Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak relokasi pasar tradisional terhadap kondisi sosial ekonomi pedagang di Pasar Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian menggunakan sampel jenuh seluruh populasi sebanyak 30 responden sebagai pedagang di pasar. Teknik analisis persepsi menggunakan skala likert dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan persepsi responden s ebesar 84,08% dengan kategori "Sangat Sejahtera" dengan artian bahwa relokasi pasar ini berkontribusi pada peningkatan dalam proses jual beli, stabilitas ekonomi, dan interaksi sosial. Tingkat pendapatan bersih pedagang sayur sebesar Rp.7.477.059, pedagang ikan sebesar Rp.6.168.889, dan pedagang pakaian Rp.8.328.750 dengan rata-rata total sebesar Rp.7.324.888. Pendapatan pedagang pasar sungai pancang berada diatas pendapatan sektor informal Kabupaten Nunukan sebesar Rp.1.941.993 dapat dikategori "Sejahtera".