Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

66 hasil
Subjek: Pemasaran
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EFESIENSI PEMASARAN BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea Canephora) DI DESA KALIAMOK KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah - masalah pemasaran kopi di Desa Kaliamok antara lain adalah hubungan harga yang diterima petani dengan biaya produksi yang mungkin tidak merangsang petani untuk meningkatkan produksi baik jumlah dan mutu. Margin pemasaran yang relatif tinggi dan kemungkinan fasilitas pemasaran yang belum memadai untuk memperlancar arus komoditas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran, dan margin pemasaran serta share pemasaran di Desa Kaliamok. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel adalah kouta sampling yaitu pengambilan dengan cara menetapkan sejumlah sampel sebanyak 30 petani kopi. Purposive sampling merupakan teknik untuk menentukan sampel. Dalam penelitian ini sampel yang memenuhui syarat hanya 11 orang petani dengan beberapa pertimbagan tertentu: 1. Petani yang berusaha tani tanaman kopi berumur 5 – 10 tahun, 2. Petani yang telah memproduksi kopi. Dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, marjin pemasaran, margin distribusi, dan harga yang diterima petani serta rasio keuntugan dan biaya dan farmer’s share dalam pemasaran biji kopi robusta. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada satu saluran pemasaran biji kopi di desa kaliamok, yaitu saluran I: petani – pedagang pengumpul – konsumen. Pada saluran pemasaran I memiliki total biaya pemasaran Rp 11.093 per Kg. dan memiliki dua marjin yang berbeda margin grade 1&2 Rp 90.000 per Kg dan margin grade 3 Rp 35.000 per Kg serta keuntugan pemasaran pada grade 1&2 Rp 98,79% dan grade 3 Rp 27,13%. Dilihat dari efesiensi pemasaran secara ekonimis dari saluran pemasaran yang ada di Desa Kaliamok tidak efisien karena memiliki marjin yang besar pada grade 1&2 sebesar 90.000 per Kg dan grade 3 Rp 35.000 per Kg dan memiliki nilai farmer’s share yang rendah pada grade 1&2 Rp 10% dan grade 3 Rp 22.22%. Adapun saran yang diajukan peneliti oleh peneliti adalah petani perlu mencari informasi harga di tingkat konsumen agar tawar – menawar lebih kuat dan untuk meningkatkan share harga yang diterima petani, perlu diupayakan petani melakukan pemisah kulit kopi dari biji, penjemuran dan sortir agar share harga yang didapat petani lebih besar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PEMASARAN PISANG KEPOK DESA SUNGAI LIMAU KECAMATAN SEBATIK TENGAH KABUPATEN NUNUKAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jamal. 15.201020.078. 2019. “ Strategi Pemasaran Pisang Kepok Desa Sungai Limau Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan”. dibimbing oleh Nia Kurniasih Suryana. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh petani yang ada yakni pemasaran merupakan suatu usaha untuk menyampaikan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Sejauh ini pemasaran pisang yang ada di Desa Sungai Limau telah mencapai di negara tetangga (Malaysia). Dari sektor pemasaran menghadapi beberapa kendala dalam hal produk, harga, tempat, dan promosi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pemasaran pisang kepok yang ada desa sungai limau kecamatan sebatik tengah. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Metode pengolahan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, Analisis data yang digunakan adalah Analisis SWOT (IFAS dan EFAS). Hasil menunjukkan Faktor strategi internal dan eksternal menunjukkan bahwa jumlah untuk faktor kekuatan sebesar 1.60 lebih kecil dari ada jumlah faktor kelemahan sebesar 1.75 keadaan ini mengidentifikasi bahwa faktor kekuatan untuk pemasaran pisang kepok yang ada disungai limau lebih kecil dari pada faktor kelemahan yang akan menghambatnya. Sedangkan Analisis kuadran didapatkan dengan melakukan pengurangan antara jumlah total faktor dengan jumlah total kemudian dibagi 2. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai X = 0.71 dan nilai Y = 1.07 Kesimpulan bahwa faktor internal, dari aspek kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh Desa, yaitu: (1) produk berkualitas, (2) pengetahuan SDM yang baik tentang budidaya pisang kepok, (3) letak wilayah strategis. (4) modal usaha terbatas, (5) minimnya kegiatan promosi, (6) kemasan produk pisang kurang menarik, (7) saluran pemasaran yang panjang. Pada sektor eksternal dari aspek peluang dan ancaman yang dimiliki oleh desa, yaitu: (1) adanya bantuan dari dinas pertanian, (2) tersedianya pemasaran pisang kepok yang masih luas baik dalam negeri maupun luar negeri (3) adanya kemajuan teknologi informasi, (4) stabilitas nilai tukar mata uang, (5) sulitnya akses perizinan, (6) harga beli hasil pertanian ditetapkan oleh tengkulak, (7) pesaing dari desa lain. Adapun strategi yang ditetapkan yaitu: (1) memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi informasi, (2) meningkatkan sumber daya manusia (SDM) serta kerjasama dengan pihak dinas pertanian. Berdasarkan hasil dan pembahasan dari penelitian ini maka diberikan beberapa saran sebagai berikut: (1) Peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dengan cara membuat program workshop, pelatihan, studi banding poktan yang difasilitasi oleh pemerintah atau swasta, (2) Sebaiknya dilakukan pembimbingan dan pengawasan secara bertahap dari hasil alternatif strategi pemasaran pisang kepok di Desa Sungai Limau sesuai dengan prioritas sehingga tujuan dari pelaksanaan strategi tersebut dapat tercapai dan tepat sasaran (3) Disarankan pada peneliti berikutnya yang ingin melakukan penelitian dengan topik yang sama maka diharapkan dapat mengkaji lebih dalam masing-masing bagian dalam sistem strategi pemasaran pisang kepok.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Terhadap Kepuasan Konsumen (Studi Kasusu : Exa Coffee di Kota Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Exa Coffee merupakan salah satu usaha kedai kopi di Kota Tarakan yang berada dalam kondisi persaingan usaha yang semakin berkembang, sehingga diperlukan strategi pemasaran yang tepat untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konsumen Exa Coffe, menguji pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen, serta mengidentfikasi eleman bauran pemasaran yang lebih dominan dalam memengaruhi kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 50 responden yang ditentukan melalui metode incidental sampling. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner dan dianalisis melalui analisis deskriptif serta regresi linier berganda. Bauran pemasaran yang dianalisis mencakup Produk (X1), Harga (X2), Tempat (X3), Promosi (X4), Orang (X5), Bukti Fisik (X6), dan Proses (X7), dengan kepuasan konsumen variabel dependen (Y). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik konsumen Exa Coffee didominasi oleh jenis kelamin laki-laki dengan rentang usia berkisar antara 17-29 tahun, berpendidikan sarjana, memiliki pendapatan sebesar Rp500.000-Rp2.000.000 per bulan, serta sebagian besar berstatus sebagai pelajar/mahasiswa dan wiraswasta. Secara simultan, bauran pemasaran berpengaruh terhadap signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,817, yang menunjukkan bahwa 81,7% variasi kepuasan konsumen dijelaskan oleh ketujuh variabel bauran pemasaran. Secara parsial, promosi dan proses berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, sedangkan produk, harga, tempat, orang, dan bukti fisik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Variabel proses memiliki koefisien regresi sebesar 0,784 dan nilai t-hitung sebesar 8,180 dan signifikansi (Sig. = 0,000). . Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak Exa Coffee dalam mengembangkan dan menerapkan strategi bauran pemasaran yang sesuai guna meningkatkan kepuasan konsumen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi pemasaran petani semangka dalam menghadapi fluktuasi harga (studi kasus kelurahan juata permai kota tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fluktuasi harga semangka menjadi permasalahan yang berdampak terhadap pendapatan dan keberlanjutan usahatani. Petani semangka di Kelurahan Juata Permai masih menghadapi kendala dalam memasarkan hasil panennya, terutama karena terbatasnya saluran pemasaran serta adanya ketergantungan terhadap pedagang pengumpul. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi pemasaran petani semangka dalam menghadapi fluktuasi harga serta merumuskan alternatif strategi pemasaran berdasarkan kondisi internal dan eksternal melalui analisis SWOT. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara pada bulan Juni–Agustus 2026. Responden dalam penelitian ini berjumlah 15 orang petani semangka yang ditentukan menggunakan metode sensus atau total sampling. Selain itu, informan kunci terdiri atas ketua kelompok tani, pedagang pengumpul, dan konsumen yang ditentukan menggunakan teknik snowball sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis SWOT melalui matriks IFAS dan EFAS untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal serta merumuskan strategi SO, WO, ST, dan WT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi kekuatan berupa perputaran modal cepat, kualitas semangka baik, perawatan rutin, hubungan baik dengan pembeli, dan kekompakan antar petani, sedangkan kelemahan berupa ketergantungan pada harga pasar, keterbatasan pemasaran dan akses pasar alternatif, sifat semangka yang harus segera dijual, dan biaya produksi relatif tinggi. Faktor eksternal mencakup peluang berupa tingginya permintaan, peningkatan permintaan pada hari besar, media sosial, penjualan langsung, dan kerja sama antarpetani, serta ancaman berupa semangka dari luar daerah, panen bersamaan, perubahan cuaca, hama dan penyakit, serta fluktuasi harga. Hasil analisis SWOT menunjukkan koordinat (0,30; -0,34) yang menempatkan petani pada Kuadran II (ST). Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kualitas semangka, pengaturan waktu tanam, penguatan kerja sama, dan perluasan jaringan pemasaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI PRODUKSI KEPITING BAKAU (SCYLLA SPP) DI CV. CAKKE BONE KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Kepiting bakau (Scylla spp.) merupakan salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi produksi, sumber pasokan, ukuran, harga, bentuk pemasaran, serta potensi keberlanjutan kepiting bakau yang dipasarkan di CV. Cakke Bone. Penelitian dilaksanakan pada Februari sampai Maret 2026 dengan metode deskriptif eksploratif melalui survei, wawancara, kuesioner, dan observasi langsung terhadap aktivitas usaha kepiting bakau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. Cakke Bone berperan sebagai eksportir dan pengumpul yang memperoleh kepiting bakau dari nelayan dan pengepul lain, terutama dari tambak di wilayah Kalimantan Utara. Produksi kepiting dipengaruhi oleh kondisi pasang surut, yaitu sekitar 3.000 kg per hari saat pasang tinggi dan 1.000 kg per hari saat pasang rendah, dengan rata-rata produksi sekitar 12.000 kg per minggu. Kepiting dipasarkan dalam bentuk hidup dan disortir untuk tujuan pasar dalam negeri dan ekspor. Harga jual ditentukan oleh ukuran dan jenis kelamin kepiting Dimana kepiting jantan yang ukuran 200-400 gr harganya sekitar Rp50.000, kepiting jantan yang ukuran 400-600 gr harganya sekitar Rp65.000/kg, dan kepiting jantan yang ukuran 700-1000 gr harganya sekitar Rp85.000/kg, sedangkan kepiting betina (CBK, CBH) harganya sekitar Rp 100.000-150.000/kg. Berdasarkan hasil menelitian terlihat bahwa potensi kepiting bakau di Kota Tarakan masih tinggi, namun keberlanjutannya perlu didukung melalui perlindungan kawasan mangrove, pengaturan ukuran tangkap, pencatatan pasokan, serta perlindungan terhadap kepiting betina bertelur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Rantai Tata Niaga Komoditas Ikan Hasil Tangkapan Nelayan di Wilayah Pesisir Tias Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pulau Tias merupakan wilayah pesisir di Desa Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan. Sistem pemasaran hasil tangkapan di wilayah ini melibatkan pengepul yang menyediakan modal operasional, sehingga menciptakan pola ketergantungan yang mempengaruhi posisi tawar nelayan, namun data terdokumentasi mengenai rantai tata niaga di wilayah ini belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran tata niaga beserta pelaku yang terlibat, menghitung margin pemasaran dan farmer's share, serta menganalisis tingkat efisiensi pemasaran ikan hasil tangkapan nelayan di Pulau Tias. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025–Maret 2026 menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling terhadap 20 responden yang terdiri atas nelayan, pengepul, penampung, dan pengecer. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran tata niaga, yaitu Saluran I (distribusi lokal: nelayan–pengepul–pengecer–konsumen akhir) dan Saluran II (distribusi ekspor: nelayan–pengepul–penampung–eksportir). Margin pemasaran Saluran I berkisar 24,5%–26,8%, sedangkan Saluran II 19,0%–36,7%. Nilai farmer's share Saluran I relatif seragam (74%–75%), sedangkan Saluran II lebih bervariasi (63%–81%), dengan seluruh nilai berada di atas 60%. Tingkat efisiensi pemasaran Saluran I (5,6%–8,0%) relatif lebih mendekati efisien dibandingkan Saluran II (6,4%–9,9%), meskipun secara umum kedua saluran masih tergolong kurang efisien (Ep > 5%). Penyederhanaan rantai pemasaran dan penguatan akses pasar langsung bagi nelayan disarankan sebagai strategi peningkatan efisiensi dan kesejahteraan nelayan di Pulau Tias.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Evaluatif Tataniaga Komoditas Ikan Terumbu Karang di Pulau Balikukup

2026•

ANALISIS EVALUATIF TATA NIAGA KOMODITAS IKAN TERUMBU KARANG DI PULAU BALIKUKUP Abstrak Ikan terumbu karang merupakan komoditas unggulan bernilai ekonomi penting bagi masyarakat Pulau Balikukup, penelitian ini didasarkan pada belum optimalnya kesejahteraan nelayan ikan terumbu karang di Pulau Balikukup akibat rantai tata niaga yang tidak efisien dan lemahnya posisi tawar mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis saluran distribusi, mengidentifikasi komoditas, serta mengevaluasi efisiensi kinerja sistem tata niaga tersebut. Analisis penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif terhadap 30 nelayan dan 7 pengepul menggunakan indikator biaya pemasaran, margin, keuntungan, efisiensi, dan fisherman's share. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua saluran tata niaga: Saluran I (ekspor) terbukti sangat efisien dengan indeks 5,45%, biaya Rp 8.239/kg, dan margin Rp 108.166/kg; sedangkan Saluran II (lokal) tidak efisien karena rantainya lebih panjang dengan biaya mencapai Rp 21.631/kg dan margin Rp 214.000/kg. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan koperasi untuk memutus ketergantungan modal nelayan, investasi mesin es bertenaga surya guna menekan biaya rantai dingin, serta peningkatan pengawasan kelestarian ekosistem oleh pemerintah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS POLA TATANIAGA IKAN KARANG DI KECAMATAN PULAU DERAWAN KABUPATEN BERAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS POLA TATANIAGA IKAN KARANG DI KECAMATAN PULAU DERAWAN KABUPATEN BERAU ABSTRAK Kecamatan Pulau Derawan memiliki potensi perikanan tangkap yang besar dengan ekosistem terumbu karang yang luas. Namun, keberadaan beberapa lembaga pemasaran dalam proses tataniaga ikan karang dapat memengaruhi biaya, margin pemasaran, bagian harga yang diterima nelayan (farmer’s share), dan efisiensi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran tataniaga, margin pemasaran, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran ikan karang di Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau. Penelitian dilaksanakan pada 10–25 April 2025 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Responden berjumlah 35 orang, terdiri atas 15 nelayan, 10 pedagang pengepul/penampung, dan 10 pedagang pengecer. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan identifikasi langsung. Analisis data meliputi saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat saluran tataniaga ikan karang. Margin pemasaran pada Saluran I dan II sebesar Rp9.000–Rp10.000/kg, Saluran III sebesar Rp14.000–Rp15.000/kg, sedangkan pada Saluran IV margin total mencapai Rp24.000–Rp25.000/kg. Farmer’s share pada pemasaran lokal mencapai 70,71%, sedangkan pemasaran luar daerah sebesar 48,3%. Nilai efisiensi pemasaran pada Saluran I sebesar 2,0–2,3% dan Saluran IV sebesar 0,80–0,88%, sehingga termasuk efisien berdasarkan kriteria penelitian. Sementara itu, Saluran II sebesar 6,5–7,0% dan Saluran III sebesar 8,25–9,40% termasuk tidak efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan panjang saluran dan biaya pemasaran berpengaruh terhadap margin, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran ikan karang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN SALURAN PEMASARAN CABAI RAWIT DIKELURAHAN KARANG HARAPAN, KECAMATAN TARAKAN BARAT, KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani dalam memilih saluran pemasaran cabai rawit di Kelurahan Karang Harapan, Kota Tarakan, serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan memengaruhi keputusan tersebut. Penelitian dilaksanakan pada Januari–April 2026 dengan menggunakan metode survei dan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 35 petani cabai rawit yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda yang didukung oleh uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran cabai rawit yang digunakan petani, yaitu saluran langsung (petani–konsumen) dan saluran tidak langsung (petani–pedagang pengumpul–pedagang pengecer–konsumen). Hasil uji simultan menunjukkan bahwa faktor harga, produksi, dan jarak secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan saluran pemasaran dengan nilai signifikansi 0,000 (0,05). Secara parsial, faktor harga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,552 dan nilai signifikansi 0,000, faktor produksi berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,309 dan nilai signifikansi 0,034, serta faktor jarak berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,544 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,881 menunjukkan bahwa 88,1% variasi keputusan saluran pemasaran dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 11,9% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Faktor harga merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi keputusan saluran pemasaran dengan nilai koefisien beta sebesar 0,476. Oleh karena itu, peningkatan akses informasi harga, perbaikan infrastruktur transportasi, dan penguatan kelembagaan petani perlu dilakukan untuk mendukung sistem pemasaran cabai rawit yang lebih efisien dan menguntungkan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS RANTAI PASOK DAN SALURAN PEMASARAN KOMODITAS CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) DI KECAMATAN MALINAU KOTA KABUPATEN MALINAU PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas hortikultura strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun menghadapi permasalahan serius berupa ketidakstabilan produksi dan fluktuasi harga yang ekstrem. Rantai pasok cabai rawit di wilayah ini melibatkan lima pelaku utama, yaitu petani, pedagang pengepul, pedagang besar, pedagang pengecer, dan konsumen akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur rantai pasok, mengidentifikasi faktor penyebab fluktuasi harga, serta mengetahui efisiensi pemasaran cabai rawit di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Pengambilan sampel dilakukan melalui purposive sampling terhadap 15 responden petani dan snowball sampling terhadap pelaku rantai pasok lainnya. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok cabai rawit di Kecamatan Malinau Kota melibatkan lima pelaku utama dengan dua saluran pemasaran, yaitu Saluran I (three-level marketing: petani → pengepul → pedagang besar → pengecer → konsumen) dan Saluran II (two-level marketing: petani → pengepul → pengecer → konsumen). Faktor utama fluktuasi harga meliputi perubahan iklim, serangan hama penyakit, ketidakseimbangan penawaran-permintaan, dan lemahnya posisi tawar petani. Berdasarkan analisis farmer's share, Saluran I menghasilkan nilai 54,55% dan Saluran II sebesar 67%, keduanya melampaui ambang efisiensi 50%. Saluran II dinilai lebih efisien karena memiliki rantai distribusi lebih pendek dan proporsi harga yang diterima petani lebih besar. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan petani dan pengembangan saluran distribusi yang lebih efisien guna meningkatkan kesejahteraan petani dan stabilitas harga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PEMASARAN CABAI RAWIT (Capsicum Frutescens L) DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran pemasaran serta menganalisis biaya pemasaran, margin pemasaran, dan farmer’s share cabai rawit (Capsicum frutescens L.) di Kota Tarakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2026 di Kelurahan Kampung Enam dan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur, serta Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling terhadap 70 petani cabai rawit. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis saluran pemasaran, margin pemasaran, biaya pemasaran, dan farmer’s share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran cabai rawit di Kota Tarakan, yaitu saluran pemasaran langsung (produsen–konsumen) yang digunakan oleh 12 petani (17,14%) dan saluran pemasaran tidak langsung (produsen–agen–pedagang pengecer–konsumen) yang digunakan oleh 58 petani (82,86%). Pada saluran pemasaran langsung tidak terdapat biaya pemasaran maupun margin pemasaran, sehingga nilai farmer’s share mencapai 100%. Sementara itu, pada saluran pemasaran tidak langsung diperoleh total biaya pemasaran sebesar Rp14.535/kg, total margin pemasaran sebesar Rp35.212/kg, dan total keuntungan lembaga pemasaran sebesar Rp20.677/kg. Nilai farmer’s share pada saluran ini sebesar 71%, yang menunjukkan bahwa petani menerima 71% dari harga yang dibayarkan oleh konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran langsung memberikan bagian harga yang lebih besar kepada petani dibandingkan saluran pemasaran tidak langsung

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Konsuemen Mie Basah (Studi Kasus Mie Telor Barokah Kabupaten Bulungan)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran yang terdiri dari product, price, place, promotion terhadap keputusan konsumen mie basah. Variabel product, price, place, promotion berperan sebagai variabel independen dan variabel keputusan konsumen sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data diperoleh dari penyebaran kuesioner dan google forms kepada 78 konsumen mie basah home industry Mie Telor Barokah. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS dan uji yang dilakukan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F dan uji R square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel product (t hitung 1,666 t tabel 1,992), price (t hitung 2,805 t tabel 1,992), place (t hitung 2,058 t tabel 1,992) promotion (t hitung 2,173 t tabel 1,992) tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen. Secara simultan variabel product, price, promotion, place berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen dengan nilai F hitung 6,354 dengan Sig 0,000. Nilai R Square sebesar 0,253, dalam penelitian ini variabel X mampu menjelaskan 25,3% terhadap variabel Y dan 74,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX) TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN, CAFE MUDDANI, DESA TANAH KUNING, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bauran pemasaran (Marketing Mix) serta menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan pelanggan di Cafe Muddani, Desa Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025 sampai Mei 2026 dengan menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 80 orang pelanggan Cafe Muddani. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bauran pemasaran di Cafe Muddani secara umum berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi. Variabel produk memperoleh nilai rata-rata 21,4, harga 21,5, tempat 21,2, promosi 20,7, orang 21,0, proses 20,5, dan bukti fisik 20,7. Hasil analisis regresi linear berganda menghasilkan persamaan Y = 5,837 + 0,901X₁ − 0,120X₂ − 0,031X₃ − 0,062X₄ + 0,275X₅ + 0,129X₆ + 0,047X₇. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,558 menunjukkan bahwa 55,8% variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh variabel bauran pemasaran, sedangkan sisanya sebesar 44,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (0,05), yang berarti seluruh variabel bauran pemasaran secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara parsial, variabel produk dan orang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan variabel harga, tempat, promosi, proses, dan bukti fisik tidak berpengaruh signifikan. Dengan demikian, produk dan orang merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan di Cafe Muddani. Kata kunci: Bauran Pemasaran, Marketing Mix 7P, Kepuasan Pelanggan, Regresi Linear Berganda, Cafe Muddani.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi BAURAN Pemasaran dalam Meningkatkan Daya Saing Produk USAHA MIKRO KECIL MENENGAH di Era Digital

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak bauran pemasaran yang terdiri dari produk, tempat, dan promosi terhadap strategi pemasaran dan pengaruhnya terhadap daya saing UMKM di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis partial least squares (PLS). Responden penelitian ini adalah pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel produk dan lokasi memiliki pengaruh signifikan terhadap strategi pemasaran, tetapi tidak terhadap promosi. Produk terbukti memiliki pengaruh langsung terhadap daya saing UMKM dan juga berperan sebagai perantara dalam strategi pemasaran mereka. Di sisi lain, promosi tidak memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap daya saing. Kesimpulan penting lainnya adalah bahwa strategi pemasaran memiliki pengaruh yang sangat kuat dan signifikan terhadap peningkatan daya saing UMKM. Temuan penelitian menunjukkan bahwa UMKM perlu memprioritaskan pengembangan dan inovasi kualitas produk, pemilihan lokasi bisnis yang strategis, dan implementasi strategi pemasaran yang tepat sasaran. Aktivitas periklanan perlu dievaluasi agar lebih kreatif, terukur, dan adaptif terhadap perkembangan digital sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan daya saing.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi BAURAN Pemasaran dalam Meningkatkan Daya Saing Produk USAHA MIKRO KECIL MENENGAH di Era Digital

2026•

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak bauran pemasaran yang terdiri dari produk, tempat, dan promosi terhadap strategi pemasaran dan pengaruhnya terhadap daya saing UMKM di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis partial least squares (PLS). Responden penelitian ini adalah pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel produk dan lokasi memiliki pengaruh signifikan terhadap strategi pemasaran, tetapi tidak terhadap promosi. Produk terbukti memiliki pengaruh langsung terhadap daya saing UMKM dan juga berperan sebagai perantara dalam strategi pemasaran mereka. Di sisi lain, promosi tidak memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap daya saing. Kesimpulan penting lainnya adalah bahwa strategi pemasaran memiliki pengaruh yang sangat kuat dan signifikan terhadap peningkatan daya saing UMKM. Temuan penelitian menunjukkan bahwa UMKM perlu memprioritaskan pengembangan dan inovasi kualitas produk, pemilihan lokasi bisnis yang strategis, dan implementasi strategi pemasaran yang tepat sasaran. Aktivitas periklanan perlu dievaluasi agar lebih kreatif, terukur, dan adaptif terhadap perkembangan digital sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan daya saing.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KONTEN PEMASARAN DIGITAL TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN: PERAN MEDIASI NILAI YANG DIRASAKAN DAN KEPUASAN KONSUMEN PADA PENGGUNA ONLINE SHOP DI KALIMANTAN UTARA

2026•

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konten pemasaran digital terhadap loyalitas konsumen dengan peran mediasi nilai yang dirasakan dan kepuasan konsumen pada pengguna online shop di Kalimantan Utara. Perkembangan perdagangan digital menuntut pelaku usaha untuk menyajikan konten yang informatif, relevan, dan persuasif guna membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Loyalitas tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses evaluasi nilai dan pengalaman kepuasan yang dirasakan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada pengguna online shop yang aktif bertransaksi, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten pemasaran digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai yang dirasakan dan kepuasan konsumen. Nilai yang dirasakan berpengaruh positif terhadap kepuasan dan loyalitas, serta kepuasan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen. Uji mediasi menunjukkan bahwa nilai yang dirasakan dan kepuasan konsumen memediasi pengaruh konten pemasaran digital terhadap loyalitas. Temuan ini menegaskan bahwa strategi konten digital yang efektif mampu meningkatkan loyalitas melalui pembentukan persepsi nilai dan pengalaman kepuasan konsumen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Selada (Lactuca sativa L.) Hidroponik (Studi Kasus Super Sayur Fresh 3 Kota Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran yang terdiri dari produk, harga, tempat, dan promosi terhadap keputusan pembelian selada hidroponik pada Toko Super Sayur Fresh 3 di Kota Tarakan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum diketahui secara empiris sejauh mana masing-masing elemen bauran pemasaran memengaruhi keputusan pembelian konsumen selada hidroponik pada ritel sayuran modern tersebut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 orang konsumen berdasarkan pedoman Roscoe. Karakteristik responden menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 39 orang (78%) dan laki-laki 11 orang (22%). Berdasarkan usia, responden didominasi oleh kelompok 17–29 tahun sebanyak 22 orang (44%), diikuti usia 30–39 tahun sebanyak 14 orang (28%), dan usia >40 tahun sebanyak 14 orang (28%). Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel produk, harga, tempat, dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai Fhitung sebesar 2,969 dan signifikansi 0,029 (0,05). Nilai koefisien determinasi menunjukkan R² sebesar 0,209, yang berarti bahwa variabel bauran pemasaran mampu menjelaskan 20,9% variasi keputusan pembelian, sedangkan sisanya 79,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Secara parsial, variabel produk, harga, dan tempat tidak berpengaruh signifikan, sedangkan variabel promosi berpengaruh signifikan dan menjadi faktor paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian selada hidroponik di Toko Super Sayur Fresh 3 Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisis usahatani dan efisiensi pemasaran jamur tiram pada umkm aqsha

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk pertama, menganalisa usahatani jamur tiram di UMKM Aqsha. Kedua, mengetahui efisiensi pemasaran jamur tiram di UMKM Aqsha. Penelitian ini, yang dilakukan di UMKM Aqsha di Tarakan Timur dari Agustus 2023 hingga Januari 2024, berfokus pada praktik produksi dan pemasaran jamur berkelanjutan dari UMKM lokal yang masih bertahan. Penentuan responden ini menggunakan Key Informan untuk pengambilan sampel pada pemilik UMKM dan teknik Snowball Sampling untuk pengambilan sampel pada pedagang pengecer. Hasil penelitian menunjukkan analisis usaha tani jamur tiram selama satu periode biaya produksi sebesar Rp. 679.178, penerimaan sebesar Rp. 2.760.000, dan pendapatan sebesar Rp. 2.080.822. Hasil analisis rasio, yaitu analisis (R/C ratio) sebesar 4,1 dan (B/C ratio) sebesar 3,1. Hasil tujuan kedua, saluran pemasaran jamur tiram di UMKM Aqsha ada dua saluran, pada saluran pertama yaitu produsen ke konsumen jamur tiram dengan nilai margin pemasarannya nol (0) dan mendapatkan farmer share (100%) dikatakan efisien dan saluran kedua terdiri dari produsen – pedagang pengecer – konsumen akhir. Pedangang pengecer terdapat dua lokasi yaitu STB dan Pasar Tenguyun. Lokasi STB dengan nilai margin Rp. 4000 dan nilai farmer share (71,43%) dan Pasar Tenguyun dengan nilai margin Rp. 3000 dan farmer share (70%) dikatakan efisien. Dari kedua saluran pemasaran tersebut, nilai farmer share paling tinggi pada saluran pertama dengan nilai (100%) karena tidak ada perantara dalam saluran pemasaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BIBLIOMETRIK DALAM MEMETAKAN TREN PENELITIAN PADA LITERATUR E-COMMERCE DAN PEMASARAN DIGITAL TERINDEKS SCOPUS 2015-2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Meningkatnya pengguna internet di Indonesia menunjukkan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Salah satu dampak signifikan dari kemajuan ini adalah munculnya perdagangan elektronik (e-commerce) dan pemasaran digital (digital marketing). E-commerce dan pemasaran digital menjadi strategi utama bisnis digital, yang ditandai dengan meningkatnya pengguna E-commerce di Indonesia dan meningkatnya publikasi ilmiah dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan memetakan tren dan perkembangan penelitian e-commerce dan pemasaran digital melalui analisis bibliometrik menggunakan data Scopus dengan kata kunci E-commerce and Digital Marketing periode 2015-2025 sebanyak 433 publikasi. Analisis dilakukan dengan R Studio (biblioshiny) untuk mengidentifikasi tren, topik dominan, serta kontribusi negara, institusi, dan sumber jurnal. Hasil menunjukkan jumlah publikasi meningkat dengan topik utama e-commerce, digital marketing, social media, consumer behavior, dan digital transformation. China menjadi negara paling produktif. Yuri Kondratyuk Poltava Polytechnic sebagai institusi paling produktif, serta Emerald Emerging Markets Case Studies dan Sustainability (Switzerland) sebagai sumber jurnal paling dominan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dan memberikan gambaran arah penelitian di masa mendatang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ADOPSI TEKNOLOGI DIGITAL DAN STRATEGI PEMASARAN ONLINE TERHADAP PENGELOLAAN KAS DENGAN LAMA USAHA SEBAGAI VARIABEL KONTROL (Studi Kasus Pada UMKM Makanan Ringan Di Kota Tarakan)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adopsi teknologi digital dan strategi pemasaran online terhadap pengelolaan kas pada UMKM makanan ringan di Kota Tarakan, dengan mempertimbangkan lama usaha sebagai faktor kontrol. Penelitian ini menggunakan 4 variabel yaitu adopsi teknologi digital, strategi pemasaran online, pengelolaan kas, dan lama usaha. Populasi penelitian ini adalah seluruh UMKM makanan ringan di Kota Tarakan, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 100 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas, dan reabilitasnya. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi berganda yang dilakukan dengan IBM SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital dan strategi pemasaran online berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan kas, sedangkan lama usaha sebagai variabel kontrol tidak berpengaruh signifikan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail