Abstrak
Nyeri punggung bawah merupakan salah satu ketidaknyamanan yang paling sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan hormonal dan biomekanik yang menyebabkan peningkatan lordosis, ketegangan otot lumbal, dan penurunan stabilitas panggul. Data primer di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal menunjukkan bahwa dari 12 kunjungan antenatal dalam satu hari, 7–9 ibu melaporkan keluhan nyeri punggung, sehingga menunjukkan tingginya kebutuhan intervensi yang aman dan efektif. Salah satu terapi komplementer yang terbukti bermanfaat adalah prenatal massage, yang bekerja melalui mekanisme fisiologis stimulasi serabut saraf A-beta, peningkatan aliran darah, pelepasan endorfin, serta penurunan ketegangan otot. Tujuan studi kasus ini adalah menerapkan asuhan kebidanan komplementer berupa prenatal massage terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan proses manajemen kebidanan meliputi pengkajian, penetapan diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil asuhan menunjukkan terjadi penurunan nyeri yang bermakna secara bertahap. Kesimpulannya, prenatal massage efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III dan dapat direkomendasikan sebagai bagian dari pelayanan kebidanan berbasis woman-centered care.