ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: Edema ekstremitas bawah merupakan salah satu keluhan fisiologis yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan sirkulasi dan peningkatan tekanan vena. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa berat, pegal, ketidaknyamanan saat beraktivitas, serta menurunkan kualitas hidup ibu hamil. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi edema adalah kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan maternitas melalui kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III. Metode: Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini menggunakan metode studi kasus pada dua ibu hamil trimester III yang mengalami edema ekstremitas bawah fisiologis di Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut berupa foot massage selama 20 menit, dilanjutkan rendam kaki air hangat selama 15–20 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan SOAP dan penilaian derajat edema. Hasil: Setelah pemberian intervensi selama tiga hari, kedua pasien mengalami penurunan derajat edema dari grade 2 menjadi grade 1. Selain itu, pasien melaporkan kaki terasa lebih ringan, pegal berkurang, lebih nyaman saat berjalan, serta lebih rileks. Hasil observasi menunjukkan pembengkakan berkurang tanpa ditemukan gangguan sirkulasi maupun tanda inflamasi. Kesimpulan: Kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III dan dapat dijadikan tindakan keperawatan komplementer dalam pelayanan asuhan keperawatan maternitas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Peningkatan tekanan darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal. Selain terapi farmakologis, diperlukan terapi nonfarmakologis yang mudah diterapkan untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Kombinasi foot massage dan terapi murottal Al-Qur’an merupakan intervensi yang berpotensi memberikan efek relaksasi, meningkatkan kenyamanan, serta membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Tujuan karya ilmiah akhir ners ini adalah menganalisis hasil penerapan kombinasi foot massage dan terapi murottal Al-Qur’an terhadap tekanan darah pada orang dewasa dengan hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua klien dewasa yang mengalami hipertensi, yaitu Ny.E.R dan Tn.I. Intervensi berupa kombinasi foot massage dan terapi murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman diberikan selama 15 menit, satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan setelah intervensi. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada kedua klien. Pada Ny.E.R tekanan darah menurun dari 158/102 mmHg menjadi 138/90 mmHg, sedangkan pada Tn.I tekanan darah menurun dari 146/94 mmHg menjadi 134/83 mmHg. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi foot massage dan terapi murottal Al-Qur’an mampu memberikan efek relaksasi yang berkontribusi terhadap penurunan tekanan darah setelah dilakukan secara konsisten selama 3 hari. Implikasi dari karya ilmiah ini adalah kombinasi foot massage dan terapi murottal Al-Qur’an dapat dijadikan sebagai terapi komplementer yang mudah, aman, dan ekonomis untuk mendukung pengelolaan hipertensi serta dapat diterapkan dalam praktik keperawatan sebagai pendamping terapi farmakologis.