Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NOOR AINAH

4 karya publik ditemukan.

2026: 22024: 2

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN PENERAPAN PRENATAL MASSAGE UNTUK MENGURANGI NYERI PINGGANG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTAI AMAL

2026 · Book ·

Nyeri punggung bawah merupakan salah satu ketidaknyamanan yang paling sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan hormonal dan biomekanik yang menyebabkan peningkatan lordosis, ketegangan otot lumbal, dan penurunan stabilitas panggul. Data primer di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal menunjukkan bahwa dari 12 kunjungan antenatal dalam satu hari, 7–9 ibu melaporkan keluhan nyeri punggung, sehingga menunjukkan tingginya kebutuhan intervensi yang aman dan efektif. Salah satu terapi komplementer yang terbukti bermanfaat adalah prenatal massage, yang bekerja melalui mekanisme fisiologis stimulasi serabut saraf A-beta, peningkatan aliran darah, pelepasan endorfin, serta penurunan ketegangan otot. Tujuan studi kasus ini adalah menerapkan asuhan kebidanan komplementer berupa prenatal massage terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan proses manajemen kebidanan meliputi pengkajian, penetapan diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil asuhan menunjukkan terjadi penurunan nyeri yang bermakna secara bertahap. Kesimpulannya, prenatal massage efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III dan dapat direkomendasikan sebagai bagian dari pelayanan kebidanan berbasis woman-centered care.

ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN PENERAPAN PRENATAL MASSAGE UNTUK MENGURANGI NYERI PINGGANG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTAI AMAL

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nyeri punggung bawah merupakan salah satu ketidaknyamanan yang paling sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan hormonal dan biomekanik yang menyebabkan peningkatan lordosis, ketegangan otot lumbal, dan penurunan stabilitas panggul. Data primer di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal menunjukkan bahwa dari 12 kunjungan antenatal dalam satu hari, 7–9 ibu melaporkan keluhan nyeri punggung, sehingga menunjukkan tingginya kebutuhan intervensi yang aman dan efektif. Salah satu terapi komplementer yang terbukti bermanfaat adalah prenatal massage, yang bekerja melalui mekanisme fisiologis stimulasi serabut saraf A-beta, peningkatan aliran darah, pelepasan endorfin, serta penurunan ketegangan otot. Tujuan studi kasus ini adalah menerapkan asuhan kebidanan komplementer berupa prenatal massage terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan proses manajemen kebidanan meliputi pengkajian, penetapan diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil asuhan menunjukkan terjadi penurunan nyeri yang bermakna secara bertahap. Kesimpulannya, prenatal massage efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III dan dapat direkomendasikan sebagai bagian dari pelayanan kebidanan berbasis woman-centered care.

Pengaruh Bermain Pasir Kinetik Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK ABA I Kota Tarakan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tumbuh kembang merupakan perubahan yang terjadi pada setiap anak, dimana perubahan ini dapat diukur dan dilihat secara langsung, dan setiap anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda. Perkembangan pada anak terdiri dari beberapa aspek yaitu perkembangan personal sosial, adaptif-motorik halus, bahasa, dan motorik kasar. Perkembangan motorik halus akan berpengaruh pada kesiapan anak menulis terutama pada anak usia 5-6 tahun, bermain merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi anak, bermain juga menjadi sarana anak untuk belajar dan dapat menstimulasi perkembangan anak, terutama bermain dengan menggunakan APE (Alat Permainan Edukatif) pasir kinetik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pasir kinetik terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5-6 Tahun di TK ABA I Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian quasi eskperiment, dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest. Intervensi diberikan selama 4 hari berturut-turut dengan durasi 15 menit pada setiap intervensi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah alat skrining DDST II pada aspek perkembangan motorik halus. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk, analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan setelah intervensi dimana nilai p value =0,008 α0,05 yang mana terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan. Kesimpulannya terdapat pengaruh bermain pasir kinetik terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK ABA I Kota Tarakan.

Pengaruh Bermain Pasir Kinetik Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK ABA I Kota Tarakan

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tumbuh kembang merupakan perubahan yang terjadi pada setiap anak, dimana perubahan ini dapat diukur dan dilihat secara langsung, dan setiap anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda. Perkembangan pada anak terdiri dari beberapa aspek yaitu perkembangan personal sosial, adaptif-motorik halus, bahasa, dan motorik kasar. Perkembangan motorik halus akan berpengaruh pada kesiapan anak menulis terutama pada anak usia 5-6 tahun, bermain merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi anak, bermain juga menjadi sarana anak untuk belajar dan dapat menstimulasi perkembangan anak, terutama bermain dengan menggunakan APE (Alat Permainan Edukatif) pasir kinetik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pasir kinetik terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5-6 Tahun di TK ABA I Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian quasi eskperiment, dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest. Intervensi diberikan selama 4 hari berturut-turut dengan durasi 15 menit pada setiap intervensi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah alat skrining DDST II pada aspek perkembangan motorik halus. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk, analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan setelah intervensi dimana nilai p value =0,008 α0,05 yang mana terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan. Kesimpulannya terdapat pengaruh bermain pasir kinetik terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK ABA I Kota Tarakan.