ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertumpu pada kenyataan bahwa hukum adat memiliki kedudukan penting dalam menjaga harmoni sosial serta menyelesaikan berbagai sengketa yang muncul di tengah masyarakat adat. Namun, keberadaannya kerap menghadapi tantangan akibat dominasi sistem hukum formal dan keterbatasan dukungan kelembagaan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merumuskan dua permasalahan utama, yaitu: (1) bagaimana revitalisasi hukum adat dapat berfungsi sebagai alternatif penyelesaian sengketa di masyarakat adat Desa Belayan, dan (2) apa peran pemerintah daerah dalam mendukung revitalisasi hukum adat di Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Analisis dilakukan dengan menelaah berbagai ketentuan hukum positif yang relevan serta gagasan konseptual tentang peran hukum adat dalam sistem hukum nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi hukum adat di Desa Belayan dapat berfungsi sebagai mekanisme penyelesaian sengketa yang lebih cepat, sederhana, dan berakar pada nilai keadilan lokal. Di sisi lain, pemerintah daerah berperan penting melalui pengakuan hukum, pembentukan regulasi daerah, fasilitasi kelembagaan adat, serta penguatan kapasitas tokoh adat agar hukum adat dapat berfungsi secara optimal. Oleh karena itu, perlu adanya langkah strategis berupa penguatan regulasi daerah yang secara jelas mengakui kedudukan hukum adat, peningkatan kapasitas lembaga adat melalui pelatihan dan pendampingan, serta penyediaan dukungan sarana dari pemerintah daerah. Upaya ini diharapkan mampu menjadikan hukum adat sebagai mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif sekaligus tetap selaras dengan prinsip-prinsip hukum nasional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa peran revitalisasi Pasar Tenguyun terhadap kesejahteraan pedagang di Pasar Tenguyun dan besarnya perbedaan pendapatan pedagang Pasar Tenguyun sebelum dan sesudah revitalisasi. Metode penelitian ini menggunakan mixed method yaitu, deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik sampel quota random sampling proporsional sebanyak 50 sampel dari berbagai jenis usaha, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis menggunakan Skala Likert dan analisis pendapatan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi responden terhadap revitalisasi pasar sebesar 81,33% menyatakan sangat setuju, menunjukkan bahwa revitalisasi pasar berperan positif dengan kategori “Sangat Sejahtera”. Perbedaan pendapatan sebelum dan sesudah revitalisasi pasar sebesar Rp. 2.596.123. Pendapatan pedagang pasar sebelum revitalisasi sebesar Rp. 8.037.265 sedangkan sesudah revitalisasi sebesar Rp.10.633.388, dibandingkan dengan Upah Minimum Kota Tarakan Tahun 2024 sebesar Rp. 4.188.174, maka pendapatan pedagang Pasar Tenguyun 2,54 kali lebih besar dapat dikategorikan “Sangat Sejahtera”.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
.Universitas Borneo Tarakan berencana akan membuka program studi kedokteran pada tahun 2023. Sehingga, diperlukan sebuah gedung yang mampu mendukung berjalannya segala aktivitas perkuliahan. Gedung tersebut harus direncanakan tidak hanya memiliki kekuatan tehadap beban selama masa layan, namun juga harus kuat terhadap gempa. Hal inilah yang mendasari dilakukannya penelitian ini, yaitu untuk memberikan referensi ataupun rekomendasi perancangan struktur gedung beton bertulang tahan gempa sesuai dengan standar terbaru di kota Tarakan, khususnya gedung kuliah untuk prodi kedokteran. Desain struktur menggunakan standar terbaru pada saat penelitian dibuat, yaitu SNI 2847-2019, SNI 1726-2019, dan SNI 1727-2020. Perencanaan struktur beton bertulang menggunakan mutu K-300 atau setara f’c 24 MPa, dengan baja tulangan menggunakan mutu BJTS 420 dan BJTS 280. Beban gempa rencana pada struktur menggunakan metode statik ekivalen. Gedung dirancang terdiri dari 4 lantai ditambah 1 lantai atap dengan fungsi utama gedung adalah sebagai fasilitas pendidikan. Penelitian ini melibatkan beberapa software pendukung seperti SAP2000 untuk memodelkan analisis struktur, spColumn untuk menganalisa kolom, Autodesk Autocad dan Revit untuk membuat gambar detail secara 2D dan 3D. Hasil desain pada struktur portal gedung semuanya menggunakan tulangan longitudinal berdiameter 19 mm dan sengkang 10 mm, dan sistem struktur direncanakan menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK).