Abstrak
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP POLA ASUH ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH LUAR BIASA KOTA TARAKAN ABSTRAK Anak berkebutuhan khusus yang memiliki keterbatasan atau hambatan dalam perkembangan fisik, intelektual, sosial, maupun emosional sehingga memerlukan pelayanan dan pendidikan khusus. Anak berkebutuhan khusus dengan tuna grahita yang mengalami keterbatasan kemampuan intelektual dan adaptasi sosial. Anak berkebutuhan khusus memerlukan pola asuh yang tepat dari orang tua untuk mendukung tumbuh kembangnya secara optimal. Tingkat pengetahuan orang tua sering dianggap sebagai faktor yang dapat mempengaruhi pola asuh yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua terhadap pola asuh anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode analisis korelatif non-eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 252 orang tua siswa, dengan sampel penelitian 155 orang tua yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intrumen penelitian berupa kuesioner tingkat pengetahuan orang tua dan Parenting Style and Dimensions Questionnaire (PSDQ) untuk mengukur pola asuh. Analisis data menggunakan Uji Gamma. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 (p 0,05), yang menandakan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua dengan pola asuh anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa Kota Tarakan. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa tingkat pengetahuan orang tua memiliki hubungan secara signifikan dengan pola asuh yang diterapkan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi orang tua dan pihak sekolah. Peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti faktor lain yang dapat memengaruhi pola asuh dengan metode dan jumlah sampel yang lebih spesifik.