ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya polisi kehutanan dalam melakukan perlindungan kawasan hutan lindung dan juga untuk mengetahui hambatan polisi kehutanan dalam melakukan perlindungan kawasan hutan lindung yang ada di kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian hukum empiris, yang berfokus pada penggunaan data fakta tentang perilaku masyarakat. Perilaku masyarakat ini mencakup perilaku verbal yang diperoleh dari wawancara atau perilaku konkret yang diamati secara langsung. Dalam penulisan skripsi ini didukung dengan menggunakan atau meneliti bahan pustaka atau bahan sekunder. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) upaya – upaya yang dilakukan oleh polisi kehutanan dalam melakukan perlindungan kawasan hutan lindung yang ada di kota tarakan antara lain a) upaya preventif adalah kegiatan yang ditujukan untuk mencegah, menghilangkan , mengurangi, menutup kesempatan seseorang atau kelompok untuk melakukan tindak pidana kehutanan ( tipihut ). Tindakan preventif yang dilakukan adalah melakukan patroli rutin dan juga penyuluhan atau sosialisasi serta pendampingan masyarakat secara kelembagaan, b) upaya represfif adalah kegiatan penegakan hukum yang bersifat non yustisia untuk mengurangi, menekan atau menghentikan tindak pidana kehutanan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok. Kegiatan represif yang digunakan Polisi Kehutanan ialah bertujuan untuk menghentikan atau menaggulangi terjadinya tindak pidana kehutanan. c) upaya preemtif adalah kegiatan yang ditujukan guna mencegah, menghilangkan, mengurangi, menutup niat seseorang atau kelompok untuk melakukan tindak pidana kehutanan Kegiatan represif yang digunakan Polisi Kehutanan ialah bertujuan untuk menghentikan atau menaggulangi terjadinya tindak pidana kehutanan. 2) Hambatan polisi kehutanan dalam melakukan perlindungan kawasan hutan lindung adalah kurangnya personil polisi kehutanan, kurangnya sarana dan prasarana dan adanya kerjasama oknum masyarakat dengan anggota politik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pengembangan sektor pertanian di Kota Tarakan. Jenis metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan sumber data sekunder yaitu PDRB Kota Tarakan dan PDRB Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2015-2019. Dan alat analisis data yang digunakan adalah Analisis Location Quotient (LQ), Shift Share (SS), Growth Ratio Model (GRM) dan Typologi Klassen. Dari hasil perhitungan LQ,sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan (0,57) masuk ke dalam sektor non basis ,yang mana sektor tersebut merupakan sektor yang cenderung melakukan impor dari wilayah di luar Kota Tarakan. Hasil perhitungan Shift Share sektor Pertanian,Kehutanan dan Perikanan nilai komponen cij sebsar -30095.372 menunjukkan bahwa sektor ini merupakan sektor yang memilik daya saing yang menurun dan tumbuh lebih rendah dibandingkan dengan Provinsi Kaltara. Tetapi memiliki nilai Dij Positif 498241.3 hal ini menunjukkan sektor ini kedalam yang tumbuh dengan cepat dibandingkn dengan sekotr yang lain yang ada di Tarakan. Sektor pertanian, Kehutanan dan Perikanan kota Tarakan memiliki GRM1 (0.91) hal ini menunjukkan bahwa sektor tersebut tidak potensial di kota tarakan, kegiatan sektoral tersebut kurang potensial untuk dikembangkan di wilayah Tarakan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor Pertanian,kehutanan dan perikanan berada di sektor terbelakang.dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih kurang potensial untuk dikembangkan di kota Tarakan, karena tidak memiliki kontribusi yang tinggi untuk perekonomian di Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Dana Bagi Hasil MIGAS, MINERBA, dan Kehutanan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif yang digunakan adalah teknik pengumpulan data dengan metode yang digunakan adalah tinjauan kepustakaan dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah yaitu metode analisis koefisien regresi linier berganda yang dioperasikan didalam program eviews 10, berdasarkan pada hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Secara parsial (uji t) Dana Bagi Hasil MIGAS terdapat suatu pengaruh tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Dana Bagi Hasil MINERBA berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, dan Dana Bagi Hasil Kehutanan terdapat suatu pengaruh tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Sedangkan simultan (uji f), bahwa jumlah Dana Bagi Hasil MIGAS, MINERBA, dan Kehutanan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara.