Abstrak
Kanker merupakan tantangan utama di wilayah pesisir karena adanya hambatan dalam mengakses layanan kesehatan. Perilaku pasien dalam mencari pengobatan sangat dipengaruhi oleh persepsi risiko, keterbatasan fasilitas medis, dan dukungan keluarga. Penelitian ini menyoroti dinamika adaptasi emosional dan spiritual, serta strategi pasien dalam menavigasi sistem kesehatan untuk memahami perilaku pencarian kesehatan pasien kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perilaku pencarian kesehatan pasien kanker. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan wawancara semi terstruktur. Analisis tematik digunakan untuk menganalisis data. Partisipan pada penelitian berjumlah 12 partisipan yang diambil sesuai kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Lima tema utama muncul: (1) Respons awal gejala dan inisiatif pengobatan; (2) Menjelajahi labirin sistem kesehatan; (3) kekuatan dukungan di perjalanan pasien; (4) Adaptasi emosional dan spiritual; (5) Hidup dengan minum obat dan kemoterapi. Kesimpulan penelitian ini Perilaku mencari pengobatan pasien kanker di wilayah pesisir dipengaruhi oleh persepsi awal gejala, hambatan akses dan pembiayaan layanan kesehatan, serta dukungan dari keluarga dan petugas kesehatan. Pasien menunjukkan kemampuan beradaptasi emosional dan spiritual dalam menghadapi proses diagnosis dan pengobatan, dan melanjutkan pengobatan meskipun menghadapi berbagai tantangan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang health seeking behavior pasien kanker di wilayah pesisir yang dapat menjadi dasar untuk pengembangan program intervensi dan layanan kesehatan yang lebih baik untuk pasien kanker