Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

31 hasil
Penulis: ANWAR
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara Menggunakan Pendekatan Regresi Spasial

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap pertumbuhan ekonomi serta mengidentifikasi dependensi spasial antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang mencakup lima kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2014–2023. Data penelitian bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis dilakukan melalui estimasi awal, pengujian dependensi antarwilayah menggunakan Pesaran’s Cross-sectional Dependence Test, serta estimasi regresi spasial menggunakan Spatial Autoregressive (SAR) dan Spatial Error Model (SEM) dengan pendekatan random effects dan spatial fixed-effects. Pemilihan model terbaik dilakukan berdasarkan nilai Akaike Information Criterion (AIC) terendah dan log-likelihood tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dependensi spasial antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara, dengan nilai statistik Pesaran CD sebesar 9,215 dan probabilitas 0,0000. Berdasarkan hasil perbandingan model, Spatial Error Model (SEM) dengan spatial fixed-effects dipilih sebagai model terbaik dengan AIC sebesar 97,21685 dan log-likelihood sebesar −44,6084. Pada model tersebut, PAD berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar −18,48927 dan probabilitas 0,030, sedangkan DAU berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 454,9621 dan probabilitas 0,030. Parameter spasial lambda (λ) sebesar −0,803902 dengan probabilitas 0,000 menunjukkan adanya dependensi spasial negatif pada komponen error, yang mengindikasikan adanya faktor-faktor tidak teramati yang memiliki keterkaitan spasial antarwilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tidak hanya berkaitan dengan kondisi fiskal daerah, tetapi juga dengan keterkaitan spasial antarwilayah. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan perlu mempertimbangkan karakteristik kewilayahan dan memperkuat koordinasi antardaerah untuk mendukung pemerataan dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis karakteristik Air Sungai Riyap Sebagai Sumber Baku Air Tambak Udang Windu (Penaeus monodon)

2026•Koleksi Perpustakaan

Udang windu (Penaeus monodon) merupakan komoditas penting dalam budidaya tambak tradisional di Kabupaten Bulungan yang keberhasilan produksinya sangat bergantung pada kualitas air sumber. Sungai Riyap merupakan sumber utama air tambak di Desa Sajau Hilir, namun kondisi perairannya berpotensi dipengaruhi oleh aktivitas pertambakan, perkebunan, permukiman, serta dinamika pasang surut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisika-kimia air Sungai Riyap sebagai sumber baku air tambak udang windu dan menentukan status mutu air menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Penelitian dilaksanakan pada Januari–Maret 2026 di empat stasiun yang mewakili bagian hulu, depan pintu tambak, area setelah aktivitas tambak, dan muara sungai. Pengambilan sampel dilakukan pada kondisi pasang dan surut. Parameter yang diamati meliputi suhu, salinitas, kecerahan, kecepatan arus, pH, oksigen terlarut (DO), amonia, nitrit, nitrat, dan fosfat. Hasil penelitian menunjukkan suhu berkisar 27–32 °C, salinitas 14–17 ppt, kecerahan 37–92 cm, kecepatan arus 0,6–0,9 m/detik, pH 5,7–7,0, DO 5,5–6,7 mg/L, amonia 0,045–0,467 mg/L, nitrit 0,063–0,374 mg/L, nitrat 0,618–0,949 mg/L, dan fosfat 0,023–0,038 mg/L. Suhu, salinitas, dan DO secara umum masih mendukung budidaya udang windu tradisional, sedangkan pH, amonia, nitrit, nitrat, fosfat, serta beberapa parameter fisik menunjukkan ketidaksesuaian terhadap kisaran yang dipersyaratkan. Nilai IP berkisar 2,7–11,0, terdiri atas 37,5% pengamatan tercemar ringan, 54,2% tercemar sedang, dan 8,3% tercemar berat. Rata-rata IP pada kondisi pasang sebesar 4,90, sedangkan pada kondisi surut meningkat menjadi 7,42, atau sekitar 51% lebih tinggi. Kondisi tercemar berat ditemukan pada Stasiun 3 dan Stasiun 4 saat surut bulan ketiga dengan IP masing-masing 10,1 dan 11,0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sungai Riyap masih berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber air tambak udang windu, tetapi memerlukan pengelolaan melalui pemilihan waktu pengambilan air saat pasang, penggunaan tandon atau kolam pengendapan, pengondisian pH, serta pemantauan kualitas air secara berkala. Kata kunci: indeks pencemaran; kualitas air; Sungai Riyap; tambak tradisional

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis karakteristik Air Sungai Riyap Sebagai Sumber Baku Air Tambak Udang Windu (Penaeus monodon)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Udang windu (Penaeus monodon) merupakan komoditas penting dalam budidaya tambak tradisional di Kabupaten Bulungan yang keberhasilan produksinya sangat bergantung pada kualitas air sumber. Sungai Riyap merupakan sumber utama air tambak di Desa Sajau Hilir, namun kondisi perairannya berpotensi dipengaruhi oleh aktivitas pertambakan, perkebunan, permukiman, serta dinamika pasang surut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisika-kimia air Sungai Riyap sebagai sumber baku air tambak udang windu dan menentukan status mutu air menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Penelitian dilaksanakan pada Januari–Maret 2026 di empat stasiun yang mewakili bagian hulu, depan pintu tambak, area setelah aktivitas tambak, dan muara sungai. Pengambilan sampel dilakukan pada kondisi pasang dan surut. Parameter yang diamati meliputi suhu, salinitas, kecerahan, kecepatan arus, pH, oksigen terlarut (DO), amonia, nitrit, nitrat, dan fosfat. Hasil penelitian menunjukkan suhu berkisar 27–32 °C, salinitas 14–17 ppt, kecerahan 37–92 cm, kecepatan arus 0,6–0,9 m/detik, pH 5,7–7,0, DO 5,5–6,7 mg/L, amonia 0,045–0,467 mg/L, nitrit 0,063–0,374 mg/L, nitrat 0,618–0,949 mg/L, dan fosfat 0,023–0,038 mg/L. Suhu, salinitas, dan DO secara umum masih mendukung budidaya udang windu tradisional, sedangkan pH, amonia, nitrit, nitrat, fosfat, serta beberapa parameter fisik menunjukkan ketidaksesuaian terhadap kisaran yang dipersyaratkan. Nilai IP berkisar 2,7–11,0, terdiri atas 37,5% pengamatan tercemar ringan, 54,2% tercemar sedang, dan 8,3% tercemar berat. Rata-rata IP pada kondisi pasang sebesar 4,90, sedangkan pada kondisi surut meningkat menjadi 7,42, atau sekitar 51% lebih tinggi. Kondisi tercemar berat ditemukan pada Stasiun 3 dan Stasiun 4 saat surut bulan ketiga dengan IP masing-masing 10,1 dan 11,0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sungai Riyap masih berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber air tambak udang windu, tetapi memerlukan pengelolaan melalui pemilihan waktu pengambilan air saat pasang, penggunaan tandon atau kolam pengendapan, pengondisian pH, serta pemantauan kualitas air secara berkala. Kata kunci: indeks pencemaran; kualitas air; Sungai Riyap; tambak tradisional

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara Menggunakan Pendekatan Regresi Spasial

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap pertumbuhan ekonomi serta mengidentifikasi dependensi spasial antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang mencakup lima kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2014–2023. Data penelitian bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis dilakukan melalui estimasi awal, pengujian dependensi antarwilayah menggunakan Pesaran’s Cross-sectional Dependence Test, serta estimasi regresi spasial menggunakan Spatial Autoregressive (SAR) dan Spatial Error Model (SEM) dengan pendekatan random effects dan spatial fixed-effects. Pemilihan model terbaik dilakukan berdasarkan nilai Akaike Information Criterion (AIC) terendah dan log-likelihood tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dependensi spasial antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara, dengan nilai statistik Pesaran CD sebesar 9,215 dan probabilitas 0,0000. Berdasarkan hasil perbandingan model, Spatial Error Model (SEM) dengan spatial fixed-effects dipilih sebagai model terbaik dengan AIC sebesar 97,21685 dan log-likelihood sebesar −44,6084. Pada model tersebut, PAD berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar −18,48927 dan probabilitas 0,030, sedangkan DAU berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 454,9621 dan probabilitas 0,030. Parameter spasial lambda (λ) sebesar −0,803902 dengan probabilitas 0,000 menunjukkan adanya dependensi spasial negatif pada komponen error, yang mengindikasikan adanya faktor-faktor tidak teramati yang memiliki keterkaitan spasial antarwilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tidak hanya berkaitan dengan kondisi fiskal daerah, tetapi juga dengan keterkaitan spasial antarwilayah. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan perlu mempertimbangkan karakteristik kewilayahan dan memperkuat koordinasi antardaerah untuk mendukung pemerataan dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PEMBIAYAAN PERBANKAN TERHADAP PRODUKSI SEKTOR REAL ESTATE (Studi Empiris 34 Provinsi di Indonesia)

2026•

Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi relatif produksi, penyerapan relatif pembiayaan perbankan, produktivitas pembiayaan, pengaruh pembiayaan perbankan terhadap produksi sektor Real Estate, pengaruh penyerapan relatif pembiayaan terhadap efisiensi relatif produksi, serta pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dengan Marginal Product of Capital (MPK) pada sektor Real Estate di 34 provinsi Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) periode 2020–2024. Analisis dilakukan menggunakan transformasi Location Quotient (LQ), Marginal Product of Capital (MPK), Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi relatif produksi tertinggi terdapat di Wilayah Jawa sebesar 1,46 dan terendah di Wilayah Kalimantan sebesar 0,05. Penyerapan relatif pembiayaan tertinggi juga berada di Wilayah Jawa sebesar 1,08 dan terendah di Wilayah Kalimantan sebesar 0,05. Hasil regresi data panel menunjukkan bahwa pembiayaan perbankan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi sektor Real Estate, sedangkan regresi cross section menunjukkan bahwa penyerapan relatif pembiayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi relatif produksi. Nilai MPK tertinggi terdapat di Wilayah Kalimantan sebesar 5,92, sedangkan terendah di Wilayah Maluku dan Papua sebesar −0,60. Pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dan MPK menunjukkan bahwa Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Barat relatif dominan berada pada kategori unggul, sedangkan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Maluku, dan Maluku Utara secara konsisten berada pada kategori gagal selama periode 2020–2024.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMBIAYAAN PERBANKAN TERHADAP PRODUKSI SEKTOR REAL ESTATE (Studi Empiris 34 Provinsi di Indonesia)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi relatif produksi, penyerapan relatif pembiayaan perbankan, produktivitas pembiayaan, pengaruh pembiayaan perbankan terhadap produksi sektor Real Estate, pengaruh penyerapan relatif pembiayaan terhadap efisiensi relatif produksi, serta pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dengan Marginal Product of Capital (MPK) pada sektor Real Estate di 34 provinsi Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) periode 2020–2024. Analisis dilakukan menggunakan transformasi Location Quotient (LQ), Marginal Product of Capital (MPK), Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi relatif produksi tertinggi terdapat di Wilayah Jawa sebesar 1,46 dan terendah di Wilayah Kalimantan sebesar 0,05. Penyerapan relatif pembiayaan tertinggi juga berada di Wilayah Jawa sebesar 1,08 dan terendah di Wilayah Kalimantan sebesar 0,05. Hasil regresi data panel menunjukkan bahwa pembiayaan perbankan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi sektor Real Estate, sedangkan regresi cross section menunjukkan bahwa penyerapan relatif pembiayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi relatif produksi. Nilai MPK tertinggi terdapat di Wilayah Kalimantan sebesar 5,92, sedangkan terendah di Wilayah Maluku dan Papua sebesar −0,60. Pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dan MPK menunjukkan bahwa Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Barat relatif dominan berada pada kategori unggul, sedangkan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Maluku, dan Maluku Utara secara konsisten berada pada kategori gagal selama periode 2020–2024.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Implementasi Akuntansi Berbasis Akrual Dan Standarisasi Prosedur Akuntansi Desa Sebagai Determinan Kualitas Laporan Keuangan Dalam Era Digitalisasi Siskeudes: (Studi Kasus Di Desa Karang Agung, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara)

2026•

Pengelolaan keuangan desa yang akuntabel dan transparan menjadi tuntutan penting seiring meningkatnya alokasi Dana Desa dan penerapan digitalisasi melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi peningkatan kualitas laporan keuangan desa melalui implementasi akuntansi berbasis akrual dan standarisasi prosedur akuntansi yang konsisten. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi akuntansi berbasis akrual dan standarisasi prosedur akuntansi desa serta peran Siskeudes dalam membentuk kualitas laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal di Desa Karang Agung, Kabupaten Bulungan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan aparat desa, dan analisis dokumen keuangan desa, kemudian dianalisis secara tematik dengan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi berbasis akrual dan prosedur akuntansi yang terstandar, didukung oleh pemanfaatan Siskeudes, mampu meningkatkan relevansi, keandalan, dan keterpahaman laporan keuangan desa, meskipun masih ditemukan kendala teknis dan kompetensi aparatur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara akuntansi akrual, SOP, dan digitalisasi berimplikasi positif terhadap kualitas laporan keuangan desa dan memerlukan penguatan kapasitas berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Akuntansi Berbasis Akrual Dan Standarisasi Prosedur Akuntansi Desa Sebagai Determinan Kualitas Laporan Keuangan Dalam Era Digitalisasi Siskeudes: (Studi Kasus Di Desa Karang Agung, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara)

2026•

Pengelolaan keuangan desa yang akuntabel dan transparan menjadi tuntutan penting seiring meningkatnya alokasi Dana Desa dan penerapan digitalisasi melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi peningkatan kualitas laporan keuangan desa melalui implementasi akuntansi berbasis akrual dan standarisasi prosedur akuntansi yang konsisten. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi akuntansi berbasis akrual dan standarisasi prosedur akuntansi desa serta peran Siskeudes dalam membentuk kualitas laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal di Desa Karang Agung, Kabupaten Bulungan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan aparat desa, dan analisis dokumen keuangan desa, kemudian dianalisis secara tematik dengan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi berbasis akrual dan prosedur akuntansi yang terstandar, didukung oleh pemanfaatan Siskeudes, mampu meningkatkan relevansi, keandalan, dan keterpahaman laporan keuangan desa, meskipun masih ditemukan kendala teknis dan kompetensi aparatur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara akuntansi akrual, SOP, dan digitalisasi berimplikasi positif terhadap kualitas laporan keuangan desa dan memerlukan penguatan kapasitas berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Terhadap Tindakan Eksploitasi Anak Berdasarkan Daerah Kota Tarakan No 8 Tahun 2012 Sebagai Wujud Penerapan Kota Layak Anak

2025•

Perlindungan Terhadap Tindakan Eksploitasi Anak Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 8 Tahun 2012 Sebagai Wujud Kota layak Anak Eksploitasi anak di Kota Tarakan masih terjadi meski telah ada Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2012 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Anak sebagai instrumen hukum menuju Kota Layak Anak. Penelitian ini menggunakan metode empiris kualitatif melalui wawancara dengan Dinas terkait, Satpol PP, penyintas, dan anak untuk menganalisis implementasi Perda tersebut serta faktor-faktor penghambatnya. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Perda sudah berjalan namun belum optimal. Kendala utama meliputi lemahnya koordinasi antar lembaga, minimnya sosialisasi, faktor sosial-budaya seperti perkawinan usia dini, layanan kesehatan dan pendidikan yang belum maksimal, tingginya kasus kekerasan anak, keterbatasan data, kemiskinan, serta kurangnya pemahaman tentang Konvensi Hak Anak. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kelembagaan, peningkatan kesadaran masyarakat, dan perbaikan kebijakan untuk mewujudkan perlindungan anak yang lebih efektif di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Terhadap Tindakan Eksploitasi Anak Berdasarkan Daerah Kota Tarakan No 8 Tahun 2012 Sebagai Wujud Penerapan Kota Layak Anak

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perlindungan Terhadap Tindakan Eksploitasi Anak Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 8 Tahun 2012 Sebagai Wujud Kota layak Anak Eksploitasi anak di Kota Tarakan masih terjadi meski telah ada Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2012 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Anak sebagai instrumen hukum menuju Kota Layak Anak. Penelitian ini menggunakan metode empiris kualitatif melalui wawancara dengan Dinas terkait, Satpol PP, penyintas, dan anak untuk menganalisis implementasi Perda tersebut serta faktor-faktor penghambatnya. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Perda sudah berjalan namun belum optimal. Kendala utama meliputi lemahnya koordinasi antar lembaga, minimnya sosialisasi, faktor sosial-budaya seperti perkawinan usia dini, layanan kesehatan dan pendidikan yang belum maksimal, tingginya kasus kekerasan anak, keterbatasan data, kemiskinan, serta kurangnya pemahaman tentang Konvensi Hak Anak. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kelembagaan, peningkatan kesadaran masyarakat, dan perbaikan kebijakan untuk mewujudkan perlindungan anak yang lebih efektif di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Penegakan Hukum Pidana Terhadap Penyalahgunaan Izin Tinggal (Studi Kasus Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan)

2025•

Fenomena globalisasi meningkatkan mobilitas warga negara asing (WNA) ke Indonesia, termasuk ke Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang berpotensi menimbulkan penyalahgunaan izin tinggal dan berdampak pada keamanan, ekonomi, serta sosial. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, WNA wajib memiliki izin tinggal yang sah dan sesuai dengan tujuannya, namun dalam praktiknya sering terjadi pelanggaran seperti bekerja tanpa izin tinggal yang sesuai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif, diperoleh melalui wawancara dengan pejabat Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan serta studi kepustakaan dari peraturan dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum lebih banyak bersifat administratif, seperti pendeportasian, dibandingkan dengan penegakan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 122 huruf a Undang-Undang Keimigrasian. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara aparat imigrasi dan instansi terkait agar dapat terlaksanakannya sanksi pidana kepada pelaku penyalahgunaan izin tinggal. Langkah yang dapat diterapkan meliputi pengawasan yang lebih ketat terhadap izin tinggal WNA, peningkatan koordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya, sosialissi kepada pemilik homestay atau penginapan, serta penerapan sanksi pidana secara lebih konsisten untuk memberikan efek jera.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Penegakan Hukum Pidana Terhadap Penyalahgunaan Izin Tinggal (Studi Kasus Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan)

2025•

Fenomena globalisasi meningkatkan mobilitas warga negara asing (WNA) ke Indonesia, termasuk ke Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang berpotensi menimbulkan penyalahgunaan izin tinggal dan berdampak pada keamanan, ekonomi, serta sosial. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, WNA wajib memiliki izin tinggal yang sah dan sesuai dengan tujuannya, namun dalam praktiknya sering terjadi pelanggaran seperti bekerja tanpa izin tinggal yang sesuai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif, diperoleh melalui wawancara dengan pejabat Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan serta studi kepustakaan dari peraturan dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum lebih banyak bersifat administratif, seperti pendeportasian, dibandingkan dengan penegakan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 122 huruf a Undang-Undang Keimigrasian. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara aparat imigrasi dan instansi terkait agar dapat terlaksanakannya sanksi pidana kepada pelaku penyalahgunaan izin tinggal. Langkah yang dapat diterapkan meliputi pengawasan yang lebih ketat terhadap izin tinggal WNA, peningkatan koordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya, sosialissi kepada pemilik homestay atau penginapan, serta penerapan sanksi pidana secara lebih konsisten untuk memberikan efek jera.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Surat Kabar Online Benuanta Edisi Agustus 2022

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan ejaan, diksi, afiksasi pada berita dalam surat kabar online Benuanta edisi Agustus 2022. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah surat kabar online Benuanta edisi Agustus 2022. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik baca, simak, dan catat. Data dalam penelitian ini berupa kalimat yang mengandung kesalahan ejaan, ketidaktepatan penggunaan diksi, dan kesalahan penggunaan afiks. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan ditemukan bentuk-bentuk kesalahan ejaan sebanyak tujuh puluh satu data, di antaranya adalah: kesalahan penggunaan huruf sebanyak sembilan data, kesalahan penulisan kata sebanyak lima puluh satu data, kesalahan penggunaan tanda baca sebanyak sembilan data, dan kesalahan penulisan unsur serapan sebanyak enam data. Selain itu, ditemukan juga kesalahan diksi sebanyak dua belas data dan kesalahan afiksasi sebanyak empat data. Total kesalahan berbahasa Indonesia yang terdapat di dalam surat kabar online Benuanta edisi Agustus 2022 sebanyak delapan puluh tujuh data. Dari penjabaran sebelumnya, ditemukan kesalahan tertinggi terdapat pada penulisan kata sebanyak lima puluh satu data dan kesalahan terendah terdapat pada afiksasi sebanyak empat data. Faktor penyebab terjadinya kesalahan berbahasa, baik dari segi ejaan, diksi, maupun afiksasi adalah terbatasnya waktu dalam menulis sehingga mengakibatkan penulis berita kurang teliti serta kurangnya penguasaan terhadap kaidah bahasa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR ALAM AKTIF (CaCO3) TERHADAP UJI FISIK DAN UJI PEMADATAN CBR PADA TANAH CLAY SHALE.

2024•

Secara umum lapisan Clay Shale merupakan jenis tanah yang bermasalah, pada dunia konstruksi banyak ditemui masalah pada tanah Clay Shale seperti pada beberapa wilayah di Indonesia banyak terjadi keruntuhan bangunan dan kelongsoran pada jalan. Hal ini disebabkan karena tanah Clay Shale yang sifatnya mudah melapuk apabila terkena paparan sinar matahari, air dan udara. Tujuan dilakukan penelitian ini guna mengetahui pengaruh penambahan kapur serta masa peram terhadap terhadap perubahan fisik dan mekanis pada tanah Clay Shale, Pada pengujian ini dilakukan dilaboratorium Universitas Borneo Tarakan. Hasil data penelitian yang diperoleh pada tanah asli Clay Shale akan dibandingkan dengan tanah yang telah distabilisasi. Pada penelitian ini menggunakan presentase 5%, 15% dan 20% dengan masa peram 7 hari, 14 hari dan 21 hari. Perolehan uji CBR tanah Asli sebesar 22,7% dan UCT tanah asli sebesar 1,31 kg/2. Hasil CBR tanah Clay shale yang telah distabilisasi mengalami peningkatan sebesar 48,54 dan UCT yang telah distabilisasi mengalami peningkatan sebesar 9,21. Penambahan stabilizer pada sampel tanah Clay Shale sangat berpengaruh terhadap sifat fisis dan sifat mekanis tanah Clay Shale, terutama terhadap nilai CBR dan UCT. Peningkatan paling maksimum pada pengujian CBR yaitu pada penambahan Stabilizer 5% dan peningkatan paling maksimum pada pengujian UCT yaitu pada masa peram selama 21 hari. Kata kunci : CBR, UCT, Stabilisasi dan Masa Peram

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Surat Kabar Online Benuanta Edisi Agustus 2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan ejaan, diksi, afiksasi pada berita dalam surat kabar online Benuanta edisi Agustus 2022. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah surat kabar online Benuanta edisi Agustus 2022. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik baca, simak, dan catat. Data dalam penelitian ini berupa kalimat yang mengandung kesalahan ejaan, ketidaktepatan penggunaan diksi, dan kesalahan penggunaan afiks. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan ditemukan bentuk-bentuk kesalahan ejaan sebanyak tujuh puluh satu data, di antaranya adalah: kesalahan penggunaan huruf sebanyak sembilan data, kesalahan penulisan kata sebanyak lima puluh satu data, kesalahan penggunaan tanda baca sebanyak sembilan data, dan kesalahan penulisan unsur serapan sebanyak enam data. Selain itu, ditemukan juga kesalahan diksi sebanyak dua belas data dan kesalahan afiksasi sebanyak empat data. Total kesalahan berbahasa Indonesia yang terdapat di dalam surat kabar online Benuanta edisi Agustus 2022 sebanyak delapan puluh tujuh data. Dari penjabaran sebelumnya, ditemukan kesalahan tertinggi terdapat pada penulisan kata sebanyak lima puluh satu data dan kesalahan terendah terdapat pada afiksasi sebanyak empat data. Faktor penyebab terjadinya kesalahan berbahasa, baik dari segi ejaan, diksi, maupun afiksasi adalah terbatasnya waktu dalam menulis sehingga mengakibatkan penulis berita kurang teliti serta kurangnya penguasaan terhadap kaidah bahasa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2023•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara Khairil Anwar Agus Tri Darmawanto, S.E.,M.E Tujuan penelitian ini adalah (i), secara parsial untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara. (ii), secara simultan untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik analisis regresi data panel. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara dan Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan periode 2012-2019. Penelitian dilakukan di Kalimantan Utara yang mencakup seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regeresi data panel dengan menggunakan bantuan program Eviews 9.0 maka hasil yang diperoleh adalah secara parsial Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara dan Dana Alokasi Umum juga berpengaruh positif Signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara. Adapaun hasil secara simultan Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum berpengaruh positif signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2023•

ABSTRAK Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara Khairil Anwar Agus Tri Darmawanto, S.E.,M.E Tujuan penelitian ini adalah (i), secara parsial untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara. (ii), secara simultan untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik analisis regresi data panel. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara dan Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan periode 2012-2019. Penelitian dilakukan di Kalimantan Utara yang mencakup seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regeresi data panel dengan menggunakan bantuan program Eviews 9.0 maka hasil yang diperoleh adalah secara parsial Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara dan Dana Alokasi Umum juga berpengaruh positif Signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara. Adapaun hasil secara simultan Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum berpengaruh positif signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail