Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Surat Kabar Online Benuanta Edisi Agustus 2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan ejaan, diksi, afiksasi pada berita dalam surat kabar online Benuanta edisi Agustus 2022. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah surat kabar online Benuanta edisi Agustus 2022. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik baca, simak, dan catat. Data dalam penelitian ini berupa kalimat yang mengandung kesalahan ejaan, ketidaktepatan penggunaan diksi, dan kesalahan penggunaan afiks. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan ditemukan bentuk-bentuk kesalahan ejaan sebanyak tujuh puluh satu data, di antaranya adalah: kesalahan penggunaan huruf sebanyak sembilan data, kesalahan penulisan kata sebanyak lima puluh satu data, kesalahan penggunaan tanda baca sebanyak sembilan data, dan kesalahan penulisan unsur serapan sebanyak enam data. Selain itu, ditemukan juga kesalahan diksi sebanyak dua belas data dan kesalahan afiksasi sebanyak empat data. Total kesalahan berbahasa Indonesia yang terdapat di dalam surat kabar online Benuanta edisi Agustus 2022 sebanyak delapan puluh tujuh data. Dari penjabaran sebelumnya, ditemukan kesalahan tertinggi terdapat pada penulisan kata sebanyak lima puluh satu data dan kesalahan terendah terdapat pada afiksasi sebanyak empat data. Faktor penyebab terjadinya kesalahan berbahasa, baik dari segi ejaan, diksi, maupun afiksasi adalah terbatasnya waktu dalam menulis sehingga mengakibatkan penulis berita kurang teliti serta kurangnya penguasaan terhadap kaidah bahasa.