya tindakan sectio caesarea. Kondisi tersebut menyebabkan ibu memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mendukung proses pemulihan, mencegah komplikasi pascaoperasi, meningkatkan keberhasilan menyusui, serta mempersiapkan adaptasi terhadap peran sebagai orang tua. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan dan membandingkan asuhan keperawatan maternitas pada dua pasien post sectio caesarea dengan indikasi oligohidramnion di Ruang Mawar RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien post sectio caesarea dengan indikasi oligohidramnion. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telah dokumentasi medis. Pelaksanaan asuhan keperawatan dilakukan melalui tahapan pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil studi menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami diagnosis keperawatan nyeri akut dan menyusui tidak efektif. Diagnosis kesiapan peningkatan menjadi orang tua ditemukan pada pasien pertama, sedangkan ketidaknyamanan pasca partum ditemukan pada pasien kedua. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen nyeri, edukasi dan pendampingan menyusui, edukasi peran orang tua, serta upaya peningkatan kenyamanan. Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar masalah keperawatan dapat teratasi, sementara nyeri akut mengalami perbaikan yang ditandai dengan berkurangnya intensitas nyeri dan meningkatnya kemampuan mobilisasi pasien. Berdasarkan hasil studi, asuhan keperawatan maternitas yang diberikan secara komprehensif dapat membantu mengatasi masalah keperawatan serta mendukung pemulihan ibu post sectio caesarea dengan indikasi oligohidramnion.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS PADA IBU NIFAS PASCA SECTIO CAESAREA DENGAN INDIKASI RIWAYAT PLASENTA PREVIA DI RUMAH SAKIT UMUM dr. H. JUSUF SK TARAKAN

2026•

Plasenta previa merupakan komplikasi kehamilan trimester akhir yang dapat menyebabkan perdarahan masif dan menjadi indikasi tindakan Sectio Caesarea (SC). Ibu nifas pasca-SC dengan indikasi plasenta previa berisiko mengalami nyeri melahirkan, hambatan proses menyusui, dan adaptasi terhadap peran baru sebagai orang tua. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan maternitas komprehensif pada ibu nifas pasca-SC dengan indikasi plasenta previa di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian terdiri dari dua ibu nifas primipara pasca-SC hari pertama yang dirawat di Ruang Mawar. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi fisik, studi dokumentasi, dan pemeriksaan penunjang. Hasil menunjukkan kedua pasien mengalami nyeri jahitan operasi dengan skala 6 dan 7. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi nyeri melahirkan, menyusui tidak efektif, dan kesiapan peningkatan menjadi orang tua, serta risiko syok pada salah satu pasien akibat perdarahan aktif. Intervensi keperawatan dilakukan selama 3×24 jam berupa manajemen perawatan pasca-SC, mobilisasi dini, pijat laktasi, pendampingan menyusui, manajemen perdarahan, dan edukasi fase bayi. Evaluasi menunjukkan penurunan skala nyeri menjadi 1 dan 2, peningkatan kemampuan mobilisasi, efektivitas menyusui, serta peningkatan kesiapan menjadi orang tua. Penerapan asuhan keperawatan maternitas secara komprehensif membantu mempercepat pemulihan ibu pasca-SC, meningkatkan keberhasilan menyusui, dan mendukung adaptasi peran orang tua.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN INDIKASI LETAK SUNGSANG DI RUANG PERAWATAN MAWAR RSUD dr. H. JUSUF SK TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Letak sungsang merupakan keadaan dimana janin terletak memanjang dengan kepala janin berada di fundus uteri dan bokong berada dibawah cavum uteri, hal ini menjadi penyulit untuk ibu melahirkan secara pervaginam karena dapat membahayakan ibu maupun janinnya, sehingga tindakan alternatif yang dapat dilakukan yaitu Sectio Caesarea. Tujuan laporan akhir ini adalah melakukan asuhan keperawatan secara langsung kepada pasien post operasi Sectio Caesarea dengan indikasi letak sungsang yang sedang menjalani proses pemulihan di ruang Mawar RSUD. dr. H. JUSUF SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua pasien post operasi Sectio caesarea dengan indikasi letak sungsang selama 3 hari. Hasil dari studi kasus ini penulis menemukan adanya persamaan masalah keperawatan pada kedua pasien yaitu nyeri akut, risiko infeksi dan menyusui tidak efektif namun terdapat perbedaan pada etiolgi menyusui tidak efektif yaitu pada pasien 1 dengan anomali payudara sedangkan pasien 2 ketidakadekuatan suplai ASI. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah masalah keperawatan yang mungkin muncul pada pasien post operasi Sectio Caesarea yaitu nyeri akut, menyusui tidak efektif dan risiko infeksi, sedangkan untuk intervensi dan luaran disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail