Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

157 hasil
Subjek: SEM
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi pemasaran petani semangka dalam menghadapi fluktuasi harga (studi kasus kelurahan juata permai kota tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fluktuasi harga semangka menjadi permasalahan yang berdampak terhadap pendapatan dan keberlanjutan usahatani. Petani semangka di Kelurahan Juata Permai masih menghadapi kendala dalam memasarkan hasil panennya, terutama karena terbatasnya saluran pemasaran serta adanya ketergantungan terhadap pedagang pengumpul. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi pemasaran petani semangka dalam menghadapi fluktuasi harga serta merumuskan alternatif strategi pemasaran berdasarkan kondisi internal dan eksternal melalui analisis SWOT. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara pada bulan Juni–Agustus 2026. Responden dalam penelitian ini berjumlah 15 orang petani semangka yang ditentukan menggunakan metode sensus atau total sampling. Selain itu, informan kunci terdiri atas ketua kelompok tani, pedagang pengumpul, dan konsumen yang ditentukan menggunakan teknik snowball sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis SWOT melalui matriks IFAS dan EFAS untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal serta merumuskan strategi SO, WO, ST, dan WT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi kekuatan berupa perputaran modal cepat, kualitas semangka baik, perawatan rutin, hubungan baik dengan pembeli, dan kekompakan antar petani, sedangkan kelemahan berupa ketergantungan pada harga pasar, keterbatasan pemasaran dan akses pasar alternatif, sifat semangka yang harus segera dijual, dan biaya produksi relatif tinggi. Faktor eksternal mencakup peluang berupa tingginya permintaan, peningkatan permintaan pada hari besar, media sosial, penjualan langsung, dan kerja sama antarpetani, serta ancaman berupa semangka dari luar daerah, panen bersamaan, perubahan cuaca, hama dan penyakit, serta fluktuasi harga. Hasil analisis SWOT menunjukkan koordinat (0,30; -0,34) yang menempatkan petani pada Kuadran II (ST). Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kualitas semangka, pengaturan waktu tanam, penguatan kerja sama, dan perluasan jaringan pemasaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efikasi Diri Mahasiswa Pendidikan Matematika Semester Akhir dalam Kesiapan Menjadi Guru: Studi Kualitatif

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Efikasi diri calon guru merupakan keyakinan terhadap kemampuan diri dalam melaksanakan tugas keguruan dan menghadapi tuntutan pembelajaran. Efikasi diri penting dikaji pada mahasiswa Pendidikan Matematika semester akhir karena meskipun telah memperoleh pengalaman akademik dan praktik mengajar, masih ditemukan mahasiswa yang belum sepenuhnya yakin terhadap kemampuannya dalam melaksanakan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efikasi diri mahasiswa Pendidikan Matematika semester akhir dalam kesiapan menjadi guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan terdiri dari lima mahasiswa Pendidikan Matematika semester akhir. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Data dianalisis menggunakan model analisis data kualitatif Creswell dan Creswell (2023). Berdasarkan analisis data, diperoleh empat tema yang mendeskripsikan efikasi diri mahasiswa dalam kesiapan menjadi guru, yaitu: (1) persepsi terhadap tingkat kesulitan materi membentuk keyakinan mahasiswa sebagai calon guru, (2) kemampuan mahasiswa dalam mempertahankan keyakinan ketika menghadapi tantangan pembelajaran, (3) mahasiswa menunjukkan perbedaan dalam menerapkan keyakinan pada berbagai konteks pembelajaran, dan (4) refleksi keyakinan mahasiswa terhadap kesiapan menjadi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri mahasiswa bervariasi. Mahasiswa cenderung memiliki keyakinan lebih tinggi ketika menghadapi materi yang dianggap mudah dan menurun ketika menghadapi materi yang dianggap sulit. Dalam menghadapi tantangan pembelajaran, mahasiswa menunjukkan perbedaan dalam mempertahankan keyakinan. Sebagian mahasiswa mampu mempertahankan keyakinannya melalui kemampuan beradaptasi, mencari solusi, melakukan refleksi, dan memanfaatkan pengalaman mengajar, meskipun pada kondisi tertentu masih terdapat keraguan. Keyakinan mahasiswa berbeda dalam penerapannya pada berbagai konteks pembelajaran. Sebagian mahasiswa mampu menerapkan keyakinannya pada berbagai kondisi dan cakupan pembelajaran, sedangkan sebagian lainnya masih terbatas pada kondisi atau cakupan tertentu. Meskipun demikian, mahasiswa menunjukkan keyakinan bahwa dirinya siap untuk menjadi guru. Keyakinan dikaitkan dengan pengalaman mengajar, kemampuan melakukan refleksi, persiapan sebelum mengajar, serta kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

INOVASI PELAYANAN PUBLIK DALAM RANGKA PELAKSANAAN PROGRAM ADMINISTRASI DI KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi pelayanan publik yang diterapkan di Kecamatan Sembakung Atulai Kabupaten Nunukan dalam mendukung efisiensi pelaksanaan program pemerintah pusat serta mengetahui tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sembakung Atulai pada bulan Mei sampai Juli 2026. Informan penelitian berjumlah empat orang yang terdiri dari Camat, Sekretaris Kecamatan, Staf Pelayanan, dan masyarakat pengguna layanan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan memperhatikan keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi di Kecamatan Sembakung Atulai menggunakan Google Form, Google Spreadsheet, dan WhatsApp sebagai bentuk inovasi pelayanan. Google Form digunakan untuk mengisi data awal dan memeriksa kelengkapan persyaratan. Google Spreadsheet digunakan untuk melihat dan mengelola data yang masuk, sedangkan WhatsApp digunakan untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Penggunaan teknologi tersebut membantu masyarakat mendapatkan informasi, menyiapkan persyaratan, dan menyampaikan data sebelum datang ke kantor kecamatan. Inovasi ini juga membantu menghemat waktu pelayanan dan mengurangi kunjungan ulang masyarakat karena persyaratan yang belum lengkap. Namun, pelayanan langsung di kantor tetap diperlukan. Dalam penerapannya terdapat beberapa kendala, yaitu jaringan internet, gangguan listrik, kondisi geografis, kemampuan sebagian masyarakat dalam menggunakan teknologi, dan masih adanya pelayanan yang dilakukan secara manual. Dengan demikian, penggunaan Google Form, Google Spreadsheet, dan WhatsApp dapat membantu mempermudah dan mempercepat pelayanan administrasi di Kecamatan Sembakung Atulai serta mendukung pelaksanaan program pemerintah pusat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Self ordering kiosk dalam industri Restoran cepat saji: pendeketab Technology Acceptance Model ( studi pada mahasiswa-mahasiswa pengunjung Restoran cepat sani di Universitas Borneo Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SELF ORDERING KIOSK DALAM INDUSTRI RESTORAN CEPAT SAJI: PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan dan faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan Self-Ordering Kiosk (SOK) di restoran cepat saji (McDonald's Tarakan) di kalangan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan kerangka teoritis Technology Acceptance Model (TAM) yang menguji pengaruh persepsi kegunaan (perceived usefulness), persepsi kemudahan penggunaan (Perceived Ease of Use), dan sikap (attitude) terhadap niat menggunakan (Behavioral Intention to Use). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada 300 responden mahasiswa aktif dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat menggunakan. Persepsi kegunaan terbukti menjadi faktor yang paling dominan dalam membentuk niat penggunaan (β = 0,461), diikuti oleh sikap (β = 0,286) dan persepsi kemudahan penggunaan (β = 0,182). Selain itu, persepsi kemudahan penggunaan memiliki pengaruh yang kuat dalam membentuk sikap positif pengguna (β = 0,399), sementara persepsi kegunaan memengaruhi sikap dengan koefisien sebesar 0,278. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Borneo Tarakan memiliki niat yang tinggi untuk mengadopsi teknologi SOK, terutama didorong oleh manfaat praktis (seperti efisiensi waktu dan akurasi pesanan) serta antarmuka sistem yang mudah dioperasikan. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan agar pihak manajemen restoran cepat saji terus mengoptimalkan fitur bernilai tambah dan memastikan sistem tetap ramah pengguna (user friendly) untuk mendorong penggunaan yang berkelanjutan. Kata Kunci: Self Ordering Kiosk, Technology Acceptance Model, Niat Menggunakan, Restoran Cepat Saji, PLS-SEM

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Valuasi Ekonomi Wana Wisata Persemaian Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai ekonomi Wana Wisata Persemaian Kota Tarakan berdasarkan manfaat yang dapat diestimasi secara kuantitatif. Wana Wisata Persemaian dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi, olahraga, dan edukasi serta memiliki nilai keberadaan dan nilai warisan bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui kuesioner kepada 60 responden pengunjung Wana Wisata Persemaian Kota Tarakan dan data sekunder sebagai data pendukung. Penentuan responden dilakukan menggunakan teknik Quota Accidental Sampling. Analisis nilai ekonomi dilakukan menggunakan Travel Cost Method (TCM) untuk mengestimasi nilai guna langsung berdasarkan biaya perjalanan yang dikeluarkan pengunjung, sedangkan nilai keberadaan dan nilai warisan diestimasi menggunakan Contingent Valuation Method (CVM) melalui pendekatan Willingness to Pay (WTP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai guna langsung Wana Wisata Persemaian sebesar Rp 477.006.243 per tahun, nilai keberadaan sebesar Rp 306.000.000 per tahun, dan nilai warisan sebesar Rp 406.980.000 per tahun. Berdasarkan ketiga komponen nilai tersebut, nilai ekonomi Wana Wisata Persemaian Kota Tarakan yang berhasil diestimasi dalam penelitian ini sebesar Rp 1.189.986.243 per tahun.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN AKTIVITAS SEMUT HITAM (Dolichoderus thoracicus) DENGAN ORGAN TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Semut hitam (Dolichoderus thoracicus) merupakan salah satu predator alami yang berpotensi mendukung pengendalian hayati hama utama pada tanaman kakao. Keberadaan dan aktivitas semut ini diduga dipengaruhi oleh karakteristik morfologi tanaman kakao, terutama struktur tajuk dan ketersediaan organ generatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas semut hitam pada bagian tanaman kakao serta menganalisis korelasi antara karakteristik morfologi tanaman kakao (Theobroma cacao L.) dengan tingkat kolonisasi semut hitam. Penelitian dilaksanakan di perkebunan kakao Desa Metun Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, pada September 2023 hingga Maret 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei lapangan dengan metode purposive sampling. Parameter yang diamati meliputi tinggi pohon, lebar tajuk, jumlah cabang, jumlah bunga, jumlah buah produktif, jumlah buah tidak produktif, serta aktivitas semut pada batang, daun, bunga, dan buah. Data dianalisis menggunakan korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas semut hitam tertinggi ditemukan pada bagian buah dan batang, terutama di lokasi P1 dengan rata-rata aktivitas pada buah sebesar 7,45 dan batang sebesar 4,33, serta lokasi P9 dengan aktivitas pada batang sebesar 3,92 dan buah sebesar 2,24. Aktivitas pada daun dan bunga tergolong sangat rendah, sedangkan pada beberapa lokasi tidak ditemukan aktivitas semut. Hasil korelasi menunjukkan bahwa aktivitas semut berhubungan positif signifikan dengan tinggi pohon, lebar tajuk, jumlah cabang, bunga, buah produktif, dan buah tidak produktif pada lokasi tertentu. Dengan demikian, karakteristik morfologi dan fase generatif tanaman kakao berperan dalam mendukung kolonisasi dan aktivitas D. thoracicus pada perkebunan kakao.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tindak Tutur Ekspresif Dalam Film Semusim Setelah Kemarau Sutradara Dyan Sunu Prastowo (Kajian Pragmatik)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, makna, dan fungsi tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam film Semusim Setelah Kemarau sutradara Dyan Sunu Prastowo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Film Semusim Setelah Kemarau sutradara Dyan Sunu Prastowo tayang secara eksklusif di platform streaming KlikFilm pada 24 Januari 2025 dengan durasi sekitar 1 jam 23 menit. Data penelitian berupa tuturan para tokoh yang mengandung tindak tutur ekspresif dalam film Semusim Setelah Kemarau sutradara Dyan Sunu Prastowo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, teknik catat, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 69 data tindak tutur ekspresif yang terdiri atas 14 data berterima kasih, 3 data memberi selamat, 5 data meminta maaf, 33 data menyalahkan, dan 14 data memuji, sedangkan tindak tutur ekspresif belasungkawa tidak ditemukan. Tindak tutur ekspresif menyalahkan merupakan jenis yang paling dominan karena alur cerita film banyak menampilkan konflik, kekecewaan, dan perbedaan pandangan antar tokoh. Makna dan fungsi tindak tutur ekspresif yang ditemukan beragam, antara lain untuk mengungkapkan rasa syukur, penghargaan, dukungan, penyesalan, kekecewaan, serta apresiasi. Selain itu, tindak tutur ekspresif berfungsi menjaga hubungan sosial, memperkuat ikatan emosional, menyampaikan sikap penutur, dan membangun dinamika interaksi antartokoh dalam film. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur ekspresif sangat dipengaruhi oleh konteks percakapan yang melatarbelakangi tuturan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Konstruk Instrumen Sumatif Akhir Semester Mata Pelajaran Matematika Menggunakan Exploratory Factor Analysis dan Confirmatory Factor Analysis

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Instrumen asesmen yang berkualitas berperan penting dalam menghasilkan informasi hasil belajar yang akurat dan objektif. Namun, instrumen Sumatif Akhir Semester (SAS) yang digunakan di sekolah belum melalui evaluasi empiris sehingga struktur faktor dan validitas konstruknya belum dapat dipastikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur faktor dan membuktikan validitas konstruk instrumen SAS Ganjil mata pelajaran Matematika kelas VIII SMP Tahun Pelajaran 2025/2026 menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA) dan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Penelitian ini merupakan penelitian analisis data sekunder berupa respons 247 peserta didik kelas VIII terhadap 30 butir soal SAS Matematika. Data dianalisis melalui EFA menggunakan perangkat lunak Jamovi dan dilanjutkan dengan CFA menggunakan perangkat lunak JASP. Hasil EFA menunjukkan bahwa dari 30 butir soal, 8 butir dieliminasi karena tidak memenuhi kriteria empiris, sehingga diperoleh 22 butir yang membentuk tiga faktor, yaitu Penguasaan Konsep Dasar Matematika, Kemampuan Manipulasi Aljabar, dan Pemahaman Konseptual Aljabar, dengan total keragaman sebesar 34,4%. Hasil CFA menunjukkan bahwa model memiliki kesesuaian yang baik dengan data empiris (CFI = 0,915; TLI = 0,905; RMSEA = 0,0479; SRMR = 0,0540), seluruh indikator memenuhi kriteria factor loading, dan reliabilitas McDonald's Omega sebesar 0,905. Dengan demikian, instrumen SAS Matematika kelas VIII SMP yang layak digunakan adalah 22 butir yang telah lolos tahap EFA dan CFA dengan struktur tiga faktor yang valid secara konstruk dan reliabel sebagai instrumen penilaian hasil belajar. Adapun 8 butir yang tereliminasi tidak direkomendasikan untuk digunakan sehingga perlu direvisi atau diganti agar instrumen SAS secara keseluruhan memiliki validitas konstruk yang memadai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Posisi Semi Fowler dan Pursed Lip Breathing (PLB) terhadap Perubahan Saturasi Oksigen dan Frekuensi pernapasan pada Pasien STEMI di Ruang Intensive Cardio Vascular (ICVCU)

2026•

(STEMI) dapat menyebabkan gangguan fungsi jantung sehingga menyebabkan penurunan kemampuan pompa jantung yang berdampak pada keseimbangan antara kebutuhan dan suplai oksigen. Pasien dengan STEMI mengalami gangguan pola pernapasan akibat peningkatan beban kerja pernapasan. Kondisi tersebut dapat ditandai dengan munculnya sesak napas, peningkatan frekuensi pernapasan. Saturasi oksigen dan frekuensi pernapasan merupakan parameter penting yang perlu dipantau pada pasien STEMI karena mencerminkan status oksigenasi dan respon tubuh terhadap gangguan kardiovaskular. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah kombinasi posisi semi fowler dan pursed lip breathing (PLB). Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui perubahan nilai saturasi oksigen dan frekuensi pernapasan pasien dengan STEMI setelah diberikan penerapan kombinasi posisi semi fowler dan pursed lip breathing. Penerapan inovasi keperawatan dilakukan pada empat pasien STEMI dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif di ruang ICVCU. Intervensi inovasi diberikan selama tiga hari dengan frekuensi dua kali sehari pada sesi pagi dan sore. Rata-rata frekuensi pernapasan sebelum intervensi dengan rentang 25-37 x/menit,sedangkan rata-rata saturasi oksigen dengan rentang 93-94%. Setelah dilakukan penerapan intervensi selama 3 hari dengan frekuensi 2 kali sehari yaitu sesi pagi dan sore, terjadi perbaikan parameter respirasi dengan rata-rata frekuensi pernapasan menurun dengan rentang 16-19 x/menit serta rata-rata saturasi oksigen dengan rentang 98-99%. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa penerapan kombinasi posisi semi fowler dan PLB membantu pasien dalam mengontrol pola napas dan meningkatkan status oksigenasi. Selain itu, menjadi salah satu intervensi keperawatan suportif dalam membantu memperbaiki pola napas pada pasien STEMI dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KINERJA PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PERILAKU PETANI SAYURAN DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KINERJA PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PERILAKU PETANI SAYURAN DI KOTA TARAKAN Abstrak Peningkatan kapasitas petani dalam aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan dapat dipengaruhi oleh peran penyuluh pertanian. Namun, keterbatasan jumlah penyuluh di Kota Tarakan menyebabkan penyuluh harus membina 200 kelompok tani sayuran yang tersebar dibeberapa wilayah sekaligus, sehingga berpotensi memengaruhi efektivitas penyuluhan yang diberikan kepada petani. Kinerja penyuluh yang baik diharapkan mampu meningkatkan kepuasan petani serta mendorong perilaku petani yang lebih baik dalam menjalankan usahatani sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem penyuluhan pertanian di Kota Tarakan serta menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kinerja penyuluh pertanian terhadap perilaku petani sayuran melalui kepuasan petani sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Sampel penelitian berjumlah 100 petani sayuran yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan Structural Equation Modelling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistem penyuluhan pertanian di Kota Tarakan telah berjalan cukup baik dan sesuai dengan konsep teoritis, yang mencakup sasaran penyuluhan, tenaga, kelembagaan, metode dan teknik, kebijakan, serta materi penyuluhan; (2) Kinerja penyuluh pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran dan kepuasan petani sayuran dengan nilai koefisien masing-masing sebesar 0,628, t-statistik 7,742, dan p-value 0,000 dan 0,643, t-statistik 10,919, dan p-value 0,000; (3) Kepuasan petani sayuran berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran dengan nilai koefisien sebesar 0,254, t-statistik 2,290, dan p-value 0,022; (4) Kinerja penyuluh pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran melalui kepuasan petani, peran variabel mediasi menunjukkan koefisien sebesar 0,163, t-statistik 2,396, dan p-value 0,017. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja penyuluh pertanian yang baik, berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan petani dan mendorong perilaku petani yang lebih baik dalam menjalankan usahatani sayuran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

APLIKASI EDIBLE FILM BERBAHAN DASAR SEMI REFINED CARRAGEENAN DARI RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) SEBAGAI PENGEMAS BUMBU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan plastik sintetis sebagai pengemas makanan, termasuk bumbu, telah menjadi masalah lingkungan yang serius karena sifatnya yang sulit terurai. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik edible film berbahan dasar semi refined carrageenan (SRC) dari rumput laut Kappaphycus alvarezii yang diaplikasikan sebagai pengemas bumbu. Metode penelitian meliputi pembuatan tepung SRC dengan ekstraksi KOH 8%, dilanjutkan pembuatan edible film dengan variasi konsentrasi gliserol (0%; 0,1%; 0,3%; dan 0,5%) serta penambahan asam malat 0,3%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa karakteristik fisik edible film dipengaruhi secara signifikan oleh konsentrasi gliserol. Nilai kuat tarik tertinggi diperoleh pada konsentrasi gliserol 0,0% sebesar 43,7 MPa, sedangkan nilai terendah pada konsentrasi 0,5% sebesar 29,2 MPa. Seluruh sampel telah memenuhi standar Japanese Industrial Standard (JIS) untuk kuat tarik (minimal 0,39 MPa) dan ketebalan (maksimal 0,25 mm). Ketebalan film berkisar antara 0,023 mm hingga 0,036 mm, yang cenderung meningkat seiring bertambahnya konsentrasi gliserol. Nilai perpanjangan (elongasi) mengalami peningkatan dengan bertambahnya gliserol, mencapai nilai tertinggi 46,29% pada konsentrasi 0,5%, meskipun hasil ini belum mencapai standar minimal JIS sebesar 70%. Kelarutan film menunjukkan nilai terendah pada konsentrasi gliserol 0,3% yaitu sebesar 26,7%. Secara keseluruhan, edible film berbahan dasar SRC berpotensi sebagai alternatif pengemas bumbu yang ramah lingkungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SEMIOTIKA PADA KORAN ONLINE TEMPO EDISI 1 JANUARI - 31 JANUARI 2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RIZQI ADI SAPUTRA, 2026. Analisis Koran Semiotik Cover Koran Online Tempo Edisi 1 Januari- 31 Januari 2025 (kajian semiotik). Skripsi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP, Universitas Borneo Tarakan. (Dibimbing oleh Siti Fathonah, M.Pd. dan Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S, M.A). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang terkandung dalam cover koran online Tempo edisi 1 januari 31 januari 2025 menggunakan pedekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Fokus penelitian ini adalah mengindentifikasi serta menginterpretasikan tanda-tanda visual yang terdapat pada cover koran, yang diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utama, yaitu ikon, indeks dan simbol. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan observasi terhadap sampul koran Tempo dalam periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual pada cover koran Tempo tidak hanya berfungsi sebagai ilustrasi, tetapi juga sebagai sarana komunikasi yang mengandung makna tersirat terkait isu sosial, politik, dan buaya. Ikon digunakan untuk merepresentasikan objek secara langsung, indeks menunjukkan hubungan sebab-akibat atau konteks tertentu, sedangkan simbol mengandung makna yang dibentuk berdasarkan kesepakatan sosial. Melalui analisis semiotika peirce, ditemukan bahwa setiap cover koran memiliki pesan kritis yang disampaikan secara implisit melalui kombinasi gambar, warna, dan teks. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cover koran online Tempo merupakan bentuk komunikasi visual yang efektif dalam membangun opini punlik dan menyampaikan kritik sosial. Dengan demikian, kajian semiotika dapat membantu pembaca memahami makna yang tersembunyi di balik representasi visual dalam media massa. Kata Kunci : Semiotika, Cover Koran, Tempo, Komunikasi Visual.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh work life balance dan flexible work arrangement terhadap kinerja pegawai non ASN dengan motivasi sebagai variabel mediasi pada dinas lingkungan hidup kota tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance dan flexible work arrangement terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada pegawai lapangan non-ASN di Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 200 orang. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flexible work arrangement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan motivasi kerja. Work life balance juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap motivasi kerja. Namun demikian, motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, hasil pengujian efek tidak langsung menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak mampu memediasi hubungan antara flexible work arrangement maupun work life balance terhadap kinerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Good Corporate governance terhadap Kinerja Keuangan dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan Makanan dan Minuman di BEI)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate governance (GCG) terhadap kinerja keuangan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode penelitian yang digunakan adalah 2018–2024. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan subsektor makanan dan minuman di BEI, dengan sampel sebanyak 15 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh 105 observasi. Variabel GCG diukur menggunakan indikator jumlah direksi dan komisaris independen, kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan Tobin’s Q, sedangkan ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG berpengaruh negative signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan serta tidak mampu memoderasi hubungan antara GCG dan kinerja keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur mengenai peran GCG dan ukuran perusahaan dalam konteks industri makanan dan minuman di Indonesia, serta menegaskan bahwa kualitas implementasi tata kelola perusahaan lebih menentukan kinerja keuangan dibandingkan skala perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) DAN SOFT SKILLS DENGAN PERSEPSI KESIAPAN MENJADI GURU PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi mahasiswa mengenai Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dan soft skills dengan persepsi kesiapan menjadi guru pada mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri pada mahasiswa Pendidikan Biologi serta tantangan geografis di wilayah dekat perbatasan yang menuntut kesiapan mental yang kuat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif jenis ex post facto dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden yang diambil melalui teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, persepsi PLP dan soft skills berhubungan signifikan terhadap kesiapan menjadi guru dengan kontribusi sebesar 80,1% (R-square 0,801). Secara parsial, soft skills memiliki hubungan positif yang sangat signifikan (p = 0,000), sedangkan persepsi mengenai PLP tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (p = 0,381). Hal ini mengindikasikan bahwa kesiapan mahasiswa lebih ditentukan oleh kematangan kualitas personal (soft skills) dibandingkan pengalaman lapangan yang masih bersifat administratif. Penelitian ini merekomendasikan peneliti selanjutnya untuk memperluas jumlah sampel, menggunakan instrumen dengan pernyataan negatif untuk menghindari bias, serta mempertimbangkan analisis Rasch Model untuk memperoleh akurasi pengukuran yang lebih presisi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MEDIASI KEPUASAN KERJA: PENGARUH STRES KERJA DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INTRACAWOOD MANUFACTURING TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan kerja dalam pengaruh stres kerja dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 191 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan stres kerja tidak berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi menunjukkan kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, namun memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MEDIASI KEPUASAN KERJA: PENGARUH STRES KERJA DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INTRACAWOOD MANUFACTURING TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan kerja dalam pengaruh stres kerja dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 191 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan stres kerja tidak berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi menunjukkan kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, namun memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DAMPAK KONSISTENSI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN SERTA KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP REALISASI KEUANGAN DENGAN PERAN STAKEHOLDER SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS: PEMERINTAH KOTA TARAKAN)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Realisasi keuangan daerah di Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam pencapaian target optimal, sebagaimana terjadi pada Pemerintah Kota Tarakan yang mencatat rata-rata realisasi keuangan fluktuatif selama periode 2020–2024, disertai penurunan skor dimensi penyerapan anggaran pada Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) pengukuran tahun 2024 dengan predikat “Perlu Perbaikan”. Berangkat dari hal tersebut penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsistensi perencanaan dan penganggaran serta kualitas sumber daya manusia terhadap realisasi keuangan, dengan peran stakeholder sebagai variabel intervening pada Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi mencakup seluruh aparatur pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan keuangan. Sampel sebanyak 134 responden dipilih melalui teknik stratified purposive sampling berbasis proporsi pagu anggaran. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsistensi perencanaan dan penganggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap realisasi keuangan, demikian pula kualitas sumber daya manusia. Kemudian peran stakeholder berpengaruh positif signifikan terhadap realisasi keuangan serta memediasi secara parsial kedua hubungan tersebut. Penelitian menyimpulkan bahwa ketiga variabel secara simultan berkontribusi positif terhadap peningkatan realisasi keuangan. Implikasi praktis mencakup rekomendasi penguatan sinkronisasi dokumen perencanaan (RPJMD, RKPD, KUA-PPAS, dan APBD), program peningkatan kompetensi ASN secara berkelanjutan, serta optimalisasi partisipasi dan pengawasan stakeholder guna mendukung akuntabilitas, efisiensi, dan keberlanjutan pengelolaan APBD di Pemerintah Kota Tarakan. Secara teoritis, temuan ini memperkaya integrasi Agency Theory, Stewardship Theory, dan Stakeholder Theory dalam konteks pemerintahan daerah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN PENGAWASAN INTERNAL DALAM MEMODERASI PENGARUH KUALITAS APARATUR DAERAH DAN KEPATUHAN REGULASI TERHADAP PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas aparatur daerah dan kepatuhan regulasi terhadap pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) dengan pengawasan internal sebagai variabel moderasi di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan. Pengelolaan aset yang akuntabel dan transparan merupakan instrumen krusial bagi pemerintah daerah dalam mempertahankan opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Explanatory Research. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 149 responden yang terdiri dari Pejabat Penatausahaan Barang, Pengurus Barang, dan staf pengelola aset di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tarakan. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kualitas aparatur tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan BMD, mengindikasikan bahwa kompetensi individu memerlukan dukungan sistem kerja yang kuat. Sebaliknya, kepatuhan regulasi dan pengawasan internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan BMD, di mana pengawasan internal ditemukan sebagai faktor determinan yang paling dominan dalam model. Pengujian efek moderasi membuktikan bahwa pengawasan internal berperan sebagai katalisator yang memperkuat pengaruh kualitas aparatur terhadap kualitas pengelolaan aset. Namun, pengawasan internal ditemukan memitigasi pengaruh kepatuhan regulasi terhadap pengelolaan BMD (efek substitusi), yang menunjukkan bahwa kontrol sistemik yang ketat cenderung mengambil alih peran kepatuhan normatif aparatur secara mandiri. Nilai R-Square sebesar 0,917 menunjukkan bahwa model ini mampu menjelaskan 91,7% variasi pengelolaan BMD. Implikasi penelitian ini menekankan urgensi peningkatan kapabilitas APIP dan integrasi fungsi pengawasan untuk mengoptimalisasi potensi aparatur dalam menjaga akuntabilitas aset daerah secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail