ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penanaman modal dalam negeri, penanaman modal asing, dan indeks pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang mencakup penanaman modal dalam negeri, penanaman modal asing, indeks pembangunan manusia, serta pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara periode 2014–2023, yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara dan Badan Pusat Statistik Indonesia. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak E-Views 10. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial variabel penanaman modal dalam negeri, penanaman modal asing, dan indeks pembangunan manusia tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan, variabel penanaman modal dalam negeri, penanaman modal asing dan indeks pembangunan manusia tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi Kalimantan Utara
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menunjukan kebijakan moneter di Indonesia perlu lebih difokuskan pada pengelolahan stabilitas nilai tukar dan pengendalian jumlah uang beredar guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dengan tetap menjaga stabilitas inflasi dan sistem keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga, nilai tukar dan jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia tahun 2010-2024. Hasil penelitian dengan model regresi linier berganda di peroleh model persamaan Ý = 6,166-0,047Χ1+0,051Χ2+0,291Χ3+0,264Χ4. Hasil uji t secara parsial menunjukan bahwa inflasi (Χ1) dan suku bunga (Χ2) tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan nilai tukar (Χ3) dan jumlah uang beredar (Χ4) berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hasil uji F secara simultan menunjukan bahwa inflasi(Χ1), suku bunga(Χ2), nilai tukar(Χ3) dan jumlah uang beredar(Χ4) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi(Ý) di Indonesia nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,984 mengindikasikan bahwa variabel independen(Χ) memiliki hubungan yang sangat erat terhadap variabel dependen(Ý).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Dampak Indikator Moneter Terhadap Pertimbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 2012-2021 Junita Tasa Agus Tri Darmawanto, S.E.,M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeahui dan menganalisis pengaruh Cadangan Devisa, Inflasi, Dan Suku Bunga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Tahun 2012-2021 secara parsial dan simultan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh Dari Badan Pusat Statistik Indonesia dalam triwulan dari tahun 2012-2021. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial cadangan devisa (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (Y) di Indonesia dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel, inflasi (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (Y) dengan nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel, suku bunga (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (Y) dengan nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel. Adapun secara simultan variabel cadangan devisa, inflasi, dan suku bunga berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan nilai f-hitung lebih besar dari f-tabel, dan diperoleh hasil koefisien determinasi (R2) dengan nilai 0,960 atau sebesar 96,0%. Kata-kata kunci : Cadangan Devisa, Inflasi, Suku Bunga
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh simpanan wadiah, pembiayaan mudharabah dan musyarakah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia serta proyeksi simpanan wadiah, pembiayaan mudharabah dan pembiayaan musyarakah di Indonesia tahun 2024 – 2028. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda dan teknik proyeksi, adapun data yang digunakan adalah data time series tahun 2009-2023. Hasil estimasi menunjukkan bahwa simpanan wadiah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi; pembiayaan mudharabah memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi; pembiayaan musyarakah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi; serta simpanan wadiah, pembiayaan mudharabah dan pembiayaan musyarakah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Adapun hasil proyeksi 5 tahun kedepan jumlah simpanan wadiah, pembiayaan mudharabah dan musyarakah mengalami peningkatan yang signifikan ditiap tahunnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PENGANGGURAN DAN KEMISKINAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2016-2022 Ani Anggraeni Agus Tri Darmawanto, S.E.,M.E. Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengetahui pengaruh pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara (ii) untuk mengetahui pengaruh kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Data yang digunakan data sekunder tahun 2016-2022 yang diambil dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 5 Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Kalimantan Utara Badan Pusat Statistik sejak tahun 2016-2022 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan regresi data panel dengan menggunakan aplikasi Eviews. Hasil penelitian ini antara lain (i) menunjukan bahwa variabel pengangguran dan kemiskinan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara, (ii) Secara simultan variabel pengangguran dan kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to determine and analyze the effect of Investment, Labor, Population Growth and Government Expenditure on the Economic Growth of North Kalimantan Province. This research approach uses a quantitative approach. The source of this research data is secondary data with data collection techniques using library research. Data analysis in this study used the panel data regression method, classic assumption test, and hypothesis testing (t test and F test) using the Eviews-9 software tool. The results of the study show that partially investment and government spending have no significant effect on economic growth in North Kalimantan Province. Labor and population growth have a significant effect on economic growth in North Kalimantan Province. Simultaneously investment, labor, population growth and government spending have an influence on economic growth in North Kalimantan Province. With an R-Square value of 0.442204, it means that the investment, labor, population growth and government expenditure variables affect the economic growth of North Kalimantan Province by 44.2% while the remaining 55.8% is explained by variables outside of this model equation. Keywords: Investment, Labor, Government Spending, Population Growth and Economic Growth
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh tenaga kerja, pengangguran dan kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan data time series tahun 2011 sampai dengan tahun 2020. Penelitian ini menggunakan analisis linier berganda dengan model persamaan Y = 12.342+0,000 X1 -0.355X2 +1.172 X3+e. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel pertumbuhan ekonomi dengan melihat thitung X1 (-0.898) ttabel (2.447), variabel pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel pertumbuhan ekonomi dengan melihat thitung X2 (-0.167) ttabel (2.447) dan variabel kemiskinan tidak bepengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan melihat nilai thitung X3 (0.598) ttabel (2.447). Secara simultan variabel tenaga kerja, pengangguran dan kemiskinan tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel pertumbuhan ekonomi dengan melihat Fhitung (1.418) Ftabel (8.89). kemudian diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,415 atau sebesar 41,5%. Nilai tersebut menunjukkan tenaga kerja, pengangguran dan kemiskinan memiliki pengaruh sebesar 41,5% terhadap naik turunnya pertumbuhan ekonomi. Sedangkan sisanya sebesar 58,5% disebabkan oleh faktor- faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Dana Bagi Hasil MIGAS, MINERBA, dan Kehutanan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif yang digunakan adalah teknik pengumpulan data dengan metode yang digunakan adalah tinjauan kepustakaan dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah yaitu metode analisis koefisien regresi linier berganda yang dioperasikan didalam program eviews 10, berdasarkan pada hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Secara parsial (uji t) Dana Bagi Hasil MIGAS terdapat suatu pengaruh tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Dana Bagi Hasil MINERBA berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, dan Dana Bagi Hasil Kehutanan terdapat suatu pengaruh tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Sedangkan simultan (uji f), bahwa jumlah Dana Bagi Hasil MIGAS, MINERBA, dan Kehutanan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara.