ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENANGANAN TINDAK PIDANA TERORISME DALAM SISTEM HUKUM DI INDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan tindak pidana terorisme dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia serta mengkaji mekanisme penegakan hukum pidana dalam penanggulangannya. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya kompleksitas terorisme yang bersifat transnasional, terorganisasi, dan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana penyebaran paham radikal maupun koordinasi aksi. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual, didukung bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan tindak pidana terorisme mengalami perkembangan signifikan melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 yang memperluas ruang lingkup pemberantasan, tidak hanya pada aspek penindakan tetapi juga pencegahan, deradikalisasi, dan penguatan kewenangan aparat penegak hukum. Terorisme dikategorikan sebagai extraordinary crime karena menimbulkan ancaman serius terhadap keamanan nasional dan ketertiban masyarakat. Penegakan hukum dilakukan melalui pendekatan penal dan non-penal dengan melibatkan Kepolisian, Densus 88, Kejaksaan, Pengadilan, serta BNPT. Namun, praktiknya masih menghadapi kendala berupa lemahnya koordinasi antar lembaga, tantangan cyber terrorism, serta penyebaran propaganda radikal melalui media sosial. Dengan demikian, penegakan hukum pidana terhadap terorisme memerlukan pendekatan komprehensif dan berkelanjutan melalui penguatan regulasi, peningkatan koordinasi, optimalisasi pencegahan berbasis masyarakat, serta strategi deradikalisasi yang berlandaskan pada prinsip negara hukum dan keadilan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS SIKAP SISWA TERHADAP TEMAN BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM KEGIATAN BELAJAR DAN BERSOSIALISASI DI KELAS II-B SDN 014 TARAKAN ABSTRAK Siti Wahdania. 2026. Analisis Sikap Siswa terhadap Teman Berkebutuhan Khusus dalam Kegiatan Belajar dan Bersosialisasi di Kelas II-B SDN 014 Tarakan. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Ahsan Sofyan dan Nur Pangesti Apriliyana). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap siswa terhadap teman berkebutuhan khusus (ABK) dalam kegiatan belajar dan bersosialisasi di kelas II-B SDN 014 Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif subjek penelitian terdiri atas satu guru kelas dan lima orang siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap siswa terhadap teman berkebutuhan khusus belum sepenuhnya inklusif. Dalam kegiatan belajar, masih ditemukan sikap menghindar, kurangnya keterlibatan teman berkebutuhan khusus dalam kerja kelompok, serta Sebagian siswa enggan untuk bekerjasama dengan siswa ABK. Dalam kegiatan bersosialisasi, Sebagian siswa mulai menunjukkan keinginan untuk berinteraksi, namun hubungan sosial yang terjalin belum konsisten. Sikap siswa dipengaruhi oleh tingkat pemahaman tentang anak berkebutuhan khusus, pengalaman berinteraksi, peran guru, serta karakteristik anak berkebutuhan khusus yang cenderung pasif dan kurang percaya diri. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman, empati, dan sikap inklusif siswa agar tercipta interaksi yang lebih positif dan setara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Transfer keuangan daerah merupakan instrumen kebijakan fiskal yang digunakan pemerintah pusat untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh transfer keuangan daerah yang meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder metode yang digunakan data panel kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2015–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan dengan pendekatan common effect model (CEM) sebagai model terpilih, yang diolah menggunakan program EViews. Berdasarkan hasil estimasi, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y_it=7.298797+〖0.087695X〗_1it-〖0.502928X〗_2it+〖0.558315X〗_3it+εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dana Bagi Hasil (DBH) dengan nilai signifikansi 0,4649 > 0,05 tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB, Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai signifikansi 0,0081 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap PDRB, sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,000214 0,05 sehingga berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,30 menunjukkan bahwa sebesar 30% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 70% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan DAK yang lebih terarah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sementara pengelolaan DAU perlu lebih diarahkan pada kegiatan produktif. Optimalisasi penggunaan DBH juga menjadi penting agar kontribusinya terhadap PDRB dapat meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap kemiskinan yang terjadi di seluruh kabupaten/kota yang berada dalam Provinsi Kalimantan Utara sepanjang periode tahun 2015 hingga tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi data panel, yang didukung oleh data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial DAU dan DAK tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan DBH berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Secara simultan, DAU, DAK, dan DBH berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Pendidikan merupakan hak fundamental setiap warga negara, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) yang dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945 serta berbagai regulasi pendidikan nasional. Namun, dalam praktiknya, pemenuhan hak pendidikan bagi ABK masih menghadapi berbagai kendala, terutama di daerah perbatasan seperti Kabupaten Malinau. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu: (1) bagaimana bentuk implementasi hak pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus pada tingkat sekolah dasar di Kabupaten Malinau; dan (2) upaya strategis apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi problematika pemenuhan hak pendidikan anak berkebutuhan khusus di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum diperoleh melalui telaah literatur, peraturan perundang-undangan, dan dokumen resmi terkait penyelenggaraan pendidikan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hak pendidikan bagi ABK di Kabupaten Malinau telah diupayakan melalui program pendidikan inklusif, penyediaan guru pendamping, serta kebijakan daerah yang mendukung. Namun, pelaksanaan tersebut belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus, kurangnya sarana prasarana yang memadai, serta masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan inklusif. Untuk mengatasi problematika tersebut, diperlukan strategi penguatan kebijakan afirmatif, peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan, pengadaan fasilitas ramah ABK, serta sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan anak berkebutuhan khusus.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Belanja Modal di kabupaten dan kota Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data sekunder yang berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) periode 2013–2023. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa secara parsial, PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja, hal ini didukung dengan kota Tarakan yang mampu meningkatkan APBD (Belanja modal) melalui PAD yang dihasilkan oleh retribusi daerah, menunjukkan bahwa peningkatan PAD memperkuat kemampuan fiskal daerah dalam membiayai pembangunan secara mandiri. DAU tidak menunjukkan pengaruh signifikan, dikarenakan DAU bersifat fleksibel dana ini sebagian besar terserap pada belanja operasional, sehingga peningkatannya tidak secara langsung mendorong belanja modal. Berbeda dengan DAK yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Belanja Modal hasil ini menemukan adanya substitution effect, di mana peningkatan DAK menggantikan pendanaan belanja modal dari sumber lain. Akibatnya peningkatan DAK justru diikuti dengan penurunan belanja modal, sehinggah secara statistik menghasilkan hubungan negatif dan signifikan. Dan secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Modal, yang menunjukkan struktur fiskal daerah dipengaruhi oleh kombinasi pendapatan asli dan transfer pusat. Nilai Adusted R² sebesar 0,195 menunjukkan bahwa PAD, DAU, dan DAK mampu menjelaskan 19,5% variasi Belanja Modal. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas objek penelitian agar hasil analisis lebih komprehensif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP POLA ASUH ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH LUAR BIASA KOTA TARAKAN ABSTRAK Anak berkebutuhan khusus yang memiliki keterbatasan atau hambatan dalam perkembangan fisik, intelektual, sosial, maupun emosional sehingga memerlukan pelayanan dan pendidikan khusus. Anak berkebutuhan khusus dengan tuna grahita yang mengalami keterbatasan kemampuan intelektual dan adaptasi sosial. Anak berkebutuhan khusus memerlukan pola asuh yang tepat dari orang tua untuk mendukung tumbuh kembangnya secara optimal. Tingkat pengetahuan orang tua sering dianggap sebagai faktor yang dapat mempengaruhi pola asuh yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua terhadap pola asuh anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode analisis korelatif non-eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 252 orang tua siswa, dengan sampel penelitian 155 orang tua yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intrumen penelitian berupa kuesioner tingkat pengetahuan orang tua dan Parenting Style and Dimensions Questionnaire (PSDQ) untuk mengukur pola asuh. Analisis data menggunakan Uji Gamma. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 (p 0,05), yang menandakan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua dengan pola asuh anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa Kota Tarakan. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa tingkat pengetahuan orang tua memiliki hubungan secara signifikan dengan pola asuh yang diterapkan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi orang tua dan pihak sekolah. Peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti faktor lain yang dapat memengaruhi pola asuh dengan metode dan jumlah sampel yang lebih spesifik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini mengeksplorasi kemampuan berbicara mahasiswa selama implementasi Video Project-Based Learning (VPJBL) dalam mata kuliah English for Specific Purposes (ESP) pada program studi Teknik Sipil. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bagaimana VPJBL diterapkan dalam pengajaran ESP, (2) menganalisis peningkatan yang dirasakan dalam kemampuan berbicara mahasiswa setelah penerapan VPJBL, dan (3) mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama implementasi. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui catatan lapangan dan wawancara semi-terstruktur. Peserta penelitian adalah 40 mahasiswa dari Kelas B Teknik Sipil 2021 yang mengikuti pengajaran ESP menggunakan VPJBL. Sampling purposif digunakan untuk memilih 10 mahasiswa dan dosen mata kuliah untuk wawancara guna memperoleh perspektif mendalam. Analisis data menggunakan metode yang diuraikan oleh Miles et al. (2014), termasuk pengondensasian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Temuan menunjukkan bahwa VPJBL berkontribusi pada peningkatan kinerja berbicara, terutama dalam hal pengucapan, kelancaran, penggunaan kosakata teknis, dan penyusunan kalimat. Proses pembelajaran juga meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, partisipasi, dan kolaborasi melalui latihan berulang, produksi video, presentasi, dan umpan balik formatif. Namun, beberapa siswa masih mengalami kesulitan terkait pengucapan, kecemasan yang memengaruhi kelancaran, dan kolaborasi kelompok yang tidak merata. Tantangan-tantangan ini diatasi melalui pengawasan terstruktur, pedoman proyek yang jelas, dan umpan balik berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
UJI EFEKTIVITAS Gliocladium virens SEBAGAI AGEN HAYATI PENYAKIT BUSUK PANGKAL PADA SAWI (Brassica juncea L.) Abstrak Sawi merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki peranan strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan berperan sebagai sumber bahan makanan bergizi bagi masyarakat. Banyak kendala yang ditemui pada budidaya sawi salah satu hambatan yang sering dihadapi para petani sawi adalah gangguan penyakit, salah satu penyakit yang menyerang tanaman sawi yaitu busuk pangkal yang di sebabkan oleh Rhizoctonia solani. Salah satu agen antagonis yang di gunakan dalam pengendalian hayati yaitu Gliocladium sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas Gliocladium virens sebagai agen hayati penyakit busuk pangkal pada tanaman sawi (Brassica juncea L.). dan mengetahui dosis Gliocladium virens yang dapat memberikan intensitas serangan terendah penyakit busuk pangal pada tanaman sawi (Brassica juncea L.). Penelitian dirancang menggunakan Rancanan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan perlakuan isolat Gliocladium virens yaitu M0 = Tanpa inokulasi Gliocladium virens (Kontrol) MI = Fungisida dithane-M45 80 WP 20 ml/tanaman, M2 = Gliocladium virens 5 ml/polybag 10^8 , M3 = Gliocladium virens 10 ml/polybag 10^8, M4 = Gliocladium virens 15 ml/polybag 10^8, M5 = Gliocladium virens 20 ml/polybag 10^8. Terdapat 6 perlakuan percobaan setiap perlakuan dilakukan sebanyak 4 ulangan dalam setiap ulangan terdapat 4 unit eksperimen sehingga diperoleh 96 polybag percobaan. Parameter diamati meliputi jumlah daun, tinggi tanaman, persentase serangan, intensitas serangan dan efektivitas pengendalian. Data hasil penelitian di uji normalitas, data yang berdistribusi normal di analisis dengan Sidik Ragam Anova (Analisis Of Varience) dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Tets (DMRT). Data yang tidak berdistribusi normal dianalisis menggunakan analisis non-parametrik Kruskal Wallis. Data hasil penelitian menunjukan bahwa Gliocladium virens mampu menekan persentase serangan penyakit busuk pangkal (Rhizoctonia solani) pemberian Gliocladium virens dengan dosis 20 ml/tanaman memberikan nilai persentase serangan penyakit busuk pangkal paling rendah di banding perlakuan lainnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Guru Pembimbing Khusus (GPK) dalam memberikan bimbingan kepada siswa berkebutuhan khusus di kelas 1 SD Alam Binari pada tahun ajaran 2023/2024. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan fokus pada empat kompetensi utama GPK, yaitu merencanakan, melaksanakan, menggunakan media dan metode, serta mengevaluasi pembelajaran. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan GPK, guru kelas, dan kepala sekolah, serta analisis dokumen terkait seperti rencana pembelajaran dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GPK di SD Alam Binari mampu merencanakan pembelajaran dengan mempertimbangkan kebutuhan individual siswa, termasuk berkolaborasi dengan orang tua untuk mendukung pembelajaran di rumah. Dalam pelaksanaan pembelajaran, GPK menunjukkan perhatian khusus terhadap perkembangan siswa, baik secara fisik maupun psikologis. Penggunaan media dan metode yang bervariasi, seperti alat bantu motorik dan media video, turut mendukung proses pembelajaran. Evaluasi dilakukan dengan memberikan umpan balik yang konstruktif dan melibatkan orang tua dalam menilai kemajuan siswa. Secara keseluruhan, peran GPK di SD Alam Binari penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan mendukung perkembangan siswa baik dari aspek akademik maupun sosial-emosional
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI UMUM, DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP BELANJA MODAL DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA Firdaus Guntur Aradian Dr. Syaiful Anwar, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus tehadap belanja modal di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pooled data atau gabungan dari data cross- section dan time series dan metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel, dengan pendekatan yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil estimasi menunjukkan bahwa (i) pertumbuhan ekonomi dan pendapatan asli daerah secara parsial tidak berpengaruh terhadap belanja modal di Provinsi Kalimantan Utara; (ii) pendapatan asli daerah dan Dana alokasi umum secara simultan berpengaruh terhadap belanja modal di Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Determinan Fiskal Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Di Kalimantan Tahun 2017-2023. Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan pengeluaran pemerintah berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi secara parsial dan simultan di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Pendapatan asli daerah secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. 2) Dana alokasi umum secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. 3) Dana alokasi khusus secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. 4) Pengeluaran pemerintah secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. 5) Pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan pengeluaran pemerintah secara simultan tidak berpengaruh signifikan (secara statistik) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi-Provinsi Kalimantan tahun 2017-2023. Pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan pengeluaran pemerintah mampu menjelaskan bahwa pengaruh terhadap variabel pertumbuhan ekonomi sebesar 13,82%. Sedangkan sisanya sebesar 86,18% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam model penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Urgensi Peradilan Khusus Sebagai Sarana Penyelesaian Sengketa Proses Pemilihan Umum, dibawah bimbingan Dr. Moh. Ilham Agang, S.H., M.H sebagai Pemimbing I dan Dr. Nurasikin, S.HI., M.H sebagai Pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembentukan pengadilan khusus yang diatur dalam Undang-undang serta dalam rangka mengetahui fungsi, tugas, dan wewenang dalam suatu pengadilan khusus Pemilu di Indonesia. Pengadilan Khusus Pemilu sebagai ius contituendum atau hukum yang dicita-citakan merujuk pada beberapa model pengadilan khusus yang ada di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif atau yang biasa disebut dengan hukum doktrinal. Lokasi penelitian pada beberapa perpustakaan yang menunjang kebutuhan penelitian. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas hukum primer, yakni peraturan perundang-undangan, buku-buku, jurnal-jurnal, serta kepustakaan lainnya sebagai data utama. Keseluruhan bahan hukum tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini ialah sebagai berikut: 1) Pembentukan pengadilan khusus Pemilu diatur dalam undang-undang untuk menyederhanakan penyelesaian sengketa proses Pemilu. 2) Dalam rangka pembentukan pengadilan khusus, perlu adanya suatu undang-undang yang mengatur tentang fungsi, tugas, dan wewenang pengadilan. Undangundang tersebut dibentuk dengan cara dilakukan suatu pengkajian dan penyelarasan yang dituangkan dalam Naskah Akademik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan daerah terhadap kesejahteraan masyarakat Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Indeks pembangunan manusia sebagai variabel dependen, sedangkan pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus sebagai variabel independen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Kabupaten/ Kota di seluruh Provinsi di Kalimantan Utara tahun anggaran 2017-2022. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus dan indeks pembangunan manusia yang berasal dari laporan realisasi APBD dan tabel indeks pembangunan manusia menurut Kabupaten/ Kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) menggunakan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan, variabel pendapatan asli daerah diperoleh nilai t hitung bertanda negatif dengan nilai absolut 0,217 t tabel 1,697 serta nilai signifikansi 0,830 > 0,05, hal ini menunjukkan bahwa secara parsial pendapatan asli daerah tidak berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia. Variabel dana alokasi umum menunjukkan t hitung 3,186 > t tabel 1,697 serta nilai signifikansi 0,004 0,05, yang artinya secara parsial dana alokasi umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia. Variabel dana alokasi khusus menunjukkan t hitung bertanda negatif dengan nilai absolut 1,088 t tabel 1,697 serta nilai signifikansi 0,288 > 0,05, hal ini menunjukkan bahwa secara parsial dana alokasi khusus tidak berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menjawab dua permasalahan terkait perlakuan khusus terhadap narapidana lanjut usia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Tarakan. Pertama pelaksanaan perlakuan khusus terhadap narapidana lanjut usia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Tarakan. Kedua hambatan-hambatan dalam pelaksanaan perlakuan khusus terhadap narapidana lanjut usia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Tarakan. Skripsi ini menggunakan tipe penelitian empiris. Skripsi ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Data sekunder diperoleh dari studi pustaka dan peraturan perUndang-Undangan seperti Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia; Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM Pasal 42; Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan Pasal 1 ayat (2) dan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 32 Tahun 2018 tentang perlakuan bagi tahanan dan narapidana lanjut usia Pasal 3. Hasil dari penelitian ini, pertama terdapat perlakuan khusus yang belum terlaksana secara optimal seperti pemberian bantuan akses keadilan, perawatan geriatri/gerontologik, dan perawatan paliatif. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan perlakuan khusus terhadap narapidana lanjut usia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Tarakan yang di berikan petugas pemasyarakatannya berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 32 Tahun 2018 belum optimal. Kedua, dalam pelaksanaan perlakuan khusus terhadap narapidana lanjut usia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Tarakan terdapat hambatan-hambatan dalam memberikan perlakuan khusus ini kepada narapidana lanjut usia di antaranya adalah Kurangnya sosialisasi mengenai pemberian bantuan akses keadilan, keterbatasan anggaran dan kurangnya sumber daya manusianya seperti petugas pemasyarakatannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
ANALISIS PEMILIHAN MODA ANGKUTAN UMUM DALAMTRAYEK DAN ANGKUTAN SEWA KHUSUS DI KOTA TARAKAN Abstrak Transportasi merupakan alat yang membantu manusia mencapai suatu tempat dengan waktu yang lebih cepat. Di Indonesia terdapat beberapa macam alat transportasi yang dapat digunakan oleh masyarakat, begitu pula di kota Tarakan dengan pilihan alat transportasi yang tersedia lebih beragam. Dengan berkembangnya teknologi sekarang tersedia berbagai tipe moda transportasi yang melayani publik seperti moda angkutan umum dalam trayek dan angkutan sewa khusus (online). Beroperasinya angkutan sewa khusus berbasis online di kota Tarakan belakangan ini memberikan dampak menurunnya minat pelanggan menggunakan angkutan umum dalam trayek menunjang pergerakannya. Fenomena ini menarik untuk dilaksanakan penelitian untuk mengetahui jenis transportasi umum terbaik dan variabel yang sangat berpengaruh dalam pemilihan transportasi umum oleh pelanggan dalam melakukan perjalanan di kota Tarakan. Studi pemilihan transportasi umum ini menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process), dengan atribut penelitian terdiri dari: biaya, keamanan, kenyamanan, kemudahan mendapatkan moda, waktu perjalanan, dan pelayanan. Data primer diperoleh melalui wawancara/kuesioner kepada aktor/responden yang dipilih metode acak sederhana (simple random sampling). Jumlah responden ditentukan dengan rumus Yamane atau lebih umum dikenal sebagai rumus Slovin menggunakan data jumlah penduduk kota Tarakan Tahun 2021, dan diperoleh sebanyak 100 orang responden. Hasil analisis menunjukan moda angkutan umum yang dipilih pelanggan berdasarkan kriteria yang ditentukan adalah Angkutan Umum Sewa Khusus (online) dengan nilai rata-rata sebesar 5,965 dibanding Angkutan Umum Dalam Trayek dengan nilai rata-rata sebesar 5,711. Kriteria yang berpengaruh bagi pelanggan dalam pemilihan Angkutan Umum adalah kriteria biaya dengan nilai bobot sebesar 36,479, diikuti kriteria kemudahan mendapatkan moda dengan nilai 14,591, kriteria keamanan dengan nilai 12,906, kriteria pelayanan dengan nilai 12,706, kriteria kenyamanan dengan nilai 12,177, dan kriteria waktu pelayanan dengan nilai 11,165.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Mikroplastik adalah bagian terkecil dari plastik setelah mengalami proses fragmentasi dan memiliki ukuran partikel kurang dari 5 mm. Kondisi perairan Sungai Pamusian yang berdekatan langsung dengan pasar, padat pemukiman, tempat pembuangan sampah dan terdapat aktivitas pabrik industri. Oleh karena itu penting untuk mengetahui seberapa besar penurunan kualitas air sungai Pamusian dilihat dari indikator biologis dengan cara mengidentifikasi keberadaan mikroplastik pada ikan yang tertangkap di Sungai Pamusian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi karakteristik dan menghitung kelimpahan mikroplastik pada ikan hasil tangkapan di Sungai Pamusian Kota Tarakan. Ikan hasil tangkapan yang didapat adalah Oreochromis niloticus dan Channa striata dicuplik insang dan usus untuk diektraksi hingga dilakukan identifikasi karakteristik mikroplastik. Mikroplastik yang telah diidentifikasi dikelompokkan berdasarkan ukuran, bentuk dan warnanya. Hasil yang ditemukan pada Oreochromis niloticus diperoleh 404 partikel mikroplastik dengan kelompok ukuran 20-5000 μm diantaranya berbentuk film, fragmen, filament, fiber dan pellet. Channa striata diperoleh 215 partikel dengan kelompok ukuran 20-5000 μm diantaranya berbentuk film, fragmen, filament, dan fiber. Masing-masing lokasi mikroplastik yang ditemukan warna hitam, putih, cokelat, biru, merah, kuning, hijau dan transparan. Kelimpahan mikroplastik terbanyak ditemukan pada Oreochromis niloticus sebanyak 65% sedangkan pada Channa striata berjumlah 35%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
.Universitas Borneo Tarakan berencana akan membuka program studi kedokteran pada tahun 2023. Sehingga, diperlukan sebuah gedung yang mampu mendukung berjalannya segala aktivitas perkuliahan. Gedung tersebut harus direncanakan tidak hanya memiliki kekuatan tehadap beban selama masa layan, namun juga harus kuat terhadap gempa. Hal inilah yang mendasari dilakukannya penelitian ini, yaitu untuk memberikan referensi ataupun rekomendasi perancangan struktur gedung beton bertulang tahan gempa sesuai dengan standar terbaru di kota Tarakan, khususnya gedung kuliah untuk prodi kedokteran. Desain struktur menggunakan standar terbaru pada saat penelitian dibuat, yaitu SNI 2847-2019, SNI 1726-2019, dan SNI 1727-2020. Perencanaan struktur beton bertulang menggunakan mutu K-300 atau setara f’c 24 MPa, dengan baja tulangan menggunakan mutu BJTS 420 dan BJTS 280. Beban gempa rencana pada struktur menggunakan metode statik ekivalen. Gedung dirancang terdiri dari 4 lantai ditambah 1 lantai atap dengan fungsi utama gedung adalah sebagai fasilitas pendidikan. Penelitian ini melibatkan beberapa software pendukung seperti SAP2000 untuk memodelkan analisis struktur, spColumn untuk menganalisa kolom, Autodesk Autocad dan Revit untuk membuat gambar detail secara 2D dan 3D. Hasil desain pada struktur portal gedung semuanya menggunakan tulangan longitudinal berdiameter 19 mm dan sengkang 10 mm, dan sistem struktur direncanakan menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Perlindungan Khusus Terhadap Anak sebagai Korban Kekerasan Seksual di Kota Tarakan”. Banyaknya kasus kekerasan di indonesia baik kekerasan fisik, psikis, maupun seksual dengan anak sebagai korban, menimbulkan reaksi keras di masyarakat. Pada perkembangan masyarakat yang semakin luas pastinya banyak dampak yang ditimbulkan khususnya pada dunia kejahatan salah satunya yaitu kekerasan seksual yang dimana menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran pada masyarakat. Pada dasarnya perlindungan anak sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini adalah bagaimana bentuk perlindungan khusus yang diberikan oleh pihak PPA terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual di Kota Tarakan. Serta hambatan bagi pihak PPA dalam memberikan perlindungan khusus terhadap anak korban kekerasan seksual. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris yakni melakukan pengamatan terhadap suatu peraturan perundang-undangan dan sejauh mana peraturan tersebut ditegakkan, dan melakukan wawancara kepada pihak terkait. Hasil dari penelitian ini berupa kesimpulan bahwa, Perlindungan khusus terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual meskipun sudah diatur oleh peraturan perundang-undangan. Ternyata belum sepenuhnya di laksanakan melainkan hanya sebagian. Walaupun belum maksimal, namun ada beberapa bentuk perlindungan khusus yang sudah diberikan kepada anak sebagai korban kekerasan seksual sesuai Undang-undang No. 35 Tahun 2014 pasal 59 A seperti penanganan yang cepat termasuk pengobatan serta pencegahan penyakit dan gangguan kesehatan lainnya, rehabilitasi sosial, pendampingan psikososial pada saat pengobatan, pemberian bantuan sosial bagi anak yang berasal dari keluarga tidak mampu, pemberian perlindungan dan pendampingan pada setiap proses peradilan. Dan untuk melaksanakan itu semua alangkah baik nya pihak PPA mengadakan sosialisasi lebih baik lagi kepada masyarakat maupun orangtua agar anak nya mau untuk di Rehabilitasi dan Pendampingan psikososial.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Penelitian terkait reproduksi ikan khususnya tentang Lm dan Lc pada hasil tangkapan rawai dasar yang ada di Pulau Tarakan perlu dilakukan pengkajian, guna menjaga kelestarian dan keberadaan populasi ikan yang ada di perairan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan data ukuran panjang total dan standar serta berat ikan, mendapatkan data karakteristik dan tingkat kematangan gonad ikan, serta menjelaskan ukuran pertama kali matang gonad dan ukuran pertama kali tertangkap ikan hasil tangkapan utama perikanan rawai dasar yang didaratkan di Kota Tarakan. Metode penelitian menggunakan metode observasi dengan pengamatan dan pengukuran ikan hasil tangkapan rawai dasar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2021. Hasil pengukuran sampel ikan Arut (Pomadasys sp) diperoleh kisaran panjang total 24,7-51,9 cm, berat berkisar 237-2150 gram dan panjang standar 18,8-40,3 cm. Sampel ikan Kakap Merah (Lutjanus sp) diperoleh kisaran panjang total 32,0-50,8 cm, panjang standar 25,8-45,2 cm dan berat berkisar 509-2640 gram. Hasil pengamatan karakteristik Tingkat Kematangan Gonad (TKG) sampel ikan Arut (Pomadasys sp) berada pada TKG I-V dan sampel ikan Kakap Merah (Lutjanus sp) diperoleh TKG I-III. Hasil pengukuran Lm dan Lc sampel ikan Arut (Pomadasys sp) diperoleh nilai Lm > Lc (Lm = 30,17 cm; Lc = 25,98 cm) dan nilai Lm dan Lc pada sampel ikan kakap merah (Lutjanus sp) menunjukan Lm > Lc (Lm = 41,51 cm; Lc = 36,39 cm).