ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan resepsi mahasiswa Universitas Borneo Tarakan terhadap Fan-Fiction Alternate Universe sebagai alternatif penumbuh minat baca sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa tanggapan 25 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang diperoleh melalui kuesioner terbuka. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi mahasiswa terhadap Fan-Fiction Alternate Universe secara umum cenderung positif. Mahasiswa menilai Alternate Universe menarik, menyenangkan, tidak membosankan, serta memiliki penyajian yang interaktif melalui percakapan, gambar, tweet, fake chat, dan bahasa yang dekat dengan keseharian. Mahasiswa juga menunjukkan ketertarikan untuk mengikuti cerita, memahami pesan, memberikan penilaian, dan merespons cerita secara emosional. Sebagian besar mahasiswa menyatakan bahwa Alternate Universe dapat memengaruhi minat terhadap bacaan sastra dan mendorong ketertarikan untuk mencari karya sastra lain. Dengan demikian, Fan-Fiction Alternate Universe dapat menjadi salah satu alternatif media yang berpotensi menumbuhkan minat baca sastra mahasiswa melalui penyajian yang ringan, interaktif, dan dekat dengan lingkungan digital.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran hukum pelaku usaha kafe di Kota Tarakan terhadap kewajiban pembayaran royalti musik berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik, serta menjelaskan kendala yang dihadapi pelaku usaha kafe dalam memenuhi kewajiban tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian empiris yang dilaksanakan di Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan pelaku usaha kafe, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kewajiban pembayaran royalti musik oleh pelaku usaha kafe di Kota Tarakan belum terlaksana secara optimal. Kondisi tersebut disebabkan oleh tingkat kesadaran hukum pelaku usaha kafe yang masih tergolong rendah. Berdasarkan indikator kesadaran hukum Soerjono Soekanto, hal ini ditandai dengan rendahnya pengetahuan dan pemahaman hukum, sikap hukum yang belum mendukung, serta perilaku hukum yang belum mencerminkan kepatuhan terhadap kewajiban pembayaran royalti. Berdasarkan hasil wawancara ditemukan beberapa kendala dalam pemenuhan kewajiban pembayaran royalti musik, yaitu rendahnya pengetahuan dan pemahaman hukum mengenai kewajiban pembayaran royalti musik, minimnya sosialisasi dari LMKN, belum jelasnya tata cara pembayaran royalti, keberatan terhadap besaran tarif yang berlaku, rendahnya kepercayaan terhadap pengelolaan dana royalti, serta kurang optimalnya pengawasan dan penerapan sanksi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand awareness, brand image, dan brand loyalty terhadap keputusan pembelian kosmetik Skintific pada Generasi Z (studi pada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Borneo Tarakan yang menggunakan produk Skintific dengan jumlah responden sebanyak 168 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, kemudian data dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand awareness tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan brand image dan brand loyalty berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian kosmetik Skintific. Selain itu, brand loyalty menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaturan hukum mengenai pertanggungjawaban pidana dalam kasus penyalahgunaan dana hibah oleh PT Benuanta Kaltara Jaya (Perseroda), serta mengkaji terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana korupsi berdasarkan hukum pidana Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer dan sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan penyalahgunaan dana hibah diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, khususnya mengenai perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan, dan kerugian keuangan negara. Dalam kasus PT Benuanta Kaltara Jaya (Perseroda), unsur tindak pidana korupsi dapat dilihat dari adanya perbuatan melawan hukum, unsur memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi, serta timbulnya kerugian negara yang bersumber dari dana hibah pemerintah. Pertanggungjawaban pidana tidak hanya dapat dikenakan kepada individu yang terlibat, tetapi juga kepada korporasi apabila tindak pidana dilakukan dalam lingkup kegiatan usaha dan memberikan manfaat bagi korporasi. Dengan demikian, penerapan pertanggungjawaban pidana terhadap individu maupun korporasi penting untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan negara serta mencegah penyalahgunaan dana publik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaturan hukum mengenai pertanggungjawaban pidana dalam kasus penyalahgunaan dana hibah oleh PT Benuanta Kaltara Jaya (Perseroda), serta mengkaji terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana korupsi berdasarkan hukum pidana Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer dan sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan penyalahgunaan dana hibah diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, khususnya mengenai perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan, dan kerugian keuangan negara. Dalam kasus PT Benuanta Kaltara Jaya (Perseroda), unsur tindak pidana korupsi dapat dilihat dari adanya perbuatan melawan hukum, unsur memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi, serta timbulnya kerugian negara yang bersumber dari dana hibah pemerintah. Pertanggungjawaban pidana tidak hanya dapat dikenakan kepada individu yang terlibat, tetapi juga kepada korporasi apabila tindak pidana dilakukan dalam lingkup kegiatan usaha dan memberikan manfaat bagi korporasi. Dengan demikian, penerapan pertanggungjawaban pidana terhadap individu maupun korporasi penting untuk menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan negara serta mencegah penyalahgunaan dana publik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini berjudul Tinjauan Perbandingan Hukum Sistem Royalti Performing Rights Manajemen Kolektif Nasional antara Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum, kedudukan hukum kelembagaan, serta optimalisasi sistem pengelolaan dan penegakan royalti performing rights atas penggunaan karya cipta lagu di kedua negara. Selain itu, penelitian ini mengkaji perbedaan sistem hukum Indonesia yang berbasis civil law dan Malaysia yang berbasis common law dalam memberikan perlindungan terhadap hak ekonomi pencipta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan komparatif. Bahan yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Indonesia, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional berfungsi sebagai lembaga satu pintu dalam menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan royalti, serta melakukan pengawasan terhadap penggunaan karya musik secara komersial. Namun, mekanisme pengaturannya masih menghadapi kendala seperti rendahnya tingkat kepatuhan pengguna, keterbatasan akurasi data penggunaan lagu, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital. Sementara itu, Malaysia memiliki sistem pengelolaan royalti yang lebih terstruktur dan efektif, didukung oleh integrasi teknologi, transparansi distribusi, serta penegakan hukum yang lebih konsisten. Kesimpulannya, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan optimalisasi teknologi digital guna meningkatkan optimalisasi sistem royalti performing rights di Indonesia serta menjamin perlindungan hak ekonomi pencipta secara maksimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Kondisi ekonomi global yang tidak stabil, terutama akibat pandemi COVID-19 dan perubahan kebijakan ekonomi internasional, meningkatkan risiko kesulitan keuangan (financial distress) pada berbagai perusahaan, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Oleh karena itu, analisis terhadap potensi financial distress menjadi penting untuk mengetahui tingkat kesehatan keuangan perusahaan. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis dan membandingkan potensi financial distress pada perusahaan BUMN di sektor keuangan, energi, dan industri selama periode 2020–2023. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode deskriptif komparatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder karena diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia. Pengukuran potensi financial distress dilakukan menggunakan metode Altman Z-Score, sedangkan analisis perbedaan antar sektor dilakukan menggunakan uji One Way Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor energi memiliki nilai Z-Score yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan sektor keuangan, yang mengindikasikan kesehatan keuangan yang lebih baik dengan risiko financial distress yang relatif rendah. Sementara itu, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara sektor keuangan dan sektor industri dalam tingkat potensi financial distress. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan kondisi keuangan antar sektor yang diteliti. Di mana sektor energi memiliki kondisi yang relatif lebih stabil dibandingkan sektor lainnya. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah, pihak internal dan eksternal perusahaan dalam menilai kesehatan keuangan serta mengantisipasi potensi risiko financial distress pada perusahaan sektor keuangan, energi, dan industri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT Fast Food Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang restoran cepat saji yang menghadapi berbagai tekanan yang memengaruhi kinerja operasionalnya, antara lain pandemi COVID-19, perubahan daya beli masyarakat, serta adanya aksi boikot terhadap produk perusahaan. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas keuangan perusahaan dan menimbulkan indikasi terjadinya financial distress. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi financial distress pada PT Fast Food Indonesia Tbk selama periode 2019–2023 dengan menggunakan metode Altman Z-Score modifikasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Variabel yang dianalisis meliputi rasio modal kerja terhadap total aset, laba ditahan terhadap total aset, EBIT terhadap total aset, serta nilai pasar ekuitas terhadap total kewajiban. Hasil perhitungan Z-Score kemudian diklasifikasikan ke dalam zona aman, zona abu-abu, dan zona distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2019 perusahaan masih berada dalam kondisi keuangan yang relatif stabil. Namun, sejak tahun 2020 hingga 2023 nilai Z-Score terus mengalami penurunan sehingga perusahaan berada dalam kategori distress. Kondisi ini mencerminkan menurunnya profitabilitas, melemahnya likuiditas, serta meningkatnya tekanan eksternal yang berdampak pada keberlangsungan usaha, sehingga perusahaan perlu melakukan langkah strategis dan perbaikan manajerial untuk memulihkan kondisi keuangan di masa mendatang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penerapan kewaspadaan standar merupakan upaya penting dalam mencegah penularan infeksi di rumah sakit. Perawat sebagai tenaga kesehatan yang memiliki kontak langsung dengan pasien berisiko tinggi mengalami paparan darah maupun cairan tubuh, sehingga persepsi terhadap kewaspadaan standar menjadi faktor penting dalam praktik pencegahan infeksi. Health Belief Model (HBM) dapat digunakan untuk menjelaskan perilaku kesehatan berdasarkan persepsi individu terhadap ancaman, manfaat, dan hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi perawat terhadap kewaspadaan standar di Rumah Sakit X berdasarkan teori Health Belief Model. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 317 perawat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Basic Principle of Standard Precaution versi bahasa Indonesia yang mengukur tiga konstruk utama HBM, yaitu persepsi ancaman, persepsi manfaat, dan persepsi hambatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat memiliki persepsi ancaman dalam kategori baik sebanyak 226 orang (71,3%), persepsi manfaat dalam kategori baik sebanyak 211 orang (66,6%), dan persepsi hambatan dalam kategori baik sebanyak 203 orang (64,0%). Selain itu, sebagian besar responden pernah mengalami paparan di tempat kerja, yaitu terpajan darah atau cairan tubuh pasien sebanyak 223 orang (70,3%) serta tertusuk jarum atau benda tajam infeksius sebanyak 126 orang (39,7%). Kejadian paparan dan tertusuk jarum paling banyak terjadi pada perawat yang bekerja di ruang operasi (OK), yaitu sebanyak 21 orang (77,8%). Secara umum, persepsi perawat terhadap kewaspadaan standar berdasarkan teori Health Belief Model berada pada kategori baik, meskipun masih terdapat sebagian perawat dengan persepsi kurang baik terutama pada aspek hambatan. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan pelatihan serta peningkatan budaya keselamatan kerja guna mendukung penerapan kewaspadaan standar secara konsisten di rumah sakit.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh social media marketing, store atmosphere, dan kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan pada Coffee Shop Siasat Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan melibatkan 190 responden melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner berbasis skala Likert yang diolah menggunakan SPSS Versi 31 dan dianalisis dengan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing, store atmosphere, dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Temuan ini menegaskan bahwa konten media sosial yang menarik, suasana kedai yang nyaman, serta kualitas produk yang konsisten mampu membangun pengalaman positif yang mendorong pembelian ulang. Implikasi penelitian menekankan pentingnya menjaga konsistensi kualitas produk, meningkatkan suasana kedai, serta mengoptimalkan strategi pemasaran berbasis pengalaman untuk mempertahankan pelanggan This study aims to examine the influence of social media marketing, store atmosphere, and product quality on customer loyalty at Siasat Coffee Shop in Tarakan City. Using a quantitative research approach and survey methodology, data were collected from 190 respondents via purposive sampling. A Likert-scale questionnaire was administered, and the data were analyzed using SPSS version 31 with multiple linear regression to determine the effect of each variable on customer loyalty. The results indicate that social media marketing, store atmosphere, and product quality each have a positive and significant impact on customer loyalty. These findings underscore that engaging social media content, a comfortable store environment, and consistent product quality collectively create a positive customer experience that encourages repeat purchases. The study highlights the importance of maintaining product quality consistency, enhancing store atmosphere, and optimizing experience-based marketing strategies to sustain customer loyalty
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebutuhan energi di indonesia hingga saat ini masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil, Sementara ketersediaan semaki berkurang dan penggunaanya berdampak buruk terhadap lingkungan. Kondisi tersebut mendorong perlunya pengembangan sumber daya energi alternatif yang berasal dari bahan terbarukan, salah satunya biomassa. Limbah kulit kakao (Theobroma cacao L.) merupakan hasil samping dari kegiatan perkebunan kakao yang jumlahnya cukup besar dan belum dimanfaatkan secara maksimal. Kulit kakao mengandung senyawa lignoselulosa yang berpotensi untuk diolah menjadi bahan bakar alternatif dalam bentuk briket arang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik dan kimia briket yang terbuat dari limbah kulit kakao serta menentukan kelayakan sebagai bahan bakar alternatif berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI 01-6235-2000). Penelitian dilaksanakan pada bulan maret hingga Mei 2025 dengan menggunakan metode deskriftif kuantitatif, yaitu P1 (90% arang : 10% perekat), P2 (85% : 15%), P3 (80% : 20%), dan P4 (75% : 25%), dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi kadar air, kerapatan, kadar abu, nilai kalor, rendemen, serta uji pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan menghasilkan kadar air di bawah 8% dan nilai kerapatan di atas 0,44 g/cm³, sehingga telah memenuhi standar SNI untuk kedua parameter tersebut. Nilai kerapatan tertinggi diperoleh pada perlakuan P3 sebesar 0,85 g/cm³, sedangkan kadar air terendah terdapat pada perlakuan P4 sebesar 0,05%. Namun demikian, hasil pengujian kadar abu dan nilai kalor menunjukkan bahwa sebagian besar perlakuan belum memenuhi standar SNI. Nilai kalor tertinggi diperoleh pada perlakuan P2 sebesar 4.485 kal/g, namun masih berada di bawah batas minimum SNI yaitu 5.000 kal/g. Nilai rendemen arang kulit kakao yang diperoleh sebesar 10,03%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa limbah kulit kakao berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif dalam bentuk briket. Namun, diperlukan perbaikan dan optimasi lebih lanjut pada proses karbonisasi dan komposisi perekat agar kualitas briket yang dihasilkan dapat memenuhi standar nasional
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini menganalisis efisiensi mesin perajang singkong milik UMKM Rumah Mocaf Kaltara melalui perbandingan kapasitas teoritis, kapasitas aktual, dan efisiensi pada dua kecepatan putaran mesin (334 RPM dan 547 RPM). Pengujian dilakukan secara langsung menggunakan 1 kg singkong dengan tiga kali pengulangan. Parameter yang diukur meliputi waktu perajangan, berat dan volume hasil potongan, serta massa jenis singkong. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas teoritis sebesar 149,10 kg/jam pada 334 RPM dan 244,18 kg/jam pada 547 RPM. Kapasitas aktual masing-masing sebesar 42,77 kg/jam dan 54,91 kg/jam, dengan efisiensi 28,68% dan 22,48%. Peningkatan putaran mesin terbukti menaikkan kapasitas, namun menurunkan efisiensi akibat meningkatnya kehilangan bahan. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada sistem transmisi, ketajaman pisau, dan stabilitas putaran mesin guna meningkatkan performa perajangan. Temuan ini diharapkan menjadi acuan pengembangan teknologi tepat guna bagi UMKM pengolahan mocaf di Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang sistem pernafasan terutama diparu-paru. Dalam pengobatannya, Tuberkulosis memerlukan jangka waktu yang lama sehingga memerlukan konsistensi kepatuhan pasien dalam pengobatan. Kepatuhan menelan obat pada pasien tuberkulosis merupakan perilaku menelan obat secara teratur selama periode pengobatan yang ditentukan yaitu minimal 6 bulan atau lebih. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran terkait kepatuhan menelan obat pasien tuberkulosis di Puskesmas X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectinal deskripsif. Populasi penelitian berjumlah 118 responden, dengan sampel berjumlah 91 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purpose sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Medication Adherence Report Scale (MARS). Mayoritas kepatuhan menelan obat pada responden berada pada rentang kepatuhan tinggi dengan jumlah 87 responden (95.0%), dan kepatuhan sedang sebanyak 4 responden (4.4%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan menelan obat pada pasien Tuberkulosis di Puskesmas X termasuk dalam kategori tinggi. Tingkat kepatuhan yang tinggi ini berkontribusi terhadap peningkatan angka kesembuhan serta menurunkan risiko kekambuhan dan resistensi obat. Temuan ini memberikan dasar data yang dapat dijadikan acuan penelitian lebih lanjut terkait kepatuhan pengobatan Tuberkulosis di Puskesmas X Kota Tarakan. Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, which primarily affects the respiratory system, particularly the lungs. Treatment for tuberculosis necessitates a prolonged duration, thereby requiring patients to demonstrate consistent adherence to the prescribed treatment regimen. The act of adhering to the prescribed medication regimen for patients afflicted with tuberculosis is delineated as the consistent ingestion of medications during the stipulated treatment duration, which is a minimum of six months or more. The purpose of the research was to describe the medication adherence among tuberculosis patients at the Public Health Center X. This research is quantitative research with a descriptive cross-sectional approach. The research population consisted of 118 respondents, with a sample of 91 respondents. The sampling technique used was purpose sampling. The research instrument was the Medication Adherence Report Scale (MARS) questionnaire. The majority of respondents' medication adherence was in the high adherence range, with 87 respondents (95.0%), and 4 respondents (4.4%) had moderate adherence. The results of the research showed that the level of medication adherence among tuberculosis patients at Public Health Center X was high. This high level of adherence contributed to an increase in the cure rate and a decrease in the risk of recurrence and drug resistance. These findings provide a basis for further research on tuberculosis treatment adherence at Public Health Center X in Tarakan City.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
For fish farmers, the problem is that the cost of commercial feed is very expensive compared to the results of cultivation. This research aims to determine the effect of giving Azolla flour (Azolla sp) and commercial feed f999 on the growth of tilapia (Orechromis niloticus). This research was carried out for 30 days and used a Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments and 7 replications. Treatment consisted of A (commercial feed 100%), B (Azolla sp 100%) and C (Azolla sp 100% + commercial feed f999 100%). Parameters that will be observed include growth in absolute weight, absolute length, survival (SR), feed conversion ratio (FCR) and water quality. The results showed that treatment C produced the highest growth in absolute weight and absolute length with the lowest feed conversion ratio (FCR) value with a value of (2.16) which identified the best feed efficiency. The highest survival rate was also achieved in treatment C (48%). Water quality such as temperature, pH, DO and ammonia during the research was still within the range that tilapia can tolerate, although ammonia levels tend to be high.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peningkatan jumlah penduduk di Kota Tarakan berdampak langsung pada meningkatnya volume sampah, khususnya sampah organik rumah tangga. Salah satu energi alternatif yang digunakan untuk memehuni pasokan energi listrik yaitu makanan, dedaunan,limbah pertanian dan kotoran hewan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi sampah organik sebagai sumber energi listrik terbarukan di Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui pengumpulan data volume sampah organik dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan tahun 2024 hingga lima bulan pertama tahun 2025, serta perhitungan potensi biogas dan energi listrik menggunakan rumus konversi standar. Data menunjukkan komposisi sampah organik rata-rata sebesar 43,56% dari total timbulan sampah. Pada tahun 2024, volume sampah organik mencapai 25.590,4 ton dengan potensi energi listrik sebesar 31.209,7 kWh, sedangkan pada periode Januari–Mei 2025 potensi energi mencapai 9.087,8 kWh. Hasil pengukuran skala kecil menunjukkan setiap 5 kg sampah organik mampu menghasilkan energi listrik sekitar 0,0044 kWh. Analisis grafik menunjukkan hubungan yang konsisten antara berat sampah dengan jumlah biogas, gas metana, dan energi listrik yang dihasilkan. Dari hasil perhitungan dan analisa yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sampah organik di Kota Tarakan memiliki potensi yang besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif berbasis biogas yang dapat mendukung penyediaan listrik lokal apabila dikelola secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem pemilahan sampah yang lebih baik dan pengkajian berkala untuk meningkatkan efisiensi konversi sampah menjadi energi listrik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kanker merupakan tantangan utama di wilayah pesisir karena adanya hambatan dalam mengakses layanan kesehatan. Perilaku pasien dalam mencari pengobatan sangat dipengaruhi oleh persepsi risiko, keterbatasan fasilitas medis, dan dukungan keluarga. Penelitian ini menyoroti dinamika adaptasi emosional dan spiritual, serta strategi pasien dalam menavigasi sistem kesehatan untuk memahami perilaku pencarian kesehatan pasien kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perilaku pencarian kesehatan pasien kanker. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan wawancara semi terstruktur. Analisis tematik digunakan untuk menganalisis data. Partisipan pada penelitian berjumlah 12 partisipan yang diambil sesuai kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Lima tema utama muncul: (1) Respons awal gejala dan inisiatif pengobatan; (2) Menjelajahi labirin sistem kesehatan; (3) kekuatan dukungan di perjalanan pasien; (4) Adaptasi emosional dan spiritual; (5) Hidup dengan minum obat dan kemoterapi. Kesimpulan penelitian ini Perilaku mencari pengobatan pasien kanker di wilayah pesisir dipengaruhi oleh persepsi awal gejala, hambatan akses dan pembiayaan layanan kesehatan, serta dukungan dari keluarga dan petugas kesehatan. Pasien menunjukkan kemampuan beradaptasi emosional dan spiritual dalam menghadapi proses diagnosis dan pengobatan, dan melanjutkan pengobatan meskipun menghadapi berbagai tantangan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang health seeking behavior pasien kanker di wilayah pesisir yang dapat menjadi dasar untuk pengembangan program intervensi dan layanan kesehatan yang lebih baik untuk pasien kanker
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kebangkrutan pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk periode 2019–2023 dengan menggunakan tiga metode analisis, yaitu Altman Z-Score, Springate, dan Grover. Ketiga metode ini diterapkan untuk mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan berdasarkan rasio likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis menggunakan metode Altman Z-Score, Springate, dan Grover, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk secara konsisten berada dalam kategori berisiko tinggi mengalami kebangkrutan, terutama selama periode pandemi COVID-19. Lebih lanjut, dari ketiga metode tersebut, variabel X1, yaitu modal kerja yang sebagian besar dibiayai melalui utang, diidentifikasi sebagai faktor utama penyebab potensi kebangkrutan perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan metode Altman Z-Score, Springate, dan Grover dalam memprediksi kebangkrutan pada perusahaan sub sektor tembakau yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif dan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor Consumer Non Cyclicals. Sedangkan untuk sampel, adalah perusahaan sub sektor tembakau yang ditentukan dengan teknik Non Probability Sampling dan pendekatan purposive sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil antara metode Altman Z-Score, Springate, dan Grover dalam memprediksi kebangkrutan pada perusahaan sub sektor tembakau. Metode Grover merupakan metode yang memiliki tingkat akurasi tertinggi senilai 100% dan tingkat eror 0%. Sedangkan pada metode Altman Z-Score dan Springate memiliki tingkat akurasi eror yang sama, yaitu 75%, dengan tingkat eror untuk metode Altman Z-Score adalah 20% dan tingkat eror untuk metode Springate adalah 25%. Pada metode Grover dan Springate tidak mengklasfikasikan perusahaan dalam kategori grey area (perusahaan tidak dapat ditentukan apakah sehat atau bankrut). Namun, pada metode Altman Z-Score, mengklasifikasikan perusaahaan dalam posisi grey area. Adapun tingkat grey area pada metode Altman Z-Score adalah 5%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebangkrutan pada sub sektor pakaian dan barang mewah periode 2019-2022. Altman Z-Score memberikan indikasi dini mengenai kemungkinan kebangkrutan perusahaan, sehingga perusahaan dapat mengambil tindakan korektif lebih awal sebelum situasi memburuk. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Penelitian ini dilakukan pada 18 perusahaan sub sektor pakaian dan barang mewah terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun (2019-2022). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari situs www.idx.co.id. Teknik yang digunakan adalah metode prediksi kebangkrutan Altman Z-Score Revisi dengan 3 kriteria penilaian yaitu zona sehat, rawan bangkrut dan bangkrut. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 9 perusahaan berkategori bangkrut, 8 perusahaan berkategori rawan bangkrut, dan 1 perusahaan berkategori sehat selama periode penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jagung (Zea mays L) termasuk salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat. Jagung banyak dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri dan merupakan komoditi yang diekspor. Namun kehadiran gulma menjadi salah satu masalah dan mengganggu dalam budidaya tanaman jagung. Salah satu jenis gulma yang ditemui pada budidaya tanaman jagung yaitu gulma Rottboellia exaltata. Maka dari itu, untuk menekan pertumbuhan gulma Rottboellia exaltata maka perlu dilakukan pengendalian salah satunya dengan menggunakan bioherbisida. Gulma yang dapat dimanfaatkan sebagai bioherbisida alami dalam menghambat pertumbuhan gulma yaitu gulma Imperata cylindrica L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh konsentrasi gulma Imperata cylindrica L dalam mengendalikan gulma Rottboellia exaltata pada tanaman jagung (Zea mays L) dan untuk mengetahui pada konsentrasi gulma Imperata cylindrica L berapakah yang paling efektif dalam mengendalikan gulma Rottboellia exaltata pada tanaman jagung (Zea mays L). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri dari 6 perlakuan ekstrak gulma Imperata cylindrica L yaitu P0 (0%), P1 (20%), P2 (40%), P3 (60%), P4 (80%) dan P5 (100%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P5 dengan konsentrsi ekstrak gulma Imperata cylindrica L 100% merupakan perlakuan terbaik dalam menghambat pertumbuhan gulma Rottboellia exaltata pada parameter tinggi gulma, jumlah daun gulma, berat basah gulma dan berat kering gulma.