Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: dana bagi hasil
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

implementasi transfer keuangan daerah terhadap produk domestik regional bruto provinsi kalimantan utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Transfer keuangan daerah merupakan instrumen kebijakan fiskal yang digunakan pemerintah pusat untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh transfer keuangan daerah yang meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder metode yang digunakan data panel kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2015–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan dengan pendekatan common effect model (CEM) sebagai model terpilih, yang diolah menggunakan program EViews. Berdasarkan hasil estimasi, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y_it=7.298797+〖0.087695X〗_1it-〖0.502928X〗_2it+〖0.558315X〗_3it+εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dana Bagi Hasil (DBH) dengan nilai signifikansi 0,4649 > 0,05 tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB, Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai signifikansi 0,0081 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap PDRB, sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,000214 0,05 sehingga berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,30 menunjukkan bahwa sebesar 30% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 70% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan DAK yang lebih terarah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sementara pengelolaan DAU perlu lebih diarahkan pada kegiatan produktif. Optimalisasi penggunaan DBH juga menjadi penting agar kontribusinya terhadap PDRB dapat meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Dana Perimbangan Terhadap Kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap kemiskinan yang terjadi di seluruh kabupaten/kota yang berada dalam Provinsi Kalimantan Utara sepanjang periode tahun 2015 hingga tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi data panel, yang didukung oleh data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial DAU dan DAK tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan DBH berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Secara simultan, DAU, DAK, dan DBH berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DANA BAGI HASIL MIGAS, MINERBA, DAN KEHUTANAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Dana Bagi Hasil MIGAS, MINERBA, dan Kehutanan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif yang digunakan adalah teknik pengumpulan data dengan metode yang digunakan adalah tinjauan kepustakaan dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah yaitu metode analisis koefisien regresi linier berganda yang dioperasikan didalam program eviews 10, berdasarkan pada hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Secara parsial (uji t) Dana Bagi Hasil MIGAS terdapat suatu pengaruh tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Dana Bagi Hasil MINERBA berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, dan Dana Bagi Hasil Kehutanan terdapat suatu pengaruh tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Sedangkan simultan (uji f), bahwa jumlah Dana Bagi Hasil MIGAS, MINERBA, dan Kehutanan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail