Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Sosial Ekonomi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Faktor Sosial Ekonomi dengan Status Gizi Balita di Posyandu Padaidi Kelurahan Selumit Pantai Kota Tarakan

2026•

Sosial ekonomi menjadi salah satu penyebab tidak langsung yang menyebabkan gangguan gizi, terutama pada anak balita. Komponen faktor sosial ekonomi terdiri dari pendidikan, pekerjaan, dan penghasilan. Penelitian ini akan meneliti ketiga indikator utama, yaitu pendidikan orang tua, pekerjaan ibu, dan penghasilan keluarga karena ketiga komponen ini memiliki peran signifikan dan saling berhubungan dalam menentukan kualitas gizi balita. Penelitian dilakukan dengan metode non eksperimental kuantitatif menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional di Posyandu Padaidi Kelurahan Selumit Pantai Kota Tarakan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non Probability Sampling dengan pendekatan Accidental Sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar karakteristik dengan pengukuran sosial ekonomi yang meliputi pendidikan orang tua, pekerjaan ibu, dan penghasilan keluarga. Serta, status gizi balita yang diambil berdasarkan perbandingan berat badan terhadap tinggi badan (BB/TB). Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan Uji Fisher's Exact Test. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan ayah (p=0,394), pendidikan ibu (p=0,602), dan pekerjaan ibu (p=0,638) dengan status gizi balita di Posyandu Padaidi Kelurahan Selumit Pantai Kota Tarakan. Faktor penghasilan berhubungan dengan status gizi balita di Posyandu tersebut dengan nilai p=0,034. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan pengetahuan mengenai pemilihan bahan makanan bergizi, pengolahan makanan, dan variasi makanan yang sesuai dengan kemampuan keluarga untuk meningkatkan gizi balita.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Pendapatan Usaha Tani Sawi (Brassica Juncea L) Di Kelurahan Kampung Enam Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adanya permasalahan sosial ekonomi tentu akan berpengaruh pada pendapatan petani yang yang ada dalam penelitian ini, bertujuan untuk 1) Untuk mengetahui pendapatan usahatani sawi (Brassica juncea L) di Kelurahan Kampung Enam. 2) Untuk mengetahui kontribusi usahatani sawi terhadap total pendapatan keluarga petani di Kelurahan Kampung Enam. 3) Untuk mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi (Umur, pendidikan, pengalaman bekerja, tanggungan keluarga, luas lahan dan modal) terhadap pendapatan usaha tani sawi (Brassica juncea L) di Kelurahan Kampung Enam. Metode menentukan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Metode Menggumpulkan data yang digunakan yaitu, Wawancara dengan petani dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa pendapatan bersih usaha tani sawi di Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur diperoleh sebanyak Rp 402.961/MT. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa kontribusi usaha tani sawi terhadap pendapatan total rumah tangga yaitu sebesar 28%. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya tingkat kontribusi usaha tani sawi terhadap pendapatan rumah tangga di Kelurahan Kampung Enam masuk kedalam kategori rendah. Faktor sosial ekonomi yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan usaha tani sawi di Kecamatan Tarakan Timur secara nyata adalah modal. Nilai signifikansi uji t yaitu 0,00 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya faktor modal berpengaruh secara nyata terhadap pendapatan usahatani sawi. Maka disarankan untuk petani agar kiranya lebih menyiapkan kesiapan sebelum melakukan usaha tani seperti tabungan dan pendapatan lain sehingga dapat menambah modal yang digunakan selama berusaha tani agar tidak kekurangan modal dan untuk meningkatkan pendapatan petani.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemetaan Sosial Ekonomi Petani Sayuran Di Kelurahan Juata Laut Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan

2024•

PEMETAAN SOSIAL EKONOMI PETANI SAYURAN DI KELURAHAN JUATA LAUT KECAMATAN TARAKAN UTARA KOTA TARAKAN Abstrak Pemetaan sosial ekonomi merupakan kegiatan yang bertujuan menghasilkan data dan informasi yang diperoleh dari kelompok atau komunitas untuk memberikan gambaran kondisi lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi. Pemetaan dimaksud untuk memotret atau menggambarkan keadaan masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani sayuran baik dari segi keinginan, kebutuhan dan kendala yang terjadi dalam bertani sayuran. Adapun Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui karakteristik sosial ekonomi petani sayuran di Kelurahan Juata Laut Kecamatan Tarakan Utara dan, 2) Memetakan kondisi sosial ekonomi petani sayuran di Kelurahan Juata Laut Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia petani termasuk produktif dengan rata-rata tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD), Dari kisaran interval tersebut maka 65% dengan 52 petani, memiliki jumlah anggota keluarga 4-6 orang. Sebanyak 41 orang atau 51,2% dengan lama usaha 10-17 tahun. Tanah yang dimiliki petani sayuran merupakan tanah pinjaman dengan rata-rata luas lahan 0,05-0,5 ha. dominan petani yang menjual produksi sayurannya melalui tengkulak dengan pendapatan petani Rp. 500,00-3,500,000 dengan frekuensi 46 orang. rata-rata petani lebih memilih menanam jenis sayuran buah musiman seperti; kacang panjang, buncis, terung, cabe, tomat, pare, dan ketimun di bandingkan dengan jenis sayuran daun seperti; bayam, kangkung, daun bawang, dan cangkomanis. Kata kunci: Pemetaan, Soial Ekonomi, Petani Sayuran. SOCIO-EKONOIC MAPPINGG OF VEGETABLE FARMERS IN JUATA LAUT VILLAGE, NORTH TARAKAN DISTRICT, TARAKAN CITY Abstract Socio-economic mapping is an activity that aims to produce data and information obtained from groups or communities to provide an overview of environmental. social, cultural and economic conditions. Mapping is intended to capture or describe the state of people who make a living as vegetable farmers in terms of their wants, needs and constraints that occur in vegetable farming. The objectives to be achieved in this research were: 1) identifying the socio-economic characteristics of vegetable farmers in Juata Laut Village, North Tarakan District and, 2) mapping the socio- economic conditions of vegetable farmers in Juata Laut Village, North Tarakan District, Tarakan City. The method of determining the sample used purposive sampling. Data analysis technique in this research was descriptive analysis. The results revealed that the age of farmers classified as productive with an average educational level of primary school. Based on the interval range, 65% of 52 farmers have family members of 4-6 people. 41 people or 51.2% have had a length of business of 10-17 years. The land owned by vegetable farmers is borrowed land with an average land area of 0.05-0.5 ha. Predominantly, the farmers sell their vegetable production through middlemen with income ranging from IDR 500,00- 3,500,000 with a frequency of 46 people. On average, farmers prefer to plant seasonal fruit vegetables such as long beans, green beans, eggplants, chilies. tomatoes, bitter melon, and cucumbers compared to leaf vegetables such as spinach, water spinach, leeks, and sweetleaf. Keywords: Mapping, Socio-Ekonomic, Vegetable Farmers

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Revitalisasi Terhadap Kesejahteraan Pedagang Pasar Tenguyun Di Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa peran revitalisasi Pasar Tenguyun terhadap kesejahteraan pedagang di Pasar Tenguyun dan besarnya perbedaan pendapatan pedagang Pasar Tenguyun sebelum dan sesudah revitalisasi. Metode penelitian ini menggunakan mixed method yaitu, deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik sampel quota random sampling proporsional sebanyak 50 sampel dari berbagai jenis usaha, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis menggunakan Skala Likert dan analisis pendapatan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi responden terhadap revitalisasi pasar sebesar 81,33% menyatakan sangat setuju, menunjukkan bahwa revitalisasi pasar berperan positif dengan kategori “Sangat Sejahtera”. Perbedaan pendapatan sebelum dan sesudah revitalisasi pasar sebesar Rp. 2.596.123. Pendapatan pedagang pasar sebelum revitalisasi sebesar Rp. 8.037.265 sedangkan sesudah revitalisasi sebesar Rp.10.633.388, dibandingkan dengan Upah Minimum Kota Tarakan Tahun 2024 sebesar Rp. 4.188.174, maka pendapatan pedagang Pasar Tenguyun 2,54 kali lebih besar dapat dikategorikan “Sangat Sejahtera”.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Dampak Relokasi Pasar Tradisional Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Pedagang Pasar (Studi Tentang Pedagang Pasar Sungai Pancang Kecamatan Sebatik Utara)

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak relokasi pasar tradisional terhadap kondisi sosial ekonomi pedagang di Pasar Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian menggunakan sampel jenuh seluruh populasi sebanyak 30 responden sebagai pedagang di pasar. Teknik analisis persepsi menggunakan skala likert dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan persepsi responden s ebesar 84,08% dengan kategori "Sangat Sejahtera" dengan artian bahwa relokasi pasar ini berkontribusi pada peningkatan dalam proses jual beli, stabilitas ekonomi, dan interaksi sosial. Tingkat pendapatan bersih pedagang sayur sebesar Rp.7.477.059, pedagang ikan sebesar Rp.6.168.889, dan pedagang pakaian Rp.8.328.750 dengan rata-rata total sebesar Rp.7.324.888. Pendapatan pedagang pasar sungai pancang berada diatas pendapatan sektor informal Kabupaten Nunukan sebesar Rp.1.941.993 dapat dikategori "Sejahtera".

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail