Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Subjek: Kata Kunci: Pendapatan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara Menggunakan Pendekatan Regresi Spasial

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap pertumbuhan ekonomi serta mengidentifikasi dependensi spasial antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang mencakup lima kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2014–2023. Data penelitian bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis dilakukan melalui estimasi awal, pengujian dependensi antarwilayah menggunakan Pesaran’s Cross-sectional Dependence Test, serta estimasi regresi spasial menggunakan Spatial Autoregressive (SAR) dan Spatial Error Model (SEM) dengan pendekatan random effects dan spatial fixed-effects. Pemilihan model terbaik dilakukan berdasarkan nilai Akaike Information Criterion (AIC) terendah dan log-likelihood tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dependensi spasial antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara, dengan nilai statistik Pesaran CD sebesar 9,215 dan probabilitas 0,0000. Berdasarkan hasil perbandingan model, Spatial Error Model (SEM) dengan spatial fixed-effects dipilih sebagai model terbaik dengan AIC sebesar 97,21685 dan log-likelihood sebesar −44,6084. Pada model tersebut, PAD berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar −18,48927 dan probabilitas 0,030, sedangkan DAU berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 454,9621 dan probabilitas 0,030. Parameter spasial lambda (λ) sebesar −0,803902 dengan probabilitas 0,000 menunjukkan adanya dependensi spasial negatif pada komponen error, yang mengindikasikan adanya faktor-faktor tidak teramati yang memiliki keterkaitan spasial antarwilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tidak hanya berkaitan dengan kondisi fiskal daerah, tetapi juga dengan keterkaitan spasial antarwilayah. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan perlu mempertimbangkan karakteristik kewilayahan dan memperkuat koordinasi antardaerah untuk mendukung pemerataan dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KELURAHAN SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sektor informal seperti Pedagang Kaki Lima (PKL) memiliki peran strategis sebagai tulang punggung ekonomi mikro dan alternatif penyedia lapangan kerja dalam menekan angka pengangguran di Kota Tarakan. Namun, para pelaku usaha ini sering kali menghadapi hambatan struktural seperti keterbatasan modal dan ketidakpastian operasional yang berdampak langsung pada fluktuasi pendapatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja, jam kerja, dan lama usaha baik secara parsial maupun simultan terhadap pendapatan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kelurahan Sebengkok, Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada responden PKL di Kelurahan Sebengkok. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda yang diolah melalui perangkat lunak SPSS 25. Hasil analisis menunjukkan persamaan regresi LnY = 6,165 + 0,602LnX1 + 0,038X2 + 0,035X3 + e. Berdasarkan uji parsial (Uji t), variabel modal kerja (X1) dan lama usaha (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan (thitung > ttabel dan sig. 0,05). Sebaliknya, variabel jam kerja (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (thitung ttabel dan sig. > 0,05). Secara simultan (Uji F), ketiga variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap pendapatan secara bersama-sama (Fhitung = 71,618 > Ftabel = 2,70 ; sig. = 0,000). Nilai Koefisien Determinasi (R2) sebesar 0,698 menunjukkan bahwa modal kerja, jam kerja, dan lama usaha mampu menjelaskan variasi pendapatan PKL sebesar 69,8%, sedangkan sisanya sebesar 30,2% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SOSIAL EKONOMI TERHADAP KESEJAHTERAAN NELAYAN DI KELURAHAN MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, tingkat pendidikan, dan jumlah tanggungan terhadap kesejahteraan nelayan di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan. Penelitian dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat pesisir yang memiliki potensi sumber daya perikanan besar, namun tingkat kesejahteraan nelayan masih relatif rendah akibat berbagai kendala sosial ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana terhadap 100 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS melalui uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendapatan dan variabel tingkat pendidikan berpengaruh positif terhadap kesejahteraan nelayan di Kelurahan Mamburungan. Semakin tinggi pendapatan dan tingkat pendidikan yang diperoleh, maka semakin baik kesejahteraan. Sementara itu, variabel jumlah tanggungan tidak berpengaruh negatif terhadap kesejahteraan nelayan di Kelurahan Mamburungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) TERHADAP BELANJA MODAL PADA KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2013-2023

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Belanja Modal di kabupaten dan kota Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data sekunder yang berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) periode 2013–2023. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa secara parsial, PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja, hal ini didukung dengan kota Tarakan yang mampu meningkatkan APBD (Belanja modal) melalui PAD yang dihasilkan oleh retribusi daerah, menunjukkan bahwa peningkatan PAD memperkuat kemampuan fiskal daerah dalam membiayai pembangunan secara mandiri. DAU tidak menunjukkan pengaruh signifikan, dikarenakan DAU bersifat fleksibel dana ini sebagian besar terserap pada belanja operasional, sehingga peningkatannya tidak secara langsung mendorong belanja modal. Berbeda dengan DAK yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Belanja Modal hasil ini menemukan adanya substitution effect, di mana peningkatan DAK menggantikan pendanaan belanja modal dari sumber lain. Akibatnya peningkatan DAK justru diikuti dengan penurunan belanja modal, sehinggah secara statistik menghasilkan hubungan negatif dan signifikan. Dan secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Modal, yang menunjukkan struktur fiskal daerah dipengaruhi oleh kombinasi pendapatan asli dan transfer pusat. Nilai Adusted R² sebesar 0,195 menunjukkan bahwa PAD, DAU, dan DAK mampu menjelaskan 19,5% variasi Belanja Modal. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas objek penelitian agar hasil analisis lebih komprehensif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Dampak Ritel Modern Berjejaring Terhadap Pendapatan Pedagang Warung Tradisional di Kota Tarakan

2025•

Pertumbuhan ritel modern berjejaring di kota tarakan membawa dampak negatif bagi warung tradisional, persaingan yang mempengaruhi modal, biaya, jam kerja dan pendapatan. Fenomena dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh pendapatan pedagang warung tradisional di kota tarakan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode analisis regresi berganda. data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. populasi penelitian adalah pedagang warung tradisional dan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah keseluruhan populasi sebesar 92 responden dengan teknik simple random sampling. Variabel independen yang diteliti meliputi modal (X1), biaya (X2), jam kerja (X3) sedangkan variabel depenten adalah pendapatan (Y). Hasil penelitian ini menujukkan bahwa jam kerja (X3) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang warung tradisional di Kota Tarakan. sedangkan, modal (X1), biaya (X2) tidak berpengaruh terhadap pendapatan. Modal, biaya, jam kerja secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. Nilai koefisien determinasi (R2) 0,086 menunjukkan bahwa 8,6%. Sedangkan sisanya dipengaruhi yakni 91,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar penelitian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani kakao di desa mentun sajau kecamatan tanjung palas timur kabupaten bulungan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aimed to identify and analyze the factors influencing cocoa farming income in Metun Sajau Village, Tanjung Palas Timur District, Bulungan Regency. Cocoa is a commodity with substantial economic potential in the region, although its development is constrained by several challenges such as limited capital, suboptimal use of production inputs, and the continued reliance on traditional management practices. A quantitative research approach was employed, using multiple linear regression analysis to examine the effects of land area (X1), production costs (X2), and production volume (X3) on cocoa farmers' income (Y). Data were collected from 30 active cocoa farmers selected using a purposive sampling technique. The analysis revealed that, simultaneously, the three independent variables significantly influenced the income of cocoa farmers, as indicated by an F-test significance value of 0.000 (0.05). Partially, each variable also had a statistically significant effect, with p-values below 0.05. The coefficient of determination (R2) was 0.507, indicating that 50.7% of the variation in income could be explained by the combined effect of land area, production costs, and production volume. On average, farmers earned a net income of IDR 66,530,867 per hectare per year from cocoa farming. These findings emphasized the importance of optimizing land use, managing production costs efficiently, and increasing production output to improve farmers' income. The results were expected to serve as a reference for farmers, local governments, and private stakeholders in formulating strategies to enhance cocoa productivity and support the sustainable economic welfare of cocoa farmers in Bulungan Regency, particularly in Metun Sajau Village. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan usahatani kakao di Desa Metun Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan. Variabel independen yang dikaji meliputi luas lahan, biaya produksi, dan jumlah produksi, sedangkan variabel dependennya adalah pendapatan petani kakao. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Sampel yang digunakan sebanyak 30 petani kakao yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani kakao. Secara parsial, luas lahan, biaya produksi, dan jumlah produksi masing-masing juga berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,507 menunjukkan bahwa 50,7% variasi pendapatan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan lahan, efisiensi biaya, dan peningkatan produksi dalam upaya meningkatkan pendapatan petani kakao. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi petani, pemerintah, dan pihak terkait dalam merumuskan strategi peningkatan kesejahteraan petani kakao secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Preferensi Pegawai dalam Melakukan Transaksi Non Tunai

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, kemudahan penggunaan, manfaat, dan kepercayaan terhadap preferensi pegawai dalam melakukan transaksi non tunai. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital yang mengubah pola transaksi masyarakat, termasuk pegawai instansi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 85 pegawai Universitas Borneo Tarakan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil analisis secara simultan menunjukkan bahwa keempat variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap preferensi transaksi non tunai. Secara parsial, variabel manfaat dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi pegawai dalam bertransaksi non tunai. Sementara itu, variabel pendapatan berpengaruh negatif namun tidak signifikan, dan kemudahan penggunaan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa preferensi pegawai dalam menggunakan transaksi non tunai lebih dipengaruhi oleh persepsi atas manfaat dan kepercayaan terhadap layanan digital, dibandingkan pertimbangan ekonomi maupun aspek kemudahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Pendapatan Usaha Tani Sawi (Brassica Juncea L) Di Kelurahan Kampung Enam Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adanya permasalahan sosial ekonomi tentu akan berpengaruh pada pendapatan petani yang yang ada dalam penelitian ini, bertujuan untuk 1) Untuk mengetahui pendapatan usahatani sawi (Brassica juncea L) di Kelurahan Kampung Enam. 2) Untuk mengetahui kontribusi usahatani sawi terhadap total pendapatan keluarga petani di Kelurahan Kampung Enam. 3) Untuk mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi (Umur, pendidikan, pengalaman bekerja, tanggungan keluarga, luas lahan dan modal) terhadap pendapatan usaha tani sawi (Brassica juncea L) di Kelurahan Kampung Enam. Metode menentukan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Metode Menggumpulkan data yang digunakan yaitu, Wawancara dengan petani dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa pendapatan bersih usaha tani sawi di Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur diperoleh sebanyak Rp 402.961/MT. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa kontribusi usaha tani sawi terhadap pendapatan total rumah tangga yaitu sebesar 28%. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya tingkat kontribusi usaha tani sawi terhadap pendapatan rumah tangga di Kelurahan Kampung Enam masuk kedalam kategori rendah. Faktor sosial ekonomi yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan usaha tani sawi di Kecamatan Tarakan Timur secara nyata adalah modal. Nilai signifikansi uji t yaitu 0,00 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya faktor modal berpengaruh secara nyata terhadap pendapatan usahatani sawi. Maka disarankan untuk petani agar kiranya lebih menyiapkan kesiapan sebelum melakukan usaha tani seperti tabungan dan pendapatan lain sehingga dapat menambah modal yang digunakan selama berusaha tani agar tidak kekurangan modal dan untuk meningkatkan pendapatan petani.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pooled data atau gabungan dari data cross-section dan time series sehingga metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel, dengan pendekatan yang terpilih adalah Common Effect Model (CEM). Hasil estimasi menunjukkan bahwa (1) pendapatan asli daerah secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara; (2) dana alokasi umum secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara; (3) tenaga kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara dan (4) pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan jumlah tenaga kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pendapatan Petani Rumput Laut Di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan petani rumput laut di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan petani rumput laut di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan. Metode penelitian yang digunakan adalah data kuantitatif deskriptif. bahan yang digunakan primer dan sekunder, data primer diperoleh dari pelaku usahatani melalui wawancara langsung serta menggunakan kuisioner dan data sekunder diperoleh melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Nunukan. responden dipilih secara acak dengan jumlah responden sebanyak 83 responden, analisis data menggunakan analisis pendapatan. Hasil penelitian besarnya pendapatan yang diperoleh petani rumput laut di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan dengan nilai rata-rata pendapatan bersih petani sebesar Rp3.216.391/panen yang diperoleh dari selisih total penerimaan sebesar Rp11.492.706/panen dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp8.276.315/ panen.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR PENGARUH PENDAPATAN PEKERJA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN NUNUKAN BARAT

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakan Variabel Biaya produksi dan Harga jual berpengaruh terhadap Pendapatan, dan apakah secara Simul-tan Variabel Biaya produksi dan Harga jual berpengaruh terhadap Pendapatan. Penelitian ini mengunakan pendekatan Kuantitatif di mana data yang di olah ber-bentuk angka dengan mengunakan teknik penyebaran kuesioner guna mengumpulkan data. Adapun sampel yang di gunakan pada penelititian ini adalah sebanyak 40 re-ponden. Untuk pengujian hipotesis dalam penelitian ini maka peneliti mengunakan analisis regresi linier berganda dengan uji t dan uji f mengunakan aplikasi SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Biaya produksi, Harga Jual berpengaruh secara Parsial terhadap Pendapatan, maka dapat di simpulkan bahwa Biaya Produksi dan Harga Jual berpengaruh terhadap Pendapatan. Secara Simultan dapat di lihat bahwa secara Simultan atau bersama-sama Biaya Produksi, Harga Jual berpengaruh terhadap Pendapatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA WISATA PULAU SAPI KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA WISATA PULAU SAPI KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU ABSTRAK Padi sawah adalah salah satu komoditas yang di budidayakan di Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui perbandingan biaya tetap dengan biaya variabel pada usahatani Padi Sawah di Desa Wisata Pulau Sapi, (2) Untuk menghitung pendapatan usahatani Padi Sawah di Desa Wisata Pulau Sapi (3) Untuk mengetahui faktor-faktor luas lahan, jumlah tenaga kerja dan total biaya berpengaruh terhadap pendapatan usahatani Padi sawah. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif, Analisis perbandingan biaya tetap dan biaya variabel, analisis pendapatan petani dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah menunjukan bahwa nilai perbandingan VC/TC: 82% dan FC/TC: 18% Pendapatan petani sebesar Rp. 3.055.017/musim tanam. Adjusted R square sebesar .831, jumlah tenaga kerja, luas lahan dan total biaya mempengaruhi variable pendapatan sebesar 82,1%. Persamaan regresi yang dihasilkan adalah Y = 5.390 + 0.525X1 + 0.999X2 - 0.66X3. Uji F (simultan) sebesar 81.049 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Secara bersama-sama variabel bebas jumlah tenaga kerja (X1), luas lahan (X2), total biaya (X2), berpengaruh signifikan ( sig 0,005) terhadap variable terikat pendapatan (Y). Uji t (parsial), Jumlah tenaga kerja terhadap pendapatan, t hitung > t tabel (3.939 > 1.678) sig 0.000 (0.000 0.05). Luas lahan terhadap pendapatan, t hitung > t tabel (14.562 > 1678) sig 0.00 (0.00 0.05), Total biaya t tabel t hitung (1,678 1.843) sig (0.072 > 0,05). Kata Kunci: Pendapatan Usahatani, Regresi Linier Berganda

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMAL KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMAL KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN Abstrak Rendahnya pendapatan petani rumput laut merupakan salah faktor yang dipengaruhi oleh modal usaha, harga jual, teknologi, dan luas lahan yang dimiliki oleh petani rumput laut. Tujuan Penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani rumput laut di Kelurahan Pantai Amal. Kedua, untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani rumput laut di Kelurahan Pantai Amal. Ketiga, untuk mengetahui faktor mana yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani rumput laut di Kelurahan Pantai Amal Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan. Metode penentuan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan sampel 10% yaitu 59 orang dari populasi 587 orang petani rumput laut. Analisis yang digunakan adalah analisis linear berganda dalam bentuk logaritma fungsi produksi Coob-Douglas. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: pertama, rata-rata per musim tanam total pendapatan yang diterima petani rumput laut di Kelurahan Pantai Amal Tarakan sebesar Rp.9.930.621. Kedua, secara simultan Uji F variabel biaya, harga, teknologi, dan luas lahan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani rumput laut dengan nilai F sebesar 11,673 dan nilai sig sebesar 0,000. Secara parsial Uji t variabel biaya dan teknologi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani rumput laut, dengan nilai t variabel biaya sebesar -4,620 dan nilai sig sebesar 0,000 kemudian nilai t variabel teknologi sebesar 5,789 dan nilai sig sebesar 0,000. Ketiga, yang paling dominan berpengaruh signifikan dan berhubungan positif terhadap pendapatan petani rumput laut di Kelurahan Pantai Amal adalah biaya dan teknologi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN IBU RUMAH TANGGA (STUDI KASUS : KELURAHAN KARANG REJO,KECAMATAN TARAKAN BARAT)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KARANG REJO Nursaida 14401020037 Ahmad Rizani, S.E.,M.Ec.Dev Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan, tingkat pendidikan, tanggungan keluarga terhadap pengeluaran ibu rumah tangga di Kelurahan Karang Rejo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga di Kelurahan Karang rejo. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 90 sampel. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Secara parsial variabel pendapatan berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran bu rumah tangga dengan melihat nilai t_(hitung )6,791 > t_tabel 1,987 dan nilai sig. t_hitung lebih kecil dari taraf signifikan 0.000 0,05, tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran ibu rumah tangga dengan melihat nilai t_hitung 1,153 t_(tabel ) 1,987 dan sig.〖 t〗_hitung lebih besar dari signifikan 0,252 > 0,05, dan variabel tanggungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran ibu rumah tangga dengan melihat nilai t_(hitung )2,063 > t_(tabel ) 1,987 dan sig. t_hitung lebih kecil dari taraf signifikan 0,042 0,05. Secara simultan variabel pendapatan, tingkat pendidikan, tanggungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran ibu rumah tangga dengan melihat nilai prob.F_(hitung )lebih kecil dari taraf signifikan 0,000 0,05. Kata kunci: Pendapatan, Tingkat Pendidikan, Tanggungan Keluarga, Pengeluaran Ibu Rumah Tangga, Regresi Linear Berganda.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail