2025 · Book ·
Ade Safitri Damayanti, Pengaruh Layanan Informasi Terhadap Pemahaman Kejujuran Siswa Kelas VII di SMP Negeri 6 Tarakan. Dibimbing Oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd selaku dosen pembimbing utama dan Ibu Nurul Fadilah, S.Pd.I., M.Pd selaku dosen pembimbingn anggota. Kejujuran merupakan kunci utama dalam kehidupan sehari-hari baik itu kejujuran dalam keluarga, kejujuran dalam lingkungan masyarakat, atau kejujuran dalam lingkungan sekolah, salah satu layanan bimbingan dan konseling yang diberikan disekolah adalah layanan informasi. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Layanan Informasi Terhadap Pemahaman Kejujuran Siswa Kelas VII di SMP Negeri 6 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan Pre-Experimental, dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik Random Sampling dengan populasi penelitian sebanyak 108 siswa dan sampel berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa skala tentang pemahaman kejujuran siswa. Berdasarkan hasil penelitian bahwa uji paired sampel t-test, dengan nilai sig (2- tailed) 0,001 ˂ 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Maka terdapat Pengaruh Layanan Informasi Terhadap Pemahaman Kejujuran Siswa Kelas VII di SMP Negeri 6 Tarakan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ade Safitri Damayanti, Pengaruh Layanan Informasi Terhadap Pemahaman Kejujuran Siswa Kelas VII di SMP Negeri 6 Tarakan. Dibimbing Oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd selaku dosen pembimbing utama dan Ibu Nurul Fadilah, S.Pd.I., M.Pd selaku dosen pembimbingn anggota. Kejujuran merupakan kunci utama dalam kehidupan sehari-hari baik itu kejujuran dalam keluarga, kejujuran dalam lingkungan masyarakat, atau kejujuran dalam lingkungan sekolah, salah satu layanan bimbingan dan konseling yang diberikan disekolah adalah layanan informasi. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Layanan Informasi Terhadap Pemahaman Kejujuran Siswa Kelas VII di SMP Negeri 6 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan Pre-Experimental, dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik Random Sampling dengan populasi penelitian sebanyak 108 siswa dan sampel berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa skala tentang pemahaman kejujuran siswa. Berdasarkan hasil penelitian bahwa uji paired sampel t-test, dengan nilai sig (2- tailed) 0,001 ˂ 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Maka terdapat Pengaruh Layanan Informasi Terhadap Pemahaman Kejujuran Siswa Kelas VII di SMP Negeri 6 Tarakan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Adanya permasalahan sosial ekonomi tentu akan berpengaruh pada pendapatan petani yang yang ada dalam penelitian ini, bertujuan untuk 1) Untuk mengetahui pendapatan usahatani sawi (Brassica juncea L) di Kelurahan Kampung Enam. 2) Untuk mengetahui kontribusi usahatani sawi terhadap total pendapatan keluarga petani di Kelurahan Kampung Enam. 3) Untuk mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi (Umur, pendidikan, pengalaman bekerja, tanggungan keluarga, luas lahan dan modal) terhadap pendapatan usaha tani sawi (Brassica juncea L) di Kelurahan Kampung Enam. Metode menentukan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Metode Menggumpulkan data yang digunakan yaitu, Wawancara dengan petani dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa pendapatan bersih usaha tani sawi di Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur diperoleh sebanyak Rp 402.961/MT. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa kontribusi usaha tani sawi terhadap pendapatan total rumah tangga yaitu sebesar 28%. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya tingkat kontribusi usaha tani sawi terhadap pendapatan rumah tangga di Kelurahan Kampung Enam masuk kedalam kategori rendah. Faktor sosial ekonomi yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan usaha tani sawi di Kecamatan Tarakan Timur secara nyata adalah modal. Nilai signifikansi uji t yaitu 0,00 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya faktor modal berpengaruh secara nyata terhadap pendapatan usahatani sawi. Maka disarankan untuk petani agar kiranya lebih menyiapkan kesiapan sebelum melakukan usaha tani seperti tabungan dan pendapatan lain sehingga dapat menambah modal yang digunakan selama berusaha tani agar tidak kekurangan modal dan untuk meningkatkan pendapatan petani.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Adanya permasalahan sosial ekonomi tentu akan berpengaruh pada pendapatan petani yang yang ada dalam penelitian ini, bertujuan untuk 1) Untuk mengetahui pendapatan usahatani sawi (Brassica juncea L) di Kelurahan Kampung Enam. 2) Untuk mengetahui kontribusi usahatani sawi terhadap total pendapatan keluarga petani di Kelurahan Kampung Enam. 3) Untuk mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi (Umur, pendidikan, pengalaman bekerja, tanggungan keluarga, luas lahan dan modal) terhadap pendapatan usaha tani sawi (Brassica juncea L) di Kelurahan Kampung Enam. Metode menentukan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Metode Menggumpulkan data yang digunakan yaitu, Wawancara dengan petani dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa pendapatan bersih usaha tani sawi di Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur diperoleh sebanyak Rp 402.961/MT. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa kontribusi usaha tani sawi terhadap pendapatan total rumah tangga yaitu sebesar 28%. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya tingkat kontribusi usaha tani sawi terhadap pendapatan rumah tangga di Kelurahan Kampung Enam masuk kedalam kategori rendah. Faktor sosial ekonomi yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan usaha tani sawi di Kecamatan Tarakan Timur secara nyata adalah modal. Nilai signifikansi uji t yaitu 0,00 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya faktor modal berpengaruh secara nyata terhadap pendapatan usahatani sawi. Maka disarankan untuk petani agar kiranya lebih menyiapkan kesiapan sebelum melakukan usaha tani seperti tabungan dan pendapatan lain sehingga dapat menambah modal yang digunakan selama berusaha tani agar tidak kekurangan modal dan untuk meningkatkan pendapatan petani.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Presiden Republik Indonesia menyampaikan perlunya dilakukan penyederhanaan birokrasi menjadi hanya 2 (dua) level dan mengganti/mengalihkan jabatan tersebut dengan jabatan fungsional yang berbasis keahlian/keterampilan dan kompetensi tertentu. Kota Tarakan sebagai salah satu daerah di Indonesia juga melaksanakan penyederhanaan Birokrasi yang terlah diatur Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dalam surat edaran nomor 384, 390, dan 391 mengenai Langkah Strategis dan Konkret Penyederhanaan Birokrasi. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini yaitu metode penelitian yang bersifat normatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan undang-undang, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Penelitian dilakukan dengan menggunakan tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Pelaksanaan penyederhanaan birokrasi masih tidak sesuai dengan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara yang masih memiliki tiga lapis jabatan dan tidak adanya pembahasan mengenai pengalihan jabatan eselon. Penyederhanaan birokrasi di Tarakan baru dilasanakan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dimana pemangkasan juga hanya akan dilakukan kepada pemangku jabatan eselon 4 yang telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dalam Surat Edaran Menteri Nomor 391 mengenai Langkah Strategis Dan Konkret Penyederhanaan Birokrasi.
2020 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) dan konvensional terhadap kemampuan komunikasi matematika, pengaruh motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah terhadap kemampuan komunikasi matematika, dan pengaruh interaksi antara model pembelajaran (AIR dan konvensional) dengan motivasi belajar terhadap kemampuan komunikasi matematika pada siswa kelas XI SMK Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian treatment by level factorial 2×3. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 2 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah XI TAV 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MESIN 2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematika dan angket motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS version 24.0 for Windows. Analisis deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan analisis variansi dua jalur. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikan 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran (AIR dan konvensional) berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematika dengan nilai p-value 0,000, motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematika dengan nilai p-value 0,032, dan tidak ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar terhadap kemampuan komunikasi matematika dengan nilai p-value 0,615.