Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Jagung Manis
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA TANI JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccharata) DI KOTA TARAKAN

•

SRI SUHARTINI. 2020. Usaha tani jagung manis di Kota Tarakan merupakan usaha tani yang dilakukan di lahan garapan dengan kondisi lahan yang kering. Kondisi utama di daerah penelitian yaitu rendahnya pendapatan yang diperoleh petani dengan terjadinya penurunan harga hasil produksi jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan petani jagung manis, dan menganalisis kelayakan usaha tani jagung manis di Kota Tarakan. Metode yang di gunakan untuk menganalisis kelayakan usaha tani jagung adalah analisis BEP (Break Even Point), R/C Ratio (Revenue Cost), dan B/C Ratio (Benefit Cost). Penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Pendapatan petani jagung manis di Kota Tarakan dikategorikan yaitu sebesar Rp. 6.122.526/musim tanam. Usaha tani jagung di Kota Tarakan dikategorikan layak diusahakan secara finansial dilihat dari BEP penerimaan yaitu sebesar Rp. 639.070, BEP produksi yaitu sebesar 94 kg, BEP harga yaitu sebesar Rp. 4.125/kg, R/C yaitu sebesar 2,76 dan B/C yaitu sebesar 1,76. Adapun saran dari penelitian ini adalah Kepada petani, sebaiknya saling memberikan informasi kepada petani yang lain mengenai cara untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kepada pemerintah, diharapkan agar dapat memberikan perhatian yang lebih banyak kepada para petani jagung terutama dalam hal harga hasil produksi maupun harga input produksi. Kepada mahasiswa lainnya, diharapkan untuk meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi usahatani jagung seperti faktor harga hasil produksi dan harga input produksi terhadap pendapatan petani jagung.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Keberlanjutan Usahatani Jagung Manis (Zea Mays) Di Kecamatan Tarakan Utara

2023•

ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI KECAMATAN TARAKAN UTARA Abstrak Pembangunan berkelanjutan adalah pendekatan yang sangat penting dalam menyusun rencana dan strategi pembangunan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kebutuhan generasi mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab 1) Mengetahui status keberlanjutan usahatani jagung manis (Zea mays) ditinjau berdasarkan dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan kelembagaan di Kecamatan Tarakan Utara. 2) Mengetahui atribut dimensi apa saja yang sensitif mempengaruhi keberlanjutan usahatani jagung manis (Zea mays) di Kecamatan Tarakan Utara. Sampel dalam penelitian ini adalah petani jagung manis di Tarakan Utara berjumlah 20 responden. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Multidimensional scalling Hasil penelitian ini, pertama, dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi sosial, dimensi teknologi dan dimensi kelembagaan memiliki status kurang berkelanjutan. Kedua, 11 atribut yang sensitive dari keseluruhan dimensi untuk dimensi ekologi atribut sensitive adalah pupuk kompos (5.90), pupuk kimia (4.57), untuk dimensi ekonomi atribut sensitive adalah produksi jagung (2.22), penerimaan (2.00), pemasaran (1.25), untuk dimensi sosial atribut sensitive adalah partisipasi keluarga (4.90), tenaga kerja (4.68), tingkat pendidikan (4.28), untuk dimensi teknologi atribut sensitive adalah sarana jalan (15.21), teknologi (9.38) dan untuk dimensi kelembagaan atribut sensitive adalah kegiatan penyuluhan (1.25). Kata Kunci:Usahatani, jagung manis, Multi Dimensional Scalling, Indeks Keberlanjutan dan Status Keberlanjutan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

kajian formulasi cair bakteri pelarut fosfat (P) dan bakteri penambat nitrogen (N) pada pertumbuhan tanaman jagung manis (Zea Mays saccharata Sturt)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jagung manis (Zea Mays Saccharata Sturt.) adalah salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan di Kota Tarakan. Penggunaan pupuk kimia secara terus menerus dengan dosis yang tinggi, menyebabkan kualitas tanah menurun sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman tersebut dengan menggunakan pupuk hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi kombinasi Bakteri Pelarut Fosfat dan Bakteri Penambat Nitrogen pada pertumbuhan jagung manis dan kemampuannya dalam menurunkan dosis pupuk anorganik. Bakteri Pelarut Fosfat dan Bakteri Penambat Nitrogen mampu meningkatkan ketersediaan P dan N bagi tanaman. Penelitian ini dilakukan dengan menguji kompatibilitas isolat-isolat bakteri terlebih dahulu, terdapat 4 kombinasi isolat bakteri yang bersifat kompatible yang digunakan sebagai perlakuan dalam penelitian ini. Pengujian formulasi isolat dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor terdiri dari 9 perlakuan dan 3 ulangan yaitu: F0 (100% NPK), F1 (B1(17) + B3(12)) + 50 % NPK, F2 (B5(6) + B3(12)) + 50 % NPK, F3 (B5(6) + B3(16)) + 50 % NPK, F4 (B5(6) + B3(19)) + 50 % NPK, F5 (B1(17) + B3(12)) + 75% NPK, F6 (B5(6) + B3(12)) + 75% NPK, F7 (B5(6) + B3(16)) + 75% NPK, dan F8 (B5(6) + B3(19)) + 75% NPK. Analisis data dimulai dengan Uji Normalitas, dilanjutkan dengan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan Uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan diantara semua perlakuan dengan kontrol, tetapi secara umum perlakuan yang menggunakan isolat bakteri dengan penambahan 50% NPK memberikan nilai rata-rata yang lebih baik dari pada perlakuan dengan penambahan 75% NPK. Perlakuan yang memberikan nilai rata-rata terbaik pada semua parameter yang diamati adalah perlakuan F1 (B1(17) + B3(12))+50% NPK, yang mengindikasikan bahwa penggunaan formulasi pupuk hayati mampu mengurangi penggunaan pupuk anorganik sampai dengan 50%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata) DI KELURAHAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2021•

Banyaknya lembaga pemasaran jagung manis di Kelurahan Juata Laut yang dapat memengaruhi besarnya margin pemasaran. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui pola saluran pemasaran jagung di Kota Tarakan Kelurahan Juata Laut (2) Untuk mengetahui efisiensi pemasaran jagung di Kota Tarakan Kelurahan Juata Laut. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif dan Kuantitatif. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling dan Snowball Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif Kualitatif dan Kuantitatif, Marjin Pemasaran dan Farmer’s Share. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Terdapat tiga pola saluran pemasaran jagung manis yaitu: (1) petani jagung manis - pedagang pengepul - pedagang pengecer - konsumen akhir. (2) petani jagung manis - pedagang pengecer – konsumen akhir. (3) petani jagung manis – pedagang pengepul – konsumen akhir. Berdasarkan hasil perhitungan margin pemasaran pada pola 1 saluran pemasaran jagung manis diperoleh total margin pemasaran sebesar Rp. 4000,00, pada pola 2 saluran pemasaran jagung manis diperoleh total margin pemasaran sebesar Rp. 2000,00 dan pada pola 3 saluran pemasaran jagung manis diperoleh total margin pemasaran sebesar Rp. 4000,00. Berdasarkan hasil perhitungan farmer’s share pada pola 1 saluran pemasaran jagung manis diperoleh farmer’s share > 50% yaitu sebesar 60%, pada pola 2 saluran pemasaran jagung manis diperoleh farmer’s share > 50% pula yaitu sebesar 77,8% dan pada pola 3 saluran pemasaran jagung manis diperoleh farmer’s share > 50% pula yaitu sebesar 60%. Secara kesuluruhan pemasaran jagung di Kecamatan Juata Laut tergolong dalam katagori efisien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI JAGUNG MANIS (ZEA MAYS SACCHARATA STURT L) DI KELURAHAN KARANG HARAPAN KECAMATAN TARAKAN BARAT

2021•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung manis di Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan. Analisis data yang digunakan adalah fungsi produksi Cobb-Douglas dan uji asumsi klasik. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, sebanyak 75 petani jagung manis sebagai responden. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian adalah: 1. Faktor-faktor produksi yang berpengaruh secara signifikan positif terhadap produksi jagung manis adalah faktor biologi dan faktor sosial ekonomi 2. Faktor produksi biologi yang paling besar berpengaruh dan signifikan terhadap produksi jagung manis adalah air dengan nilai koefisien sebesar 0,355 dan faktor produksi sosial ekonomi yang paling besar berpengaruh dan signifikan terhadap produksi jagung manis adalah modal sebesar 0,741. 3. Return to scale (skala pengembalian) faktor biologi dan faktor sosial ekonomi berada pada kondisi (decreasing return to scale) di mana nilai koefisiennya kurang dari 1.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail