Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Efesiensi Pemasaran
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EFESIENSI PEMASARAN BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea Canephora) DI DESA KALIAMOK KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah - masalah pemasaran kopi di Desa Kaliamok antara lain adalah hubungan harga yang diterima petani dengan biaya produksi yang mungkin tidak merangsang petani untuk meningkatkan produksi baik jumlah dan mutu. Margin pemasaran yang relatif tinggi dan kemungkinan fasilitas pemasaran yang belum memadai untuk memperlancar arus komoditas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran, dan margin pemasaran serta share pemasaran di Desa Kaliamok. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel adalah kouta sampling yaitu pengambilan dengan cara menetapkan sejumlah sampel sebanyak 30 petani kopi. Purposive sampling merupakan teknik untuk menentukan sampel. Dalam penelitian ini sampel yang memenuhui syarat hanya 11 orang petani dengan beberapa pertimbagan tertentu: 1. Petani yang berusaha tani tanaman kopi berumur 5 – 10 tahun, 2. Petani yang telah memproduksi kopi. Dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, marjin pemasaran, margin distribusi, dan harga yang diterima petani serta rasio keuntugan dan biaya dan farmer’s share dalam pemasaran biji kopi robusta. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada satu saluran pemasaran biji kopi di desa kaliamok, yaitu saluran I: petani – pedagang pengumpul – konsumen. Pada saluran pemasaran I memiliki total biaya pemasaran Rp 11.093 per Kg. dan memiliki dua marjin yang berbeda margin grade 1&2 Rp 90.000 per Kg dan margin grade 3 Rp 35.000 per Kg serta keuntugan pemasaran pada grade 1&2 Rp 98,79% dan grade 3 Rp 27,13%. Dilihat dari efesiensi pemasaran secara ekonimis dari saluran pemasaran yang ada di Desa Kaliamok tidak efisien karena memiliki marjin yang besar pada grade 1&2 sebesar 90.000 per Kg dan grade 3 Rp 35.000 per Kg dan memiliki nilai farmer’s share yang rendah pada grade 1&2 Rp 10% dan grade 3 Rp 22.22%. Adapun saran yang diajukan peneliti oleh peneliti adalah petani perlu mencari informasi harga di tingkat konsumen agar tawar – menawar lebih kuat dan untuk meningkatkan share harga yang diterima petani, perlu diupayakan petani melakukan pemisah kulit kopi dari biji, penjemuran dan sortir agar share harga yang didapat petani lebih besar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KELEMBAGAAN DAN EFISIENSI PEMASARAN AYAM RAS PEDAGING (GALLUS DOMESTICUS) DI KECAMATAN TARAKAN BARAT KOTA TARAKAN

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kelembagaan pemasaran ayam ras pedaging (2) Menganalisis Farmer’s Share dalam pemasaran ayam ras pedaging dan (3) Menganalisis efesiensi pemasaran ayam ras pedaging di Kecamatan Tarakan Barat. Sampel peternak berjumlah 15 orang yang ditentukan secara purposive sampling, sedangkan pengumpul berjumlah 2 mitra dan pengecer 8 orang yang ditentukan melalui pendekatan snowball sampling. Analisis data yang digunakan adalah Analisis deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat satu saluran pemasaran ayam ras pedaging yaitu produsen (peternak) – Mitra (pengumpul) – pedagang pengecer – konsumen akhir. Total margin pemasaran sebesar Rp. 37.104, sedangkan farmers share kurang dari 50% yakni sebesar 22,7%, sehingga pemasaran ayam ras pedaging di Kecamatan Tarakan Barat dinyatakan tidak efesien. Kata Kunci : Kelembagaan pemasaran, farmer’s share dan efesiensi pemasaran

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata) DI KELURAHAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2021•

Banyaknya lembaga pemasaran jagung manis di Kelurahan Juata Laut yang dapat memengaruhi besarnya margin pemasaran. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui pola saluran pemasaran jagung di Kota Tarakan Kelurahan Juata Laut (2) Untuk mengetahui efisiensi pemasaran jagung di Kota Tarakan Kelurahan Juata Laut. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif dan Kuantitatif. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling dan Snowball Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif Kualitatif dan Kuantitatif, Marjin Pemasaran dan Farmer’s Share. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Terdapat tiga pola saluran pemasaran jagung manis yaitu: (1) petani jagung manis - pedagang pengepul - pedagang pengecer - konsumen akhir. (2) petani jagung manis - pedagang pengecer – konsumen akhir. (3) petani jagung manis – pedagang pengepul – konsumen akhir. Berdasarkan hasil perhitungan margin pemasaran pada pola 1 saluran pemasaran jagung manis diperoleh total margin pemasaran sebesar Rp. 4000,00, pada pola 2 saluran pemasaran jagung manis diperoleh total margin pemasaran sebesar Rp. 2000,00 dan pada pola 3 saluran pemasaran jagung manis diperoleh total margin pemasaran sebesar Rp. 4000,00. Berdasarkan hasil perhitungan farmer’s share pada pola 1 saluran pemasaran jagung manis diperoleh farmer’s share > 50% yaitu sebesar 60%, pada pola 2 saluran pemasaran jagung manis diperoleh farmer’s share > 50% pula yaitu sebesar 77,8% dan pada pola 3 saluran pemasaran jagung manis diperoleh farmer’s share > 50% pula yaitu sebesar 60%. Secara kesuluruhan pemasaran jagung di Kecamatan Juata Laut tergolong dalam katagori efisien.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS USAHATANI DAN EFISIENSI PEMASARAN JAGUNG MANIS ( Zea mays L. Saccharata Sturt ) DI KELURAHAN JUATA LAUT, KECAMATAN TARAKAN UTARA, KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jagung manis adalah salah satu komoditas yang di budidayakan di Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui budidaya tanaman jagung, (2) Untuk mengetahui besar pendapatan yang diperoleh oleh petani jagung, (3) Untuk mengetahui kelayakan usahatani jagung, (4) Untuk mengetahui tingkat efisiensi pemasaran jagung. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriftif analisis pendapatan, dan analisis efesiensi pemasaran yang melibatkan margin pemasaran dan Farmer’s Share. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan usahatani jagung manis sebesar Rp. 895.232,63 per satu kali musim tanam. Kelayakan usahatani jagung manis menunjukkan nilai R/C Ratio sebesar 1,6 yang berarti usahatani jagung manis layak untuk diusahakan. Ada dua pola saluran pemasaran didaerah penelitian yaitu petani - pedagang pasar dan petani - pengepul - pedagang pasar. Dari kedua saluran pemasaran tersebut saluran pemasaran pertama lebih efisien dibandingkan dengan saluran pemasaran kedua.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail