Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Penulis: NURFADILLAH
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Terhadap Kepuasan Konsumen (Studi Kasusu : Exa Coffee di Kota Tarakan)

2026•Koleksi Perpustakaan

Exa Coffee merupakan salah satu usaha kedai kopi di Kota Tarakan yang berada dalam kondisi persaingan usaha yang semakin berkembang, sehingga diperlukan strategi pemasaran yang tepat untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konsumen Exa Coffe, menguji pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen, serta mengidentfikasi eleman bauran pemasaran yang lebih dominan dalam memengaruhi kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 50 responden yang ditentukan melalui metode incidental sampling. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner dan dianalisis melalui analisis deskriptif serta regresi linier berganda. Bauran pemasaran yang dianalisis mencakup Produk (X1), Harga (X2), Tempat (X3), Promosi (X4), Orang (X5), Bukti Fisik (X6), dan Proses (X7), dengan kepuasan konsumen variabel dependen (Y). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik konsumen Exa Coffee didominasi oleh jenis kelamin laki-laki dengan rentang usia berkisar antara 17-29 tahun, berpendidikan sarjana, memiliki pendapatan sebesar Rp500.000-Rp2.000.000 per bulan, serta sebagian besar berstatus sebagai pelajar/mahasiswa dan wiraswasta. Secara simultan, bauran pemasaran berpengaruh terhadap signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,817, yang menunjukkan bahwa 81,7% variasi kepuasan konsumen dijelaskan oleh ketujuh variabel bauran pemasaran. Secara parsial, promosi dan proses berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, sedangkan produk, harga, tempat, orang, dan bukti fisik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Variabel proses memiliki koefisien regresi sebesar 0,784 dan nilai t-hitung sebesar 8,180 dan signifikansi (Sig. = 0,000). . Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak Exa Coffee dalam mengembangkan dan menerapkan strategi bauran pemasaran yang sesuai guna meningkatkan kepuasan konsumen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Terhadap Kepuasan Konsumen (Studi Kasusu : Exa Coffee di Kota Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Exa Coffee merupakan salah satu usaha kedai kopi di Kota Tarakan yang berada dalam kondisi persaingan usaha yang semakin berkembang, sehingga diperlukan strategi pemasaran yang tepat untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konsumen Exa Coffe, menguji pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan konsumen, serta mengidentfikasi eleman bauran pemasaran yang lebih dominan dalam memengaruhi kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 50 responden yang ditentukan melalui metode incidental sampling. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner dan dianalisis melalui analisis deskriptif serta regresi linier berganda. Bauran pemasaran yang dianalisis mencakup Produk (X1), Harga (X2), Tempat (X3), Promosi (X4), Orang (X5), Bukti Fisik (X6), dan Proses (X7), dengan kepuasan konsumen variabel dependen (Y). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik konsumen Exa Coffee didominasi oleh jenis kelamin laki-laki dengan rentang usia berkisar antara 17-29 tahun, berpendidikan sarjana, memiliki pendapatan sebesar Rp500.000-Rp2.000.000 per bulan, serta sebagian besar berstatus sebagai pelajar/mahasiswa dan wiraswasta. Secara simultan, bauran pemasaran berpengaruh terhadap signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,817, yang menunjukkan bahwa 81,7% variasi kepuasan konsumen dijelaskan oleh ketujuh variabel bauran pemasaran. Secara parsial, promosi dan proses berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, sedangkan produk, harga, tempat, orang, dan bukti fisik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Variabel proses memiliki koefisien regresi sebesar 0,784 dan nilai t-hitung sebesar 8,180 dan signifikansi (Sig. = 0,000). . Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak Exa Coffee dalam mengembangkan dan menerapkan strategi bauran pemasaran yang sesuai guna meningkatkan kepuasan konsumen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBEDAAN JAM BEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jam pembelajaran terhadap V SDN hasil belajar siswa mata pelajaran Matematika kelas V SDN 006 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei semester genap tahun ajaran 2025/2026. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB dan VC SDN 006 Tarakan yang berjumlah 56 siswa, masing-masing 28 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berbentuk pilihan ganda dan essay. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa berdasarkan jam pelaksanaan pembelajaran. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah jam pembelajaran (jam pertama dan jam terakhir), sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar siswa. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan bahwa nilai thitung (7,615) > tabel (2,005). Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (H) diterima. Artinya, terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang belajar pada jam pelajaran pertama dan siswa yang belajar pada jam pelajaran terakhir di kelas V SDN 006 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERBEDAAN JAM PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jam pembelajaran terhadap V SDN hasil belajar siswa mata pelajaran Matematika kelas V SDN 006 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei semester genap tahun ajaran 2025/2026. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB dan VC SDN 006 Tarakan yang berjumlah 56 siswa, masing-masing 28 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berbentuk pilihan ganda dan essay. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa berdasarkan jam pelaksanaan pembelajaran. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah jam pembelajaran (jam pertama dan jam terakhir), sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar siswa. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan bahwa nilai thitung (7,615) > tabel (2,005). Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (H) diterima. Artinya, terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang belajar pada jam pelajaran pertama dan siswa yang belajar pada jam pelajaran terakhir di kelas V SDN 006 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Permainan Engklek Terhadap Dimensi Mandiri Siswa di SMPN 13 Tarakan

2024•

Nur Fadillah HS 2024. Pengembangan Permainan Engklek Terhadap Dimensi Mandiri Siswa di SMPN 13 Tarakan Tahun 2024/2025. Pembimbing Utama Nisa Ariantini, M.Pd, Pembimbing Anggota Nurul Fadilah, S.Pd.I.,M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan pengembangan permainan engklek terhadap dalam meningkatkan dimensi mandiri siswa di SMPN 13 Tarakan. Permainan engklek merupakan permainan tradisional lompat-lompatan pada bidang datar yang digambar diatas tanah, dengan membuat gambar kotak-kotak kemudian melompat dengan satu kaki dari kotak yang satu kekotak berikutnya. Terdapat manfaat dalam melakukan permainan tradisional engklek dapat melatih keseimbangan, kemandirian, kemampuan, gerak motorik, kreativitas, melatih kemampuan bersosialisasi dengan teman lain sebagainya, salah satu manfaat permainan engklek yaitu kemandirian yang terdapat didalam aturan profil pelajar pancasila. Penelitian pengembangan ini berdasarkan kurangnya pengetahuan siswa terhadap dimensi mandiri, dengan adanya permainan ini diharapkan dapat menjadi media untuk digunakan dalam layanan bimbingan dan konseling terutama di bimbingan kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pengembangan permainan engklek ini terhadap dimensi mandiri. Pengembangan permainan engklek ini menggunakan metode R&D atau penelitian dan pengembangan yang menghasilkan produk dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementasi, Evaluasi). Adapun subjek pada penelitian ini yaitu ahli media, materi dan bahasa, 8 orang siswa dan 1 guru BK. Hasil dari ahli media diperoleh presentase sebesar 76% berada pada kategori layak, hasil dari ahli materi diperoleh presentase sebesar 86% berada pada kategori layak, dan hasil dari ahli bahasa diperoleh presentase sebesar 80% berada pada kategori layak. Kemudian uji coba respon dilakukan pada 8 orang siswa dan 1 guru BK dengan mendapatkan respon baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan engklek terhadap dimensi mandiri siswa di SMPN 13 Tarakan memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Permainan Engklek Terhadap Dimensi Mandiri Siswa di SMPN 13 Tarakan

2024•

Nur Fadillah HS 2024. Pengembangan Permainan Engklek Terhadap Dimensi Mandiri Siswa di SMPN 13 Tarakan Tahun 2024/2025. Pembimbing Utama Nisa Ariantini, M.Pd, Pembimbing Anggota Nurul Fadilah, S.Pd.I.,M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan pengembangan permainan engklek terhadap dalam meningkatkan dimensi mandiri siswa di SMPN 13 Tarakan. Permainan engklek merupakan permainan tradisional lompat-lompatan pada bidang datar yang digambar diatas tanah, dengan membuat gambar kotak-kotak kemudian melompat dengan satu kaki dari kotak yang satu kekotak berikutnya. Terdapat manfaat dalam melakukan permainan tradisional engklek dapat melatih keseimbangan, kemandirian, kemampuan, gerak motorik, kreativitas, melatih kemampuan bersosialisasi dengan teman lain sebagainya, salah satu manfaat permainan engklek yaitu kemandirian yang terdapat didalam aturan profil pelajar pancasila. Penelitian pengembangan ini berdasarkan kurangnya pengetahuan siswa terhadap dimensi mandiri, dengan adanya permainan ini diharapkan dapat menjadi media untuk digunakan dalam layanan bimbingan dan konseling terutama di bimbingan kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pengembangan permainan engklek ini terhadap dimensi mandiri. Pengembangan permainan engklek ini menggunakan metode R&D atau penelitian dan pengembangan yang menghasilkan produk dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementasi, Evaluasi). Adapun subjek pada penelitian ini yaitu ahli media, materi dan bahasa, 8 orang siswa dan 1 guru BK. Hasil dari ahli media diperoleh presentase sebesar 76% berada pada kategori layak, hasil dari ahli materi diperoleh presentase sebesar 86% berada pada kategori layak, dan hasil dari ahli bahasa diperoleh presentase sebesar 80% berada pada kategori layak. Kemudian uji coba respon dilakukan pada 8 orang siswa dan 1 guru BK dengan mendapatkan respon baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan engklek terhadap dimensi mandiri siswa di SMPN 13 Tarakan memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail