Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

80 hasil
Subjek: Indonesia
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tindak Pidana Penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (Studi Putusan Nomor 733/Pid.Sus/2024/Pn.Bls)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aimed to analyze the criminal liability and imposition of criminal sanctions on perpetrators of the illegal deployment and smuggling of Indonesian Migrant Workers, with particular reference to Decision Number 733/Pid.Sus/2024/PN Bengkalis and Law Number 6 of 2011 concerning Immigration. The conceptual framework encompassed criminal offenses, criminal liability, human smuggling, and Indonesian Migrant Workers. The study addressed two main issues: the legal regulation of the criminal offense of smuggling Indonesian Migrant Workers and the criminal liability of the perpetrator in Decision Number 733/Pid.Sus/2024/PN Bengkalis. The study employed a normative legal research approach, and the relevant legal materials were analyzed qualitatively. The results showed that the defendant was legally and convincingly proven to have committed the criminal offense of human smuggling. The defendant operated a speedboat from Upeh Island, Malacca, to Teluk Lecah Village, Bengkalis, to transport 21 Indonesian Migrant Workers without valid travel documents and without undergoing immigration inspection. The act was committed intentionally for financial gain, as evidenced by an agreed payment of Rp2,000,000.00 per trip and a down payment of Rp5,000,000.00. The panel of judges sentenced the defendant to 6 years and 6 months of imprisonment and imposed a fine of Rp1,000,000,000.00. The study concluded that perpetrators of human smuggling who act for financial gain may be subject to criminal sanctions under the applicable immigration provisions. In this case, the defendant fulfilled the elements of criminal liability because he intentionally transported Indonesian Migrant Workers through an illegal route for financial gain. At the same time, Indonesian Migrant Workers remain entitled to legal protection and entry into Indonesia in accordance with Law Number 6 of 2011 concerning Immigration.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIORAMA PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KALIMANTAN UTARA KELAS IV-B SDN 006 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran diorama berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara berdasarkan hasil validasi ahli serta mengetahui tingkat kemenarikan media berdasarkan respon siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Produk yang dikembangkan berupa media pembelajaran diorama tiga dimensi tipe terbuka yang menyajikan keragaman budaya Kalimantan Utara, meliputi rumah adat, pakaian adat, tarian tradisional, dan makanan khas dari Suku Tidung, Suku Dayak, dan Suku Bulungan, serta dilengkapi dengan buku pendamping. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan angket respon siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran diorama memperoleh persentase kelayakan sebesar 95,71% dari ahli media, 100% dari ahli materi, dan 100% dari ahli bahasa, yang seluruhnya termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil uji coba terbatas memperoleh persentase respon siswa sebesar 87,67%, sedangkan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase kemenarikan sebesar 92,21% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba kepada siswa, media pembelajaran diorama berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara dinyatakan sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS pada materi Keragaman Budaya Indonesia kelas IV-B SDN 006 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Penyidik Imigrasi Kelas II TPI Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang Terhadap Pekerja Migran Indonesia Di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG TERHADAP PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI KOTA TARAKAN Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan yang mengancam hak asasi manusia dan sering menimpa Pekerja Migran Indonesia (PMI), terutama yang diberangkatkan secara non-prosedural. Kota Tarakan sebagai wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia memiliki kerentanan tinggi terhadap praktik TPPO. Oleh karena itu, Penyidik Imigrasi Kelas II TPI Tarakan memiliki peran penting dalam melakukan penegakan hukum dan pencegahan terhadap TPPO. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum represif terhadap pelaku TPPO terhadap PMI serta upaya preventif yang dilakukan oleh Penyidik Imigrasi Kelas II TPI Tarakan dalam penanggulangan TPPO. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan pihak Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum represif terhadap pelaku TPPO telah dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena masih sulit mengungkap jaringan pelaku secara menyeluruh dan peran imigrasi lebih banyak pada aspek pengawasan dan koordinasi. Upaya preventif dilakukan melalui pemeriksaan dokumen perjalanan, wawancara pemohon paspor, pengawasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi, program Desa Binaan Imigrasi, sosialisasi kepada masyarakat, serta kerja sama dengan instansi terkait. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan pengawasan, banyaknya jalur ilegal di wilayah perbatasan, dan sulitnya mendeteksi calon PMI non-prosedural. Kesimpulannya, peran Penyidik Imigrasi Kelas II TPI Tarakan dalam penanggulangan TPPO telah berjalan melalui upaya represif dan preventif, namun masih perlu dioptimalkan. Disarankan adanya penguatan sinergi antarinstansi, peningkatan pengawasan keimigrasian, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan edukasi masyarakat guna mencegah TPPO terhadap PMI.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRENATAL ATTACHMENT DI RUMAH SAKIT PERTAMINA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Latar Belakang: Prenatal attachment merupakan ikatan emosional, kognitif, dan perilaku yang dibangun ibu terhadap janin selama kehamilan. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi prenatal attachment pada ibu hamil di RS Pertamina Tarakan. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 86 ibu hamil Trimester I–III, dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengukuran menggunakan kuesioner Indonesian Prenatal Attachment Inventory (IPAI). Data dianalisis dengan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil: Dari 75 responden (Trimester II–III), mayoritas berusia 20–35 tahun (69,3%), multigravida (53,3%), trimester III (61,3%). Terdapat hubungan bermakna antara gerakan janin (p=0,033; OR=3,89) dan kunjungan ANC (p=0,000; OR=9,84) dengan prenatal attachment. Usia ibu (p=0,419), usia kehamilan (p=0,605), paritas (p=0,693), status ekonomi (p=0,430), pendidikan (p=0,086), dan kehamilan yang direncanakan (p=0,803) tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kesimpulan: Gerakan janin dan kunjungan ANC signifikan berhubungan dengan prenatal attachment pada ibu hamil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum Pidana Bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) Berdasarkan Hukum Nasional

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERLINDUNGAN HUKUM PIDANA BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) BERDASARKAN HUKUM NASIONAL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan hukum terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia serta mengkaji peran pemerintah dalam mencegah pengiriman PMI nonprosedural yang berpotensi menimbulkan tindak pidana perdagangan orang, eksploitasi tenaga kerja, kekerasan, dan pelanggaran hak asasi manusia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya kasus permasalahan yang dialami PMI, baik sebelum keberangkatan, selama bekerja di negara penempatan, maupun setelah kembali ke Indonesia. Berbagai persoalan tersebut umumnya disebabkan oleh lemahnya pengawasan, rendahnya tingkat pendidikan dan kesadaran hukum masyarakat, maraknya perekrutan ilegal oleh calo, serta kurangnya pemahaman mengenai prosedur resmi penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dan peraturan pelaksana lainnya, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap PMI dilakukan secara menyeluruh melalui tiga tahapan, yaitu sebelum bekerja, selama bekerja, dan setelah bekerja, yang meliputi perlindungan administratif, hukum, sosial, dan ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perlindungan hukum pidana bagi PMI telah diatur secara komprehensif dalam hukum nasional, khususnya melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Namun, efektivitas perlindungan tersebut masih memerlukan penguatan pengawasan, peningkatan edukasi hukum kepada masyarakat, optimalisasi koordinasi antarlembaga, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pengiriman PMI nonprosedural agar hak-hak PMI dapat terlindungi secara maksimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KONTRASTIF PADA KAUSATIF ANALITIK BAHASA TIDUNG DIALEK TARAKAN DAN BAHASA INDONESIA (KAJIAN SINTAKSIS)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan temuan terkait persamaan dan perbedaan pola kalimat kausatif analitik di antara bahasa Tidung dialek Tarakan dan Bahasa Indonesia berdasarkan kajian sintaksis. Penelitian ini berfokus pada penanda kausatif yang diungkapkan serta distribusi argumen dalam struktur klausa yang meliputi predikat kausatif. Kausatif analitik dibangun dengan dua kata kerja berbeda yang menggambarkan hubungan sebab-akibat dari sebuah peristiwa. Metode pada penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi simak libat cakap (SLC), perekaman, pencatatan, dan teknik pancing. Fokus penelitian ini adalah untuk menguraikan bentuk dasar klausa dan kausatif analitik dalam bahasa Tidung dialek Tarakan serta Bahasa Indonesia. Proses analisis data dilakukan dengan metode agih menggunakan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kedua bahasa memiliki bentuk klausa dasar dalam jenis verbal maupun nonverbal. Kemudian terdapat perbedaan dalam pembentukan kalimat kausatif analitik kedua bahasa tersebut yang terletak pada bentuk verba kausatif dalam konstruksi kausatif analitik masing-masing bahasa. Penelitan ini mengungkapkan bahwa pembentukan kalimat kausatif analitik dalam bahasa Tidung dialek Tarakan ditandai dengan verba kaustif ‘nyusup’ [menyuruh], ‘malok’ [meminta], ‘penebusu’ [membiarkan], ‘ngentugos’ [membuat], dan ‘maksa’ [memaksa]. Sementara pada Bahasa Indonesia ditandai dengan verba ‘mempersilahkan’, ‘membiarkan’, ‘membuat’, ‘memerintahkan’, ‘menyuruh’, dan ‘meminta’. Temuan lain terkait perbedaan sintaksis kedua bahasa tersebut terletak pada pola klausa runtut kedua bahasa. Bahasa Indonesia dalam pembentukan klausa runtut sudah memiliki konstruksi pola yang bersifat paten yaitu Subjek-Predikat (S-P), sedangkan dalam bahasa Tidung dialek Tarakan pola klausa runtut tersebut selalu berubah jika terdapat pronomina ‘taka’ [kita] yang bertemu dengan verba transitif atau kata keterangan (adverbia) yang muncul sebelum subjek maka pola klausa berubah menjadi Predikat-Subjek-Objek (P-S-O).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Use of Duolingo Application to Improve Students' English Vocabulary Mastery at the Eighth Grade of SMP Negeri 2 Tarakan

2026•

Indonesia : Kosakata merupakan salah satu unsur penting dalam pembelajaran bahasa Inggris yang mendukung kemampuan siswa dalam memahami dan menggunakan bahasa secara efektif. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan penguasaan kosakata siswa melalui pemanfaatan aplikasi Duolingo sebagai media pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian melibatkan 31 siswa kelas VIII-E SMP Negeri 2 Tarakan tahun ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui tes kosakata dan lembar observasi. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dari Siklus I ke Siklus II. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 61% menjadi 77%, sedangkan nilai rata-rata siswa naik dari 74,54 menjadi 80,39. Aktivitas guru mengalami peningkatan dari 83% menjadi 92%, sementara aktivitas siswa meningkat dari 78% menjadi 88%. Selain itu, keterlibatan siswa selama pembelajaran terlihat lebih baik dibandingkan sebelumnya. Berbagai fitur yang tersedia dalam Duolingo, seperti latihan berulang, umpan balik langsung, dan aktivitas berbasis permainan, membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Dengan demikian, Duolingo dapat digunakan sebagai media yang mendukung peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa pada pembelajaran EFL di tingkat sekolah menengah pertama. English: Vocabulary is one of the essential components of English language learning that supports students’ ability to understand and use the language effectively. This research was conducted to improve students’ vocabulary mastery through the use of the Duolingo application as a learning medium. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design consisting of two cycles, including planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 31 students of class VIII-E at SMP Negeri 2 Tarakan in the 2025/2026 academic year. Data were collected through vocabulary tests and observation sheets. The findings revealed an improvement in students’ learning outcomes from Cycle I to Cycle II. The percentage of students achieving the minimum mastery criterion increased from 61% to 77%, while the mean score improved from 74.54 to 80.39. Teacher activity increased from 83% to 92%, and student activity improved from 78% to 88%. In addition, students demonstrated greater participation and engagement during the learning process. Various features provided by Duolingo, such as repeated practice, immediate feedback, and game-based activities, contributed to creating a more engaging and interactive learning experience. Therefore, Duolingo can be utilized as an effective learning medium to support the improvement of students’ English vocabulary mastery in EFL learning at the junior high school level.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

REPRESENTASI WORK-LIFE BALANCE DAN HYBRID WORK MOTIVATION PADA JEJAK DIGITAL KAP: ANALISIS KONTEN NARASI LINKEDIN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi Work-Life Balance, Hybrid Work Motivation, dan dominasi Impression Management dalam komunikasi digital KAP PwC Indonesia pada platform LinkedIn periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratori dengan metode qualitative content analysis terhadap jejak digital organisasi berupa unggahan LinkedIn yang dipublikasikan secara resmi oleh KAP PwC Indonesia. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan memilih konten yang secara eksplisit membahas Work-Life Balance dan motivasi kerja hybrid. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis-interpretif untuk memahami bagaimana organisasi membangun makna dan representasi budaya kerja profesional melalui komunikasi digital strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi Work-Life Balance dikonstruksi melalui narasi fleksibilitas kerja, manajemen batas digital, dan dukungan organisasi terhadap wellbeing sebagai strategi mempertahankan keberlanjutan performa profesional auditor. Hybrid Work Motivation direpresentasikan melalui pemenuhan kebutuhan psikologis dasar berdasarkan Self-Determination Theory, yaitu autonomy, competence, dan relatedness, yang dibangun melalui narasi fleksibilitas kerja, pengembangan kompetensi, dan konektivitas sosial dalam sistem kerja hybrid. Selain itu, Impression Management berperan sebagai kerangka utama dalam membingkai representasi organisasi melalui strategi self-promotion, ingratiation, dan exemplification untuk membangun citra sebagai employer of choice yang modern, human-centered, dan adaptif terhadap transformasi kerja digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi LinkedIn tidak hanya berfungsi sebagai media informasi korporat, tetapi juga sebagai praktik strategis dalam membentuk persepsi publik terhadap budaya kerja auditor di era digital. Dengan demikian, jejak digital organisasi menjadi sarana konstruksi realitas profesional yang merepresentasikan identitas institusional dan legitimasi organisasi dalam ekosistem kerja global berbasis platform digital.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis yuridis penerapan pidana terhadap pelaku percobaan penempatan pekerja migran indonesia oleh orang perseorangan (studi kasus putusan nomor 102/Pid.sus/2024/PN.Nnk)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menganalisis penerapan pidana terhadap pelaku percobaan penempatan PMI oleh perseorangan dalam Putusan Nomor 102/Pid.Sus/2024/PN Nnk. Dengan menggunakan jenis penelitian hukum normatif serta pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, penelitian ini memanfaatkan bahan hukum primer, sekunder, dan nonhukum. Hasilnya menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 secara tegas melarang perorangan menempatkan PMI tanpa izin, dan Pasal 53 KUHP memungkinkan percobaan tindak pidana dipidana jika memenuhi unsur niat, permulaan pelaksanaan, serta ketidaksempurnaan di luar kehendak pelaku. Perbuatan terdakwa berupa perekrutan, pengumpulan dokumen, penerimaan uang, dan upaya keberangkatan terbukti memenuhi unsur tersebut. Meskipun hakim menjatuhkan pidana 5 tahun penjara dan denda, pertimbangan hakim dinilai masih kurang rinci dalam membedakan tahap persiapan dan permulaan pelaksanaan, sehingga berpotensi menimbulkan multitafsir. Selain itu, analisis menunjukkan perlunya konsistensi penerapan doktrin percobaan agar tidak terjadi ketidakpastian hukum. Putusan ini tetap menegaskan urgensi perlindungan hukum bagi calon PMI dari praktik penempatan ilegal serta pentingnya pengawasan terhadap pelaku perseorangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Perbandingan Hukum Sistem Royalti Performing Rights Manajemen Kolektif Nasional Antara Indonesia Dan Malaysia.

2026•

Penelitian ini berjudul Tinjauan Perbandingan Hukum Sistem Royalti Performing Rights Manajemen Kolektif Nasional antara Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum, kedudukan hukum kelembagaan, serta optimalisasi sistem pengelolaan dan penegakan royalti performing rights atas penggunaan karya cipta lagu di kedua negara. Selain itu, penelitian ini mengkaji perbedaan sistem hukum Indonesia yang berbasis civil law dan Malaysia yang berbasis common law dalam memberikan perlindungan terhadap hak ekonomi pencipta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan komparatif. Bahan yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Indonesia, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional berfungsi sebagai lembaga satu pintu dalam menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan royalti, serta melakukan pengawasan terhadap penggunaan karya musik secara komersial. Namun, mekanisme pengaturannya masih menghadapi kendala seperti rendahnya tingkat kepatuhan pengguna, keterbatasan akurasi data penggunaan lagu, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital. Sementara itu, Malaysia memiliki sistem pengelolaan royalti yang lebih terstruktur dan efektif, didukung oleh integrasi teknologi, transparansi distribusi, serta penegakan hukum yang lebih konsisten. Kesimpulannya, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan optimalisasi teknologi digital guna meningkatkan optimalisasi sistem royalti performing rights di Indonesia serta menjamin perlindungan hak ekonomi pencipta secara maksimal.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN PT. FAST FOOD INDONESIA Tbk

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT Fast Food Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang restoran cepat saji yang menghadapi berbagai tekanan yang memengaruhi kinerja operasionalnya, antara lain pandemi COVID-19, perubahan daya beli masyarakat, serta adanya aksi boikot terhadap produk perusahaan. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas keuangan perusahaan dan menimbulkan indikasi terjadinya financial distress. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi financial distress pada PT Fast Food Indonesia Tbk selama periode 2019–2023 dengan menggunakan metode Altman Z-Score modifikasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Variabel yang dianalisis meliputi rasio modal kerja terhadap total aset, laba ditahan terhadap total aset, EBIT terhadap total aset, serta nilai pasar ekuitas terhadap total kewajiban. Hasil perhitungan Z-Score kemudian diklasifikasikan ke dalam zona aman, zona abu-abu, dan zona distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2019 perusahaan masih berada dalam kondisi keuangan yang relatif stabil. Namun, sejak tahun 2020 hingga 2023 nilai Z-Score terus mengalami penurunan sehingga perusahaan berada dalam kategori distress. Kondisi ini mencerminkan menurunnya profitabilitas, melemahnya likuiditas, serta meningkatnya tekanan eksternal yang berdampak pada keberlangsungan usaha, sehingga perusahaan perlu melakukan langkah strategis dan perbaikan manajerial untuk memulihkan kondisi keuangan di masa mendatang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KARAKTER NILAI SILA KETIGA PERSATUAN INDONESIA PADA SISWA KELAS 3-A DI SDN 005 TARAKAN

2026•

Penguatan karakter siswa yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga Persatuan Indonesia, merupakan aspek penting dan strategis dalam penyelenggaraan pendidikan dasar. Namun, berdasarkan hasil pengamatan awal di kelas III-A SD Negeri 005 Tarakan, masih ditemukan berbagai permasalahan pada karakter tanggung jawab, nasionalisme, dan toleransi siswa dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan secara mendalam karakter siswa yang mencerminkan nilai-nilai sila ketiga Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari 25 siswa yang menjadi calon subjek penelitian, dilakukan penyaringan berdasarkan hasil angket sehingga diperoleh 4 siswa yang mewakili karakter yang telah sesuai dan belum sesuai dengan nilai-nilai sila ketiga untuk dianalisis secara lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum karakter siswa telah berkembang dalam kategori cukup baik, yang ditandai dengan adanya tanggung jawab dalam kerja sama kelompok dan pelaksanaan piket kelas, sikap nasionalisme melalui keterlibatan aktif dalam upacara bendera serta penghargaan terhadap simbol-simbol negara, serta sikap toleransi dalam menghargai perbedaan dan menjalin hubungan sosial yang harmonis. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa siswa yang belum konsisten dalam menunjukkan ketiga karakter tersebut dalam berbagai situasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa karakter siswa yang mencerminkan nilai sila ketiga Pancasila telah berkembang cukup baik, namun masih memerlukan pembinaan, pendampingan, dan penguatan secara berkelanjutan agar terbentuk karakter yang lebih optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENT (AI) DALAM PROSES PEMBELAJARAN TEKS BERITA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI AKUNTANSI SMK NEGERI 1 TARAKAN.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan kondisi rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran teks berita, khususnya pada kemampuan mengkaji struktur teks, membedakan fakta dan opini, serta menyusun simpulan secara runtut dan logis. Dominasi metode pembelajaran konvensional menyebabkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran belum berjalan secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran teks berita terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen menggunakan desain Pre-Test Post-Test Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Tarakan yang masing-masing berjumlah 35 siswa. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran berbantuan Artificial Intelligence, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda berbasis Google Form. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Artificial Intelligence memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, terdapat perbedaan yang bermakna antara keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, penggunaan Artificial Intelligence terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran teks berita.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FEAR OF MISSING OUT DAN DAMPAK DARI IMPULSIVE BUYING BEHAVIOR DI ERA DIGITAL: BUKTI DARI NEGARA INDONESIA DAN MALAYSIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out, Social Media Engagement, dan Digital Advertising Exposure terhadap Impulsive Buying Behavior dengan Emotional Arousal sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner tertutup berskala Likert lima poin, yang disebarkan kepada 250 responden pengguna aktif media sosial dan e-commerce di Indonesia dan Malaysia dengan teknik non-purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fear of Missing Out berpengaruh positif dan signifikan terhadap Emotional Arousal dan Impulsive Buying Behavior. Emotional Arousal berpengaruh positif terhadap Impulsive Buying Behavior serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara Fear of Missing Out dan Impulsive Buying, sementara Social Media Engagement dan Digital Advertising Exposure juga berpengaruh positif terhadap Emotional Arousal, dan Digital Advertising Exposure tidak berpengaruh langsung terhadap Impulsive Buying Behavior. Penelitian ini merekomendasikan agar penelitian selanjutnya menambahkan variabel moderasi seperti self-control, atau mindfulness, serta memperluas cakupan responden guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku pembelian impulsif di era digital.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Hukum Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkotika antara Portugal dan Indonesia

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan mendasar dalam kebijakan penanganan penyalahgunaan narkotika antara Indonesia dan Portugal. Indonesia masih menitikberatkan pada pendekatan hukum pidana di mana rehabilitasi sering kali diposisikan sebagai pemidanaan alternatif. Sebaliknya, Portugal melalui Lei n.º 30/2000 telah menerapkan kebijakan dekriminalisasi yang memandang penyalahgunaan narkotika sebagai persoalan kesehatan masyarakat, bukan kriminalitas. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana perbandingan kebijakan hukum rehabilitasi narkotika yang diterapkan di Portugal dan Indonesia serta bagaimana metode rehabilitasi yang diterapkan di Portugal dan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur terkait kebijakan narkotika di kedua negara. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Portugal menempatkan rehabilitasi sebagai instrumen utama yang terbuka dan preventif melalui peran Commission for the Dissuasion of Drug Addiction (CDT), sehingga penyalahguna tidak masuk dalam siklus peradilan pidana. Di Indonesia, meskipun terdapat jalur sukarela melalui Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), akses rehabilitasi masih sangat dipengaruhi oleh proses penegakan hukum seperti melalui Tim Asesmen Terpadu (TAT) dan putusan pengadilan. Selain itu, metode rehabilitasi di Indonesia cenderung bersifat struktural dan baku, berbeda dengan Portugal yang lebih integratif, adaptif, dan berorientasi pada pemulihan fungsi sosial individu secara jangka panjang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebijakan rehabilitasi di Indonesia belum sepenuhnya berjalan sebagai mekanisme pemulihan karena dominasi pendekatan pidana. Disarankan adanya transformasi kerangka hukum di Indonesia untuk lebih mengedepankan pendekatan kesehatan murni dan personalisasi layanan rehabilitasi guna meningkatkan efektivitas pemulihan dan reintegrasi sosial penyalahguna.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Model Pembelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Berita di Kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rendahnya motivasi dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi teks berita, masih menjadi permasalahan yang kerap dijumpai di tingkat SMA. Kondisi ini dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang kurang variatif dan cenderung berpusat pada guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model pembelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi teks berita di kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan melalui penerapan model pembelajaran ARCS dan kelas kontrol yang diajar menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, serta uji-t. Temuan penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol, di mana kelas eksperimen memperoleh rata-rata nilai posttest yang lebih tinggi sehingga dapat disimpulkan model pembeljaran ARCS ini efektif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran ARCS dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif yang berorientasi pada peningkatan motivasi dan hasil belajar peserta didik, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks berita.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Minat Baca dengan Kemampuan Menulis Kreatif pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VII SMPN 2 Tarakan.

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dirancang untuk menguraikan hubungan antara minat baca dan kemampuan menulis kreatif pada siswa kelas VII saat mengikuti pelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 2 Tarakan. Dengan metode kuantitatif yang mengandalkan pendekatan korelasi, penelitian ini berlangsung di SMPN 2 Tarakan pada bulan Agustus 2025, tepat di semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025. Kelompok utama penelitian melibatkan seluruh siswa kelas VII di sekolah tersebut, yang mencapai 352 orang, tapi sampel akhir dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu 32 siswa dari kelas VII C. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner untuk mengukur minat membaca serta tes untuk menilai kemampuan menulis kreatif. Untuk memastikan kualitas instrumen, validitas diuji menggunakan korelasi Product Moment Pearson, sementara reliabilitas diperiksa melalui koefisien Alpha Cronbach, dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 30. Dalam analisis data, menerapkan teknik statistik deskriptif dan inferensial, di mana pengujian hipotesis dilakukan lewat uji korelasi Pearson pada tingkat signifikansi 5%. Hasil deskriptif mengungkapkan bahwa skor rata-rata minat membaca siswa mencapai 57,44, dan skor rata-rata kemampuan menulis kreatif adalah 69,31, keduanya termasuk dalam kategori sedang. Dari analisis inferensial, terlihat adanya korelasi sebesar 0,459 antara minat membaca dan kemampuan menulis kreatif dalam pelajaran Bahasa Indonesia, yang masuk ke tingkat korelasi sedang. Temuan ini menunjukkan hubungan yang signifikan, karena nilai \mathbit{r}_{\mathbit{hitung}} (0,459) lebih besar dibandingkan nilai \mathbit{r}_{\mathbit{tabel}} (0,349) untuk ukuran sampel 32 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, semakin kuat minat membaca siswa, maka semakin meningkat pula kemampuan mereka dalam menulis secara kreatif. Secara praktis, penelitian ini mengidentifikasi bahwa minat baca menyumbangkan pengaruh atau kontribusi yaitu sebesar 21,1%, terhadap peningkatan kemampuan menulis kreatif siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Kemampuan Membaca Kritis dengan hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan membaca kritis dengan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 349 siswa dan sampel terdiri dari 32 siswa kelas VIII-A yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kemampuan membaca kritis diperoleh melalui tes esai dan angket sebanyak 20 butir pernyataan, sedangkan data hasil belajar diperoleh melalui dokumentasi nilai rapor. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 30 melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, korelasi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca kritis siswa secara umum tergolong tinggi, dengan 78,25% siswa berada pada kategori tinggi. Nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,775 menandakan bahwa semakin tinggi kemampuan membaca kritis yang dimiliki siswa, semakin tinggi pula hasil belajar bahasa Indonesia yang mereka capai. dengan signifikansi 0,000 0,05 menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan positif antara kemampuan membaca kritis dan hasil belajar bahasa Indonesia. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa 57,4% variasi hasil belajar dapat dijelaskan oleh kemampuan membaca kritis.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kemampuan membaca kritis siswa, semakin baik pula hasil belajar Bahasa Indonesia yang mereka peroleh.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR MONETER TERHADAP INFLASI DI INDONESIA PERIODE 2010-2024

2025•

Penelitian ini meneliti fluktuasi inflasi di Indonesia pada rentang waktu 2010 hingga 2024. Dengan pendekatan kuantitatif, studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel jumlah uang beredar, tingkat suku bunga, dan nilai tukar terhadap inflasi, baik secara terpisah maupun bersama-sama. Data yang digunakan berupa deret waktu bulanan yang diperoleh dari Bank Indonesia, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak statistik IBM SPSS Statistics 17 dengan metode Ordinary Least Squares (OLS). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa suku bunga memberikan dampak signifikan terhadap inflasi, sementara jumlah uang beredar dan nilai tukar tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Hasil ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Bank Indonesia dan pemerintah dalam merancang kebijakan moneter yang lebih efektif untuk mengendalikan inflasi serta menjaga kestabilan ekonomi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) Sebagai Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kasus perdagangan manusia (TPPO) terus meningkat, dan akibatnya, banyak korban menghadapi berbagai kesulitan dan membutuhkan perlindungan hukum atas segala kerugian dan penderitaan yang mereka alami sebagai korban perdagangan manusia. Menawarkan pekerjaan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri merupakan salah satu cara terjadinya perdagangan manusia (TPPO). Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan dan menganalisis perlindungan hukum bagi pekerja migran Indonesia korban perdagangan manusia, serta upaya hukum yang harus dilakukan pemerintah untuk memberikan perlindungan hukum kepada mereka. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan menggunakan data sekunder dan Teknik pengumpulan data dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini membahas tantangan dan solusi dalam memberikan perlindungan hukum bagi pekerja migran Indonesia melalui perundang-undangan yang berlaku bagi pekerja migran Indonesia yaitu Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 dan pekerja yang telah menjadi korban perdagangan orang yaitu Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007. Selain solusi terdapat juga kendala yang dimana kendala itu sendiri berasal dari internal baik dari oknum yang menyalahgunakan kekuasaan untuk melindungi dan juga korban TPPO itu sendiri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail